Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pj. Gubernur Bali Tutup Kolaborasi Event “Bali Digital Festival III, Bali Development Festival, Festival Seni Bali Jani, Bulan Kebangsaan” Tahun 2024

Serahkan Penganugerahan Penghargaan Kebudayaan “Parama Bhakti Budaya” dan “Bali Jani Nugraha”

Loading

BALIILU Tayang

:

Bali Digital Festival
SERAHKAN PENGHARGAAN: Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya berfoto bersama usai menyerahkan Penganugerahan Penghargaan Tertinggi Bidang Kebudayaan "Parama Bhakti Budaya" dan "Bali Jani Nugraha" saat menutup secara resmi kolaborasi event "Bali Digital Festival III, Bali Development Festival, Festival Seni Bali Jani dalam rangkaian Bulan Kebangsaan Tahun 2024" di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Selasa (20/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya, didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali, Gede Pramana, serta Kadis Kebudayaan Provinsi Bali, Gede Arya Sugiartha, menyerahkan Penganugerahan Penghargaan Tertinggi Bidang Kebudayaan “Parama Bhakti Budaya” dan “Bali Jani Nugraha” saat menutup secara resmi kolaborasi event “Bali Digital Festival III, Bali Development Festival, Festival Seni Bali Jani dalam rangkaian Bulan Kebangsaan Tahun 2024” di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Selasa (20/8).

Penghargaan Parama Bhakti Budaya merupakan penghargaan yang diberikan kepada tokoh-tokoh yang mengabdikan diri dalam penguatan dan pemajuan kebudayaan Bali. Empat tokoh penerima penghargaan ini adalah Alm. Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Gubernur Bali Periode 1978-1988, atas jasanya membangun karya monumental seperti Art Center, Bajra Sandhi, dan pembentukan PKB yang menjadi pijakan dalam pengembangan budaya Bali saat ini; Drs. Dewa Made Beratha, Gubernur Bali Periode 1998-2008, atas kontribusinya dalam promosi Bali melalui jalur kebudayaan serta membantu perbaikan sejumlah pura di Bali dan luar Bali; Komjen Pol. (Purn.) Dr. Made Mangku Pastika, M.M., Gubernur Bali periode 2008-2018, atas jasanya mengembangkan program unggulan di bidang kebudayaan seperti Bali Mahalango dan Bali Nawang Natya sebagai ruang bagi seniman untuk berkreasi sepanjang tahun; serta Dr. Anak Agung Gde Ngurah Ari Dwipayana, M.Si., yang saat ini menjabat sebagai Koordinator Staf Khusus Presiden, atas jasanya menggali dan menyemai kembali nilai-nilai yang tersirat dan tersurat dalam sastra warisan leluhur.

Sementara itu, penghargaan Bali Jani Nugraha diserahkan kepada sejumlah tokoh Bali atas prestasi dan pencapaian mereka dalam penguatan dan pemajuan seni modern, kontemporer, dan seni inovatif lainnya. Para penerimanya adalah Sastrawan Ni Made Purnama Sari, Penyair Alm. Riyadi, SH, serta Penyair H. Hartanto.

Baca Juga  Pj. Gubernur Bali Serahkan Penghargaan bagi Patriot Olahraga

“Kepada para penerima penghargaan, saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Bali mengucapkan salam hormat dan terima kasih atas dedikasinya dalam merawat Kebudayaan Bali,” ujar S.M. Mahendra Jaya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan kolaborasi event ini, termasuk para pemangku kepentingan pembangunan Bali, penggiat media digital, dan penggiat seni kontemporer Bali. Ia berpesan agar ruang pemanggungan ini dirawat dengan baik dan agar semua pihak terus berkarya, berkreasi, serta meningkatkan tata kelola manajemen dan profesionalitas.

“Pembangunan di segala bidang, seperti ekonomi, politik, teknologi, sosial, dan kebudayaan, menjadi hal yang terus diupayakan Pemerintah Provinsi Bali secara terintegrasi. Kearifan lokal ngrombo telah menjadi salah satu kekuatan nyata untuk menuntaskan berbagai persoalan, seperti kemiskinan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial masyarakat,” ungkapnya, sambil menceritakan awal mula terinspirasi kearifan lokal Bali ngrombo sejak dirinya dilantik menjadi Pj. Gubernur Bali.

Lebih jauh, S.M. Mahendra Jaya menegaskan bahwa dalam merawat harta karun kearifan lokal dan memajukan Bali, kita harus bersatu-padu, bergotong-royong, bekerja sama, dan sama-sama bekerja. Semangat ngrombo dapat menjadi energi positif yang memacu kita untuk bangkit dan selalu bersyukur atas anugerah Ida Sanghyang Widhi Wasa.

“Mewakili pemerintah dan seluruh Krama Bali, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh instansi pemerintah, swasta, perbankan, BUMN, dan BUMD yang ada di Bali atas kerja sama ngrombo dalam memajukan Bali selama ini,” pungkasnya.

Acara juga diisi dengan penyerahan hadiah kepada pemenang sejumlah lomba yang digelar selama berlangsungnya kolaborasi event pada 14-20 Agustus 2024. Di antaranya, Lomba Stand Inovatif: Juara I diraih Kabupaten Klungkung, Juara II Kota Denpasar, Juara III Kabupaten Gianyar, Harapan I Kabupaten Badung, Harapan II Kabupaten Jembrana, dan Harapan III Kabupaten Tabanan. Untuk Lomba Stand Favorit: Juara I diraih Kabupaten Bangli, Juara II Kabupaten Buleleng, Juara III Kabupaten Karangasem. Juara I Lomba Desa Pangan Aman Tingkat Provinsi Bali 2024 diraih Desa Dawan Kelod – Klungkung. Juara I Pangan Aman Berbasis Komunitas dimenangkan Pasar Desa Blahkiuh – Badung. Juara I Lomba Sekolah dengan PJAS Aman Tingkat Provinsi Bali diraih SMPN 3 Bangli – Bangli. Penghargaan juga diberikan kepada Balai BPOM Denpasar sebagai Lembaga Pembina Pendampingan Desa, Sekolah, dan Pasar Pangan Aman Terbaik yang meraih prestasi Tingkat Nasional 2024. Hadiah juga diserahkan bagi para pemenang lomba lainnya.

Baca Juga  Pj. Gubernur Mahendra Jaya Hadiri ‘’Entry Meeting’’ BPK RI untuk Pemerintah Daerah 2023

Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Erwin Soeriadimad, jajaran Forkompinda Provinsi Bali, serta para Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Bali. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pendaki Pingsan di Gunung Agung

Published

on

By

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban pendaki yang pingsan di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026)
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban pendaki Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Seorang pendaki mengalami kelelahan hingga hilang kesadaran saat melakukan pendakian di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). Mulanya korban bernama I Gusti Agung Eka Sanjaya (45) pergi bersama rombongan berjumlah 8 orang melaksanakan pendakian siang hari, sekitar pukul 12.00 Wita. Mereka memulai titik awal perjalanan dari Pura Pasar Agung Selat. Berselang kurang lebih 2 jam, korban kelelahan dan tidak sadarkan diri di ketinggian 2200 MDPL.

Informasi kejadian tersebut diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dan segera direspons dengan memberangkatkan personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Mempercepat upaya evakuasi, Pemandu KUPS Pasar Agung lebih dahulu menuju posisi korban.

“Pada pukul 15.00 Wita tim 1 yang berjumlah 25 orang dari pemandu lokal Pasar Agung bergerak untuk mempercepat evakuasi,” jelas Putu Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Sementara itu 9 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangassm bergerak ke Pos Pendakian Pasar Agung.

Kira-kira 30 menit kemudian mereka bertemu dengan korban pada ketinggian 2200 MDPL. Pukul 16.40 Wita SRU 2 dengan jumlah 15 orang menyusul menuju atas. Mereka berhasil bertemu di ketinggian 2100 MDPL dan selanjutnya mengevakuasi korban menuju Pos Pasar Agung, dengan kondisi masih tidak sadarkan diri.

Akhirnya sekitar pukul 18.00 Wita tim SAR gabungan bersama korban tiba di Pos Pasar Agung, kemudian I Gusti Agung Eka Sanjaya langsung ditangani oleh tim medis Puskesmas Selat. Untuk pemeriksaan lebih lanjut ia dievakuasi menuju Puskesmas Selat menggunakan ambulance.

Unsur SAR yang turut dalam upaya evakuasi diantaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Selat, Babhinsa Selat, Babhinkamtibmas Selat, BPBD Karangasem, Disdamkar Selat, Puskesmas Desa Selat, Pemandu KUPS Lokal Pasar Agung, Humas Pura Pasar Agung, rekan korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Baca Juga  Pj. Gubernur Bali Serahkan Penghargaan bagi Patriot Olahraga

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Proyek Strategis Pengendali Banjir di Kuta

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pengendali banjir di Kecamatan Kuta
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka mengatasi banjir di Wilayah Badung Tengah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026).

Adapun beberapa proyek strategis yang ditinjau diantaranya Pekerjaan Pembuangan Irigasi – Pembangunan Drainase Pengendali Banjir Jalan Basangkasa – Jalan Sunset Road di Kecamatan Kuta Kabupaten Badung, dengan total ruas yang akan tertangani sebesar 6.330 m2.

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat, serta tokoh masyarakat.

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan, banjir di wilayah Jalan Dewi Sri merupakan momok setiap tahun pada musim hujan. Untuk itu, setelah beberapa kali pemantauan dan tahun ini bisa dieksekusi oleh Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas PUPR.

“Dulu kami sudah sering turun memantau, tetapi baru sekarang bisa dikerjakan karena anggarannya baru tersedia di APBD Induk 2026, sehingga tahun ini baru bisa dieksekusi. Mudah-mudahan dengan perbaikan drainase yang cukup lebar dan bagus, banjir yang sering terjadi di sepanjang Dewi Sri dan sekitarnya dapat diminimalisir. Harapan kita tentu secara rutin dapat melaksanakan normalisasi di aliran Tukad Mati,” ujarnya.

Dalam mengatasi banjir, Pemkab Badung akan menambah pompa berkekuatan 30.000 liter per detik untuk memompa air dari aliran Tukad Mati menuju Teluk Benoa. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mudah-mudahan apa yang selama ini masyarakat pertanyakan, sekarang jawabannya. Bahwa kita konsisten dan komit mengerjakan. Saya minta masyarakat untuk tetap memilah sampah dan jangan membuang sampah sembarangan. Walaupun kita buat drainase sebesar apapun dan sebaik apapun, tapi kalau masyarakat masih tidak mendukung program kita, juga akan susah,” jelasnya.

Baca Juga  Pj. Gubernur Bali Terima Kunjungan Kehormatan Wagub Jiangxi

Bupati Adi Arnawa juga menjelaskan bahwa pada November seluruh pekerjaan harus diselesaikan untuk mengantisipasi datangnya puncak musim hujan pada bulan Desember. Selain itu, pada titik banjir di Seminyak, akan segera dikerjakan setelah menunggu selesainya studi kelayakan.

“Terutama di depan Kelurahan Seminyak dan bekas Kantor BPBD Badung, sering terjadi banjir. Sehingga dengan perbaikan yang dilakukan akan mengurangi banjir. Ke depan kita akan kerjakan secara bertahap, kebetulan konsep kita nanti adalah membuat embung untuk menampung air yang dari utara. Embung ini akan bisa dimanfaatkan oleh Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk air bersih,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati dan Wabup Badung Tinjau Proyek Jalan Lingkar Barat

Percepat Solusi Kemacetan Badung Selatan dan Tengah

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Badung
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat meninjau pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/07/2026). Peninjauan ini untuk monitoring dan evaluasi pengendalian pembangunan untuk memastikan realisasi administrasi dan fisik sesuai target yang ditetapkan.

Adapun beberapa lokasi yang ditinjau diantaranya Pembangunan Jalan Trase Pasar Desa Adat Pecatu – Jalan Raya Uluwatu, Peningkatan Jalan dan Drainase Ruas Jalan Pecatu – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Pura Kulat – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Labuan Sait – Padati dan Pembangunan Jalan Banjar Semer – Teuku Umar Barat, Ruas Jalan Pengubengan dan Jalan Subak Kedampang.

Turut hadir pada kesempatan ini, Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat.

Ditemui seusai monitoring, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa pembangunan trase jalan ini sebagai komitmen Pemkab Badung dalam mengatasi kemacetan yang ada di kawasan Kuta Selatan khususnya kawasan Jalan Raya Uluwatu menuju Simpang Nirmala hingga Pecatu. Bupati menjelaskan, pembangunan infrastruktur yang tengah digenjot pada 2026 hingga 2027 ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah mengatasi titik kemacetan (bottleneck) yang selama ini terjadi.

“Mudah-mudahan dengan pembangunan Jalan Lingkar Barat yang panjangnya sekitar 10 kilometer lebih ini akan bisa menjadi solusi terhadap kemacetan yang ada di sepanjang jalan raya Uluwatu khususnya di Politeknik, GWK, Nirmala sampai ke Uluwatu,” ujarnya.

Bupati Adi Arnawa berharap dengan adanya pembangunan jalan ini dapat menumbuhkan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara kepada Pemkab Badung dalam mengatasi permasalahan kemacetan di Kabupaten Badung, dari Selatan hingga ke bagian Tengah seperti Canggu dan sekitarnya.

Baca Juga  Tanam Mangrove, Pj. Gubernur Mahendra Jaya Apresiasi Kepedulian Masyarakat Terhadap Lingkungan

“Ini akan menjadi satu bahan buat kita untuk melakukan rekayasa lalin saat menghadapi malam tahun baru, yang mungkin orang berkunjung ke Uluwatu akan semakin membludak. Tidak semua bisa selesai, karena tidak cukup waktu buat kita untuk melaksanakan konstitusi secara penuh. Karena panjangnya ini 10 kilometer dan tantangannya cukup berat. Di bukit ini kan ada pemotongan tebing-tebing, pembangunan jembatan juga tidak bisa cepat dan ada penambahan akses menuju Kampus Udayana,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa menyampaikan sepanjang jalan yang baru dibangun, nantinya bebas dari kabel atau jaringan utilitas, guna memperindah estetika pada jalan. Bupati memerintahkan Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk segera memasang jaringan pipa untuk mengatasi masalah air di Badung Selatan ini.

“Sekaligus saya minta kepada Dinas PUPR untuk bebas dari kabel-kabel. Dari awal termasuk juga saya sudah perintahkan PDAM untuk langsung masuk juga memasang pipa-pipa air, utilitas air. Karena masalah air menjadi hal yang sangat urgent sekali. Program ini juga paralel, PDAM juga sedang bergerak sekarang untuk bagaimana mengatasi air di Badung Selatan. Karena bagaimanapun juga dengan pembangunan infrastruktur yang sangat representatif akan berdampak kepada tumbuhnya ekonomi,” tambahnya seraya mengatakan total pagu anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 2,2 triliun. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca