Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bunda Rai Perkuat Sinergi dengan TP PKK Provinsi Bali, Aksi Bergerak dan Berbagi Tahap II Sasar Tiga Kecamatan di Tabanan

BALIILU Tayang

:

Ketua TP PKK Rai Wahyuni Sanjaya menghadiri Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi Tahap II bersama TP PKK Provinsi Bali di Kabupaten Tabanan.
HADIRI AKSI SOSIAL: Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, saat hadiri Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi Tahap II Tahun 2026 menyapa masyarakat di tiga kecamatan di Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen memperkuat kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui kolaborasi nyata antara TP PKK Kabupaten Tabanan dan TP PKK Provinsi Bali. Pagi itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, hadir langsung dalam Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi Tahap II Tahun 2026 menyapa masyarakat di tiga kecamatan di Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7), sekaligus mempertegas sinergi lintas daerah dalam menghadirkan manfaat langsung bagi warga.

Kegiatan tersebut merupakan program yang diinisiasi TP PKK Provinsi Bali dan dilaksanakan secara terpadu di tiga lokasi, yakni Wantilan Pura Luhur Pucak Padang Dawa, Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Wantilan Pura Luhur Pucak Petali, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, serta Wantilan Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, pada kesempatan itu diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata. Turut hadir jajaran pengurus TP PKK Provinsi Bali, kepala perangkat daerah terkait Provinsi Bali dan Kabupaten Tabanan, jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Tabanan, Plt. Camat Baturiti, Camat Penebel dan Camat Kerambitan, serta Ketua TP PKK kecamatan terkait dan juga para Perbekel desa setempat.

Sebanyak 50 penerima bantuan di masing-masing lokasi menjadi sasaran kegiatan yang terdiri atas 10 lansia, 10 ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK), 10 penyandang disabilitas, 10 balita gizi kurang, dan 10 kader PKK kurang mampu. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako berisi beras, telur, susu, biskuit, snack gandum, kopi, gula pasir, minyak goreng, susu bagi ibu hamil dan balita, serta tambahan multivitamin.

Baca Juga  Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Lanjutkan Roadshow Aksi Sosial Menyapa dan Berbagi di Penebel dan Kerambitan

Selain penyaluran bantuan, kegiatan juga dirangkaikan dengan pelayanan kesehatan umum dan dokter spesialis oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali bekerja sama dengan RS Bali Mandara dan puskesmas setempat, pelayanan vaksinasi rabies, serta demo memasak pangan bergizi oleh Bali Chef Community bersama Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali.

Mewakili sambutan Ketua TP PKK Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Kabupaten Tabanan atas sinergi yang telah terjalin sehingga pelaksanaan program dapat berjalan dengan baik. Ia menegaskan, PKK merupakan mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan partisipasi masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan beserta jajaran yang telah bersinergi menyediakan tempat dan menghadirkan para penerima manfaat. Melalui kegiatan Bergerak dan Berbagi ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya serta mampu membangkitkan semangat gotong-royong dan potensi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan mencapai sekitar 4,5 ton beras, 9.000 butir telur, dan 300 kotak susu. Selain itu, TP PKK Provinsi Bali juga terus menggulirkan berbagai program lain sepanjang tahun 2026, di antaranya Pasar Rakyat, Kulkul PKK dan Posyandu, hingga rangkaian lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan kreativitas masyarakat.

Sementara itu, Bunda Rai menyampaikan rasa syukur atas kembali terlaksananya Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi Tahap II di Kabupaten Tabanan. Menurutnya, kolaborasi antara TP PKK Kabupaten Tabanan dengan TP PKK Provinsi Bali menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dalam menghadirkan pelayanan dan kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga  Wisuda Kader BKB Tabanan Kelas Orang Tua Hebat

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Ketua TP PKK Provinsi Bali beserta seluruh jajaran atas perhatian dan bantuan yang kembali diberikan kepada masyarakat Tabanan. Program ini sangat bermanfaat karena tidak hanya menghadirkan bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga pelayanan kesehatan, vaksinasi rabies, hingga edukasi melalui demo memasak yang tentunya memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ungkap Bunda Rai.

Lebih lanjut, Bunda Rai menjelaskan bahwa TP PKK Kabupaten Tabanan selama ini juga secara konsisten melaksanakan program aksi sosial yang menyasar masyarakat di seluruh kecamatan. Berbagai kegiatan tersebut dilaksanakan secara berkesinambungan setiap tahun dan terus diselaraskan dengan program prioritas TP PKK Provinsi Bali agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.

Menurutnya, dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tahun 2026, TP PKK Kabupaten Tabanan juga telah menyiapkan sejumlah kegiatan, di antaranya Lomba Aku Hatinya PKK, Lomba Memasak Pangan Lokal, dan Lomba Karaoke yang akan diikuti seluruh kecamatan di Kabupaten Tabanan pada Agustus mendatang sebagai upaya meningkatkan partisipasi, kreativitas, dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Dengan kolaborasi yang semakin kuat antara TP PKK Provinsi Bali, TP PKK Kabupaten Tabanan, dan seluruh pihak terkait, kami optimistis semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, sehingga kesejahteraan keluarga dan kualitas hidup masyarakat Tabanan dapat terus meningkat,” tutup Bunda Rai. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Hadiri Puncak Dies Natalis Ke-59 FEB Unud, Gubernur Koster Berharap Konsep Ekonomi Kerthi Bali Dikenalkan di Kampus

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Puncak Dies Natalis ke-59 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana di halaman kampus setempat, Selasa (1/9/2026).
HADIRI DIES NATALIS FEB UNUD: Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Puncak Dies Natalis ke-59 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana yang berlangsung di halaman kampus setempat, Selasa (1/9/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Puncak Dies Natalis ke-59 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana yang berlangsung di halaman kampus setempat, Selasa (1/9/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Koster menyinggung keberadaan Unud sebagai lembaga Pendidikan tinggi yang memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah Bali. “Pakar yang tergabung di Pemprov Bali sebagian dari Unud dan secara institusi maupun pribadi, saya dengan Bapak Rektor memiliki hubungan yang sangat baik, terus berkoordinasi untuk menyelaraskan kerja sama antara Pemprov dengan Unud,” ucapnya.

Ia menilai, Unud adalah salah satu perguruan tinggi top di Bali yang menjadi rujukan bagi wilayah Indonesia Timur. Selain itu, universitas ini juga membawa nama besar Udayana, raja yang sangat berpengaruh pada jamannya dan di bawah pemerintahan beliau, Bali mencapai masa keemasan. Saat dipercaya menjadi pemimpin, Gubernur Koster banyak mempelajari konsep para raja terdahulu dalam membangun Bali dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

“Ini saya jadikan pedoman agar alam, manusia dan alam Bali tetap ajeg. Bali harus betul-betul dibangun sesuai dengan karakteristik dan potensi lokalnya. Ini yang sedang saya kerjakan dengan sangat serius melalui Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun,” urainya.

Dijelaskan olehnya, Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun isinya sangat lengkap, berkaitan dengan segala aspek tentang kehidupan, baik alam, manusia maupun budaya yang semuanya harus hidup, tumbuh dan menjaga keterkaitan satu sama lain agar Bali terpelihara dengan baik.

Salah satu konsep yang menurutnya relevan dengan keberadaan FEB adalah Ekonomi Kerthi Bali dan sudah tertuang dalam sebuah buku. Ia yakin konsep ini sangat penting untuk diketahui oleh keluarga besar FEB Unud, baik kalangan dosen maupun mahasiswa.

Baca Juga  Di Tengah “Aksi Sosial Menyapa dan Berbagi” di Jembrana, Ny. Putri Koster Tinjau Warga Terdampak Banjir

“Saya berharap konsep ini dikenalkan di kampus karena sangat bagus, supaya pengetahuan yang kita bangun benar-benar menyentuh dan menyatu dengan karakter serta potensi daerah Bali. Saya siap memberi kuliah umum tentang Ekonomi Kerthi Bali di FEB,” imbuhnya.

Menutup sambutannya, Gubernur Bali dua periode ini berharap Unud terus memberi kontribusi nyata untuk membangun Pulau Dewata. “Ini yang sangat saya harapkan, khususnya pada FEB yang genap berusia 59 tahun. Jadikan dies natalis menjadi momentum untuk bergerak maju agar FEB makin kuat, tangguh dan makin terkenal. Menjadi kebanggaan masyakarat Bali dan Indonesia,” pungkasnya.

Dekan FEB Unud Prof. Dr. Ni Putu Wiwin Setyari dalam sambutannya menyampaikan sejumlah capaian fakultas yang dipimpinnya. FEB Unud saat ini telah menjadi fakultas ekonomi terkemuka di wilayah Indonesia Timur dengan ribuan lulusan yang terserap di berbagai sektor. Capaian lainnya, 10 dari 12 prodi di FEB telah terakreditasi unggul. Menurut dia, capaian ini bukan hasil kerja satu orang, melainkan hasil kerja kolektif dan dukungan dari berbagai komponen.

Dalam momentum ini, Wiwin Setyari mengajak keluarga besar FEB memaknai tema Dies Natalis Empowering Collective Impact: Driving Change Beyond Limits, Together as One untuk menghasilkan dampak kolektif yang lebih nyata bagi masyarakat.

“Saya berharap ini bukan hanya sekadar slogan tapi penegasan bahwa keunggulan dari kerja keras harus diterjemahkan dalam tindakan nyata hingga bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya. Perayaan dies natalis FEB ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Dekan Wiwin Setyari dan potongan pertama diserahkan kepada Gubernur Koster. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Panitia Lomba Layang-layang Tak Profesional, Bupati Jembrana Kecewa Berat

Published

on

By

Bupati Tinjau Lomba Layang-layang
TINJAU LOMBA: Bupati Jembrana saat meninjau penyelenggaraan Lomba Layang-layang Jembrana yang berlangsung di Pantai Pengambengan pada Minggu (30/8). (Foto: jembranakab.go.id)

Jembrana, baliilu.com – Penyelenggaraan Lomba Layang-layang Jembrana yang berlangsung di Pantai Pengambengan pada Minggu (30/8) memicu gelombang kekecewaan mendalam dari para peserta (rare angon) hingga Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan.

Event yang diselenggarakan oleh organisasi Kite Pelangi Jembrana tersebut dinilai gagal disajikan secara profesional akibat buruknya manajemen teknis, minimnya koordinasi, hingga ketidaktransparanan penilaian.

Padahal dengan kapasitas dan nama besar organisasi tersebut, Pelangi Jembrana dinilai seharusnya mampu menyuguhkan ajang berstandar tinggi yang profesional dan rapi.

Kondisi di lapangan menunjukkan minimnya persiapan panitia, atmosfer acara yang sepi, bentroknya jadwal dengan Denpasar Kite Festival, hingga sikap penyelenggara yang dinilai tidak profesional. Hal ini dinilai merugikan potensi pariwisata dan roda perekonomian UMKM lokal yang seharusnya berputar optimal melalui event budaya karena dinilai sepi. Padahal Pemkab Jembrana turut menggelontorkan anggaran untuk mendanai kegiatan tersebut.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, secara terpisah, Senin (31/8) turut menyampaikan kekecewaannya. Bahkan ia melihat langsung di lapangan saat meninjau acara dan menyerukan pembenahan menyeluruh.

“Pelaksanaannya sangat mengecewakan dan terkesan asal-asalan, tanpa persiapan yang matang. Bahkan event yang digarap komunitas kecil dengan anggaran lebih sedikit bisa dikemas jauh lebih baik dari ini. Ini harus jadi catatan sekaligus evaluasi total panitia,” tegas Kembang dikutip dari laman jembranakab.go.id.

Ia menegaskan agar seluruh organisasi di Jembrana lebih serius, transparan, dan bertanggung jawab dalam mengemas kegiatan di masa mendatang demi menjaga nama baik daerah.

Kekecewaan serupa juga dirasakan oleh peserta lainnya. Selain kendala teknis dan pengemasan acara yang buruk, proses penentuan juara oleh panitia dinilai mencederai sportivitas serta semangat kebersamaan para pecinta seni layang-layang Bali.

Baca Juga  TP PKK Provinsi Bali Gencar Sosialisasi Bahaya Narkoba terhadap Generasi Muda

“Banyak kekecewaan yang terjadi, baik itu teknis sampai keputusan pengambilan juara yang dilakukan oleh pihak panitia. Kegaduhan ini sudah menimbulkan banyak kekecewaan, baik itu rare angon Jembrana dan rare angon Sarbagita,” ungkap salah satu peserta dari komunitas yang enggan disebut namanya.

Karena itu, ia mendesak Pemkab Jembrana meminta pengurus Pelangi Jembrana melakukan evaluasi menyeluruh agar seluruh organisasi di Jembrana lebih serius, transparan, dan bertanggung jawab dalam mengemas event daerah.

“Perlu ada evaluasi terhadap Ketua Pelangi Jembrana saat ini. Yang kita butuhkan sosok yang memiliki kapasitas serta komitmen tinggi untuk mengayomi asosiasi sehingga kami tetap merasa dinaungi serta diurus oleh asosiasi,” ujarnya.

Peserta juga berharap insiden ini menjadi momentum evaluasi agar penyelenggaraan event budaya di masa mendatang dikelola secara transparan, profesional, dan bertanggung jawab demi mengayomi seluruh pecinta layang-layang di Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sutjidra Pastikan Penuntasan Jalan Bukti-Tunjung, Progres Pengerjaan Lampaui Target

Published

on

By

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra meninjau progres pengerjaan proyek peningkatan ruas Jalan Bukti-Tunjung, Selasa (1/9).
TINJAU PROYEK: Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat meninjau langsung progres pengerjaan proyek peningkatan ruas jalan yang secara resmi bernama Jalan SP3 Jn. Bukti (Jalan Merak – Tunjung Br. Desa Tonggak), Selasa (1/9). (Foto: Hms Buleleng)  

Buleleng, baliilu.com – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra memastikan penuntasan Jalan Bukti-Tunjung terus berlanjut sesuai rencana. Ia menyampaikan optimisme tersebut saat meninjau langsung progres pengerjaan proyek peningkatan ruas jalan yang secara resmi bernama Jalan SP3 Jn. Bukti (Jalan Merak – Tunjung Br. Desa Tonggak), Selasa (1/9).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Sutjidra melihat perkembangan pekerjaan pada seksi satu ruas jalan yang menghubungkan wilayah Desa Bukti menuju Desa Tunjung. Pekerjaan utama berupa penghamparan aspal hotmix telah selesai, sementara saat ini pengerjaan memasuki tahap penyelesaian bahu jalan.

“Sekarang tinggal memasang bahu jalan, hamparan hotmix-nya sudah selesai. Nanti dilanjutkan untuk section dua,” ujar Sutjidra.

Menurut Sutjidra, kualitas pengerjaan jalan tersebut cukup baik, terutama dari sisi ketebalan aspal yang digunakan. Ia menyebut hasil pengerjaan saat ini lebih baik dibandingkan ruas yang sebelumnya telah dikerjakan di wilayah Desa Tunjung.

“Ini aspalnya cukup bagus, tebal. Lebih tebal dari yang di Tunjung pertama. Yang pertama mungkin sudah dicoba, ini hasil pengembangannya,” katanya.

Sutjidra menjelaskan, pekerjaan lanjutan Jalan Bukti-Tunjung pada tahun 2026 memiliki panjang sekitar 3 kilometer dengan nilai anggaran mencapai Rp 6,3 miliar. Pekerjaan tersebut tidak hanya menyasar badan jalan, tetapi juga mencakup pembangunan bahu jalan untuk memperkuat konstruksi dan menjaga ketahanan ruas jalan.

“Untuk proyeknya, selain badan jalan, ada bahu jalan dengan ukuran 1 meter dan setengah meter,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Buleleng telah menyelesaikan tahap pertama peningkatan Ruas Jalan SP3 Jn. Bukti (Jalan Merak – Tunjung Br. Desa Tonggak) sepanjang sekitar 3,1 kilometer pada 2025 yang berlokasi di Desa Tunjung. Pembangunan bertahap ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menuntaskan akses jalan yang selama bertahun-tahun menjadi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga  Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi TP PKK Bali, Ratusan Warga Denpasar Terima Bantuan

Terkait target penyelesaian pekerjaan lanjutan tahun 2026, Sutjidra menyebut proyek tersebut direncanakan rampung pada Oktober. Melihat progres pekerjaan di lapangan, ia optimistis pengerjaan dapat selesai sesuai jadwal bahkan lebih cepat.

“Targetnya 29 Oktober sudah harus selesai. Tapi melihat progresnya sekarang, harusnya sudah selesai. Kita optimistis ini selesai. Deviasinya sudah lebih dari 8 persen dari target,” ungkap Sutjidra.

Dengan proses penyelesaian proyek ini, Pemkab Buleleng berharap Jalan Bukti-Tunjung segera tuntas dan mampu meningkatkan konektivitas masyarakat. Terutama untuk mendukung aktivitas ekonomi, pertanian, pendidikan, serta mobilitas warga di wilayah Kecamatan Kubutambahan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca