Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ny. drg. Ida Mahendra Jaya Ingatkan Orangtua Larang Anak Konsumsi Makanan Mengandung Gula Berlebihan

BALIILU Tayang

:

berkunjung dan berbagi
BERKUNJUNG DAN BERBAGI: Penjabat (Pj.) Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. drg. Ida Mahendra Jaya saat menghadiri kegiatan "Berkunjung dan Berbagi", yang dilaksanakan di Wantilan Banjar Bedha, Desa Bongan, Tabanan, Jumat (22/3). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Tabanan, baliilu.com – Serahkan bantuan CSR dari PT. Bank BPD Bali dan Perangkat Daerah terkait, Penjabat (Pj.) Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. drg. Ida Mahendra Jaya mengajak kader PKK menyukseskan program pengentasan stunting sebagai salah satu upaya membangun generasi sehat, kuat, cerdas dan berkualitas.

Hal ini disampaikannya pada acara kunjungan kerja Tim Penggerak PKK Provinsi Bali yang dirangkai dalam kegiatan “Berkunjung dan Berbagi”, yang dilaksanakan di Wantilan Banjar Bedha, Desa Bongan, Tabanan, Jumat (22/3).

Kegiatan “Berkunjung dan Berbagi” dilaksanakan secara sinergi, kolaboratif dan berkelanjutan melalui sistem Ngrombo atau bergotong-royong, mengingat stunting hingga saat ini masih menjadi isu strategis di Provinsi Bali. Oleh sebab itu, Tim Penggerak PKK Provinsi Bali sebagai mitra kerja Pemerintah perlu mengambil peran dan inisiatif dalam mendukung kebijakan Pemerintah sebagai upaya pencegahan stunting.

Melalui kegiatan “Berkunjung dan Berbagi” yang pada intinya merupakan gerakan stimulan dalam rangka mengakselerasi upaya pencegahan stunting dan juga bertujuan untuk memantau secara langsung pelaksanaan posyandu, diharapkan mampu menjadi celah perbaikan gizi bagi anak-anak di lapangan.

“Saya meminta kepada semua orangtua yang masih memiliki anak balita, untuk terus memantau perkembangan gizi yang dikonsumsi untuk dapat kita pantau bersama tumbuh kembang berat badan, tinggi badan dengan usia si anak. Dan itu tentu tidak lepas dari perkembangan gigi yang dimilikinya, karena secara mendasar kesehatan akan dimulai dari gigi,” ungkapnya.

“Tadi saya lihat masih ada anak-anak balita yang giginya banyak berlubang, terutama gigi depannya yang hanya tinggal akarnya saja. Semoga melalui adanya penyuluhan, posyandu yang dilaksanakan secara rutin dapat dimanfaatkan oleh para ibu untuk memantau perkembangan gizi dan kesehatan anak-anaknya, sehingga gigi yang karies (area gigi yang rusak permanen dan berkembang menjadi lubang kecil, yang disebabkan oleh bakteri, ngemil, menyesap minuman manis, dan kurangnya kebersihan gigi) dapat dicegah. Jangan dibiasakan anak-anak kita mengonsumsi permen atau sejenis makanan lainnya yang mengandung gula terlalu banyak, terlebih para ibu tidak membiasakan anaknya gosok gigi sebelum tidur. Kasian nanti jika giginya si anak berlubang, maka akan rewel, susah makan lama-lama turun berat badan, kemudian badannya akan kurus dan menjadi stunting,” imbuh Ny. drg. Ida Mahendra Jaya.

Baca Juga  Perkuat Pemahaman HAM, Ketua TP PKK Bali Ajak Ibu Rumah Tangga Jadi Pondasi Generasi Emas Berkarakter

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menyampaikan Kabupaten Tabanan yang mampu meraih predikat Duta Orangtua Hebat di tingkat nasional melalui program Semara Ratih mampu menurunkan kasus stunting dari 8,2% (pada tahun 2022) menjadi 5% (pada tahun 2023) bahkan tahun 2024 ini mencatat kasus stunting di Tabanan menjadi 3,23%.

Pada kesempatan ini melalui kolaborasi, sinergi dan gotong royong Ngrombo, Tim Penggerak PKK Provinsi Bali bersama sejumlah Perangkat Daerah terkait dan PT. Bank BPD Bali menyerahkan bantuan berupa 50 paket yang berisi olahan ikan (abon ikan 100 gram, bakso ikan 500 gram, ikan kembung 1.000 gram, lele siap goreng 1,000 gram) oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali kepada Balita. Ada juga penyerahan 40 paket yang berisi olahan ikan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali kepada Bunda PAUD Kabupaten Tabanan. Selanjutnya penyerahan simbolis bantuan telur 500 butir dan bibit cabe 500 pohon oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali.

Dilakukan juga penyerahan 10 paket bantuan kebutuhan Balita (yang berisi popok sekali pakai, susu, snack bayi dan minyak urut bayi) oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali dan penyerahan simbolis 50 paket bantuan yang berasal dari CSR serangkaian HUT PT. Bank BPD Bali oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan kepada balita stunting. Dilanjutkan penyerahan paket bantuan yang berisi beras 10 kg, telur 1 krat, susu 6 kotak dan sikat beserta pasta gigi, oleh Pj. Ketua Tim Pengerak PKK Provinsi Bali kepada Balita.

Setelah menyerahkan bantuan kepada masyarakat, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya dan rombongan juga mendatangi langsung 4 balita terindikasi stunting, yakni G.A Bima Kusuma Putra (4), Rania Renita Putri (2), Made Satria Putra (3), dan I Putu Gede Bajra Suastika (4).

Baca Juga  Ny. Seniasih Giri Prasta Gandeng Perangkat Daerah Sosialisasikan Kesehatan dan Lingkungan di Gianyar

Tercatat jumlah balita sasaran “Berkunjung dan Berbagi” yang akan menerima bantuan sebanyak 50 orang yang berasal dari desa-desa di Kecamatan Tabanan, diantaranya Desa Bongan sebanyak 8 orang, Desa Subamia sebanyak 8 orang, Desa Dauh Peken sebanyak 14 orang, Desa Gubug sebanyak 7 orang, Desa Tunjuk sebanyak 3 orang, Desa Sudimara sebanyak 8 orang dan Desa Denbantas sebanyak 2 orang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Inovasi Genteng Biomassa Ramah Lingkungan dan Aman Gempa

BRIN Bersama BRIDA Buleleng Jajaki Pengembangan dengan Pelaku Usaha Lokal

Loading

Published

on

By

Kunjungan BRIN dan BRIDA ke Pelaku Usaha Buleleng
TINJAU PELAKU USAHA: BRIN Bersama BRIDA Buleleng saat meninjau pelaku usaha yang memanfaatkan limbah untuk diolah menjadi bahan baku produk bernilai ekonomi, termasuk material konstruksi. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemanfaatan sumber daya alam lokal menjadi salah satu peluang strategis dalam mendorong lahirnya inovasi material ramah lingkungan sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil perkebunan. Salah satu potensi yang dapat dikembangkan adalah sabut kelapa yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, padahal memiliki peluang untuk diolah menjadi bahan baku produk bernilai ekonomi, termasuk material konstruksi.

Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Buleleng menerima kunjungan kerja dan diskusi teknis dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Selasa, 3 November 2026, bertempat di Ruang Rapat Kepala BRIDA Kabupaten Buleleng. Kegiatan mengangkat tema “Potensi Pemanfaatan Serat Alam sebagai Bahan Baku Genteng Biomassa Ramah Lingkungan”.

Kunjungan tersebut dihadiri tim BRIN, yakni Dr. Jajang Sutiawan, S.Hut., M.Si., Yeyen Nurhamiyah, S.Si., Ph.D., dan Mulya Supianto, S.Pd., M.Sc., Ph.D. Rombongan diterima langsung oleh Kepala BRIDA Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan, S.STP., M.M., didampingi Putu Angga Kristyawan, M.Ing., I Made Ardaka, M.Si., dan Ferdi Kurniawan.

Dalam pemaparannya, tim BRIN memperkenalkan teknologi HERBAL-ROOF (Genteng Biomassa Indonesia), yaitu inovasi material atap berbasis biomassa yang dikembangkan melalui pemanfaatan serat alam sebagai bahan komposit. Teknologi ini membuka peluang pemanfaatan berbagai sumber biomassa, seperti sabut kelapa, bambu, tandan kosong kelapa sawit, dan bahan alam lainnya sebagai alternatif material konstruksi yang lebih ramah lingkungan.

Berdasarkan materi yang dipaparkan, teknologi genteng biomassa BRIN telah mencapai tahap prototipe skala penuh, memenuhi standar SNI, dan siap memasuki tahap pilot manufacturing. Inovasi ini juga memiliki sejumlah keunggulan, antara lain bobot material yang lebih ringan, kemampuan meredam panas, efisiensi penggunaan material, serta potensi mengurangi beban struktur atap sehingga dapat mendukung aspek keselamatan bangunan, khususnya di wilayah rawan gempa.

Baca Juga  PKK Bali Jadi Inspirasi Penguatan Gerakan PKK Hulu Sungai Tengah

Diskusi kemudian diarahkan pada potensi ketersediaan sabut kelapa di Kabupaten Buleleng, karakteristik bahan baku, proses pengolahan, formulasi material, hingga kebutuhan pengujian teknis. Beberapa aspek yang menjadi perhatian meliputi kekuatan mekanis, penyerapan air, ketahanan terhadap cuaca dan api, stabilitas dimensi, serta kelayakan ekonomi dan dampak lingkungan dari produk yang dikembangkan.

Kepala BRIDA Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan, menekankan pentingnya hilirisasi inovasi material hijau dengan memanfaatkan potensi unggulan daerah. Menurutnya, Buleleng memiliki peluang besar untuk mengembangkan komoditas perkebunan dan hasil samping pertanian menjadi produk bernilai tambah melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga riset, perguruan tinggi, dan pelaku usaha.

Ia juga mendorong agar potensi sabut kelapa dan bambu dapat dikembangkan menjadi material komposit serat alam yang memiliki nilai ekonomi. Pemanfaatan limbah perkebunan tersebut diharapkan tidak hanya mengurangi persoalan limbah, tetapi juga membuka peluang usaha baru, memperkuat ekonomi sirkular, serta mendukung ketahanan bangunan dan perumahan daerah.

BRIDA Buleleng turut mendorong penjajakan pemanfaatan hasil riset Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk BRIN agar teknologi genteng biomassa dapat dikembangkan dan direplikasi secara bertahap melalui keterlibatan pelaku usaha lokal. Dengan demikian, hasil riset tidak berhenti pada tahap pengembangan teknologi, tetapi dapat berlanjut menjadi produk yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari kegiatan, rombongan juga melaksanakan kunjungan lapangan ke Rumah Plastik Mandiri (RPM), sebuah perusahaan sosial, bank sampah induk, sekaligus pusat daur ulang sampah plastik inovatif di Kabupaten Buleleng. Berdiri sejak 2016, RPM yang didirikan oleh Putu Eka Darmawan berfokus pada pengelolaan sampah secara mandiri, edukasi daur ulang, serta pengembangan teknologi pengolahan limbah plastik lokal.

Kunjungan dilanjutkan ke PT Balisynwood, merek UMKM inovatif asal Buleleng yang mengembangkan produk kayu sintetik ramah lingkungan berbahan dasar limbah pertanian, khususnya jerami dan sekam padi. Dalam kesempatan tersebut, rombongan melihat langsung potensi pengembangan material alternatif berbasis limbah pertanian yang dikelola oleh Gede Wikrama Putra Setya Adiyana selaku Direktur Operasional.

Baca Juga  Aksi Sosial "Menyapa dan Berbagi" di Desa Pemogan

Kunjungan ke kedua pelaku usaha tersebut menjadi bagian penting dalam melihat secara langsung praktik pengolahan limbah dan pengembangan material alternatif di Buleleng. Hal ini sekaligus memperlihatkan bahwa potensi inovasi daerah tidak hanya bertumpu pada sumber daya alam, tetapi juga pada kreativitas, teknologi, dan kemampuan pelaku usaha dalam mengolah bahan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan menjadi produk bernilai ekonomi.

Melalui pertemuan dan kunjungan lapangan ini, terbangun komunikasi awal antara BRIN dan BRIDA Kabupaten Buleleng untuk menjajaki peluang kolaborasi riset, karakterisasi bahan baku, pengembangan prototipe, pemanfaatan fasilitas pengujian, hingga peluang hilirisasi produk. Ke depan, penjajakan ini diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui identifikasi sumber bahan baku, penyusunan formulasi material, serta pengujian kelayakan produk bersama calon mitra.

Sinergi tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi daerah. Dengan mengoptimalkan potensi sabut kelapa, bambu, serta limbah pertanian dan perkebunan lainnya, Buleleng berpeluang mengembangkan industri material ramah lingkungan yang berdaya saing, meningkatkan nilai tambah sumber daya lokal, dan memberikan manfaat ekonomi serta lingkungan bagi masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Semarak Hari Lahir Ke-73, KPU Bali Gelar Donor Darah untuk Kemanusiaan

Published

on

By

Donor Darah Hari Lahir KPU ke-73 di KPU Bali
DONOR DARAH: KPU Provinsi Bali saat menggelar aksi donor darah sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi dalam rangka memperingati Hari Lahir KPU ke-73 yang berlangsung di Ruang Rapat KPU Bali, Jumat (6/11/2026). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – KPU Provinsi Bali menggelar aksi donor darah sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi dalam rangka memperingati Hari Lahir KPU ke-73. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat KPU Bali ini bekerja sama dengan Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan tim medis UDD PMI Provinsi Bali yang diwakili oleh dokter Nyoman Sastrini. Aksi donor darah ini terbuka untuk umum dan diikuti oleh jajaran KPU Provinsi Bali, KPU kabupaten/kota se-Bali, serta insan media. Tercatat sebanyak 53 orang berpartisipasi sebagai pendonor dalam kegiatan tersebut.

Kepala Bagian yang membidangi Perencanaan, Data dan Informasi, Partisipasi Masyarakat, serta Sumber Daya Manusia KPU Provinsi Bali, I Wayan Gede Budiartha, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk nyata kepedulian KPU terhadap sesama. Selain memeriahkan peringatan Hari Lahir KPU ke-73, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan darah.

Menurutnya, aksi kemanusiaan seperti ini perlu terus didorong agar menjadi bagian dari budaya kepedulian dan kebersamaan, tidak hanya di lingkungan penyelenggara pemilu, tetapi juga masyarakat luas.

Sementara itu, dokter Nyoman Sastrini mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap aksi donor darah dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, idealnya setiap tiga bulan sekali. Ketersediaan darah yang cukup sangat penting untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah.

Melalui kegiatan ini, KPU Bali berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh serta diwujudkan melalui aksi nyata. Peringatan Hari Lahir KPU ke-73 pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen KPU tidak hanya dalam melayani demokrasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi kemanusiaan. (gs/bi)

Baca Juga  Turun ke Desa Pesinggahan, Ny. Putri Koster Ingatkan Posyandu Bukan Sekadar Timbang Bayi

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Perkuat Swasembada Pangan, Pangdam IX/Udayana Tinjau Optimalisasi Lahan Muntig Karangasem

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Tinjau Lahan Pertanian Muntig
TINJAU LAHAN: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa saat meninjau lokasi Optimalisasi Lahan Muntig, di Banjar Muntig, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026). (Foto: Pendam IX)

Karangasem, baliilu.com – Dalam rangka mendukung program pemerintah pusat mewujudkan swasembada pangan nasional, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa meninjau lokasi Optimalisasi Lahan Muntig, di Banjar Muntig, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lahan pertanian, hasil panen, sekaligus menyerap aspirasi petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Kedatangan Pangdam IX/Udayana beserta rombongan disambut Ketua Kelompok Tani Lahar Sari, I Made Jaya, di Banjar Muntig, sebelum dilanjutkan dengan peninjauan area pertanian dan dialog bersama para petani. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam melihat langsung potensi lahan serta mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi kelompok tani dalam mengoptimalkan pengelolaan lahan pertanian.

Ketua Kelompok Tani Lahar Sari menyampaikan bahwa lahan yang saat ini dikelola memiliki luas sekitar 30 hektare dengan anggota kurang lebih 40 kepala keluarga yang tergabung dalam satu kelompok tani. Pihaknya berharap adanya dukungan perluasan lahan dan ketersediaan sarana produksi, khususnya bibit, guna meningkatkan hasil pertanian serta memperluas pemanfaatan potensi lahan yang tersedia.

Menanggapi aspirasi tersebut, Pangdam IX/Udayana menyampaikan rencana untuk membantu pemenuhan kebutuhan bibit bagi Kelompok Tani Lahar Sari serta memberikan penjelasan mengenai mekanisme pengusulan pembangunan saluran air melalui program pemerintah pusat. Selain itu, kelompok tani tersebut diketahui telah terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (SIMLUHTAN), sehingga diharapkan dapat semakin mempermudah koordinasi dan pendataan dalam mendukung program pertanian pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kelompok Tani Lahar Sari, I Made Jaya, menyampaikan harapannya terhadap dukungan yang diberikan. “Dengan luas lahan sekitar 30 hektare dan anggota kurang lebih 40 kepala keluarga, kami berharap adanya bantuan perluasan lahan dan suplai bibit agar pengelolaan pertanian semakin optimal serta hasil panen dapat terus meningkat,” ungkapnya.

Baca Juga  Lahirkan Generasi Kuat dan Berkualitas, Pj. Ketua TP PKK Bali Minta Kader Rutin Periksa Gigi Warganya

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menjelaskan bahwa kunjungan Pangdam merupakan wujud komitmen Kodam IX/Udayana dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya mewujudkan swasembada pangan nasional melalui penguatan sektor pertanian di wilayah.

“Melalui pendampingan, koordinasi, dan sinergi dengan instansi terkait serta kelompok tani, Kodam IX/Udayana terus mendorong pemanfaatan potensi lahan pertanian agar lebih produktif, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” demikian tandas Kapendam. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca