Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Giri Prasta Hadiri Pengajian Muslimat NU dan Kunjungi Pondok Pesantren Thariqul Mahfudz

BALIILU Tayang

:

Bupati Giri Prasta
HADIRI PENGAJIAN: Bupati Nyoman Giri Prasta saat menghadiri acara Pengajian Muslimat NU se-Kecamatan Melaya, sekaligus mengunjungi Pondok Pesantren Thariqul Mahfudz, Minggu (4/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri acara Pengajian Muslimat NU se-Kecamatan Melaya, Minggu (4/8) di Masjid Jami Nurul Huda Melaya. Turut hadir dalam kesempatan ini Tausiyah K.H. M Syakur, tokoh masyarakat I Made Kembang Hartawan, IGN Patriana Krisna, Ketut Suastika, Kepala BPKAD Badung Ida Ayu Istri Yanti Agustini, Camat Melaya beserta unsur Tripika, Kepala KUA Kecamatan Melaya, Perbekel Desa Melaya serta tokoh masyarakat dan Muslimat NU se-Kecamatan Melaya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Giri Prasta membantu secara pribadi kepada Aprah Wanita, Aprah Remaja, Tingklik, Anak-anak Santri, Penari Ibu-ibu, Paduan Suara, Banser, Pecalang masing-masing Rp 5 juta, sedangkan untuk Penyanyi Muslimat Rp 1 juta dan Ibu Ida Rp 5 juta.

Dalam sambutannya, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan, sebagai umat beragama dirinya mengajak semua yang hadir untuk memanjatkan doa dan puji syukur ke hadirat Allah SWT/Tuhan Yang Maha Esa karena bisa berkumpul bersama dalam keadaan sehat dalam acara pengajian.

“Saya selaku pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Badung menyambut baik diselenggarakannya acara Pengajian atau Doa bersama dan semoga melalui Doa bersama ini kita senantiasa diberikan perlindungan dan tuntunan serta berkah dari Allah SWT/Tuhan Yang Maha Esa, sehingga kita bisa hidup dalam suasana penuh kedamaian dan kebersamaan dalam keberagaman,” ungkapnya.

Bupati Giri Prasta sangat bangga dan terharu saat berbicara tentang hubungan manusia dengan Tuhan. Tuhan Yang Maha Kuasa/Allah SWT telah mampu dicontohkan oleh muslimat NU Khususnya yang ada di Kecamatan Melaya, Jembrana. “Saya bangga dan tegak lurus, saya ini memang manut dengan NU, karena NU dibutuhkan oleh Negara, tidak dipanggil pun pasti turun untuk menyelesaikan urusan negara. Itulah kebanggaan saya khususnya kepada Muslimah sehingga kami terapkan Empat Pilar Kebangsaan yakni UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan Pancasila. Salah satu Pancasila Sila Kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia yang artinya semua insan sama dapat dan sama rasa, jadi yang beda jangan sekali-kali kita paksa untuk sama, tapi yang sama jangan kita beda-bedakan,” ucapnya.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Upacara ‘’Melaspas’’ di Pura Dalem Desa Adat Batunya Tabanan

Sementara itu Ketua Panitia Pengajian Muslimat NU Kecamatan Melaya Siti Nur Idawati mengucapkan puji syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Badung atas kehadirannya dalam acara pengajian. Pengajian Muslimat NU se-Kecamatan Melaya bertemakan “Menjadikan Muslimat NU Sebagai Kader Moderasi Perwujudan Islam Rahmatan Lil Alamin”.

“Dapat kami sampaikan pengajian kali ini memang kita lihat agak berbeda dengan pengajian biasanya, karena pengajian kali ini kita menghadirkan Bapak Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang saat ini sangat populer di kalangan masyarakat Bali pada umumnya dan Jembrana Khususnya. Kehadiran beliau memberikan semangat dan kebanggaan tersendiri bagi seluruh peserta pengajian, ini membuktikan betapa daya tarik Bapak Giri Prasta sangat luar biasa, dan semoga kehadiran beliau beserta seluruh rombongan, pengajian kita pada hari ini lebih memberikan makna dan keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa yang hadir dalam pengajian muslimat kali ini adalah seluruh Jamaah Muslimat se-Kecamatan Melaya yang terdiri dari 26 anak ranting atau sekitar 1.700 jamaah muslimat yang hadir, ditambah undangan lain dari seluruh Takmir Masjid se-Kecamatan Melaya, Pengasuh-pengasuh Pondok Pesantren, Parade penyambutan baik anak-anak, remaja dan tim kesenian serta keamanan.

“Dalam kesempatan kali ini, kami menyampaikan pengajuan proposal dana hibah melalui Program Badung Angelus Buana. Program ini diharapkan dapat membantu pembangunan Masjid di Kecamatan Melaya, sehingga dapat meningkatkan fasilitas ibadah bagi masyarakat setempat,” jelasnya.

Seusai menghadiri acara Pengajian Muslimat NU, Bupati Nyoman Giri Prasta mengunjungi Pondok Pesantren Thariqul Mahfudz Sumbersari, Kecamatan Melaya dan bertemu dengan Kyai Ahmad Marzuki serta anak-anak Pesantren. Bupati Giri Prasta secara pribadi membantu Pondok Pesantren sebesar Rp 20 juta yang diterima oleh Kyai Ahmad Marzuki dan kepada Hadrah sebesar Rp 5 juta serta kepada Rebana Rp 5 juta.

Baca Juga  Bupati Nyoman Giri Prasta Resmikan Layanan IPWL RSD Mangusada

Kyai Ahmad Marzuki, mengucapkan selamat datang atas kehadiran Bupati Badung Nyoman Giri Prasta bersama undangan lainnya bersedia hadir di Pondok Pesantren. “Pondok Pesantren Thariqul Mahfudz asli Bali, karena Nenek Moyang sebelum Kemerdekaan sudah di Bali dan saya juga lahir di Bali di ujung barat dan keberadaan kami disini adalah 100% Santri dari Bali yang begitu sangat luar biasa bahagianya menyambut kedatangan Bapak disini, mudah-mudahan dengan kehadiran Bapak disini bisa membantu kami untuk pembangunan Pondok Pesantren yang lebih bagus dari ini,” harapnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp 3,091 Miliar

Published

on

By

Stand UMKM Buleleng Festival 2026
Suasana stand UMKM pada pelaksanaan Buleleng Festival 2026. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pelaksanaan Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Minggu (23/8). Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini berhasil mencatatkan perputaran ekonomi sebesar Rp 3,091 miliar lebih. Diperkirakan sampai akhir kegiatan, perputaran ekonomi mencapai Rp 3,6 miliar lebih.

Angka tersebut menjadi bukti nyata bahwa produk UMKM lokal Buleleng sangat digemari masyarakat, wisatawan domestik maupun mancanegara. Buleleng Festival 2026 diikuti sebanyak 105 UMKM lokal dari berbagai sektor, antara lain kriya, kuliner, olahan pangan, dan fashion. Para pelaku usaha tersebut tersebar di tiga zona, yakni Zona A sebanyak 48 tenan, Zona B sebanyak 38 tenan, dan Zona C sebanyak 19 tenan.

“Selama enam hari ini masyarakat telah menyaksikan dan merasakan kekayaan seni, budaya, kuliner, dan kreativitas warga Buleleng yang memancarkan energi positif bagi pariwisata dan perekonomian daerah,” ujar Bupati Sutjidra.

Dari sisi ekonomi, Bupati menegaskan festival ini membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM untuk menampilkan produk kreatif dan kuliner khas Buleleng. Selain itu juga memperkuat jaringan pasar dan memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk berkarya. Sementara dari sisi budaya, pemerintah daerah berhasil memfasilitasi pelestarian dan inovasi, di mana tradisi bertemu kreativitas modern sehingga budaya Buleleng tetap relevan dan hidup.

Bupati Sutjidra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, seniman, komunitas, pelaku usaha, hingga aparat keamanan dari Polres Buleleng dan Kodim 1609/Buleleng. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh perangkat daerah, Kelian Desa Adat Buleleng, Prajuru Banjar Adat, sponsor, relawan, dan seluruh pengunjung yang telah menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama festival berlangsung.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Serahkan 708 Unit Bantuan Rumah Layak Huni di Badung

“Terima kasih kepada seluruh pengunjung Buleleng Festival yang telah menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan lingkungan, sehingga Buleleng Festival tahun 2026 dapat berjalan nyaman, aman, tertib dan asri,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membawa semangat “Uriping Rasa” ke kehidupan sehari-hari: terus melestarikan budaya, saling menghargai, memperkuat gotong royong, dan mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan. Pemkab Buleleng juga berkomitmen akan terus mendukung pengembangan kebudayaan dan ekonomi kreatif melalui program-program yang berpihak kepada pelaku seni dan UMKM.

“Semoga hasil dan semangat festival ini memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat Buleleng,” tutup Bupati Sutjidra. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Cegah Kriminalitas dan Trek-trekan, Polsek Dentim Intensifkan Patroli Subuh di Wilayah Denpasar

Published

on

By

Personel Polsek Denpasar Timur melaksanakan patroli subuh di kawasan Renon dan sekitarnya untuk cegah gangguan Kamtibmas.
PATROLI: Polsek Denpasar Timur (Dentim) mengintensifkan kegiatan patroli subuh di sejumlah wilayah yang dinilai rawan gangguan Kamtibmas, Senin (24/8/2026) dini hari. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif pada waktu dini hari, Polsek Denpasar Timur (Dentim) mengintensifkan kegiatan patroli subuh di sejumlah wilayah yang dinilai rawan gangguan Kamtibmas, Senin (24/8/2026) dini hari.

Dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Iptu I Ketut Sudarsana, S.H.,M.H., patroli menyasar sejumlah lokasi, di antaranya kawasan Renon, Jalur 11, Bundaran Renon, Lapangan Bajra Sandhi, Kantor KPU di Jalan Raya Puputan Renon, serta seputaran Jalan Tohpati.

Dalam kegiatan tersebut, personel melaksanakan patroli preventif sekaligus pemantauan terhadap aktivitas masyarakat, khususnya anak-anak muda yang masih berkumpul hingga dini hari. Petugas juga memberikan imbauan Kamtibmas agar tidak mengkonsumsi minuman beralkohol, tidak melakukan aksi trek-trekan, serta mengajak masyarakat untuk kembali ke rumah masing-masing demi menjaga keamanan dan ketertiban.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., mengatakan kegiatan patroli secara rutin dan preventif akan terus ditingkatkan, khususnya pada jam-jam rawan, sebagai upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas.

“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi kriminalitas, trek-trekan maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu Kamtibmas. Kami mengimbau masyarakat, khususnya anak muda, agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Perayaan HUT ST Wana Santhi Desa Adat Semanik
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bangkitkan Semangat Anak-anak Korban Gempa, Kapendam IX/Udayana Turun Langsung Dampingi Trauma Healing di Manggarai

Published

on

By

Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution berinteraksi dengan anak-anak korban gempa di posko pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
TRAUMA HEALING: Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution turut hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, melaksanakan trauma healing khususnya anak-anak di posko pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, pada Senin (24/8/2026). (Foto: Pendam IX)

Manggarai, NTT, baliilu.com – Pascabencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), prajurit Kodam IX/Udayana terus menunjukkan komitmen dan kepedulian dalam membantu masyarakat terdampak. Tidak hanya dalam penanganan kondisi darurat, prajurit juga hadir memberikan dukungan sosial dan psikologis guna membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.

Berbagai upaya dilakukan jajaran Kodam IX/Udayana, mulai dari menyiapkan posko pengungsian, memberikan pelayanan kesehatan, mendirikan dapur lapangan, hingga menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat, termasuk menjangkau warga di wilayah pelosok dan lokasi yang sulit diakses. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk senantiasa hadir dan membantu masyarakat dalam setiap situasi, khususnya ketika menghadapi bencana.

Sejalan dengan upaya tersebut, Prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 834/WM pada Senin (24/8/2026) melaksanakan kegiatan pembersihan Posko Pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, bersama warga setempat. Kegiatan dilakukan secara gotong-royong untuk menciptakan lingkungan pengungsian yang bersih dan sehat sekaligus meminimalkan risiko munculnya berbagai penyakit selama masyarakat masih berada di lokasi pengungsian.

Tidak berhenti pada aspek kebersihan lingkungan, prajurit Yonif TP 834/WM juga melaksanakan kegiatan trauma healing bagi para korban bencana, khususnya anak-anak. Melalui permainan, interaksi, dan berbagai kegiatan yang membangun suasana positif, prajurit berupaya membantu mengurangi rasa takut dan kecemasan yang dialami masyarakat, sekaligus menumbuhkan kembali semangat dan rasa percaya diri setelah menghadapi bencana.

Di tengah-tengah kegiatan tersebut, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution turut hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, khususnya anak-anak di posko pengungsian. Kapendam memberikan motivasi serta mengajak anak-anak untuk tetap bersemangat, bermain, dan tidak larut dalam kesedihan akibat bencana yang mereka alami.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Serahkan 708 Unit Bantuan Rumah Layak Huni di Badung

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan, penanganan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga bagaimana memastikan kondisi psikologis masyarakat, terutama anak-anak, mendapat perhatian.

“Pascabencana, kebutuhan masyarakat bukan hanya makanan, tempat tinggal dan pelayanan kesehatan. Kita juga harus memberikan perhatian terhadap kondisi psikologis mereka, khususnya anak-anak. Karena itu, kegiatan trauma healing menjadi bagian penting untuk membantu mengembalikan rasa aman, keceriaan dan semangat mereka,” ujar Kapendam.

Menurutnya, keterlibatan prajurit dalam berbagai kegiatan di posko pengungsian merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kebersihan lingkungan, pelayanan kesehatan, distribusi bantuan hingga pendampingan psikologis dilaksanakan secara terpadu agar masyarakat dapat melalui masa pemulihan dengan lebih baik.

“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa mereka tidak sendiri. Prajurit Kodam IX/Udayana akan terus hadir bersama masyarakat, membantu sesuai kemampuan dan kewenangan yang dimiliki. Semangat gotong-royong seperti yang kita lihat hari ini menjadi kekuatan penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana,” tegasnya.

Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan semangat Kemanunggalan TNI dan rakyat, di mana prajurit bersama masyarakat bahu-membahu menjaga lingkungan, memberikan dukungan dan membangun kembali optimisme di tengah situasi pascabencana. Kehadiran prajurit di posko pengungsian diharapkan tidak hanya memberikan bantuan secara nyata, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan keyakinan bahwa masyarakat terdampak akan terus mendapatkan perhatian hingga proses pemulihan berjalan secara optimal. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca