Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Lanjutkan Roadshow Aksi Sosial Menyapa dan Berbagi di Penebel dan Kerambitan

BALIILU Tayang

:

menyapa dan berbagi tabanan
MENYAPA DAN BERBAGI: Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, Ketua TP PKK sekaligus Ketua YKI dan K3S Kabupaten Tabanan saat menghadiri kegiatan aksi sosial Menyapa dan Berbagi di Kecamatan Penebel dan Kecamatan Kerambitan, Selasa (13/8). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Dalam upaya untuk lebih memperkuat komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, Ketua TP PKK sekaligus Ketua YKI dan K3S Kabupaten Tabanan, kembali melaksanakan kegiatan aksi sosial Menyapa dan Berbagi. Program ini menargetkan sepuluh Kecamatan di Kabupaten Tabanan yang kali ini berlangsung di Kecamatan Penebel dan Kecamatan Kerambitan, Selasa (13/8).

Target utama dalam aksi sosial ini di masing-masing kecamatan ditujukan bagi 20 orang ibu hamil, 25 balita gizi kurang, 25 orang lansia, 30 orang penyandang disabilitas dan penderita kanker 6 orang, juga ditargetkan bagi 162 kader PKK di Kecamatan Penebel dan 135 orang kader PKK di Kecamatan Kerambitan. Bantuan yang diberikan adalah sembako berupa beras, susu untuk ibu hamil, susu kalsium, kacang hijau, telur dan minyak goreng. Begitupun bantuan kursi roda, alat bantu dengar, tongkat ketiak (kruk), tongkat kaki empat dan walker bagi penyandang disabilitas. Pemberian bantuan ini diharapkan dapat berfungsi sebagai solusi konkret terhadap berbagai kendala yang dihadapi masyarakat Tabanan.

Dalam melaksanakan program ini, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menggandeng beberapa pihak terkait untuk memastikan keberhasilan kegiatan. Kolaborasi erat terjalin dengan Kepala Dinas Sosial P3A, para Camat setempat, Ketua TP PK Kecamatan Penebel dan Kerambitan beserta pengurus, Pengurus YKI Tabanan, dan K3S Tabanan. Sinergi antara berbagai pihak ini bertujuan agar bantuan menyasar lebih tepat kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, juga memperkuat komitmen bersama untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada.

Di sela-sela kegiatan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya mengungkapkan rasa syukurnya atas terlaksananya program ini dan menyampaikan harapan agar bantuan yang diberikan dapat meringankan beban hidup masyarakat yang membutuhkan. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara berbagai instansi pemerintah dan organisasi sosial dalam mengatasi masalah-masalah sosial dan kesehatan di Kabupaten Tabanan.

Baca Juga  Ny. Rai Wahyuni Sanjaya melaksanakan Sosialisasi Kulkul PKK dan Posyandu serta Kunjungi Tempat Pengolahan Sampah Plastik “Bali Harmoni” di Denbantas 

‘‘Dari PKK saya ingin menyosialisasikan masalah stunting, karena itu merupakan program pokok PKK untuk tahun ini. Untuk masalah stunting, saya mengucapkan matur suksema atas sinergi dari semua stakeholder terkait dalam penanganannya, karena atas sinergi ini, saya dan Bapak Bupati diberikan penghargaan oleh pusat. Dinobatkan sebagai Orang Tua Hebat Tingkat Nasional dan juga diberi penghargaan Manggala Karya Kencana, khusus apresiasi dari pusat karena dinilai sinergi dari PKK dan Pemerintah, juga semua stakeholder telah berhasil menurunkan angka stunting di Tabanan secara signifikan,” papar Bunda Rai.

Untuk diketahui bersama, angka stunting di Kabupaten Tabanan saat ini 6,3% turun dari tahun lalu yakni 8,2%, dan target selanjutnya yang diinginkan yaitu di bawah 5%. Bunda Rai berharap sinergi ini tidak berhenti sampai di sini tetapi harus terus berkelanjutan. Sehingga, apa yang kita cita-citakan bersama, yakni agar stunting di Kabupaten Tabanan bisa tuntas atau tidak ada. Penghargaan yang didapatkan, dikatakannya harus mampu memompa semangat untuk lanjut lebih giat lagi dalam menciptakan generasi emas Tabanan yang berkualitas, karena generasi inilah yang akan melanjutkan pembangunan ke depan.

Di kesempatan yang sama, Ny. Astri Manik selaku Ketua TP PKK Kecamatan Penebel, menyambut antusias kegiatan ini. Hal ini dikatakannya sungguh positif dan bermanfaat untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat. Begitu juga yang disampaikan I Putu Adi Supraja selaku Camat Kerambitan yang juga ungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. ‘‘Kami berharap agar kesehatan terus menyertai dan program dapat terus berjalan di Kabupaten Tabanan untuk mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani,‘‘ ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas, Pasien Dilayani Tanpa Dibeda-bedakan

Published

on

By

Presiden Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: BPMI Setpres/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang makin baik, dengan waktu antrean yang lebih singkat, dan pelayanan yang optimal bagi setiap pasien. Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya usai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 28 September 2026.

“Harapan Bapak Presiden tadi di rapat adalah tolong dipastikan bahwa pelayanan BPJS juga ditingkatkan. Antriannya bisa lebih pendek lagi, kalau misalnya ada pasien yang masuk juga bisa dilayani dengan baik,” ujar Menkes.

Menkes menuturkan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian terhadap kesetaraan pelayanan di rumah sakit. Pemerintah memastikan seluruh rumah sakit memberikan pelayanan yang sama kepada peserta BPJS Kesehatan maupun pasien umum.

“Kemudian dipastikan juga bahwa semua rumah sakit-rumah sakit yang ada itu tidak membeda-bedakan antara pasien BPJS dengan pasien bukan BPJS,” kata Menkes.

Dalam rapat tersebut, aspek keberlanjutan pembiayaan BPJS Kesehatan turut menjadi perhatian. Menkes menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan membutuhkan kepastian dari sisi keuangan, dan Kementerian Keuangan telah memberikan kejelasan mengenai keberlanjutan pembiayaan program tersebut dengan tetap memperhatikan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Teman-teman dari BPJS juga menanyakan, Pak kita butuh kepastian dari sisi keuangannya terjaga. Kebetulan di sini juga ada Pak Menkeu, Pak Menkeu juga sudah memberikan kejelasan bagaimana ke depannya BPJS ini selama pelayanannya baik, ke masyarakat baik dan masyarakat juga membutuhkan, keuangannya nanti akan dipastikan terjaga,” ujar Budi.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan peningkatan kualitas layanan perlu dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah perkembangan dalam sistem kesehatan, seperti inflasi medis, pertumbuhan penduduk, pergeseran penyakit, dan peningkatan utilisasi pelayanan.

Baca Juga  Ny. Rai Wahyuni Sanjaya melaksanakan Sosialisasi Kulkul PKK dan Posyandu serta Kunjungi Tempat Pengolahan Sampah Plastik “Bali Harmoni” di Denbantas 

“Kemudian beberapa hal kecil kita akan perbaiki, fraud dalam pelayanan dan ini juga penting perilaku yang volume based. Kita akan geser ke value based,” lanjut Prihati.

Prihati menjelaskan, pergeseran dari pendekatan tersebut menjadi salah satu langkah yang akan dilakukan untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada peserta. Pendekatan tersebut diarahkan agar pelayanan yang diberikan makin sesuai dengan kebutuhan peserta.

“Ini kita akan tegakkan ke depan untuk bisa value based dan itu juga yang kita janjikan untuk memperbaiki kualitas layanan kepada peserta yang lebih sesuai dengan kebutuhan yang tepat sasaran,” kata Prihati. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

RUU APBN 2027 Resmi Disahkan, Pemerintah Pastikan Fiskal Tetap Ekspansif, Kredibel dan Berkelanjutan

Published

on

By

APBN 2027 Resmi Disahkan DPR RI
SAMPAIKAN APBD 2027: Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan dokumen APBN 2027 kepada Ketua DPRRI Puan Maharani saat rapat paripurna DPR RI pada Selasa (29/9). (Foto: Hms Kemenkeu)

Jakarta, baliilu.com – Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2027 secara resmi disahkan menjadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada Selasa (29/9). Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan APBN 2027 dirancang tetap ekspansif, kolaboratif, terarah, dan terukur untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan tetap mempertahankan keberlanjutan fiskal.

“Fiskal harus hadir untuk menjaga momentum pertumbuhan, melindungi masyarakat dengan tetap menjaga kredibilitasnya. Kebijakan fiskal 2027 dirancang tetap ekspansif secara kolaboratif terarah dan terukur, dengan defisit sebesar 2,4 persen terhadap PDB” ungkap Menkeu Suahasil dikutip dari laman kemenkeu.go.id.

Lebih lanjut, dalam APBN 2027 pendapatan negara diperkirakan mencapai Rp3.435,1 triliun, belanja negara diperkirakan sebesar Rp4.106,3 triliun, sedangkan pembiayaan sebesar Rp671,2 triliun dilakukan secara inovatif dan terukur.

Arsitektur APBN 2027 difokuskan pada delapan klaster Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN), yakni kedaulatan pangan; kemandirian energi dan air; pendidikan; kesehatan; hilirisasi dan industrialisasi; infrastruktur, perumahan, dan ketahanan bencana; ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa; serta penurunan kemiskinan. Selain itu, terdapat program pendukung yang mencakup pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, digitalisasi, dan diplomasi ekonomi.

Selain itu, Menkeu Suahasil menegaskan APBN 2027 akan terus merepresentasikan kehadiran negara dalam setiap denyut kehidupan masyarakat antara lain melalui anggaran pendidikan yang dialokasikan sebesar Rp824 triliun, anggaran perlindungan sosial Rp539,7 triliun, serta anggaran ketahanan pangan Rp195,3 triliun.

“Angka-angka ini bukan sekadar target fiskal. Di baliknya terdapat tanggung jawab pemerintah untuk menjaga momentum pembangunan, sekaligus memastikan setiap rupiah dikelola secara hati-hati dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tegas Menkeu.

Baca Juga  Ketua TP PKK Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Acara 2 Tahun Kepemimpinan Jaya-Wira

Menkeu Suahasil mewakili Pemerintah menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPR RI atas dukungan selama proses pembahasan APBN 2027. Menurut Menkeu, pembahasan yang dinamis dan konstruktif antara Pemerintah dan DPR RI membuat arsitektur APBN 2027 semakin matang dan akuntabel.

Dengan APBN yang sehat, kredibel, dan berkelanjutan, Pemerintah berharap APBN 2027 mampu menjaga stabilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengakselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hadirkan Rasa Keadilan, Dasco Setujui Komisi XIII Cek Lapas Cibinong

Published

on

By

Komisi XIII Cek Lapas Cibinong
KONFERESI PERS: Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, saat konferensi pers bersama media selepas Rapat Paripurna DPR RI di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memastikan bahwa Komisi XIII DPR RI akan melakukan tinjauan langsung atas temuan fasilitas istimewa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Bogor dalam waktu dekat. Pengecekan dilakukan untuk mencocokkan temuan di lapangan dengan data dan informasi yang telah diperoleh DPR dalam rapat bersama pemerintah.

Dasco mengatakan Komisi XIII sebelumnya telah melakukan rapat dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait persoalan yang terjadi di lembaga pemasyarakatan tersebut. Dari rapat itu, Komisi XIII memperoleh informasi yang selanjutnya akan diverifikasi melalui kunjungan lapangan.

Menurut Dasco, pengecekan ke Lapas Cibinong diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara informasi yang disampaikan pemerintah dengan kondisi sebenarnya. Pimpinan DPR pun telah memberikan persetujuan agar Komisi XIII melakukan kunjungan tersebut.

“Komisi XIII sudah rapat, kemudian masalah yang ada di lapas itu kami sudah mendapatkan juga informasi dari Komisi XIII bahwa mereka ingin mencocokkan antara data-data yang diberikan pada saat rapat dengan fakta-fakta di lapangan,” kata Dasco dalam konferensi pers bersama media selepas Rapat Paripurna DPR RI di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Kunjungan tersebut, kata Dasco, akan menjadi tindak lanjut DPR atas temuan fasilitas istimewa di Lapas Cibinong. Dengan pengecekan secara langsung, DPR dapat melihat kondisi fasilitas yang menjadi perhatian tersebut sekaligus mencocokkannya dengan data yang telah disampaikan dalam rapat.

Pengecekan juga dilakukan untuk melihat apakah masih terdapat hal-hal lain yang perlu ditindaklanjuti dari temuan tersebut. Hasil kunjungan dapat menjadi bahan bagi Komisi XIII dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan lembaga pemasyarakatan.

Dasco menegaskan pengecekan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mencocokkan data, tetapi juga untuk memastikan tidak terdapat kondisi yang bertentangan dengan rasa keadilan masyarakat.

Baca Juga  Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Sosialisasikan 6 SPM Posyandu di Tabanan

“Oleh karena itu kami dari pimpinan DPR sudah juga memberikan persetujuan untuk Komisi XIII mengunjungi Lapas Cibinong untuk mengecek fakta, data serta kemudian kalau perlu mengungkap hal-hal yang mencederai rasa keadilan di masyarakat,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca