Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Buleleng Rehabilitasi Jaringan Irigasi

BALIILU Tayang

:

rehabilitasi irigasi di buleleng
Kepala Dinas PUTR Buleleng, I Putu Adiptha Ekaputra. (Foto: bulelengkab.go.id)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Buleleng berkomitmen untuk memperkuat program ketahanan pangan. Salah satunya melalui upaya merealisasikan program rehabilitasi jaringan irigasi di tiga Daerah Irigasi (DI) yang ada di Kabupaten Buleleng. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas sistem irigasi, serta mendukung peningkatan produksi pertanian.

Ketiga jaringan irigasi yang akan direhabilitasi pada tahun ini adalah jaringan irigasi DI Banyupoh di Kecamatan Gerokgak, Jaringan Irigasi DI Ambengan Banjar di Kecamatan Banjar, dan Jaringan Irigasi DI Tangis di Kecamatan Sawan.

Kepala Dinas PUTR Buleleng, I Putu Adiptha Ekaputra, Jumat (31/5), mengungkapkan bahwa program rehabilitasi jaringan irigasi ini telah memasuki tahap tender dengan anggaran sebesar Rp 5 miliar yang dikucurkan Kementerian PUPR. Proyek ini mencakup perbaikan jaringan irigasi sepanjang 1.500 meter, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Buleleng dan diperkirakan rampung pada bulan November mendatang.

“Banyak kerusakan pada jaringan irigasi mengakibatkan air tidak sampai ke sawah petani. Kerusakan ini akan diperbaiki tahun ini untuk memastikan distribusi air lebih efisien. Saat musim hujan, air akan dikelola dengan baik sehingga tidak meluber, dan pada musim kemarau, air tetap tersedia. Hal ini akan menjaga kontinuitas air, memungkinkan pola tanam petani menjadi lebih teratur,” ujar Adiptha.

Adiptha menjelaskan bahwa selain irigasi, pemanfaatan 3 bendungan yang ada di Bueleleng juga menjadi peran vital dalam mendukung program ketahanan pangan. Ke depan, PUTR Buleleng akan terus mengusulkan program rehabilitasi jaringan irigasi dengan menyasar daerah lainnya seperti Kecamatan Seririt, Gerokgak, dan Kecamatan Kubutambahan, mengingat jaringan irigasi di tempat-tempat tersebut sering kali tidak berfungsi dengan baik dan mengalami kerusakan.

Baca Juga  Bupati Buleleng Lantik 187 Pejabat, Tekankan Kinerja Profesional dan Adaptif

“Kita harus pertahankan Buleleng sebagai daerah pertanian, banyak sawah yang harus kita pertahankan untuk menjaga alih fungsi lahan sehingga bisa menjaga ketahanan pangan. Lahan sawah yang wajib dipertahankan kurang lebih ada sekitar 6.300 hektar lebih sesuai terbitan SK Bupati Buleleng terkait perlindungan lahan sawah. Nah, itu yang harus disupport oleh irigasi teknis,” tegasnya.

Selain fokus pada program rehabilitasi jaringan irigasi, PUTR Buleleng juga berencana memanfaatkan tiga bendungan yang ada di Buleleng sebagai sumber pembangkit listrik tenaga surya. Dengan bekerja sama dengan pihak terkait, langkah ini akan memungkinkan masyarakat setempat untuk menikmati akses listrik yang lebih baik dan ramah lingkungan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Wawali Arya Wibawa Dorong Penguatan Pelayanan dan Transformasi Digital Perumda Tirta Sewakadarma

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa Kunker ke Perumda Tirta Sewakadharma
KUNKER: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma Kota Denpasar, Jumat (18/9). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mendorong Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma Kota Denpasar untuk terus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan profesionalisme, serta mengakselerasi transformasi digital dalam mendukung tata kelola perusahaan yang semakin efektif dan adaptif.

Hal tersebut disampaikannya saat melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma Kota Denpasar, Jumat (18/9). Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda Pemkot Denpasar dalam melakukan monitoring dan penguatan kinerja perusahaan daerah yang menjadi ujung tombak pelayanan publik.

Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta, jajaran Dewan Pengawas, Direksi Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma, serta pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemkot Denpasar.

Dalam arahannya, Wawali Arya Wibawa mengatakan Pemkot Denpasar terus mengintensifkan kunjungan ke perusahaan daerah. Sebelumnya agenda serupa telah dilaksanakan di Perumda Pasar Sewakadarma dan Perumda Bhukti Praja Sewakadarma.

Menurutnya, perusahaan daerah memiliki peran strategis karena berhadapan langsung dengan masyarakat sekaligus menjadi representasi Pemerintah Kota Denpasar dalam memberikan pelayanan publik.

“Perusahaan daerah ini mewakili wajah Pemerintah Kota Denpasar dan menjadi garda terdepan yang langsung bertemu dengan masyarakat. Untuk itu kami memberikan perhatian terhadap pertemuan hari ini, terutama untuk melihat dan memperbaiki apabila masih diperlukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Arya Wibawa.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan setiap program berjalan sesuai timeline yang telah ditetapkan. Selain itu berbagai bentuk kerja sama dengan pihak terkait maupun isu yang berkembang di lapangan perlu dipetakan secara jelas agar dapat ditindaklanjuti secara terukur.

“Untuk hal-hal teknis agar dikoordinasikan dengan baik, apa saja program yang akan dikerjakan dan kemudian disinergikan melalui rapat lintas perangkat daerah. Dengan demikian setiap program dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga  Lihat Banyak Potensi Pariwisata, Dispar Buleleng Bangun Aplikasi Visit North Bali

Lebih lanjut, Arya Wibawa menegaskan pentingnya penguatan Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma melalui penerapan nilai integritas, profesionalisme, dan transformasi digital.

Integritas, kata Arya Wibawa, harus terus dijaga melalui sikap bersih, jujur, beretika, netral, dan dapat dipercaya. Sementara profesionalisme diwujudkan dengan terus meningkatkan kompetensi, kedisiplinan, kecepatan dalam bekerja, serta kemampuan beradaptasi terhadap berbagai perubahan.

“Transformasi digital juga harus diperkuat. Jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi harus menjadi penggerak transformasi digital pemerintahan dan pelayanan publik,” tegasnya.

Selain itu, Wawali Arya Wibawa meminta agar data historis pengaduan masyarakat dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas kinerja dan kualitas pelayanan.

“Data pengaduan masyarakat harus menjadi bahan evaluasi. Dari sana kita bisa melihat apa yang perlu diperbaiki dan bagaimana meningkatkan pelayanan. Mari kita bangun Kota Denpasar dengan tulus dan ikhlas berlandaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam. Tulus kita bekerja dan terus berinovasi agar nantinya dapat meninggalkan legacy yang baik,” tutupnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta mengapresiasi berbagai capaian Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma. Hal tersebut tercermin dari hasil penilaian sejumlah kementerian yang menempatkan perusahaan dalam kategori baik, serta hasil survei kepuasan pelanggan yang menunjukkan tren positif.

Ia mengatakan salah satu hal yang perlu terus diperkuat adalah cakupan layanan melalui sinergi dan kolaborasi lintas perangkat daerah.

“Sekiranya ada hal-hal yang perlu disampaikan, terutama terkait posisi dan bagaimana cakupan layanan kita, diharapkan sinergi serta kolaborasi lintas OPD dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.

Ida Bagus Alit Adhi Merta menambahkan terdapat sejumlah indikator kinerja yang perlu menjadi perhatian bersama, di antaranya memastikan pasokan air tetap mencukupi, distribusi berjalan lancar, serta kualitas air tetap terjaga. Menurutnya, kualitas air memiliki keterkaitan dengan berbagai isu kesehatan masyarakat, termasuk upaya penanganan stunting.

Baca Juga  Pemkab Buleleng Perpanjang Promo Merdeka dan Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor

“Selain itu, kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan, terutama kecepatan dalam merespons pengaduan masyarakat. Standar penanganan pengaduan perlu diperkuat dan menjadi komitmen bersama. Perumda Tirta Sewakadharma juga harus terus menjaga status sebagai perusahaan yang sehat,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma Kota Denpasar I Putu Yasa melaporkan kondisi terkini perusahaan per Agustus 2026. Saat ini jumlah pelanggan mencapai 92.600 sambungan rumah (SR) dengan jam operasional layanan selama 24 jam.

“Untuk kapasitas produksi terdiri dari sumur bor sebanyak 19 unit dengan kapasitas 356,07 liter per detik, air permukaan dengan total kapasitas 871,79 liter per detik, serta kerja sama pengaliran dengan SPAM Regional dengan kapasitas 107,2 liter per detik,” terang Putu Yasa.

Terkait penilaian dari sejumlah kementerian, Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma berada dalam kategori baik. Hal tersebut sejalan dengan hasil survei kepuasan pelanggan yang terus meningkat. Pada tahun 2026, indeks kepuasan pelanggan tercatat sebesar 82,3 atau berada dalam kategori baik.

Sementara hasil penilaian Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) tahun 2024 oleh Perwakilan BPKP Provinsi Bali menunjukkan nilai 80,33 persen dengan simpulan efektivitas “Berubah”.

Penilaian tersebut mencakup sejumlah pilar dan indikator, di antaranya kapabilitas pengelolaan risiko korupsi, penerapan strategi pencegahan, serta penanganan kejadian korupsi.

“Selain itu, kami juga terus menjalankan berbagai program, di antaranya program peningkatan produksi, program transmisi dan distribusi, serta program peningkatan cakupan pelayanan. Hal ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kota Denpasar,” ujar Putu Yasa. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Upaya Percepatan Pembangunan, Pemkot Denpasar Gelar Sosialisasi Swadaya Murni, Libatkan Kadus dan Kaling

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa Buka Sosialisasi Swadaya Murni
SOSIALISASI: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa bersama para peserta Sosialisasi Swadaya Murni di Gedung Dharma Negara Alaya, Jumat (18/9). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sebagai upaya meningkatkan peran dan dukungan swadaya masyarakat dalam percepatan pembangunan, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menggelar Sosialisasi Swadaya Murni di Gedung Dharma Negara Alaya, Jumat (18/9).

Acara yang dibuka langsung Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa ini melibatkan 475 peserta yang terdiri atas kepala lingkungan, kepala dusun, dan unsur perangkat desa/kelurahan se-Kota Denpasar.

Dalam arahannya, Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan tolak ukur keberhasilan pembangunan yang tertuang dalam Indikator Kinerja Utama (IKU) Kota Denpasar mencakup berbagai sektor, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, kemiskinan, pengelolaan lingkungan hidup hingga pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Wawali Arya Wibawa menegaskan IKU bukan semata dokumen penilaian kinerja, melainkan menjadi pedoman bagi seluruh jajaran Pemkot Denpasar dalam menjalankan dan menentukan arah serta tujuan pembangunan Kota Denpasar. Untuk mengoptimalkannya, peran swadaya masyarakat sangat diperlukan.

“Kemandirian, inisiatif dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat adalah salah satu kunci utama percepatan ke depan. Untuk itu, saya mengajak para perangkat desa/kelurahan, kecamatan, hingga para kaling dan kadus untuk dapat menggali, menemukan dan menumbuhkan terbangunnya swadaya masyarakat,” kata Arya Wibawa.

Lebih dari itu, Arya Wibawa juga menyampaikan dari sosialisasi ini diharapkan dapat terbangun kesepahaman yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, sehingga rumusan strategi yang aplikatif di tingkat banjar, desa, dan kelurahan dapat bergerak terarah dan bersinergi dengan setiap program kegiatan.

“Potensi swadaya masyarakat ke depan dapat melahirkan inovasi-inovasi yang berbasis komunitas dan dapat menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas PMD Kota Denpasar I Wayan Yusswara melaporkan, selain sebagai pembekalan tentang swadaya masyarakat, kegiatan ini juga dirancang untuk meningkatkan kualitas pelaporan terhadap nilai pelaksanaan Swadaya Murni dan Swadaya Penunjang sehingga dapat mendukung pencapaian IKU Pemerintah Kota Denpasar.

Baca Juga  Lihat Banyak Potensi Pariwisata, Dispar Buleleng Bangun Aplikasi Visit North Bali

Secara garis besar, sosialisasi ini akan memberikan gambaran jenis dan program kegiatan di masyarakat yang dapat dipetakan ke dalam Swadaya Murni dan Swadaya Penunjang. Selain itu, para peserta juga akan dibekali materi terkait pengolahan sumber data untuk menggali dan memetakan jenis kegiatan sehingga dapat menginput data yang tepat.

“Harapan kami, kegiatan ini akan berdampak terhadap peningkatan capaian swadaya masyarakat dalam mendukung pembangunan,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Jaya Negara Dampingi Gubernur Koster Kunjungi SMPN 13 Denpasar

Disambut Kreativitas Seni Budaya Siswa, Bahas Pengembangan Sekolah

Loading

Published

on

By

Gubernur Koster, Walikota Jaya Negara, Pemkot Denpasar, SMPN 13 Denpasar
DAMPINGI GUBERNUR: Walikota I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mendampingi Gubenur Bali I Wayan Koster berkunjung ke SMPN 13 Denpasar, Jumat (18/9). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster melakukan kunjungan ke SMP Negeri 13 Denpasar, Jumat (18/9). Kedatangan Gubernur Bali disambut antusias oleh seluruh siswa, guru, dan jajaran sekolah dengan beragam kreativitas seni dan budaya.

Suasana penyambutan berlangsung meriah. Para siswa SMPN 13 Denpasar menampilkan berbagai kesenian, mulai dari tarian tradisional, rindik, kekawin, hingga sejumlah pertunjukan seni lainnya. Penampilan tersebut menjadi gambaran kreativitas sekaligus semangat para siswa dalam melestarikan seni dan budaya Bali.

Kunjungan Gubernur Bali bersama Walikota Denpasar tersebut semakin hangat saat ditutup dengan pembagian nasi jinggo. Secara langsung, Gubernur Wayan Koster membagikan nasi jinggo kepada para siswa dan guru SMPN 13 Denpasar.

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan kunjungannya ke SMPN 13 Denpasar berawal dari pertemuan secara spontan dengan anak-anak sekolah di jalan. Dalam pertemuan tersebut, para siswa mengundang dirinya untuk berkunjung ke sekolah. Koster pun menyambut baik undangan tersebut dan menyempatkan diri datang untuk melihat secara langsung kondisi SMPN 13 Denpasar.

“Karena diundang anak-anak SMPN 13 saat ketemu di jalan, saya bersedia berkunjung ke SMPN 13. Situasi sekolah bagus-bagus. Saya titip kepada kepala sekolah, seizin Bapak Walikota, kalau ada yang perlu diselesaikan akan saya bantu,” ujar Gubernur Koster.

Koster juga menyampaikan bahwa kedatangannya ke sekolah tersebut tidak ingin hanya sebatas kunjungan, namun juga membawa buah tangan bagi para siswa dan guru. Selain itu, Koster menyatakan siap membantu apabila masih terdapat kebutuhan sekolah yang perlu ditindaklanjuti.

Sementara itu, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Bali Wayan Koster yang di tengah kesibukannya masih menyempatkan diri memenuhi undangan para siswa SMPN 13 Denpasar.

Baca Juga  Bupati Buleleng Lantik 187 Pejabat, Tekankan Kinerja Profesional dan Adaptif

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Bali. Di tengah kesibukan beliau yang begitu padat, masih menyempatkan diri hadir memenuhi undangan anak-anak SMPN 13 Denpasar. Ini berawal dari pertemuan beliau dengan anak-anak di jalan beberapa waktu lalu,” ujar Jaya Negara.

Menurut Jaya Negara, kunjungan tersebut menjadi momentum yang sangat baik bagi pihak sekolah untuk menyampaikan secara langsung berbagai kondisi maupun kebutuhan sekolah kepada Gubernur Bali.

“Ini merupakan momen yang sangat bagus. Kepala sekolah bisa menyampaikan berbagai hal tentang sekolah maupun yang lainnya kepada Bapak Gubernur,” katanya.

Kepala SMPN 13 Denpasar Ni Made Sumarini mengaku bersyukur atas kunjungan tersebut dan menyebutnya sebagai anugerah sekaligus motivasi bagi seluruh keluarga besar sekolah. Ia berharap perhatian pemerintah dapat mendorong sekolah semakin maju dalam membina siswa agar berkembang dan mampu meraih cita-cita. Sumarini juga menyampaikan sejumlah kebutuhan penataan sarana sekolah, khususnya halaman yang diharapkan dapat dibuat lebih rapi dan nyaman. Selain itu, area di atas tempat peresapan air direncanakan dapat dimanfaatkan sebagai lahan parkir sekaligus lapangan untuk berbagai aktivitas siswa, termasuk latihan memanah.

Selain kebutuhan penataan halaman, SMPN 13 Denpasar juga mendapat dukungan pemerintah pusat untuk pengembangan sarana pembelajaran, di antaranya laboratorium IPA dan TIK. Sumarini berharap sinergi Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kota Denpasar, pemerintah pusat, dan pihak sekolah terus terjalin sehingga kebutuhan sarana dan prasarana dapat dipenuhi secara bertahap.

“Dengan lingkungan belajar yang semakin nyaman dan fasilitas yang memadai, sekolah diharapkan mampu memberikan ruang lebih luas bagi siswa untuk mengembangkan potensi, kreativitas, seni, budaya, serta prestasi mereka,” harapnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca