Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Rakor Penjabaran Visi-Misi, Program Bupati dan Wakil Bupati Badung

BALIILU Tayang

:

RAKOR: Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Wabup Bagus Alit Sucipta memimpin Rakor penjabaran visi-misi dan program Bupati dan Wakil Bupati Badung, di ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Rabu (19/3). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) penjabaran visi-misi dan program Bupati dan Wakil Bupati Badung, di ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Rabu (19/3). Rakor diikuti Plh. Sekda Badung IB Gede Arjana, para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Badung serta Tim Perumus Kebijakan Pemkab Badung.

Ditemui usai rakor, Bupati Adi Arnawa menjelaskan bahwa rakor ini digelar sebagai persiapan pembahasan rencana awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Badung tahun 2025-2030 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026. Tentu dalam RPJMD maupun RKPD akan ada program dan kegiatan yang dilakukan untuk mendukung visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Badung lima tahun ke depan. Dalam hal ini Bupati minta agar Perangkat Daerah fokus bekerja dan mampu mengimplementasikan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Badung.

“Kami minta seluruh OPD di Badung fokus menerjemahkan visi-misi dan program kegiatan Bupati dan Wakil Bupati. Bila toh ada sesuatu yang masih ada keraguan langsung koordinasikan dengan bupati,” tegasnya.

Dalam mengimplementasikan visi-misinya, Bupati Adi Arnawa akan fokus pada pembangunan infrastruktur untuk mendukung sektor pariwisata. Ada beberapa program strategis sebagai isu besar di Badung akan dilaksanakan, mulai dari penanganan masalah kemacetan, penanganan masalah sampah, pengadaan air bersih, penanganan banjir hingga lampu penerangan jalan. Namun program yang sifatnya mandatori seperti pendidikan dan kesehatan juga tetap menjadi program utama.

“Dalam rencana kerja pemerintah daerah kita akan fokuskan pada pembiayaan infrastruktur, baik untuk penanganan kemacetan, sampah, air bersih termasuk penerangan jalan. Disamping juga hal-hal yang lain, berkaitan dengan program nasional seperti stunting dan kemiskinan. Kami harapkan semua program tersebut dapat dituntaskan di tahun 2028,” tambahnya.

Baca Juga  Bupati Badung Tandatangani PKS PSEL, Dorong Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta. Ia kembali mengingatkan kepada perangkat daerah harus fokus kaitannya dengan mengimplementasikan visi dan misi serta program kerja Bupati dan Wakil Bupati Badung.

“Kami harapkan kita kerja bersama karena kita adalah satu bagian yang sama. Tentunya dengan satu komando yaitu komando Bapak Bupati Badung,” tegasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pangdam IX/Udayana Tutup Dikmaba Infanteri Gelombang I TA 2026, 137 Prajurit Resmi Dilantik

Published

on

By

Dikmaba Infanteri
LANTIK: Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memimpin langsung upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Jalan Piere Tendean No. 1, Tabanan, Jumat (24/4). (Foto: Pendam IX)

Tabanan, baliilu.com – Kodam IX/Udayana kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak prajurit profesional melalui pelantikan 137 Bintara Infanteri guna memperkuat kesiapan operasional satuan. Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memimpin langsung upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Jalan Piere Tendean No. 1, Tabanan, Jumat (24/4).

Upacara ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian pendidikan intensif yang telah dijalani para prajurit siswa, sekaligus menjadi titik awal pengabdian mereka sebagai Bintara TNI Angkatan Darat.

Dalam amanatnya, Pangdam menegaskan bahwa momen pelantikan merupakan tonggak penting dan bersejarah bagi para prajurit, karena telah berhasil melewati proses pendidikan yang sarat dengan disiplin, dedikasi, dan pengorbanan.

“Saya ucapkan selamat kepada 137 Bintara lulusan Dikmaba Infanteri yang hari ini resmi dilantik dengan pangkat Sersan Dua. Keberhasilan ini adalah bukti kesiapan awal untuk mengemban tugas sebagai prajurit TNI Angkatan Darat,” ujar Pangdam.

Lebih lanjut, Pangdam menekankan bahwa keberhasilan tersebut bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengabdian nyata. Para lulusan telah dibekali kemampuan fisik, mental, dan intelektual guna menjadi prajurit infanteri yang profesional, tangguh, dan berkarakter dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan.

Pangdam juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai dasar keprajuritan, yakni Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, sebagai landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas serta seluruh prajurit senantiasa menjaga kehormatan diri dan institusi dengan menghindari segala bentuk pelanggaran. Selain itu, Pangdam menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan lingkungan strategis, termasuk ancaman nonkonvensional seperti perang siber, serta mengimbau para prajurit untuk bijak dalam penggunaan media sosial.

Baca Juga  Bupati dan Wabup Badung Pimpin “Bhakti Penganyaran“ Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur

Selama masa pendidikan yang berlangsung selama dua bulan, lembaga menerapkan penilaian Tri Pola Dasar Pendidikan. Tiga prajurit berhasil meraih prestasi terbaik, yakni Serda Venryanto Tanii A.Md.Pi sebagai peraih nilai tertinggi Tri Pola Dasar sekaligus aspek sikap dan perilaku, Serda Khoirul Ali Sarif pada bidang pengetahuan dan keterampilan, serta Serda Aldy Banamtuan pada bidang jasmani militer.

Sebagai bagian dari rangkaian upacara, para lulusan juga menampilkan demonstrasi kemampuan berupa beladiri militer dan aksi Separko, yang memadukan teknik tempur tangan kosong, penggunaan senjata tajam, serta koreografi teatrikal yang mencerminkan kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit infanteri.

Upacara penutupan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Kodam IX/Udayana, antara lain Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Danrindam IX/Udayana, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tabanan setta Ketua dan Wakil serta pengurus Persit KCK Daerah IX/Udayana.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman, S.H., M.Si dalam keterangannya menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pendidikan ini mencerminkan komitmen Kodam IX/Udayana dalam mencetak prajurit yang tidak hanya unggul secara kemampuan teknis, tetapi juga memiliki integritas dan karakter yang kuat.

“Lulusan Dikmaba ini diharapkan mampu menjadi representasi prajurit TNI AD yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan lingkungan strategis. Mereka tidak hanya dituntut siap secara fisik dan taktis, tetapi juga memiliki kedewasaan dalam bersikap, termasuk dalam menyikapi dinamika informasi di ruang publik,” tegas Kapendam. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sebanyak 20 Gepeng Ditertibkan Satpol PP Denpasar di Sejumlah “Traffic Light”

Published

on

By

Satpol PP Denpasar
PENERTIBAN: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar saat menertibkan gelandangan dan pengemis (gepeng) yang beraktivitas di sejumlah titik lampu lalu lintas (traffic light) di wilayah Kota Denpasar Kamis (23/4) malam. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali melaksanakan penertiban terhadap gelandangan dan pengemis (gepeng) yang beraktivitas di sejumlah titik lampu lalu lintas (traffic light) di wilayah Kota Denpasar Kamis (23/4) malam. Dalam kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Yudie Asmara, petugas berhasil mengamankan sebanyak 20 orang gepeng dengan berbagai kategori.

Yudie Asmara menjelaskan bahwa penertiban ini dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban umum serta meningkatkan keselamatan para pengguna jalan. Selain itu, langkah ini juga bertujuan menciptakan lingkungan kota yang lebih tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

“Keberadaan gepeng di persimpangan jalan tidak hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan, baik bagi mereka sendiri maupun pengguna jalan,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, para gepeng yang terjaring akan didata dan selanjutnya diberikan pembinaan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Hal ini sebagai bagian dari pendekatan humanis yang terus dikedepankan oleh Pemerintah Kota Denpasar dalam menangani permasalahan sosial.

Pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga ketertiban kota. Masyarakat diimbau untuk tidak memberikan uang di jalan, serta segera melaporkan jika menemukan aktivitas yang mengganggu ketertiban dan keamanan.

“Seluruh layanan dan tindak lanjut pengaduan melalui GARBASITA pada Satpol PP Kota Denpasar dan tidak dipungut biaya. Kami juga menegaskan bahwa seluruh jajaran Satpol PP tidak menerima pemberian dalam bentuk apapun,” tegasnya.

Dikatakannya, apabila terdapat oknum yang mengatasnamakan Satpol PP dan meminta sesuatu, masyarakat diminta segera melaporkannya melalui WA Bot GARBASITA di nomor 081337338326 dengan menyertakan bukti yang otentik.

Baca Juga  Fraksi Partai Golkar DPRD Badung Apresiasi Tinggi Perencanaan Daerah Tahun 2025

“Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Kota Denpasar dapat terus terjaga sebagai kota yang aman, tertib, dan humanis,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Penutupan Posyandu 6 SPM di Dentim, Ny. Antari Jaya Negara Dorong Keberlanjutan Layanan Berbasis Masyarakat

Published

on

By

Posyandu Paripurna
PENUTUPAN POSYANDU: Pelaksanaan penutupan Posyandu Paripurna dan Sinergi Posyandu 6 SPM di Kecamatan Denpasar Timur pada Jumat (24/4). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pelaksanaan Posyandu Paripurna dan Sinergi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kecamatan Denpasar Timur resmi ditutup pada Jumat (24/4). Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi, yakni Banjar Saba, Kelurahan Penatih dan Banjar Ketapian Kaja, Kelurahan Sumerta, sebagai penanda berakhirnya rangkaian layanan kesehatan berbasis masyarakat yang telah berjalan secara intensif dan partisipatif.

Penutupan di Banjar Saba dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara. Sementara itu, penutupan di Banjar Ketapian Kaja dihadiri oleh Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali sekaligus tokoh masyarakat setempat, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar, Agus Tresna Yasa, Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Denpasar, serta undangan dari berbagai instansi terkait.

Dalam sambutannya, Ny. Antari Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan Posyandu Paripurna, khususnya di Banjar Saba yang telah berlangsung sebanyak sepuluh kali pertemuan. Antari Jaya Negara juga menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari peran aktif kader posyandu, kepala lingkungan, serta dukungan masyarakat.

“Pelaksanaan posyandu ini telah berjalan dengan baik berkat sinergi semua pihak. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, namun dapat terus dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat,” ujar Ny. Antari Jaya Negara.

Pihaknya juga mendorong para lansia untuk tetap aktif mengikuti layanan kesehatan, baik di posyandu maupun puskesmas. Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan seperti pemberian makanan tambahan (PMT), senam bersama, hingga interaksi sosial dinilai penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.

Baca Juga  Bupati Badung Tandatangani PKS PSEL, Dorong Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik

“Posyandu bukan hanya tempat layanan kesehatan, tetapi juga ruang kebersamaan bagi masyarakat, khususnya lansia, untuk tetap aktif, sehat, dan bahagia,” tambah Antari Jaya Negara.

Di Banjar Ketapian Kaja, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang terlibat dalam pelaksanaan Posyandu Paripurna di Kecamatan Denpasar Timur, khususnya para kader yang dinilai sigap dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Lurah Penatih, Putu Gede Adnyana, turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh kader posyandu dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

“Kami melihat adanya sinergi yang sangat baik antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan di Kelurahan Penatih. Ke depan, kami berharap pelayanan ini dapat terus ditingkatkan melalui koordinasi lintas sektor,” ungkapnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca