Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Prodi Doktor Ilmu Komunikasi UHN IGB Sugriwa Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Wisata Manistutu

BALIILU Tayang

:

igb sugriwa
PENGABDIAN MASYARAKAT: Mahasiswa dan dosen Prodi Doktor Ilmu Komunikasi Hindu, Universitas Hindu I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, pada tanggal 6-7 April 2024, saat melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kantor Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. (Foto Kolase: Hms UHN IGB Sugriwa)

Jembrana, baliilu.com – Mahasiswa dan dosen Prodi Doktor Ilmu Komunikasi Hindu Negeri, Universitas Hindu I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, pada tanggal 6-7 April 2024, melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kantor Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Kegiatan ini merupakan bagian dari program semester genap Tahun Ajaran 2023/2024 yang bertujuan untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta memberikan kontribusi positif bagi pengembangan Desa Wisata Manistutu.

Acara pembukaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Desa Manistutu, I Made Budiana, yang dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas dipilihnya Desa Manistutu sebagai lokasi pengabdian. Kades Budiana berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut untuk meningkatkan promosi Desa Wisata Manistutu yang telah meraih penghargaan masuk 75 besar Desa dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Prodi Doktor Ilmu Komunikasi UHN IGB Sugriwa Denpasar dalam memilih Desa Manistutu sebagai lokasi pengabdian. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi perkembangan Desa Wisata Manistutu,” ujar I Made Budiana.

Ketua Prodi Doktor Ilmu Komunikasi UHN IGB Sugriwa Denpasar, dalam kesempatan yang sama, menyatakan bahwa program pengabdian ini merupakan agenda rutin tiap semester sebagai bentuk pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan wujud nyata dari komitmen kami dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Manistutu dalam mengembangkan potensi desanya sebagai destinasi wisata unggulan,” jelas Ketua Prodi Doktor Ilmu Komunikasi UHN IGB Sugriwa Denpasar.

Baca Juga  Hima Prodi Administrasi Publik FISIP Unud Gelar Pengabdian Masyarakat Melalui Program ‘’Ruang Peka’’

I Made Abdi Negara, Ketua PROKERTI/Pengelola UMKM Umah Manis Desa Manistutu, turut hadir dalam acara pembukaan dan mengungkapkan rasa bangga atas kehadiran mahasiswa Prodi Doktor Ilmu Komunikasi UHN IGB Sugriwa. “Kami merasa sangat bangga dan bersyukur atas kehadiran mahasiswa dan dosen dari Prodi Doktor Ilmu Komunikasi UHN IGB Sugriwa. Kegiatan ini tentunya akan memberikan inspirasi dan motivasi kepada masyarakat Desa Manistutu dalam mengembangkan potensi desa kami,” ungkap I Made Abdi Negara.

Kegiatan pengabdian ini melibatkan enam narasumber yang terdiri dari tiga dosen dan tiga mahasiswa. Narasumber dari dosen antara lain Prof. Dr. Drs. I Ketut Sumadi, M.Par. dengan topik “Literasi Komunikasi Wisata Religi Berbasis Tri Hita Karana”; Prof. Dr. Drs. I Nyoman Linggih, M.Si. dengan topik “Karya Seni Sebagai Media Komunikasi Hindu”; dan Dr. I Nyoman Kiriana, M.A. dengan topik “Literasi Komunikasi Keagamaan”. Sementara itu, narasumber dari mahasiswa adalah Ir. I Nyoman Mahardika, M.I Kom. dengan topik “Semakin Bersemangat Menjadi Hindu di Era Society 5.0”; Ir. I Nyoman Merta, M.I.Kom. dengan topik “Literasi media dan etika bermedia sosial”; dan I Made Widiantara, S.Psi, M.Si. dengan topik “Literasi Pemasaran Desa Wisata Berbasis Digital”.

Para narasumber memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat Desa Manistutu, seperti prajuru desa, pemangku, pecalang desa adat, guru dan siswa sekolah Hindu, serta para Yowana Desa Manistutu. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting dalam pengembangan Desa Wisata Manistutu, mulai dari literasi komunikasi wisata religi, pemanfaatan karya seni sebagai media komunikasi Hindu, literasi komunikasi keagamaan, semangat menjadi Hindu di era Society 5.0, literasi media dan etika bermedia sosial, hingga literasi pemasaran desa wisata berbasis digital.

Baca Juga  FK Unud Berikan Edukasi Pencegahan Bullying kepada Siswa SD di Jatim

Salah satu tokoh pendidikan, I Ketut Mardika Diana, S.Pd.,M.Pd., yang juga sebagai Pembina Yayasan Budi Sastra Werdhi, SMA Hindu Kemenag Manistutu, mengungkapkan antusiasmenya terhadap materi yang disampaikan oleh para narasumber. “Saya merasa materi yang disampaikan oleh para narasumber sangat relevan dengan kebutuhan kami dalam mengembangkan Desa Wisata Manistutu. Saya yakin, dengan pengetahuan dan keterampilan yang kami peroleh, kami dapat berkontribusi lebih baik dalam pendidikan anak-anak untuk mempromosikan dan mengelola desa wisata kami,” ujar Ketut Mardika Diana.

Ni Kadek Arsiani, seorang siswa sekolah Hindu di Desa Manistutu, juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti kegiatan pengabdian ini. “Saya sangat senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. Saya mendapatkan banyak pengetahuan baru, terutama tentang pentingnya menjaga nilai-nilai Hindu dan memanfaatkan teknologi digital untuk mempromosikan desa wisata kami. Saya berharap dapat menerapkan ilmu yang saya peroleh untuk turut berkontribusi dalam pengembangan Desa Wisata Manistutu,” tutur Kadek Arsiani.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak hanya fokus pada penyampaian materi semata, tetapi juga memberikan ruang bagi para peserta untuk berdiskusi dan bertukar pikiran dengan para narasumber. Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif, dengan peserta yang antusias mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman mereka dalam mengelola Desa Wisata Manistutu.

Dr. I Nyoman Kiriana, M.A., salah satu narasumber dari dosen, mengapresiasi antusiasme dan partisipasi aktif peserta dalam kegiatan ini. “Saya sangat terkesan dengan semangat dan keingintahuan peserta dalam mengikuti kegiatan ini. Mereka tidak hanya menyimak materi yang disampaikan, tetapi juga aktif bertanya dan berbagi pengalaman. Ini menunjukkan komitmen yang kuat dari masyarakat Desa Manistutu dalam mengembangkan desanya sebagai destinasi wisata yang unggul,” ujar Dr. I Nyoman Kiriana, M.A.

Baca Juga  Tim PKM PM Elingan Raga Gelar Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat di Puskesmas II Denbar

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi juga dapat menjadi titik awal bagi terjalinnya kerja sama jangka panjang antara Prodi Doktor Ilmu Komunikasi UHN IGB Sugriwa Denpasar dengan Desa Wisata Manistutu. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan potensi Desa Wisata Manistutu dapat terus dikembangkan dan dipromosikan secara optimal, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

Kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa dan dosen Prodi Doktor Ilmu Komunikasi UHN IGB Sugriwa Denpasar di Desa Wisata Manistutu ini merupakan wujud nyata dari komitmen perguruan tinggi dalam berkontribusi terhadap pengembangan masyarakat. Dengan menggabungkan kekuatan akademisi dan potensi lokal, diharapkan Desa Wisata Manistutu dapat semakin berkembang dan dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Jembrana, Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

TPID Bali dan BI Jaga Stabilitas Harga untuk Mendukung Aktivitas Ekonomi di Tengah Keterbatasan Pasokan BBM di Bali

Published

on

By

Warga Antre BBM di SPBU
Suasana Warga saat mengantre BBM di sebuah SPBU. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Bank Indonesia Provinsi Bali terus mencermati perkembangan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Bali serta memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pertamina, dan pelaku usaha. Kecepatan dan keberhasilan dari berbagai langkah percepatan pemulihan pasokan yang dilakukan oleh Pertamina, pasokan BBM di Bali diyakini secara bertahap akan dapat mengurangi antrian dan memenuhi permintaan masyarakat. Sinergi seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat untuk menjaga kelancaran distribusi BBM, keberlangsungan aktivitas ekonomi, serta stabilitas harga barang dan jasa di Bali.

Kepala Perwakilan Kantor BI Provinsi Bali Achris Sarwani melalui siaran pers mengatakan bahwa hasil pemantauan dan komunikasi Bank Indonesia dengan pelaku usaha menunjukkan bahwa keterbatasan pasokan BBM dalam beberapa hari terakhir terutama berdampak pada kelancaran mobilitas masyarakat dan wisatawan serta menimbulkan keterlambatan sebagian aktivitas operasional usaha. Dampak yang dilaporkan antara lain keterlambatan layanan transportasi wisatawan, penjemputan dan pengantaran tamu hotel, serta pengiriman kebutuhan operasional seperti bahan makanan, minuman, dan jasa laundry.

Namun demikian, lanjut Achris Sarwani, aktivitas usaha secara umum masih berjalan dan belum terdapat indikasi gangguan yang signifikan terhadap keseluruhan kegiatan ekonomi Bali.

Achris Sarwani menyebutkan, berdasarkan simulasi Bank Indonesia, apabila keterbatasan BBM berlangsung selama 3-5 hari, dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi Bali diprakirakan sekitar 0,014%, dan meningkat menjadi sekitar 0,019% apabila berlangsung hingga 7 hari. Mengingat proses normalisasi pasokan dan distribusi BBM tengah berlangsung, dampak terhadap perekonomian daerah diprakirakan tetap terbatas dan bersifat sementara.

Dari sisi inflasi, katanya, hasil pemantauan Bank Indonesia di sejumlah pasar tradisional dan pelaku usaha menunjukkan bahwa pasokan barang kebutuhan masyarakat masih relatif terjaga dan harga komoditas pangan secara umum masih stabil. Hingga saat ini belum terdapat indikasi tekanan harga yang meluas akibat keterbatasan BBM mengingat persediaan bahan pangan masih mencukupi. Meskipun terdapat potensi peningkatan biaya distribusi dan logistik dalam jangka pendek, dampaknya terhadap inflasi Bali diprakirakan relatif terbatas.

Baca Juga  FIB Unud Gelar Pengabdian Masyarakat di SMA/SMK Se-Bali

“Berdasarkan simulasi Bank Indonesia, keterbatasan BBM selama 3-5 hari diprakirakan berdampak sekitar 0,010% terhadap inflasi Bali, sedangkan apabila berlangsung sekitar 7 hari dampaknya diprakirakan mencapai 0,018%. Sejalan dengan percepatan pemulihan pasokan dan distribusi BBM yang sedang berlangsung, dampak terhadap inflasi Bali diperkirakan tetap terkendali,” ujar Achris Sarwani.

Ke depan, kata Achris Sarwani, penguatan sinergi TPID dan koordinasi dengan Pertamina menjadi langkah penting untuk menjaga kecukupan pasokan serta kelancaran distribusi BBM, khususnya BBM bersubsidi. Komunikasi publik yang efektif dan penyampaian informasi secara berkala juga perlu terus diperkuat untuk memberikan kejelasan kepada masyarakat, menjaga ketenangan, serta menghindari pembelian secara berlebihan (panic buying). Selain langkah jangka pendek tersebut, upaya jangka menengah dan panjang untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik perlu terus diperkuat sebagai bagian dari peningkatan efisiensi energi dan dukungan terhadap kelestarian lingkungan Bali.

Bank Indonesia Provinsi Bali mengapresiasi langkah-langkah percepatan pemulihan pasokan dan distribusi BBM yang dilakukan oleh Pertamina bersama Pemerintah Daerah. Bank Indonesia bersama TPID akan terus memperkuat koordinasi dan pemantauan terhadap perkembangan pasokan BBM, harga pangan, serta kelancaran distribusi barang dan jasa. Dengan dukungan pasokan tambahan yang telah tiba, optimalisasi distribusi BBM, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan, dampak terhadap aktivitas perekonomian dan inflasi Bali diprakirakan tetap terbatas sehingga stabilitas ekonomi daerah dapat terus terjaga. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Puan Dorong Tambahan Pasokan BBM Guna Atasi Kelangkaan di Bali  

Published

on

By

Ketua DPR RI Puan Maharani
Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali yang menyebabkan warga antre hingga berjam-jam di SPBU. Puan pun meminta Pertamina bersama Kementerian terkait menyiapkan intervensi dengan menambah pasokan BBM guna mengatasi kelangkaan tersebut.

“Kesulitan warga memperoleh BBM di sejumlah SPBU di Bali perlu segera diselesaikan melalui penguatan distribusi sampai titik pelayanan. Pemerintah dan Pertamina perlu memastikan adanya tambahan pasokan BBM di Bali,” kata Puan, Rabu (14/10/2026). Seperti diketahui, kelangkaan BBM di Bali membuat warga harus berburu bensin hingga berjam-jam. Kondisi tersebut terjadi di Denpasar, Badung, Klungkung, Buleleng, hingga Bangli.

Akibat kelangkaan BBM ini, terjadi antrean kendaraan yang mengular hingga 1 kilometer di banyak SPBU di Bali. Bahkan seorang warga perempuan di Badung sampai pingsan karena mengantre di SPBU hingga berjam-jam.

Adapun Pertamina mengungkap kelangkaan BBM tersebut disebabkan salah satunya karena kendala bongkar muat kapal tanker. Pertamina menyatakan akan menyiapkan tambahan pasokan BBM di Bali.

Terkait hal ini, Puan mengingatkan agar tambahan pasokan BBM juga disertai dengan perbaikan sistem distribusi. “Tambahan pasokan yang tiba juga perlu diikuti kepastian pengiriman ke SPBU, terutama wilayah yang masih mengalami kekosongan BBM dan terjadi antrean panjang,” tuturnya.

Puan pun mendorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Pertamina memeriksa seluruh tahapan pemulihan. Mulai dari kedatangan kapal, pembongkaran, persediaan terminal, hingga pengiriman kepada penyalur.

“Pemeriksaan harus memperjelas hambatan yang masih terjadi dan keputusan yang diperlukan untuk mempercepat pelayanan kembali normal. “Warga membutuhkan kepastian BBM dapat diperoleh di tempat pelayanan. Setiap tambahan pasokan perlu segera diterjemahkan menjadi pengiriman yang sesuai kebutuhan dan pemulihan SPBU yang dapat dirasakan masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga  Hima Prodi Administrasi Publik FISIP Unud Gelar Pengabdian Masyarakat Melalui Program ‘’Ruang Peka’’

Lebih lanjut, Puan menilai Pertamina perlu memetakan kebutuhan berdasarkan jenis BBM dan wilayah pelayanan. “SPBU yang mengalami kekosongan berulang harus memperoleh perhatian khusus agar pengiriman berikutnya mampu menutup kebutuhan sampai pasokan lanjutan tersedia,” jelas Puan.

Menurut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu, Pemerintah harus menetapkan sasaran pemulihan yang terukur. Puan menyebut ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian Pemerintah dan Pertamina.

“Evaluasi perlu melihat jumlah SPBU yang kembali melayani, lamanya kekosongan, kecukupan pasokan antarjadwal pengiriman, dan perkembangan waktu antrean. Informasi tersebut menjadi dasar penyesuaian operasi setiap hari,” paparnya.

Selama pemulihan berlangsung, Puan meminta Pemerintah menjaga akses energi untuk pelayanan darurat dan kegiatan penting masyarakat melalui mekanisme yang sah.  “Penanganan harus memperhitungkan kebutuhan fasilitas kesehatan, angkutan umum, dan distribusi kebutuhan pokok sesuai jenis BBM yang digunakan,” ungkap Puan.

Tak hanya itu, Puan menilai pemulihan kelangkaan BBM juga memerlukan pembagian tanggung jawab yang jelas. “Pemerintah dan Pertamina perlu mengetahui lokasi yang masih terkendala, pihak yang menanganinya, dan kapan pelayanan diperkirakan membaik,” tegas cucu Bung Karno tersebut.

Di sisi lain, Puan mengingatkan Bali merupakan salah satu daerah pariwisata dengan penopang industri ekonomi kreatif yang berperan besar bagi roda perekonomian Negara. “Kelangkaan BBM yang tidak segera diatasi dapat berdampak terhadap perekonomian di Bali yang pada akhirnya akan memengaruhi ekonomi kerakyatan dan pembangunan ekonomi Nasional,” ucap Puan.

Puan mengatakan, DPR melalui komisi terkait akan mengawal evaluasi ketahanan pasokan Bali, termasuk kebutuhan cadangan operasional dan alternatif pengiriman ketika jadwal berubah. “Perbaikan perlu memastikan gangguan pada satu tahapan dapat diantisipasi sebelum berdampak luas terhadap pelayanan,” pungkasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Rektor Unud Terima Audiensi Dirut RS Unud, Segera Laksanakan Pengabdian Masyarakat

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polri Mutasi 12 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan di Bareskrim hingga Kewilayahan Bergeser

Published

on

By

Kadiv Humas Polri Jelaskan Mutasi Pati dan Pamen
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/10/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Polri melakukan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2262/X/KEP./2026 tertanggal 12 Oktober 2026. Mutasi ini mencakup sejumlah jabatan di lingkungan Divisi Hubungan Internasional, Bareskrim Polri, Korbrimob, Lemdiklat Polri, serta kepolisian kewilayahan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/10/2026), mengatakan mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, serta rekam jejak dan integritas personel. Hal ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab secara optimal,” ujar Johnny.

Sejumlah pergeseran jabatan di antaranya Brigjen Pol Herry Dian Dwiharto dari Widyaiswara Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang NCB/Interpol Divhubinter Polri. Sementara itu, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak yang sebelumnya menjabat Dirtipideksus Bareskrim Polri dimutasi menjadi Widyaiswara Kepolisian Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri. Jabatan Dirtipideksus selanjutnya diemban Kombes Pol Suhasto, yang sebelumnya menjabat Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I Bareskrim Polri.

Di lingkungan Bareskrim Polri, Kombes Pol Afrisal yang sebelumnya menjabat Penyidik Madya Tingkat II diangkat menjadi Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I. Adapun Kombes Pol Dodi Ruyatman yang sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Jawa Timur dimutasi menjadi Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat II Bareskrim Polri.

Mutasi juga mencakup jabatan kewilayahan. Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan yang sebelumnya menjabat Kapolresta Banyuwangi dimutasi menjadi Dirreskrimsus Polda Jawa Timur. Jabatan Kapolresta Banyuwangi selanjutnya diemban Kombes Pol Muharman Arta, yang sebelumnya menjabat Kapolresta Pekanbaru. Sementara itu, Kombes Pol Ronny Riantoko Eppang yang sebelumnya menjabat Perancang Anggaran Madya Tingkat III Stamarena Polri diangkat menjadi Kapolresta Pekanbaru.

Baca Juga  Rektor Unud Terima Audiensi Dirut RS Unud, Segera Laksanakan Pengabdian Masyarakat

Selain itu, Kombes Pol Taufik Nurmandia yang sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Jambi dimutasi menjadi Dosen Kepolisian Madya Tingkat III STIK Lemdiklat Polri. Jabatan Dirreskrimsus Polda Jambi selanjutnya diemban Kombes Pol Yakhob Silvana Delareskha, yang sebelumnya menjabat Kabidseum Pusjarah Polri.

Dalam mutasi tersebut, terdapat pula penugasan terhadap personel Korbrimob Polri. Brigjen Pol Deonijiu De Fatima dimutasi sebagai Pati Baintelkam Polri dalam rangka penugasan pada BIN. Sementara itu, Brigjen Pol Leonardus Simarmata juga dimutasi sebagai Pati Baintelkam Polri dalam rangka penugasan pada BIN. Adapun Kombes Pol. Robert Da Costa dan Kombes Pol. Dr. Irfan S.D.P. Marpaung dimutasi sebagai Pamen Korbrimob Polri dalam rangka penugasan di luar struktur.

Johnny menambahkan, para pejabat yang memperoleh penugasan baru diharapkan segera menyesuaikan diri dan melaksanakan tanggung jawab sesuai dengan tugas masing-masing.

Polri juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para pejabat sebelumnya atas dedikasi serta pengabdian selama menjalankan tugas. Pengalaman dan kontribusi yang telah diberikan diharapkan dapat terus mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di berbagai bidang.

Melalui mutasi ini, Polri terus melakukan pembinaan sumber daya manusia dan penataan organisasi guna mendukung pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca