Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pendapatan Tembus Rp 11,2 Triliun, DPRD Badung dan Pemerintah Tetapkan Perubahan APBD Badung 2024 sebagai Perda

BALIILU Tayang

:

perubahan apbd badung
TANDATANGI PENETAPAN: Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat menandatangani Penetapan Raperda Perubahan APBD 2024 dan Raperda Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman menjadi Perda di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Rabu, 31 Juli 2024. (Foto: Hms DPRD Badung)

Badung, baliilu.com – DPRD Kabupaten Badung pada Rabu, 31 Juli 2024 menggelar Penutupan Rapat Paripurna, dengan agenda Pengambilan Keputusan dan Penetapan Raperda Perubahan APBD 2024 dan Raperda Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung.

Pada kesempatan tersebut, DPRD Kabupaten Badung bersama Pemerintah Kabupaten Badung sepakat untuk menetapkan Raperda Perubahan APBD Badung Tahun Anggaran 2024 dan Raperda Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman menjadi Peraturan Daerah atau Perda.

Rapat Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Badung Made Sunarta dan Sekwan I Gusti Agung Made Wardika serta anggota DPRD Badung.

Turut hadir, Forkopimda Badung, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa bersama pejabat di lingkungan Pemkab Badung, Pimpinan Instansi Vertikal, Direksi Perusahaan Daerah serta Tenaga Ahli DPRD dan Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Badung.

Sebelum penetapan, pada hari yang sama telah didahului dengan Rapat Paripurna Penjelasan Bupati atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Badung terhadap dua Raperda tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Badung Putu Parwata menyampaikan, bahwa dua Raperda tersebut telah disampaikan Bupati Badung, dalam Rapat Paripurna DPRD dan dilanjutkan dengan pembahasan sesuai mekanisme yang berlaku.

Disebutkan, berdasarkan hasil pembahasan antara DPRD Badung dengan Pemerintah Daerah telah disepakati Raperda Perubahan APBD Badung 2024 dengan jumlah Pendapatan Daerah mengalami peningkatan menjadi Rp 11,2 triliun lebih dan Belanja Daerah juga mengalami peningkatan menjadi Rp 12,1 triliun lebih.

“Kami DPRD Badung bersama Pemerintah telah sepakat dan setuju penetapan Anggaran Perubahan APBD Badung 2024. Jadi, tadi ada dua agenda, yaitu Raperda tentang Perumahan dan Permukiman, kemudian APBD 2024,” kata Putu Parwata.

Baca Juga  Komisi IV DPRD Badung Tinjau Kondisi SD 3 Abiansemal Dauh Yeh Cani

Menurutnya, Raperda Perubahan APBD 2024 dan Raperda Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman dapat disepakati dan ditetapkan menjadi Perda, setelah dievaluasi dan difasilitasi oleh Gubernur Bali.

“Dengan penetapan Perda ini, semoga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kebutuhan masyarakat lebih baik,” kata Putu Parwata.

Oleh karena itu, Putu Parwata memberikan apresiasi atas kinerja Bupati Badung beserta jajarannya, yang berulangkali disampaikan atas keyakinannya mencapai pendapatan Rp 11,2 triliun dan Belanja Daerah menjadi Rp 12 triliun lebih.

Mengingat, Pendapatan Badung dari Pajak Hotel dan Restoran (PHR) akan meningkat drastis, yang dilihat dari jumlah tamu yang datang dan penerbangan juga semakin meningkat, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Oleh karena itu, pihaknya dari DPRD Badung bersama-sama Pemerintah untuk menetapkan dan menjadi Peraturan Daerah (Perda) APBD Perubahan Badung 2024.

Tak hanya itu, dengan capaian tersebut diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan dan kebutuhan masyarakat yang lebih baik lagi.

“Tampaknya beberapa indikator yang bisa meyakinkan Pemerintah kepada kami di DPRD Badung. Jadi, kami Pimpinan dan seluruh Anggota DPRD telah diyakinkan oleh Bupati Badung bersama dengan jajarannya, bahwa pertumbuhan ekonomi Badung itu akan bertumbuh secara signifikan,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyebutkan Pendapatan dan Belanja Daerah pada Anggaran Perubahan APBD 2024 ditarget meningkat cukup tinggi. Hal ini didasari adanya maskapai-maskapai penerbangan baru serta adanya inisiatif dari Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai untuk menambah direct flight atau penerbangan langsung.

Penambahan direct flight untuk mendukung pariwisata berkualitas dan berkelanjutan, yang akan menjangkau pasar-pasar utama dari pariwisata yang berkualitas yaitu Australia, Eropa, Amerika dan Asia.

“Ada penambahan direct flight dari Turki, Uni Emirat Arab dan beberapa maskapai lainnya seperti maskapai penerbangan asal China dan India. Itulah sebagai pertimbangan kita,” kata Bupati Giri Prasta.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Terima Kunja Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution

Selain itu, Bupati Giri Prasta juga menyampaikan apresiasi atas kesungguhan dan kerja keras Pimpinan dan Anggota DPRD Badung, sehingga dapat menyepakati Raperda Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman menjadi Dokumen Definitif yang akan dijadikan Pedoman, dalam rangka mewujudkan kawasan permukiman dengan bangunan rumah tempat tinggal yang layak huni, sehat, aman, harmonis berlandaskan nilai-nilai filsafat Sad Kerthi Loka Bali dan filosofi Tri Hita Karana.

“Hal tersebut sebagai upaya menjaga kelestarian alam, yang berorientasi pada kearifan lokal demi kelangsungan kehidupan di masa mendatang,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

WHDI Denpasar Berikan Pelatihan Banten Otonan bagi Ibu-ibu PKK di Lingkungan Banjar Pegok, Kelurahan Sesetan

Published

on

By

pelatihan banten whdi denpasar
PELATIHAN BANTEN: Pelatihan pembuatan Banten Otonan Ayaban Tumpeng Pitu yang menyasar para wanita Hindu di Kota Denpasar, dihadiri langsung Wakil Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa digelar di Balai Banjar Pegok, Kelurahan Sesetan, Sabtu (9/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar bersama Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Denpasar secara berkelanjutan menggelar pelatihan pembuatan Banten Otonan Ayaban Tumpeng Pitu yang menyasar para wanita Hindu di Kota Denpasar.

Pelatihan yang dihadiri langsung Wakil Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa itu, kali ini digelar di Balai Banjar Pegok, Kelurahan Sesetan, Sabtu (9/5).

Setidaknya, lebih dari 20 orang peserta yang merupakan ibu-ibu PKK Banjar setempat, secara seksama mengikuti setiap materi yang diberikan oleh  narasumber dari WHDI Kota Denpasar

Dalam kesempatan tersebut Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Denpasar Selatan, Ny. Ida Ayu Alit Maharatni Purwanasara menyampaikan, pelatihan ini sengaja digelar untuk memberikan pemahaman mengenai makna dan juga tata cara pembuatan Banten Otonan Ayaban Tumpeng Pitu.

Hal ini lantaran jenis Banten Otonan ini sangat dibutuhkan di setiap enam bulan sekali dalam memperingati hari kelahiran secara agama Hindu.

“Pelatihan pembuatan Banten ini dikhususkan  pada pembuatan Banten Otonan Ayaban Tumpeng Pitu. Hal ini agar para peserta yang mayoritas kaum ibu ini paham tidak saja cara membuat banten, tapi juga pengaplikasiannya serta filosofi dari banten tersebut sesuai dengan Sastra Agama Hindu. Tentu saja dengan bimbingan narasumber berpengalaman dari WHDI,” ujar Ayu Kristi.

Sementara Narasumber Pelatihan Banten dari WHDI Denpasar, Ni Wayan Sukerti  menjelaskan materi yang diajarkan dalam pelatihan membuat Banten kali ini adalah Banten Otonan Ayaban Tumpeng Pitu. Banten ini sendiri terdiri dari Ulun Banten yakni Pejati, Gebogan, Pengambean, Peras Soda, dapetan Pokok, dan  juga terdiri dari Sesayut (Sesayut Pebersihan, Sesayut Sida Purna, Sesayut Pageh Urip) dan Tebasan Pemiak Kala, juga Segehan  Manca Warna, Bayakaonan dan Prayascita.

“Pelatihan ini juga sekaligus akan menjelaskan filosofi dari masing-masing komponen Banten tersebut serta tata cara pengaplikasian dalam upacara otonan itu sendiri,” jelasnya.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Sepakati Percepat Proses Pembahasan APBD

Ditambahkan Sukerti, pelatihan banten kepada masyarakat ini merupakan program rutin tahunan sekaligus menjadi media saling bertukar pikiran dan pengetahuan tentang pembuatan Banten.

“Pelatihan pembuatan Banten ini juga sebagai media saling bertukar pikiran dan berbagi pengetahuan tentang pembuatan Banten,” ucap Sukerti.

Salah satu peserta pelatihan, Nona Debby, menyambut baik dilaksanakannya pelatihan membuat Banten di lingkungannya.

“Kegiatan ini sangat membantu kami para ibu-ibu untuk semakin memahami tata cara pembuatan Banten dan pengaplikasiannya dalam upacara. Karena kita di Bali tidak pernah terlepas dari kegiatan keagamaan,” ungkapnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Jaga Alam Bali Tetap Bersih, Gubernur Koster Ajak Horeka Kelola Sampah Berbasis Sumber

Published

on

By

gubernur koster
BERI ARAHAN: Gubernur Bali Wayan Koster saat memberikan arahan pada acara sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber pada Horeka dan DTW Kota Denpasar, Jumat (Sukra, Keliwon Tolu) 8 Mei 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya, Kota Denpasar. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster yang didampingi Kasubdit Tindak Pidana Lingkungan Hidup, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Antonius Sardjanto, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengajak pelaku Hotel, Restaurant dan Cafe (Horeka) di Kota Denpasar untuk melakukan pengelolaan sampah berbasis sumber, agar Bali bersih dan nyaman untuk dikunjungi sebagai tujuan utama destinasi wisata dunia sesuai visi pembangunan Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang bertujuan menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, dalam Bali Era Baru.

Dalam laporan yang disampaikan Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara bahwa Kota Denpasar memiliki 1.951 Horeka, dimana dari hasil assessment pengelolaan sampah Horeka di Denpasar, baru ada 79 yang telah melakukan pengelolaan sampah organik, dan 44 yang belum melakukan pengelolaan sampah organik.

Hal itu terungkap saat Gubernur Bali Wayan Koster memberikan arahan pada acara sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber pada Horeka dan DTW Kota Denpasar, Jumat (Sukra, Keliwon Tolu) 8 Mei 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya, Kota Denpasar.

Gubernur Koster dalam arahannya menegaskan, Kontribusi pariwisata terhadap pertumbuhan perekonomian Bali sangatlah tinggi, yaitu 66,00 persen.

Jadi posisi Bali, termasuk Kota Denpasar sebagai destinasi wisata dunia harus disyukuri, karena telah memberikan sumber perekonomian bagi masyarakat Bali, sehingga harus dirawat agar bisa berkelanjutan.

Cara merawatnya, tidak saja melalui peningkatan infrastruktur dan menjaga keamanan, namun yang saat ini dihadapi Bali, khususnya Kota Denpasar ialah masalah sampah.

‘’Saya berkepentingan pada acara hari ini, kepada pelaku usaha Horeka agar melihat soal sampah ini dengan bijak. Kalau kita mengelola sampah secara bersama-sama, maka citra pariwisata Bali akan naik, tingkat hunian hotel juga naik dan otomatis yang berbelanja di restaurant dan café juga merasakan dampak positifnya. Selain itu, karyawan akan merasakan penghasilannya, termasuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Pemerintah ikut meningkat,’’ kata Wayan Koster.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Terima Kunja Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution

Lebih lanjut dihadapan 350 pelaku usaha Horeka di Kota Denpasar, Gubernur Koster menyampaikan urusan sampah akan dikerjakan dengan all out, tanpa membedakan urusan Walikota Denpasar dan Bupati Badung.

Jadi Bali ini harus dikelola secara bersama-sama, supaya cepat selesai masalahnya.

‘’Apa yang dibutuhkan pak Walikota, Saya dukung, baik itu soal lahan maupun mesin pengolahan sampahnya. Terbaru, Saya mendukung lahan di Kawasan Embung, Tukad Unda, Klungkung untuk menempatkan cacahan sampah organik Kota Denpasar. Saya juga sudah simak, Pak Walikota Denpasar sudah komprehensif melibatkan Kepala OPD, Pegawai, lembaga pendidikan termasuk anak-anak sekolah untuk melakukan pengelolaan sampah berbasih sumber. Sekarang kami mengajak Horeka di Denpasar untuk ikut melakukan upaya ini guna menjaga alam Bali ini bersih, karena Bali merupakan destinasi wisata dunia,’’ jelas Koster sembari menugaskan Dinas Pariwisata untuk melakukan pengecekan pengelolaan sampah ke Horeka.

Gubernur Koster mengatakan Bali sudah mempunyai pola pengelolaan sampah dari hulu, tengah, dan hilir.

Untuk di hilir, harus mendapatkan prioritas utama dalam Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL). Bapak Presiden RI punya perhatian luar biasa untuk Bali, dengan demikian semua di Bali bertekad pada tahun 2028, Bali ini sudah bersih dari sampah.

‘’Sekarang kita tinggal berjuang bersama melakukan pengelolaan sampah dengan cara memilah dan jangan buang sampah sembarangan. Supaya tidak kena hukum, jangan melanggar,’’ tegas Gubernur Bali.

Sementara Kasubdit Tindak Pidana Lingkungan Hidup, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Antonius Sardjanto mendorong semua stakeholder termasuk masyarakat dan pelaku usaha Horeka agar melakukan pengelolaan sampah. Ada lima hal yang perlu dilakukan bersama dalam mengatasi masalah sampah ini, yaitu pertama Perubahan perilaku masyarakat dan industry; Kedua, harus adanya sarana dan prasarana pengelolaan sampah, Recycle Centre, Bank Sampah; Ketiga, adanya anggaran pengelolaan sampah; Keempat, jangan sampai tidak ada SDM pengelola sampah yang bertanggungjawab di TPA; dan Kelima Penegakan Hukum.

Baca Juga  Badung Peringati Hari Bela Negara Ke-75

‘’Apabila dari satu sampai empat itu tidak jalan, maka penegakan hukum ini paling awal akan dilakukan sesuai UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” tegasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

1 Malam Hilang, Lansia Ditemukan Selamat Dalam Keadaan Linglung

Published

on

By

nenek hilang di nusa penida
DITEMUKAN: Seorang nenek lanjut usia akhirnya ditemukan selamat setelah semalaman hilang di sekitaran ladang, Banjar Kaja, Desa Sakti, Nusa Penida, Jumat (8/5/2026). (Foto: Hms SAR)

Nusa Penida, Klungkung, baliilu.com – Seorang nenek lanjut usia ditemukan selamat setelah semalaman hilang di sekitaran ladang, Banjar Kaja, Desa Sakti, Nusa Penida, Jumat (8/5/2026). Ni Wayan Gayatri (75) meninggalkan rumah untuk mencari pakan ternak pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 16.00 Wita. Perkiraan lokasinya berada di sebelah barat rumah korban yang berjarak kurang lebih 1 KM. Namun hingga pukul 18.00 Wita korban belum kembali ke rumah.

Pihak keluarga bersama tim SAR gabungan awalnya sudah melakukan pencarian hingga petang, pukul 23.00 Wita dengan hasil nihil. “Karena jarak pandang terbatas maka dilanjutkan pagi hari,” jelas Cakra Negara, Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida.

Pagi tadi operasi SAR kembali dilanjutkan, dengan melibatkan unsur SAR dari unit siaga SAR Nusa Penida (4 personel), Polsek Nusa Penida (1 personel), Babinsa (1 personel), Bhabinkamtibmas (1 personel) dan pihak keluarga korban serta masyarakat setempat. Penyisiran yang dilakukan dari pukul 07.00 Wita.

“Pencarian dimulai dari tempat biasa korban mencari makan sapi, kita menyisir memasuki hutan,” terangnya. Petunjuk awal ditemukan di sebelah barat lokasi biasa korban mencari pakan ternak, dimana ada dedaunan yang tertumpuk rapi dan batang pengait. Selanjutnya tim SAR gabungan menyisir secara menyebar.

Pada pukul 08.20 Wita diperoleh informasi dari anak korban bahwa terlihat perempuan yang berjalan dari arah hutan dengan kondisi seperti linglung. Setelah didekati ternyata benar perempuan itu adalah korban hilang yang sedang dicari. Posisi penemuan berada kisaran 1 KM sebelah selatan dari lokasi penemuan pakan ternaknya. Kemudian ia langsung dibawa pulang ke rumah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Pansel Wawancara Calon Direksi Perumda Pasar dan Pangan MGS
Lanjutkan Membaca