Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Peresmian Vending Machine UMKM di Pegadaian, Dukung UMKM Naik Kelas

BALIILU Tayang

:

vending machine pegadaian
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan saat peresmian vending machine UMKM di Kantor Pusat, Jakarta pada Rabu (5/6). (Foto: Hms Pegadaian)

Jakarta, baliilu.com – Sebagai bagian dari inisiatif untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yaitu Pekerjaan Alayak dan Pertumbuhan Ekonomi, PT Pegadaian meresmikan vending machine UMKM di Kantor Pusat, Jakarta pada Rabu (5/6). Acara ini dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN, Loto Srinaita Ginting, Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga, Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan, dan sejumlah UMKM Binaan Pegadaian.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan menyampaikan, peresmian Vending Machine ini sejalan dengan komitmen Holding Ultra Mikro sebagai bagian dari upaya memajukan UMKM, khususnya UMKM binaan Pegadaian. Dengan adanya vending machine UMKM ini, PT Pegadaian menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, serta membantu UMKM untuk terus berkembang dan meraih pasar yang lebih luas.

“Kami sangat antusias dengan inisiatif ini yang tidak hanya memajukan UMKM tetapi juga menciptakan keberlanjutan bagi mereka. Vending machine ini akan menjadi sarana yang efektif untuk memperluas akses pasar bagi produk-produk UMKM, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para pelaku usaha kecil,” jelas Damar.

Staf Khusus III BUMN, Arya Sinulingga menyampaikan, apresiasi atas peresmian Vending Machine UMKM ini. Menurut Arya, kegiatan ini adalah upaya dari Kementerian BUMN dan BUMN dalam pengembangan UMKM di Indonesia melalui langkah-langkah strategis.

Arya menambahkan, Vending Machine sudah mulai dihadirkan di Kementerian BUMN dan beberapa Kantor BUMN. Tidak hanya itu, Vending Machine juga telah tersedia di infrastruktur publik yang dikelola oleh BUMN, seperti di bandara dan stasiun.

“Setelah vending machine di Pegadaian ini, kita akan masuk ke Pelni agar ada di kapal-kapal yang ada di Pelni. Kita menginginkan UMKM berkembang terus, channel-channel-nya juga semakin banyak. Selain itu, Kementerian BUMN juga mengadakan bazar produk UMKM secara rutin. Tahun ini, yang baru saja kita selenggarakan adalah Festival Jelajah Kuliner Nusantara di Bandung dan Medan serta Karya Nyata Festival di Aceh,” tambah Arya.

Baca Juga  Kesadaran Finansial Meningkat, Gen Z Dominasi Pertumbuhan Nasabah Tabungan Emas Pegadaian

Terkait kebutuhan pelatihan UMKM, Arya menjelaskan, saat ini salah satu BUMN yang bergerak di bidang telekomunikasi, yakni PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) sedang membuat aplikasi yang dapat menentukan kebutuhan pelatihan bagi UMKM. Aplikasi ini rencananya akan diterapkan di tiap-tiap rumah BUMN, sehingga setiap UMKM dapat mengikuti pelatihan sesuai dengan kebutuhannya.

Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN, Loto Srinaita Ginting menyampaikan, bahwa BUMN secara nyata dan konsisten telah memberikan tiga bentuk dukungan terhadap pengembangan UMKM, yaitu dukungan UMKM naik kelas dalam bentuk pembinaan dan pendampingan, dukungan pembiayaan, serta dukungan pemasaran. Dalam hal ini, Vending Machine menjadi terobosan baru dari Kementerian BUMN untuk mendukung UMKM dalam meningkatkan pemasaran dan penjualan produk-produk UMKM.

“Artinya kementerian BUMN bersama BUMN terus menggali kanal-kanal pemasaran yang relevan dan kekinian, dengan harapan semoga produk UMKM yang telah dibina bisa diserap oleh BUMN dan masyarakat umum. Cemilan-cemilan yang ada di Vending Machine juga bisa dimanfaatkan oleh unit kerja BUMN yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada unit kerja TJSL, sebagai snack rapat ataupun keperluan lainnya. Dan, apabila UMKM membutuhkan dukungan pembiayaan, juga tersedia pembiayaan dari bank maupun lembaga non-bank lainnya dari BUMN,” jelas Loto.

Loto juga berpesan kepada UMKM agar dapat terus meningkatkan kualitas produk dan kapasitas usaha sehingga dapat memenuhi order dari BUMN, khususnya BUMN yang menjadi pembina. Dengan demikian, kualitas UMKM dapat sesuai dengan standar yang ditetapkan BUMN.

Sementara itu, PT Pegadaian akan mengadakan Vending Machine UMKM ini di 12 (dua belas) lokasi wilayah kerja di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan guna memberikan akses yang lebih mudah bagi konsumen untuk membeli produk-produk lokal berkualitas dari UMKM. (gs/bi)

Baca Juga  PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar Gelar Seminar Investasi Emas Kupang

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Wawali Kota Arya Wibawa Apresiasi Donor Darah Tirta Sewakadarma

Published

on

By

tirta sewakadarma
TINJAU DONOR DARAH: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa meninjau langsung pelaksanaan kegiatan donor darah yang diselenggarakan serangkaian HUT ke-29 Perumda Tirta Sewakadarma dan juga Bulan Bung Karno VIII, di Gedung DNA, Selasa (23/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa meninjau langsung pelaksanaan kegiatan donor darah yang diselenggarakan serangkaian HUT ke-29 Perumda Tirta Sewakadarma dan juga Bulan Bung Karno VIII, di Gedung DNA, Selasa (23/6).

Hadir langsung pada kesempatan itu, Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Wakil Ketua K3S, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan pihak terkait lainnya.

Di sela peninjauan berlangsung, Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan aksi sosial donor darah, yang juga dibarengi penyerahan bantuan kursi roda dan APD, bantuan sembako dan juga bantuan perlengkapan alat masak untuk pencegahan stunting.

Pihaknya menekankan pentingnya kegiatan-kegiatan sosial yang membantu masyarakat dan memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini adalah wujud implementasi Vasudhaiva Kutumbakam. Saya berharap seluruh jajaran di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar dapat terus membuat program-program yang membantu masyarakat, sehingga kita dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Denpasar,” ujar Wawali Arya Wibawa.

Selanjutnya, Wawali Arya Wibawa juga berharap agar kegiatan-kegiatan sosial seperti ini dapat menjadi contoh bagi instansi lainnya untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama.

“Harapannya, dengan adanya kegiatan ini, kemanfaatan akan semakin dirasakan oleh masyarakat Denpasar,” katanya.

Sementara itu, Dirut Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, I Putu Yasa mengatakan, dalam pelaksanaannya kegiatan sosial ini, pihak Tirta Sewakadarma sendiri menggandeng beberapa stakeholder. Antara lain, jajaran Pemerintah Kota Denpasar, Palang Merah Indonesia (PMI), jajaran K3S dan pihak terkait lainnya.

Dikatakannya, adapun bakti sosial ini dikemas dengan pelaksanaan donor darah ini dikemas dengan target 200 kantong darah.

Baca Juga  Pasar Intaran, Ruang Etalase Produk UMKM dan Ekonomi Kreatif Bali Utara

“Melalui kegiatan bakti sosial ini kami jajaran Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma ingin berbagi kasih kepada masyarakat yang membutuhkan darah dan para lansia. Semoga dengan kegiatan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Teken Komitmen Bersama, Pemkot Denpasar Siap Dukung Program Sensus Ekonomi 2026

Published

on

By

sensus ekonomi denpasar
PENANDATANGANAN: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, melakukan penandatanganan Komitmen Bersama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Denpasar terkait Pencanangan pelaksanaan program nasional Sensus Ekonomi 2026 di Gedung DNA, Selasa (23/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Pencanangan pelaksanaan program nasional Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di Kota Denpasar, dituangkan dalam penandatanganan Komitmen Bersama oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Denpasar dan Pemerintah Kota Denpasar yang diwakili oleh Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, di Gedung DNA, Selasa (23/6).

Seperti yang diketahui, kegiatan SE2026 sendiri dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Program ini ditujukan untuk menghimpun data dan informasi terkait aktivitas ekonomi masyarakat serta pelaku usaha.

Pada kegiatan yang juga turut dihadiri jajaran Forkopimda Kota Denpasar itu, Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan program sensus ekonomi sendiri adalah salah satu instrumen penting terkait penyediaan data yang akurat guna mendukung perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

Menurutnya, data yang valid menjadi landasan dalam merumuskan berbagai kebijakan, khususnya di bidang ekonomi, investasi, dan pemberdayaan masyarakat.

“Sensus Ekonomi 2026 adalah salah satu momentum penting yang digunakan untuk menggali data akurat, yang dibutuhkan untuk mendukung penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran,” ungkap Arya Wibawa.

Pada kesempatan itu, Arya Wibawa juga mengimbau seluruh pelaku usaha di Kota Denpasar, untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Kami berharap seluruh pelaku usaha dapat menerima petugas sensus dan memberikan data yang benar demi kepentingan pembangunan daerah,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Denpasar, I Made Juli Ardana mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Denpasar terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, keterlibatan langsung kepala daerah menjadi bentuk dukungan nyata dalam upaya menghasilkan data statistik yang berkualitas.

Baca Juga  Perkuat HKI Pelaku UMKM Bali, Presiden RI Ke-5 Megawati Minta HKI Harus Gencar Disosialiasikan

Juli Ardana juga mengatakan, adapun petugas Sensus yang ada di Kota Denpasar berjumlah lebih dari 500 orang dan tersebar di berbagai wilayah desa/kelurahan, yang berasal dari tenaga dari desa sampai kalangan mahasiswa. Para petugas itu, akan menyasar segmen rumah tangga, dan juga pelaku usaha yang tersebar di seluruh Bali.

“Kemudian hasil Sensus ini akan diolah secara nasional dan lagi setahun siap dirilis hasilnya,” ungkap Juli Ardana. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Transaksi UMKM Tembus Rp 1,445 Miliar, Wagub Giri Prasta Tutup Karangasem Festival 2026

Published

on

By

karangasem festival
TUTUP FESTIVAL: Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, saat menutup secara resmi Karangasem Festival 2026 serangkaian peringatan Hari Jadi Kota Amlapura ke-386 di Taman Budaya Candra Bhuana, Amlapura, Senin (22/6) malam. (Foto: bi)

Karangasem, baliilu.com – Karangasem Festival 2026 mencatat capaian ekonomi yang menggembirakan. Selama empat hari pelaksanaan, transaksi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mencapai Rp 1,445 miliar. Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, saat menutup secara resmi Karangasem Festival 2026 serangkaian peringatan Hari Jadi Kota Amlapura ke-386 di Taman Budaya Candra Bhuana, Amlapura, Senin (22/6) malam.

Dalam sambutannya, Wagub Giri Prasta mengapresiasi penyelenggaraan festival yang tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Kami mendapat laporan dari Bapak Bupati bahwa selama empat hari pelaksanaan festival telah terjadi transaksi lebih dari Rp1 miliar. Ini menunjukkan kegiatan budaya mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat, khususnya UMKM di Karangasem,” ujarnya.

Giri Prasta juga menyampaikan terima kasih kepada panitia yang telah menghadirkan berbagai kegiatan kreatif, lomba-lomba, serta melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam perayaan tersebut.

Menurutnya, Karangasem merupakan contoh daerah yang mampu menjaga keharmonisan antarumat beragama dengan sangat baik. Ia menilai kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Karangasem telah menerapkan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kelima, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Semua insan memiliki kedudukan yang sama. Ini yang saya lihat dan telah diterapkan dengan baik di Kabupaten Karangasem,” katanya.

Giri Prasta juga memberikan penghargaan kepada para seniman Karangasem yang terus menjaga dan mewariskan budaya kepada generasi penerus. Menurutnya, Karangasem telah menunjukkan jati dirinya sebagai salah satu representasi kuat dari semangat dan identitas Bali.

The Spirit of Bali itu ada di Karangasem. Karangasem mampu menunjukkan jati dirinya sebagai kekuatan budaya Bali,” ungkapnya.

Baca Juga  Kesadaran Finansial Meningkat, Gen Z Dominasi Pertumbuhan Nasabah Tabungan Emas Pegadaian

Ia turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Amlapura ke-386 dan Karangasem Festival 2026.

Terkait pembangunan daerah, Giri Prasta menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bali untuk menerapkan konsep One Island, One Management, One Command dalam membangun Bali secara terpadu, termasuk Kabupaten Karangasem.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Bali, saya tutup secara resmi Karangasem Festival 2026 serangkaian Hari Jadi Kota Amlapura ke-386,” tutupnya.

Sementara itu, dalam laporannya, Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, didampingi Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa, menyampaikan bahwa masyarakat telah menyaksikan berbagai kegiatan yang menjadi bagian dari Karangasem Festival 2026 selama beberapa hari terakhir.

Menurutnya, festival tersebut bukan sekadar ajang hiburan dan perayaan. Festival ini juga menjadi ruang ekspresi kreativitas, pelestarian budaya, penguatan ekonomi masyarakat, promosi pariwisata, serta sarana mempererat persatuan dan kebersamaan.

Salah satu indikator keberhasilan Karangasem Festival tahun ini, lanjut Gus Par, adalah meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat. Berdasarkan laporan panitia, selama pelaksanaan festival pada 19–22 Juni 2026, sebanyak 32 pelaku UMKM berhasil membukukan transaksi sebesar Rp 358 juta. Sementara itu, 85 pelaku usaha kuliner mencatat transaksi mencapai Rp 1,087 miliar.

“Dengan demikian, total perputaran ekonomi yang terjadi selama empat hari pelaksanaan Karangasem Festival 2026 mencapai Rp 1,445 miliar,” ungkapnya.

Angka tersebut menunjukkan bahwa festival tidak hanya menjadi sarana hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Karangasem akan terus mendorong agar setiap kegiatan budaya dan pariwisata tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan UMKM, ekonomi kreatif, serta pengembangan pariwisata berbasis budaya yang berkelanjutan.

Baca Juga  Berkolaborasi dengan Munas Perempuan 2024, Diskop UKM dan Perdagangan Badung Gelar Jumat Ceria

Gus Par juga menyinggung tema Hari Jadi Kota Amlapura ke-386, yakni “Tidak Mudah, Tapi Harus Bisa”. Tema tersebut, menurutnya, merupakan refleksi perjalanan panjang masyarakat Karangasem dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Kita menyadari bahwa tantangan pembangunan tidaklah mudah. Namun, dengan semangat gotong-royong, kerja keras, inovasi, dan kebersamaan, berbagai tantangan tersebut dapat kita hadapi dan ubah menjadi peluang untuk kemajuan daerah,” tegasnya.

Pada usia ke-386 tahun, Kota Amlapura telah tumbuh menjadi pusat pemerintahan, budaya, pendidikan, dan ekonomi yang terus berkembang. Sejarah panjang tersebut menjadi modal besar bagi masyarakat Karangasem untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik.

Pada kesempatan itu, Gus Par juga menegaskan bahwa persoalan fasilitas air bersih dan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi tantangan di Karangasem akan terus diupayakan hingga tuntas.

“Meski berat, harus bisa,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan sebagaimana tema tahun ini. Menurutnya, tidak ada tantangan yang tidak dapat dihadapi apabila seluruh pihak bergandengan tangan dan berkolaborasi demi mewujudkan visi pembangunan Karangasem yang AGUNG, yakni Aman, Gigih, Unggul, Nyaman, dan Lohjinawi. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca