Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dampingi Kakao, Kelapa Genjah Disiapkan Menjadi Komoditi Pertanian Unggulan Jembrana

BALIILU Tayang

:

komoditi pertanian unggulan jembrana
PEMBAGIAN BIBIT: Bupati Jembrana saat menghadiri pembagian bibit pada Gerakan Penanaman Kelapa Gumi Banten (Nyuh Gading) Upakara Usada di Subak Abian Kerta Bakti, Banjar Kantulampa, Desa Manistutu, Jumat 2/8/2024. (Foto: jembranakab.go.id)

Jembrana, baliilu.com – Kakao dan Kelapa menjadi komoditi pertanian unggulan Kabupaten Jembrana. Selain pengembangan kakao, Bupati Jembrana I Nengah Tamba juga fokus mengembangkan kelapa dengan membagikan bibit pada Gerakan Penanaman Kelapa Gumi Banten (Nyuh Gading) Upakara Usada di Subak Abian Kerta Bakti, Banjar Kantulampa, Desa Manistutu, pada hari Jumat (2/8/2024).

Total 11.000 Bibit kelapa dan 33.000 ton Pupuk yang dibagikan di 17 subak yang ada di Jembrana. Bantuan ini bersumber dari Kementrian Pertanian yang merupakan hasil dari pengajuan proposal oleh Bupati Jembrana. Selain bibit kelapa, untuk tahun 2024 masih ada 100.000 bibit kakao yang akan diberikan oleh Kementrian Pertanian. Sedangkan untuk tahun 2025 akan turun 25.000 bibit kelapa dan 400.000 bibit kakao.

Bupati Tamba menjelaskan bahwa kelapa dan kakao adalah produk pertanian unggulan di Kabupaten Jembrana. Kelapa dan kakao di Jembrana memiliki kualitas yang baik karena letak geografis yang mendukung untuk ekosistem kelapa dan kakao. Oleh karena itu, Bupati Tamba fokus untuk mengembangkan kedua komoditi ini dengan memohon bantuan di Kementrian Pertanian.

“Saya harap para petani merawat dan menjaga dengan baik agar bibit ini bisa menghasilkan buah yang berkualitas sehingga mampu menopang perekonomian para petani,” ujar Tamba, dikutip dari jembranakab.go.id.

Sementara itu Komang Jaya Wista selaku Kelian Subak Abian Kerta Bakti, Banjar Kantulampa, Desa Manistutu, mengungkapkan rasa syukur karena telah diberi bantuan oleh Bupati Jembrana.

“Saya ucapkan terimakasi kepada bapak Bupati Jembrana atas bantuan bibit kelapa kepada para petani di Jembrana khususnya di Desa Manistutu. Saya harap untuk tahun depan, petani di desa Manistutu mendapat alokasi bibit coklat lebih banyak,” ungkap Jaya. (gs/bi)

Baca Juga  Bupati Jembrana Lantik 941 PPPK Pemkab Jembrana

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Semarakkan HUT Ke-81 RI, BKOW Bali dan GOW Se-Bali Adu Kekompakan dalam Lomba Ngejuk Kucit

Seniasih Giri Prasta: Jaga Kebersamaan dan Semangat Pengabdian

Loading

Published

on

By

Ketua Umum BKOW Provinsi Bali Ny. Seniasih Giri Prasta menyerahkan piala bergilir kepada GOW Kabupaten Tabanan di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar.
SERAHKAN PIALA: Ketua Umum BKOW Provinsi Bali Ny. Seniasih Giri Prasta menyerahkan piala bergilir kepada GOW Kabupaten Tabanan dalam rangka lomba memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang berlangsung di lapangan Barat Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu (15/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Suasana penuh keceriaan mewarnai Lapangan Barat Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu (15/8), saat anggota Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) kabupaten/kota se-Bali mengikuti berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Salah satu perlombaan yang paling menarik perhatian adalah ngejuk kucit atau menangkap anak babi. Dalam lomba ini, masing-masing kabupaten/kota mengikutsertakan dua peserta dari unsur GOW dan organisasi perangkat daerah (OPD). Dengan mata ditutup menggunakan kain, para peserta harus berusaha menangkap kucit yang dilepas di arena perlombaan.

Keseruan pun tak terhindarkan. Para peserta harus mengandalkan pendengaran dan arahan rekan satu tim untuk menemukan kucit, sementara sorak-sorai peserta lainnya semakin menyemarakkan suasana.

Ketua Umum BKOW Provinsi Bali Ny. Seniasih Giri Prasta mengatakan, perlombaan tersebut bukan semata-mata untuk memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan dan menjaga semangat anggota organisasi perempuan di seluruh Bali.

“Saya sangat bersyukur kita berada dalam organisasi yang anggotanya berasal dari berbagai kalangan, dengan keahlian dan kesibukan yang berbeda-beda. Karena itu, kesempatan ini mari kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk melepas penat dari aktivitas masing-masing sekaligus mempererat kebersamaan,” ujar Seniasih Giri Prasta.

Menurutnya, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat anggota BKOW dan GOW untuk terus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

“Lomba ini menjadi momentum untuk menjaga semangat dalam mengabdi dan memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan secara nyata. Mari kita jaga kekompakan yang terbangun hari ini dan terus kita pertahankan ke depannya,” imbuhnya.

Baca Juga  Sekda Jembrana Buka Gerak Jalan Kreasi Tingkat SD

Selain lomba ngejuk kucit, kemeriahan HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga diisi dengan lomba yel-yel antar-GOW kabupaten/kota, balap karung estafet, serta lomba memasak berbahan dasar ikan.

Khusus lomba memasak, penggunaan ikan sebagai bahan utama sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal dan membiasakan keluarga mengonsumsi ikan. Selain mudah diolah menjadi beragam menu yang sesuai dengan cita rasa lokal, ikan juga merupakan sumber protein dan berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, khususnya untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Melalui rangkaian perlombaan tersebut, BKOW Provinsi Bali berharap semangat peringatan kemerdekaan tidak berhenti pada kemeriahan semata, tetapi juga mampu menumbuhkan nilai persaudaraan, toleransi, kerja sama, kekompakan, dan kepedulian sosial di antara anggota GOW kabupaten/kota se-Bali.

Dalam hasil perlombaan, GOW Kabupaten Bangli keluar sebagai pemenang lomba yel-yel, sedangkan GOW Kabupaten Badung menjuarai balap karung estafet. Untuk lomba ngejuk kucit, juara diraih GOW Kota Denpasar, sementara GOW Kabupaten Klungkung menjadi pemenang lomba memasak pepes ikan.

Adapun piala bergilir BKOW dalam rangkaian perlombaan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diraih GOW Kabupaten Tabanan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Pimpin Rakor Peningkatan Kualitas Pelayanan Bandara Ngurah Rai

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster memimpin Rapat Koordinasi Peningkatan Kualitas Pelayanan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
RAKOR: Gubernur Bali Wayan Koster memimpin Rapat Koordinasi Peningkatan Kualitas Pelayanan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, pada tanggal 15 Agustus 2026. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster memimpin Rapat Koordinasi Peningkatan Kualitas Pelayanan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, pada tanggal 15 Agustus 2026 di Kantor PT Angkasa Pura.

Rakor dihadiri oleh semua instansi penyelenggara pelayanan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, yaitu GM Angkasa Pura, Kepala Imigrasi, Kepala Otoritas Bandara, Kepala Bea Cukai, dan unsur lainnya. Rakor ini merupakan kelanjutan Rakor sebelumnya yang dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 2025 dan 28 Desember 2025.

Rakor dilaksanakan untuk melaksanakan evaluasi penyelenggaraan pelayanan di Terminal Kedatangan Internasional yang berkaitan dengan ground handling, keimigrasian, bagasi/ban berjalan, bea cukai, sistem komunikasi, keamanan, kelistrikan, toilet, kebersihan, fasilitas ruang tunggu, keindahan ruangan, dan hal-hal lain.

Rakor pertama tanggal 23 Agustus 2025, dilaksanakan karena Gubernur menerima laporan langsung dari penumpang, bahwa waktu tunggu bagasi terlalu lama (lebih dari 1 jam), waktu antre imigrasi lama, dan waktu pemeriksaan di Bea Cukai cukup lama.

Dalam Rakor, Gubernur Koster melakukan evaluasi menyeluruh dan memberi arahan, meliputi: agar waktu tunggu bagasi diturunkan dari 1,5 jam menjadi 30-45 menit, antrean imigrasi tidak lama, dan percepatan pemeriksaan di Bea Cukai. Selain itu, Gubernur Koster, meminta GM Ngurah Rai agar mengganti ban berjalan di bagasi yang sudah tua, mengganti semua toilet yang sudah tua, menyediakan kursi bagi penumpang yang menunggu bagasi, mengganti furniture tua yang ada di ruang Bea Cukai, menyediakan fasilitas komunikasi, menjaga kebersihan, dan kualitas penerangan. Gubernur Koster, menugaskan agar semua instansi penyelenggara pelayanan untuk membuat model dan langkah-langkah yang harus dilaksanakan guna memperbaiki semua sistem pelayanan dan dilaporkan pada Rakor berikutnya.

Baca Juga  Antisipasi Penyakit pada Ternak, Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana Gelar Pelayanan Kesehatan Hewan Terpadu

Rakor kedua tanggal 28 Desember 2025, semua instansi penyelenggara pelayanan melaporkan kepada Gubernur Bali mengenai perbaikan sistem pelayanan. Gubernur Koster, menyetujui usulan perbaikan pelayanan oleh semua instansi penyelenggara dan memerintahkan untuk dilaksanakan dengan konsisten dan bertanggungjawab.

Rakor ketiga tanggal 15 Agustus 2026, semua instansi penyelenggara pelayanan melaporkan kepada Gubernur Koster hasil yang dicapai setelah melakukan perbaikan sistem pelayanan. Waktu tunggu bagasi untuk pesawat sedang dan kecil berkurang menjadi antara 13-30 menit dan untuk pesawat besar dengan banyak penumpang waktu tunggu bagasi berkurang menjadi 18-40 menit. Waktu antre imigrasi sudah sangat cepat karena telah memakai Auto Gate dan paspor elektronik,

kecuali masih ada beberapa negara yang memakai paspor biasa seperti India. Semua fasilitas Bandara sudah bersih, sudah diprogramkan penggantian toilet yang sudah tua, pengadaan furniture, menambah petugas pelayanan, dan perbaikan lainnya.

Berdasarkan laporan tersebut, Gubenur Koster memberi apresiasi atas upaya keras yang telah dilaksanakan, sehingga terjadi perbaikan yang sangat signifikan dalam pelayanan penumpang. Gubernur Koster, meminta agar layanan yang sudah baik bisa dipertahankan, dan hal-hal yang masih ada kekurangan agar segera dilakukan perbaikan.

Gubernur Koster, menegaskan bahwa Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai adalah pintu terdepan, mempunyai peran yang sangat penting dan strategis dalam penyelenggaraan pelayanan kepada wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik. “Pelayanan harus berkualitas dan berdaya saing mengingat Bali merupakan destinasi wisata utama dunia, Bali sekaligus merupakan etalase utama Indonesia di dunia. Dalam posisi demikian, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai harus berkelas dunia, dengan menerapkan standar kualitas pelayanan berkelas dunia, karena akan menentukan citra Bali dan Indonesia di mata dunia,” ujar Gubernur.

Baca Juga  Sekda Jembrana Buka Gerak Jalan Kreasi Tingkat SD

Sebagai gambaran pada tahun 2025, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melayani kedatangan sebanyak 7,05 juta wisatawan mancanegara (sekitar 45,8% dari total 15,39 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia) dan lebih dari 9 juta wisatawan domestik.

Gubernur Koster, juga menegaskan, bahwa keberadaan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan kualitas penyelenggaraan pelayanan sangat menentukan penyelenggaraan pariwisata Bali yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan dalam menghadapi dinamika kepariwisata dunia. Pariwisata Bali berkontribusi sangat besar, tidak saja untuk pertumbuhan ekonomi Bali, tetapi juga berkontribusi besar juga terhadap pertumbuhan ekonomi dan devisa pariwisata Indonesia. Oleh karena itu, Gubernur Koster, sebagai wakil pemerintah pusat akan terus melakukan rapat koordinasi secara rutin untuk meningkatkan dan/atau mempertahankan kualitas pelayanan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Ketiga Pencarian Kapal Terbakar di Selat Lombok, Tim SAR Kerahkan 3 Kapal dan 1 Helikopter

Published

on

By

Tim SAR gabungan memperluas area pencarian korban terbakarnya KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok.
PENCARIAN: Tim SAR gabungan memperluas area pencarian korban insiden terbakarnya kapal penumpang di perairan Selat Lombok, Jumat (14/8). (Foto: Hms SAR)

Mataram, baliilu.com – Tim SAR gabungan memperluas area pencarian korban insiden terbakarnya kapal penumpang di perairan Selat Lombok, Jumat (14/8). Operasi SAR ini dipusatkan melalui Posko SAR di Pelabuhan Lembar.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi dalam keterangannya menegaskan bahwa seluruh unsur yang terlibat harus bekerja secara maksimal dan terkoordinasi agar proses pencarian dan pertolongan dapat berjalan cepat dan lancar.

“Kami mengerahkan seluruh potensi SAR yang ada, baik personel, alut (alat utama) laut maupun udara, dengan membagi sektor pencarian secara terarah. Sinergi lintas sektoral ini sangat krusial untuk mempercepat penemuan korban di tengah tantangan kondisi perairan,” ujar Muhamad Hariyadi.

Hariyadi menambahkan, untuk memaksimalkan pencarian pada hari ketiga ini, tim SAR gabungan mengerahkan kekuatan alut yang terbagi ke dalam beberapa area pencarian. KN SAR 220 Mataram, KAL Belongas, dan KAL Lembar melaksanakan pencarian di perairan. Sedangkan Helikopter SGi Air Bali didukung Finns Search and Rescue dan personel Kantor SAR Denpasar melakukan pencarian udara. Adapun area pencarian yaitu arah barat daya, selatan, dan sebelah timur dari lokasi kejadian.

Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan, dan Kesiapsiagaan Basarnas, Mayor Jenderal TNI (Mar) Edy Prakoso turut memantau langsung jalannya operasi SAR di lapangan melalui Posko SAR dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur SAR, meliputi Kantor SAR Mataram & Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, Kru SGi Air Bali & Finns Search and Rescue, Ditpolair Polda NTB, KSOP Lembar, BKK Lembar, SROP Lembar, JRP, BPTB, Gapasdap, DVI Biddokkes Polda NTB, Dikes Lobar, RSUD Tripat, RSUD Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, ASDP, serta Puskesmas Jembatan Kembar.

Baca Juga  Jadikan Rekomendasi DPRD Sebagai "Kompas", Bupati Kembang Komitmen Perbaiki Kinerja Jembrana

Selain unsur SAR, pergerakan tim di lapangan juga didukung oleh armada tambahan yang ekstensif, di antaranya KN SAR 220 Mataram, RBB Mataram, RIB 02 Mataram, KN SAR Arjuna, KAL Belongas, KAL Lembar, RIB Nusa Penida, Helikopter Finns SGi Air Bali, KMP Portlink II, KMP Parama Kalyani, Kapal Polair KP XXI – 2015, Yacht Still Here, Yacht No Comment, serta armada ambulans dari RSUD Provinsi NTB.

Satu Korban Selamat Usai Tak Jadi Naik KMP Putri Yasmin, 4 Masih Dicari

​Perkembangan terbaru operasi SAR terbakarnya KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok mencatat perubahan jumlah korban yang hilang. Dari lima orang yang sebelumnya dicari, satu di antaranya dipastikan selamat setelah dikonfirmasi tidak berada di dalam kapal saat insiden terjadi.

​Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menyampaikan keterangan tersebut dalam konferensi pers pada Jumat (14/8) sore. Korban selamat atas nama I Ratu Agung Ayu Sekar (21), warga Mataram, telah dilaporkan kembali ke rumahnya dengan selamat oleh pihak keluarga.

​”Berdasarkan informasi yang diterima Posko SAR, saudari Ayu memang sempat membeli tiket KMP Putri Yasmin sehingga namanya tercatat di manifes. Namun, karena ada perubahan rencana, ia berangkat lebih awal pada 9 Agustus 2026 menggunakan kapal lain,” jelas Hariyadi.

​Dengan adanya kejelasan informasi tersebut, jumlah korban yang masih dalam pencarian Tim SAR gabungan kini tersisa empat orang. Seluruh korban merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), dengan rincian identitas sebagai berikut: ​1. Yasir Arafat (37) — Asal Mataram; ​2. Selvina Rambu Mayi (28) — Asal Sumba; ​3. I Made Sutarjana (55) — Asal Denpasar; dan ​4. Slamet Yulianto (41) — Asal Denpasar.

Baca Juga  Kabupaten Jembrana Raih Penghargaan Praja Anindita Mahottama

​Hariyadi menambahkan, pencarian dihentikan sementara pada Jumat sore dan akan kembali dilanjutkan pada Sabtu pagi untuk memfokuskan pencarian terhadap empat korban yang belum ditemukan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca