Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

BUDAYA

Sekda Adi Arnawa ‘’Nyaksiang Karya Ngenteg Linggih’’ Pura Panti Prabu Sobangan Mengwi

Sekda Adi Arnawa ‘’Nyaksiang Karya Ngenteg Linggih’’ Pura Panti Prabu Sobangan Mengwi

Loading

BALIILU Tayang

:

Sekda Adi Arnawa
HADIRI KARYA: Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri puncak karya Ngenteg Linggih, Pedudusan Alit, Rsi Gana dan Mecaru Wraspati Kalpa Alit di Pura Panti Prabu, Banjar Selat, Desa Adat Sobangan, Mengwi, Rabu (29/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri puncak Karya Ngenteg Linggih, Pedudusan Alit, Rsi Gana dan Mecaru Wraspati Kalpa Alit di Pura Panti Prabu, Banjar Selat, Desa Adat Sobangan, Mengwi, Rabu (29/5). Acara ini dipuput oleh Ida Pandita Mpu Pateke Dukuh Prabu dari Griya Pangku Prabu Tabanan.

Sekda Adi Arnawa juga menyerahkan dana bantuan aci secara simbolis sebesar Rp. 10 juta yang diterima langsung oleh ketua panitia karya. Turut hadir juga dalam acara ini, perwakilan Camat Mengwi, Perbekel Desa Sobangan I Ketut Tirtayasa, Bendesa Adat Sobangan I Kade Oka Swarya, serta tokoh dan masyarakat pengempon.

Dalam sambutannya Sekda Badung Wayan Adi Arnawa menyampaikan rasa dan bahagia bisa hadir dan ikut menjadi upasaksi di tengah-tengah masyarakat pengempon Pura Panti Prabu dalam melaksanakan upacara Ngenteg Linggih, Pedudusan Alit, Rsi Gana dan Mecaru Wraspati Kalpa Alit, semoga dalam melaksanakan upacara ini Ida Betara Betari memberi tuntunan dan semoga pelaksanaan upacara ini berjalan dengan lancar.

”Saya berharap upacara ini bisa berjalan lancar karena ini adalah satu wujud ungkapan terimakasih kita kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Melalui kegiatan karya ini juga semoga kita selalu dianugerahi kesehatan dan kerahayuan oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa /Tuhan Yang Maha Esa. Pemerintah berkomitmen untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam kegiatan adat, agama, seni, dan budaya dan pemerintah akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk meringankan beban masyarakat. Mudah-mudahan dengan kegiatan upacara ini juga salah satunya untuk menarik para wisatawan baik lokal maupun internasional datang ke Bali khususnya ke Kabupaten Badung. Karena bagaimanapun juga PAD di Kabupaten Badung salah satunya bersumber dari sektor pariwisata, karena tamu mancanegara maupun lokal datang ke Bali karena melihat budaya kita untuk itu, kita bersama-sama harus jaga adat, agama, seni dan budaya,” ujarnya.

Baca Juga  Pantau Penjemputan Warga ke Isoter, Sekda Adi Arnawa Pastikan Asupan Makanan dan Obat-obatan Terpenuhi

Selain bersembahyang di Pura Panti Prabu, Sekda Adi Arnawa juga bersembahyang di Pura Perjuangan Pahlawan Kapten Anumerta Tjokorda Agung Tresna, dimana Pura ini sekaligus menjadi monumen perjuangan rakyat dalam memerangi penjajahan serdadu NICA.

Kapten Anumerta Tjokorda Agung Tresna gugur pada tanggal 29 Juni 1947, setelah dihujani peluru oleh tentara NICA di Desa Ayunan Kecamatan Abiansemal. Beberapa tahun setelah Kapten Anumerta Tjokorda Agung Tresna gugur dibuatkan monumen yang bertempat di Desa Sobangan, dimana sebelumnya masyarakat Desa Sobangan mohon petunjuk gaib karena adanya kejadian aneh/ajaib berupa pohon jaka (enau) kecil yang berbunga seperti pohon enau besar. Hal tersebut merupakan ciri atau petunjuk yang diyakini bahwa arwah/roh Kapten Anumerta Tjokorda Agung Tresna ingin dibuatkan monumen.

“Semangat perjuangan dalam melawan penjajah tersebut merupakan hal yang patut dilanjutkan oleh pemerintah saat ini dalam melawan kebodohan dan kemiskinan. Semoga Kapten Anumerta Tjokorda Agung Tresna melindungi serta merestui kita semuanya dalam melanjutkan perjuangan Beliau,” ucap Adi Arnawa.

Sementara itu Manggala Karya I Made Widiana menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bapak Sekda Badung bersama undangan lainnya di Pura Panti Prabu Sobangan. “Kami melaksanakan upacara Ngenteg Linggih, Pedudusan Alit, Rsi Gana dan Mecaru Wraspati Kalpa Alit, adapun rangkaian acara ini dimulai dengan Mapakeling atau Matur Piuning dan diakhiri dengan Ngelebar atau Nyineb pada tanggal 09 Juni nanti dan puncak dari upacara yang kami laksanakan nemonin Buda Umanis, Wuku Prangbakat pinanggal 29 Mei 2024, dan juga dapat kami sampaikan pengempon pura ini sebanyak 27 KK terdiri dari 2 Merajan Ageng Dadia,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

BUDAYA

Wawali Arya Wibawa Hadiri “Pemelaspasan” Bale Kulkul dan “Piodalan Nadi” Banjar Bun

Published

on

By

warga Banjar Bun, Desa Adat Denpasar, Kelurahan Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur melaksanakan Karya Pemelaspasan Bale Kulkul
KARYA PEMELASPASAN: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat hadiri Karya Pemelaspasan Bale Kulkul sekaligus Piodalan Nadi di Banjar Bun, Sabtu (24/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Bertepatan dengan rahina Saniscara Kliwon Wuku Wariga, warga Banjar Bun, Desa Adat Denpasar, Kelurahan Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur melaksanakan Karya Pemelaspasan Bale Kulkul sekaligus Piodalan Nadi di Banjar Bun, Sabtu (23/5).

Prosesi sakral tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai wujud bhakti masyarakat dalam menjaga adat, budaya, dan keharmonisan banjar.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, yang turut membunyikan kulkul, menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Bale Kulkul. Acara dilanjutkan dengan persembahyangan bersama serta menyerahkan punia dan bantuan hibah sebesar Rp 300 juta untuk pembangunan bale kulkul tersebut.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Mahendra Jaya, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas terlaksananya upacara pemelaspasan Bale Kulkul tersebut. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong serta kecintaan masyarakat terhadap adat dan budaya Bali yang patut dijaga dan dilestarikan.

“Setelah usai diupacarai melaspas, dumogi masyarakat Banjar Bun semakin erat dan kompak,” ujar Arya Wibawa.

Sementara itu, Ketua Panitia, I Gede Anom Pawira Suta menjelaskan bahwa Karya Pemelaspasan dilaksanakan seiring rampungnya pembangunan Bale Kulkul Banjar Bun. Prosesi tersebut kemudian dirangkaikan dengan Piodalan Nadi di Pura Merajan Banjar Bun sehingga kedua upacara dapat berlangsung bersamaan dalam satu hari yang penuh makna.

Upacara dipuput oleh Ida Pedanda Putra Keniten dari Griya Keniten, Banjar Tainsiat, Denpasar. Dengan jumlah sekitar 200 Kepala Keluarga yang tergabung dalam Banjar Bun, pihak panitia berharap keberadaan Bale Kulkul ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh krama untuk senantiasa sadar berbanjar serta aktif dalam setiap kegiatan adat dan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga  ‘‘Karya Agung Ngenteg Linggih‘‘ di Pura Puseh Gunung Agung Sanggulan Desa Adat Sobangan, Mengwi

Astungkara semoga dengan selesainya pemelaspasan bale kulkul ini akan semakin menambah manfaat bagi umat,” katanya.

Lebih lanjut, Bale Kulkul ini juga diharapkan menjadi simbol pemersatu masyarakat adat Banjar Bun sekaligus memperkuat keharmonisan kehidupan adat dan budaya di Kota Denpasar. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Bupati Adi Arnawa Hadiri “Karya Ngenteg Linggih” di Desa Adat Semana Abiansemal

Published

on

By

ngenteg linggih
HADIRI KARYA: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri pelaksanaan “Karya Ngenteg Linggih” di Pura Dalem dan Prajapati, Desa Adat Semana, Mambal, Kecamatan Abiansemal, Selasa (19/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan dan Mapedudusan Agung Menawa Ratna, serta Tawur Balik Sumpah yang digelar di Pura Dalem dan Prajapati, Desa Adat Semana, Mambal, Kecamatan Abiansemal, Selasa (19/5).

Kehadiran Bupati turut didampingi anggota DPRD Badung Made Ponda Wirawan, Kepala Dinas Kebudayaan I Gede Sukadana, Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, serta prajuru dan tokoh masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa menyerahkan bantuan hibah Pemerintah Kabupaten Badung secara simbolis sebesar Rp 1,35 miliar, yang dirangkaikan dengan penandatanganan prasasti pura. Selain itu, juga diserahkan dana punia sebesar Rp 25 juta sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan karya.

Bupati Wayan Adi Arnawa mengapresiasi semangat gotong-royong krama Desa Adat Semana sehingga seluruh rangkaian karya dapat terlaksana dengan baik dan lancar. “Pelaksanaan yadnya ini bukan hanya wujud sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tetapi juga sarana memperkuat keharmonisan di tengah masyarakat. Pemerintah Kabupaten Badung senantiasa mendukung upaya masyarakat dalam menjaga kelestarian adat dan budaya. Semoga upacara ini berjalan lancar, labda karya, sida sidaning don,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Badung sepanjang tahun 2025 serta program-program strategis yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Program tersebut mencakup berbagai sektor, diantaranya pembangunan infrastruktur, olahraga, pelestarian adat dan budaya, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia I Wayan Suwen melaporkan bahwa Karya Ngenteg Linggih ini telah direncanakan sejak tahun sebelumnya dan diawali dengan matur piuning pada 16 Februari 2026.

Baca Juga  Pantau Penjemputan Warga ke Isoter, Sekda Adi Arnawa Pastikan Asupan Makanan dan Obat-obatan Terpenuhi

“Untuk rangkaian karya pada 19 Mei 2026, dilaksanakan upacara Tawur dan Pedanan yang dipuput oleh lima sulinggih, yakni Ida Pedanda dari Griya Pada Mambal, Ida Pedanda Griya Gede Baha, Ida Pedanda Putra Mayun Griya Babakan Baleran, Ida Pedanda Budha Saraswati, Bujangga Sibanggede dan Ida Bagus Putra Padang Tegal,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Walikota Denpasar Jaya Negara Ngupasaksi Pemelaspasan Gedung Serbaguna Banjar Batanpoh Sanur Kaja 

Published

on

By

walikota denpasar
NGUPESAKSI: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri sekaligus ngupasaksi karya Upacara Pemelaspasan Pewaregan dan Gedung Serbaguna Balai Banjar Batanpoh, Sanur Kaja, yang bertepatan dengan Rahina Tilem Jiyestha, Sabtu (16/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara hadir sekaligus ngupasaksi karya Upacara Pemelaspasan Pewaregan dan Gedung Serbaguna Balai Banjar Batanpoh, Sanur Kaja, yang bertepatan dengan Rahina Tilem Jiyestha, Sabtu (16/5).

Turut hadir pula pada kesempatan itu, anggota DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra, tokoh Penglingsir Sanur, Ida Bagus Ngurah Mudita, dan tamu undangan lainnya.

Suara tetabuhan mengiringi tari-tarian persembahan, berpadu dengan lantunan kidung suci, menambah khidmat dan sakral proses rangkaian upacara yang sejak pagi telah dilaksanakan itu.

Pada momentum itu, Walikota Denpasar Jaya Negara, usai meninjau gedung serbaguna Balai Banjar Batanpoh itu, menyampaikan rasa syukurnya dapat hadir menyaksikan langsung pelaksanaan upacara pemelaspas bangunan tersebut.

Jaya Negara juga berharap, bangunan baru ini, utamanya gedung serbaguna nantinya akan dapat bermanfaat bagi para warga, tak terkecuali Sekaa Teruna-teruni yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan positif.

Astungkara, nantinya pewaregan dan gedung serbaguna ini bisa memberi manfaat agar bisa digunakan untuk tempat latihan seni, atau kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya,” ungkap Jaya Negara.

Sementara itu, Ketua Panitia acara, I Wayan Sudiarta mengatakan, adapun pembangunan pewaregan dan gedung serbaguna ini sudah dilaksanakan sejak bulan September 2025 lalu.

“Kami segenap warga Banjar Batanpoh, Sanur Kaja mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Denpasar sehingga bangunan ini dapat diselesaikan,” katanya.

Pihaknya juga akan mendorong para warga terutama Teruna-Teruni Banjar Batanpoh agar bisa menggunakan gedung serbaguna ini untuk latihan kesenian, ataupun kegiatan kreativitas anak muda lainnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wujudkan Zona Integritas WBK dan WBBM, Sekda Adi Arnawa Tandatangani Perjanjian Kinerja
Lanjutkan Membaca