Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Membaur dengan Gen Z, Sekda Dewa Indra Ikuti Gerakan Tanam 1.000 Bibit Mangrove

BALIILU Tayang

:

gerakan penanaman mangrove
TANAM MANGROVE: Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengikuti kegiatan penanaman 1.000 bibit mangrove yang dipusatkan di Mangrove Arboretum Park Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, Kamis (25/4/2024). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengikuti kegiatan penanaman 1.000 bibit mangrove yang dipusatkan di Mangrove Arboretum Park Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, Kamis (25/4/2024). Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan penanaman 25.000 mangrove yang dilaksanakan serentak di 23 provinsi.

Membaur dengan peserta lain yang terlibat dalam kegiatan itu, Sekda Dewa Indra menanam mangrove jenis Rhizophora Stylosa. Kesempatan itu dimanfaatkan Sekda Dewa Indra untuk mengedukasi peserta gerakan tanam mangrove yang didominasi para pelajar dan mahasiswa. Di mana mereka rata-rata masuk dalam kelompok Generasi Z (Gen Z). Sebelum melakukan penanaman, ia mengajak para peserta memekikkan yel-yel. “Kita jaga mangrove, mangrove jaga kita! Keren full,” pekiknya diikuti oleh peserta lain. Berikutnya, dipandu oleh petugas, Sekda Dewa Indra diikuti peserta lainnya melubangi bagian bawah kantong plastik tempat penyemaian bibit mangrove lanjut ditanam pada lubang yang telah disiapkan panitia.

Usai melakukan penanaman, Sekda Dewa Indra mengikuti dialog dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya melalui video conference. Dalam dialog dengan Menteri LHK, Dewa Indra menyampaikan dukungan terhadap berbagai upaya yang dilakukan untuk menambah luas tanam mangrove di seluruh Indonesia khususnya Bali. Ia juga menginformasikan bahwa gerakan penanaman mangrove di Daerah Bali melibatkan Gen Z.

“Kami di sini bersama adik-adik kita dari Gen Z. Ini merupakan cara untuk mengedukasi mereka agar tahu dan paham tentang pentingnya keberadaan mangrove,” ungkapnya. Menurut Dewa Indra, mangrove mempunyai banyak fungsi penting yang meliputi fungsi ekologis, klimatologis hingga pengurangan emisi. Ditambahkan olehnya, keberadaan mangrove sangat penting, khususnya untuk Bali Selatan yang termasuk dalam peta wilayah dengan risiko tinggi tsunami. “Mangrove adalah benteng pertahanan yang harus kita jaga dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga  Sekda Dewa Made Indra Terima Kunker Reses Komisi II DPR RI di Provinsi Bali

Lebih jauh ia menjelaskan, Bali memiliki hutan mangrove yang terhampar di atas 3.000 hektare luas tanam. “40 persen atau sekitar 1.400 hektare ada di wilayah Bali Selatan,” imbuhnya. Karena berbagai faktor, ada areal tanam yang bolong dan mesti segera dipulihkan. Ia berpendapat, upaya untuk merawat hutan mangrove membutuhkan keterlibatan seluruh komponen, utamanya generasi muda. “Tak bisa hanya mengandalkan LHK, mangrove harus ditanam, dirawat dan dilindungi bersama,” cetusnya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya menyampaikan terima kasih atas dukungan yang ditunjukkan Pemprov dan masyarakat Bali dalam upaya pemeliharaan mangrove. Ia berharap, semangat ini dapat terus ditingkatkan karena Kementerian LHK sangat membutuhkan dukungan dan peran aktif dari berbagai komponen. Apresiasi juga diutarakan Staf Ahli Menteri LHK Bidang Pangan Indra Eksploitasia yang hadir langsung dalam gerakan tanam mangrove di Bali. Ia bangga dengan antusiasme yang ditunjukkan oleh generasi muda dalam kegiatan tanam mangrove.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Bali dan Nusa Tenggara Ni Nyoman Santi dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini adalah program Kementerian LHK yang sebelumnya telah dilaksanakan di wilayah Tabanan dan Jembrana. “Ini merupakan program berkelanjutan wujud tindakan nyata mitigasi perubahan iklim dunia dan menambah tutupan hutan,” katanya. Kegiatan penanaman mangrove kali ini diikuti 225 peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, pejabat dan green ambassador Kementerian LHK. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Panen Raya Jagung dan Peresmian SPPG Polres Gianyar II di Tampaksiring, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan dan Program Makan Bergizi

Published

on

By

polres gianyar
PANEN JAGUNG: Jajaran Polres Gianyar bersama pemerintah daerah dan stakeholder terkait melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II serta Launching/Peresmian SPPG Polres Gianyar II di wilayah Kecamatan Tampaksiring, Sabtu (16/5/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Jajaran Polres Gianyar bersama pemerintah daerah dan stakeholder terkait melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II serta Launching/Peresmian SPPG Polres Gianyar II di wilayah Kecamatan Tampaksiring, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.05 hingga 16.10 WITA tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui sambungan virtual.

Rangkaian kegiatan pertama dilaksanakan di areal lahan Dinas Pertanian Banjar Tarukan Kaja, Desa Pejeng Kaja, Kecamatan Tampaksiring berupa panen raya jagung serentak kuartal II.Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., Wakapolres Gianyar, Kapolsek Tampaksiring, para PJU Polres Gianyar, Camat Tampaksiring, serta jajaran instansi terkait dari Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, BPS Kabupaten Gianyar dan Bulog Kanwil Bali.

Dalam kegiatan panen raya tersebut, rombongan bersama para tamu undangan melaksanakan panen jagung secara simbolis dan menyerahkan hasil panen kepada perwakilan masyarakat. Dari lahan seluas 4.500 meter persegi atau 45 are, berhasil dipanen sebanyak 5,04 ton jagung manis.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Launching dan Peresmian SPPG Polres Gianyar II yang berlokasi di Banjar Padang Sigi, Desa Sanding, Kecamatan Tampaksiring.

Peresmian ditandai dengan penayangan video selayang pandang, pembukaan tirai, pemotongan pita, foto bersama serta peninjauan langsung fasilitas SPPG Polres Gianyar II.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun, S.H., Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Rizal Wijaya, S.H., M.I.P., jajaran Muspika Kecamatan Tampaksiring, tokoh masyarakat, Bhayangkari serta pengurus yayasan dan koordinator wilayah SPPG Kabupaten Gianyar.

Baca Juga  Bupati Badung Dukung Aksi Kolaborasi Hijau, Lestarikan Mangrove Tahura Ngurah Rai untuk Masa Depan

Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan panen raya dan peresmian SPPG Polres Gianyar II merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.

“Melalui kegiatan panen raya jagung dan peresmian SPPG Polres Gianyar II ini, kami ingin menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan serta peningkatan kualitas gizi masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar AKBP Chandra C. Kesuma. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Warga Kenderan yang Dilaporkan Hilang Berhasil Ditemukan Selamat di Dasar Jurang Sungai Petanu

Published

on

By

warga kenderan hilang
EVAKUASI: Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, hingga Tim BPBD Kabupaten Gianyar bersama warga saat mengevakuasi korban yang sempat dikabarkan hilang, Sabtu (16/5). (Foto: Hms polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Setelah sempat dilaporkan hilang sejak Jumat malam, seorang warga Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar bernama I Made Yuda (63) akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Sabtu (16/5/2026).

Korban sebelumnya diketahui meninggalkan rumah pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 13.00 Wita untuk pergi ke sawah atau tegalan miliknya guna mencari perlengkapan upacara berupa biukukung. Namun hingga malam hari korban tidak kunjung kembali ke rumah sehingga keluarga mulai melakukan pencarian.

Anak kandung korban, I Made Weda, bersama keluarga dan warga setempat kemudian menyisir sejumlah lokasi yang biasa dikunjungi korban. Dalam pencarian tersebut warga hanya menemukan sandal jepit dan payung milik korban di area tegalan.

Pencarian terus dilakukan hingga Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 Wita namun korban belum ditemukan. Pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.30 Wita, keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tegallalang dan selanjutnya berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Gianyar untuk membantu proses pencarian.

Sekitar pukul 10.00 Wita, salah seorang warga, I Made Astina Putra, menemukan pisau atau blakas milik korban di pinggir jurang kawasan Sungai Petanu. Setelah dilakukan penyisiran lebih lanjut, korban akhirnya terlihat berada di dasar jurang dekat aliran sungai dalam kondisi masih hidup.

Warga bersama Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Desa Kenderan kemudian turun menggunakan tali untuk menjangkau korban. Tim BPBD Kabupaten Gianyar Regu D yang tiba di lokasi sekitar pukul 11.10 Wita langsung melakukan proses evakuasi bersama warga.

Korban akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 11.40 Wita dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk mendapatkan penanganan medis. Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka lecet dan cedera ringan pada bagian paha dalam kondisi sadar.

Baca Juga  Buka Mobile IP Clinic 2024, Sekda Dewa Indra Dorong Layanan Pencatatan KI Jemput Bola ke Masyarakat

Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Wiwin Wirahadi, S.H., M.H. mengatakan pihaknya sejak awal menerima laporan langsung bergerak bersama unsur terkait dan masyarakat untuk melakukan pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

“Kami mengapresiasi kerja sama seluruh pihak mulai dari keluarga, masyarakat, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, hingga Tim BPBD Kabupaten Gianyar yang dengan cepat melakukan pencarian dan evakuasi korban. Astungkara korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat meskipun mengalami luka ringan,” ujar AKP I Ketut Wiwin Wirahadi, S.H., M.H.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area perkebunan maupun tegalan yang memiliki medan berbahaya, terlebih pada kondisi cuaca yang kurang bersahabat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Bakti Ke-69, Kodam IX/Udayana Gelar Ziarah Rombongan, Bakti Sosial dan Anjangsana

Published

on

By

kodam udayana
TALI ASIH: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto saat menyerahkan bantuan tali asih serta makanan siap saji kepada anak-anak yayasan dalam rangka memperingati Hari Bakti Kodam IX/Udayana ke-69 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pancaka Tirta, Tabanan, Minggu (17/5/2026). (Foto: Pendam IX)

Tabanan, baliilu.com – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memimpin rangkaian kegiatan Ziarah Rombongan, Bakti Sosial, dan Anjangsana dalam rangka memperingati Hari Bakti Kodam IX/Udayana ke-69. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan atas pengabdian para pendahulu yang telah berjuang demi bangsa dan negara, sekaligus wujud nyata kepedulian TNI AD kepada masyarakat, veteran, warakawuri, serta keluarga besar Kodam IX/Udayana, Minggu (17/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri oleh Irdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Danrindam IX/Udayana, Asrendam IX/Udayana, para Asisten Kasdam IX/Udayana, para Dan/Kabalakdam IX/Udayana, Ketua dan Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IX/Udayana, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian acara diawali dengan ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pancaka Tirta, Tabanan. Prosesi dimulai dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, dan peletakan karangan bunga secara langsung oleh Pangdam IX/Udayana. Kegiatan diakhiri dengan penghormatan akhir serta tabur bunga oleh seluruh peserta ziarah sebagai bentuk penghargaan mendalam atas dedikasi dan pengorbanan para pahlawan yang gugur demi kemerdekaan bangsa.

Usai pelaksanaan ziarah, Pangdam IX/Udayana beserta rombongan melanjutkan agenda bakti sosial ke Yayasan Al-Inayah Tabanan yang berlokasi di Jalan Dr. Ir. Soekarno I, Tabanan. Kehadiran Pangdam beserta jajaran disambut hangat oleh Ketua Yayasan DR. Fauzi Hamid Abbas, para pengurus, serta anak-anak asuh.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Al-Inayah Tabanan menyampaikan rasa bangga dan terhormat atas kunjungan ini. Ia menjelaskan bahwa yayasan yang berdiri sejak tahun 2002 tersebut kini membina hampir 300 anak asuh yang berasal dari berbagai daerah seperti NTT, NTB, Jawa, dan Bali.

Baca Juga  Bupati Badung Dukung Aksi Kolaborasi Hijau, Lestarikan Mangrove Tahura Ngurah Rai untuk Masa Depan

“Ini anak-anak yang sekarang berada di yayasan, ada juga yang sudah bekerja ke Jepang dan menjadi prajurit TNI. Tugas kami mendidik mereka hingga kuliah dan sukses,” ungkap DR. Fauzi Hamid Abbas.

Sementara itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat di wilayah Bali.

“Kalian harus sehat, tetap semangat, dan memiliki disiplin yang baik. Tugas kami mendorong dan membantu. Gantungkan cita-cita setinggi-tingginya. Apabila membutuhkan bantuan, kami akan membantu sesuai kemampuan,” ujar Pangdam menyemangati anak-anak yatim.

Sebagai wujud perhatian, Pangdam IX/Udayana menyerahkan bantuan tali asih serta makanan siap saji kepada anak-anak yayasan, yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama dalam suasana yang penuh kehangatan dan keakraban.

Tidak berhenti di sana, Pangdam beserta rombongan kemudian melaksanakan anjangsana ke Puri Carangsari, tempat kelahiran Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai. Kedatangan Pangdam disambut langsung oleh Danrindam IX/Udayana bersama perwakilan keluarga besar Puri Agung Carangsari. Pada momentum tersebut, Pangdam menyerahkan tali asih kepada pihak keluarga pahlawan nasional sebagai bentuk penghormatan tinggi atas warisan perjuangan yang ditinggalkan.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menjelaskan bahwa seluruh rangkaian peringatan Hari Bakti Kodam IX/Udayana ke-69 ini tidak sekadar menjadi seremonial mengenang masa lalu, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Kegiatan ini merupakan wujud penghormatan kepada para pahlawan yang telah berkorban jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa. Selain itu, kegiatan bakti sosial dan anjangsana menjadi bentuk nyata kepedulian sosial Kodam IX/Udayana kepada masyarakat, veteran, warakawuri, dan generasi penerus bangsa,” jelas Kapendam.

Kapendam juga menambahkan bahwa semangat pengabdian yang ditunjukkan dalam rangkaian kegiatan ini sangat selaras dengan visi besar dan tema yang diusung tahun ini, yaitu “Kodam IX/Udayana Bersama Rakyat Menuju Indonesia Maju”. (gs/bi)

Baca Juga  PLTS Atap Hadir di Tiga Desa Bali, Sekda Dewa Indra Dorong Replikasi ke Seluruh Desa

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca