Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Muskab IPSI Tabanan 2025, Momentum Strategis untuk Kemajuan Pencak Silat di Bali

BALIILU Tayang

:

Muskab IPSI Tabanan
HADIRI MUSKAB: Wabup Suiasa selaku Ketua Umum IPSI Bali saat menghadiri Muskab IPSI Tabanan 2025 di Ruang Rapat DPRD Tabanan pada Jumat (17/1). (Foto: Hms Badung)

Tabanan, baliilu.com – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Bali, hadir dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) IPSI Tabanan 2025 untuk memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi. Acara yang bertempat di Ruang Rapat DPRD Tabanan pada Jumat (17/1/2025) ini menjadi forum penting bagi IPSI Tabanan untuk merumuskan langkah strategis guna memajukan olahraga dan seni bela diri pencak silat di tingkat lokal maupun nasional.

Ketua Umum IPSI Provinsi Bali, Ketut Suiasa dalam sambutannya menekankan pentingnya pelaksanaan Muskab sebagai bentuk pemenuhan kewajiban konstitusional organisasi. “Musyawarah ini bukan hanya ajang evaluasi kinerja, tetapi juga ruang untuk menyatukan visi dan langkah strategis guna memajukan pencak silat sebagai olahraga dan warisan budaya,” ungkapnya.

Ketua Umum IPSI Bali menyoroti ciri utama dari organisasi yang dinamis, yakni aksi nyata melalui koordinasi yang baik serta konsistensi dalam pelaksanaan kewajiban konstitusional. Muskab IPSI Tabanan 2025 dinilai sebagai bukti nyata bahwa IPSI Tabanan merupakan organisasi yang progresif.

“Dalam musyawarah ini, agenda utama meliputi pertanggungjawaban pengurus, evaluasi kinerja, serta perumusan kebijakan strategis. Semuanya bertujuan meningkatkan intensitas dan kualitas organisasi demi visi bersama untuk kemajuan pencak silat di tingkat lokal, nasional, bahkan internasional,” jelas Ketua Umum IPSI Bali.

Selain itu, menekankan pentingnya kesatuan persepsi di antara anggota organisasi. “Kesamaan pandangan dan semangat gotong-royong adalah kunci untuk mencapai tujuan besar IPSI,” tambah Suiasa.

Dalam konteks pengembangan sumber daya manusia, IPSI Bali telah berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi pelatih, wasit, dan juri melalui pelatihan serta studi komparatif. Ketua Umum IPSI Bali juga mengungkapkan bahwa jumlah pelatih dan kualitasnya menjadi fokus utama dalam pembinaan organisasi di Bali.

Baca Juga  Wabup Suiasa Serahkan Bantuan Sembako kepada Lansia dan Disabilitas

Selain itu, tata kelola organisasi yang transparan dan demokratis terus diupayakan. “Regulasi yang kami susun tidak hanya untuk tingkat provinsi, tetapi juga melibatkan seluruh perguruan dan pengurus kabupaten/kota. Ini adalah hasil kerja bersama yang akan menjadi landasan kita untuk melangkah lebih jauh,” ungkap Wabup Badung tersebut.

Musyawarah Kabupaten IPSI Tabanan 2025 menjadi momentum penting bagi IPSI Tabanan untuk memperkuat peran sebagai pusat pengembangan pencak silat di Bali. Dengan sinergi antara prestasi olahraga dan pelestarian seni budaya, diharapkan pencak silat tidak hanya mampu mempertahankan eksistensinya tetapi juga terus berkembang di kancah nasional dan internasional.

Sebagai penutup, Ketua Umum IPSI Bali menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini dan berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan. “Bersama, kita bisa membawa IPSI Bali ke arah yang lebih gemilang,” pungkasnya.

Ketua IPSI Tabanan, I Putu Eka Putra Nurcahyadi, mengungkapkan bahwa Tabanan memiliki sejarah panjang dan kontribusi besar dalam pengembangan pencak silat. Berbagai perguruan yang berbasis di Tabanan, seperti Seruling Dewata, Satria Muda Indonesia (SMI), dan Merpati Putih, menunjukkan kekayaan tradisi sekaligus potensi besar daerah ini dalam melahirkan atlet dan pelatih berbakat.

“Tabanan juga menjadi tuan rumah bagi berbagai program penjaringan bakat, seperti program Kubat Ikat (Klub Bakat Ikat), yang berperan penting dalam menemukan dan membina talenta muda untuk dibina hingga ke level nasional dan internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun menghadapi tantangan, seperti dampak pandemi Covid-19, Tabanan tetap berhasil mencetak prestasi di PON Papua melalui medali emas yang diraih oleh atlet lokal putra Tabanan. “Ini adalah bukti kerja keras kolektif kita semua, baik pengurus, pelatih, maupun atlet,” katanya.

Baca Juga  Wabup Suiasa Dampingi Menparekraf pada Acara Kelana Nusantara

Selanjutnya, Ketua KONI Tabanan, I Made Nurbawa, juga menekankan peran penting pencak silat sebagai cabang olahraga sekaligus warisan budaya. Ia menyatakan bahwa olahraga tradisional seperti pencak silat menunjukkan bagaimana tradisi dapat tetap relevan dengan perkembangan zaman.

“Peran kami adalah memastikan sinergi antara pelestarian budaya dan pengembangan olahraga, sesuai dengan kebijakan pemerintah daerah. Ini mencakup dukungan terhadap pencak silat sebagai sarana pembentukan karakter bangsa,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Sapa Siswa-siswi SD 9 Kesiman, Ny. Sagung Antari Jaya Negara Sampaikan Literasi Soal Pemilahan Sampah

Published

on

By

bunda literasi denpasar
MENYAPA SISWA: Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara saat menyapa siswa-siswi SD 9 Kesiman, dalam kegiatan literasi pengelolaan sampah berbasis sumber yang dirangkaikan dengan sosialisasi pencegahan kanker sejak dini, Selasa (26/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyapa siswa-siswi SD 9 Kesiman, dalam kegiatan literasi pengelolaan sampah berbasis sumber yang dirangkaikan dengan sosialisasi pencegahan kanker sejak dini, Selasa (26/5).

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan pengelolaan sampah kepada siswa sekolah serta untuk menumbuhkan budaya kebersihan dan mengajarkan siswa tentang pentingnya mengelola sampah secara bijak dan ramah lingkungan.

Dalam arahannya di depan para siswa-siswi, Sagung Antari yang didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana, dan jajaran kecamatan Denpasar Timur, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah berbasis sumber hendaknya dijadikan kebiasaan baik yang diterapkan sejak dini.

“Anak-anakku, mulailah kebiasaan baik memilah sampah sejak dini. Tidak hanya di lingkungan sekolah saja, namun juga di lingkungan rumah. Bunda mengajak kalian semua untuk menerapkan kebiasaan ini setiap hari,” kata Sagung Antari.

Tidak hanya berbicara seputar pengelolaan sampah berbasis sumber saja, selebihnya Sagung Antari juga mengajak para siswa-siswi untuk mulai menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bergizi. Memulai hidup sehat dengan rajin berolahraga, berpakaian rapi dan sopan, mengurangi penggunaan gadget, serta menghindari merokok baik rokok konvensional maupun rokok elektrik juga menjadi pesan yang disampaikan Sagung Antari kepada para siswa-siswi.

Sementara itu, Kepala SD 9 Kesiman, I Putu Agus Sucipta Ariawan menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan sosialisasi yang dilaksanakan di sekolahnya. Pihaknya menjelaskan, siswa-siswi SD 9 Kesiman sendiri telah mulai menerapkan pemilahan sampah berbasis sumber.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bunda Literasi Kota Denpasar. Semoga dengan kunjungan ini, akan menambah semangat siswa-siswi kami,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wabup Suiasa Terima Audiensi dari Yowana Kecamatan Abiansemal, Terkait UMKM Generasi Muda
Lanjutkan Membaca

NEWS

Menteri LH dan Gubernur Koster Bertemu, Sesama Alumni ITB Satukan Langkah Selesaikan Persoalan Sampah Bali

Published

on

By

gubernur koster
BERTEMU: Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat dan Gubernur Bali Wayan Koster bertemu di kantor KLH Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jakarta, baliilu.com – Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat dan Gubernur Bali Wayan Koster bertemu di kantor KLH Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026. Pertemuan kedua figur alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) ini guna membahas sejumlah langkah strategis penyelesaian persoalan sampah di Pulau Dewata.

Usai pertemuan, Gubernur Koster menjelaskan, bersama Menteri LH membahas penanganan sampah di Bali termasuk rencana pembangunan PSEL (Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik) di Denpasar Raya.

“Pak Menteri LH komitmen, Provinsi Bali menjadi prioritas penyelesaian masalah sampah terlebih karena Bali merupakan destinasi wisata utama dunia,” kata Gubernur Koster.

Gubernur Bali dua periode ini mengatakan, Menteri LH sangat mendukung langkah-langkah strategis penanganan sampah yang telah dilaksanakan Gubernur Bali dan jajarannya di Bali mulai dari hulu hingga hilir.

Koster juga mengatakan, Menteri LH akan datang ke Bali 9 Juni 2026. Menteri akan melakukan rapat koordinasi dengan Gubernur dan Walikota/Bupati beserta jajaran terkait dalam penanganan sampah. Termasuk membahas terkait TPA Suwung dan pengolahan sampah menjadi energi listrik/PSEL.

“Nanti Pak Menteri juga akan meninjau lapangan ke TPA Suwung dan lokasi PSEL pada lahan Pelindo di Benoa,” kata Koster.

Gubernur Koster dan Menteri Jumhur Hidayat memiliki kedekatan emosional karena almamater ITB. Kedekatan ini memudahkan kedua sosok terbaik tanah air ini dalam menyamakan persepsi kebijakan dan upaya nyata yang harus segera dilaksanakan untuk menuntaskan penyelesaian masalah sampah di Bali.

Sejumlah regulasi dan langkah nyata strategis terkait pengelolaan sampah di Bali telah dijalankan Gubernur Koster dan jajarannya. Seperti aplikasi regulasi Pergub Bali No. 97 Tahun 2018 (Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai), Pergub Bali No. 47 Tahun 2019 (Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber) dan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 09 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah. Pengelolaan sampah berbasis sumber merupakan jargon pengelolaan sampah di Bali karena bisa mengurangi volume sampah organik ke TPA Suwung. Sehingga, saat PSEL beroperasi akan mendapat suplai sampah anorganik dan residu yang berkualitas tanpa bercampur sampah organik. (gs/bi)

Baca Juga  Wabup Suiasa Serahkan Bantuan Sembako kepada Lansia dan Disabilitas

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pastikan Sesuai Aturan, DPRD Badung Setujui Hibah Tanah Pura Dalem Gulingan Gede Mengwi 

Published

on

By

hibah tanah pura dalem gulingan
RAKER GABUNGAN: Rapat kerja gabungan Komisi I, II, dan III DPRD Kabupaten Badung dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara bersama Ketua Komisi II I Made Sada dan Ketua Komisi III I Made Ponda Wirawan bersama sejumlah OPD terkait persetujuan hibah tanah untuk Pura Dalem Gulingan Gede, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi di Ruang Gosana II Lantai II Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Selasa, 26 Mei 2026. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Gabungan Komisi I, II, dan III DPRD Kabupaten Badung menggelar Rapat Kerja (Raker) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait persetujuan hibah tanah untuk Pura Dalem Gulingan Gede, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi di Ruang Gosana II Lantai II Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Selasa, 26 Mei 2026.

Raker Gabungan DPRD Badung membahas tindak lanjut permohonan hibah tanah yang diajukan pengempon Pura Dalem Gulingan Gede.

Sejumlah OPD yang hadir dalam Raker Gabungan DPRD Badung meliputi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Badung, Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Badung, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Badung, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, Bagian Hukum hingga Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Badung.

Raker Komisi I, II dan III DPRD Badung dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara bersama Ketua Komisi II I Made Sada dan Ketua Komisi III I Made Ponda Wirawan serta dihadiri sejumlah Anggota DPRD Badung.

Agenda ini merupakan tindak lanjut surat dari Kepala BPKAD Kabupaten Badung tertanggal 18 Mei 2026 terkait permohonan persetujuan hibah tanah.

Dalam Raker tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara menyatakan persetujuan terhadap proses hibah tanah antara Desa Adat dan Pemerintah Kabupaten Badung karena dinilai telah memenuhi mekanisme hukum dan aturan yang berlaku.

Lanang Umbara menjelaskan, sebelumnya telah terjadi kesepakatan lisan antara Pemda Badung melalui DLHK Badung dengan pengempon Pura Dalem Gulingan Gede mengenai pertukaran lahan.

“Kita telah memberikan persetujuan terkait permohonan pengempon Pura Dalem Gulingan Gede perihal hibah menghibahkan tanah tersebut. Kenapa kita menyetujui dan merekomendasikan persetujuan tersebut, karena dari mekanisme hukum dan aturan sudah sesuai. Nantinya, Desa Adat menghibahkan tanah 24 are ke Pemda Badung dan Pemda Badung menghibahkan 45 are ke Desa Adat,” kata Lanang Umbara.

Baca Juga  Wabup Ketut Suiasa Pimpin Rakor Kelangkaan LPG 3 Kg di Badung

Lanang Umbara menyebutkan, tanah aset pelaba pura seluas 24 are saat ini telah digunakan sebagai kantor UPT DLHK Mengwi. Sebagai pengganti, Pemkab Badung akan menghibahkan lahan seluas 45 are yang berada di Munduk Suka Jiwa, Subak Dalem, Mengwi.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Badung I Made Rai Wirata mengatakan proses hibah tersebut perlu segera mendapatkan legalitas hukum agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Untuk itu, kami mohon rekomendasi kepada DPRD Badung agar ini sah secara hukum,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca