Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa Ikuti Retreat Kepala Daerah Gelombang II

BALIILU Tayang

:

walikota jaya negara
IKUTI RETREAT: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, dan Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Gubernur Bali, Wayan Koster serta Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta saat mengikuti kegiatan Retreat Kepala Daerah Gelombang II yang digelar di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, mulai Minggu (22/6). (Foto: Hms Dps)

Jatinangor, Jawa Barat, baliilu.com – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa, mengikuti kegiatan Retreat Kepala Daerah Gelombang II yang digelar di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, mulai Minggu (22/6) hingga Kamis (26/6/2025) mendatang.

Kegiatan ini diikuti oleh 86 Kepala Daerah dari seluruh Indonesia, termasuk pasangan pimpinan Kota Denpasar. Kehadiran kepala daerah untuk mengikuti Retreat ini diterima Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto.

Wamendagri, Bima Arya Sugiarto mengungkapkan Retret Gelombang II yang digelar di Jatinangor, Sumedang kali ini, tidak hanya diikuti oleh kepala daerah tapi juga wakil kepala daerah.

Menurutnya, kehadiran kepala daerah dan wakil kepala daerah pada Retreat kali ini sangat penting untuk memastikan harmonisasi pemerintahan di daerah hingga akhir masa jabatan. “Penting sekali untuk memastikan kepala daerah dan wakil itu harmonis,” kata Bima Arya.

Terkait substansi materi, Bima menyampaikan bahwa topik yang disampaikan dalam Retreat Gelombang II tetap sama yaitu mengenai tugas pokok kepala daerah, program prioritas nasional seperti Asta Cita, serta isu pemberantasan korupsi dan wawasan kebangsaan dari Lemhanas.

Namun, ia menekankan bahwa kali ini materi akan lebih kontekstual karena program prioritas seperti MBG (Makan Bergizi Gratis) dan Kopdes (Koperasi Desa) sudah mulai berjalan di lapangan.

Para kepala daerah peserta Retreat Gelombang II diberangkatkan dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta Pusat, menuju IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, menggunakan kereta cepat Whoosh pada Minggu (22/6).

Dijelaskan pula, bahwa seluruh peserta retreat telah diarahkan untuk berkumpul di Kemendagri sejak pukul 08.00 WIB sebelum berangkat bersama. Total ada 86 kepala daerah yang akan mengikuti retreat kepala daerah gelombang II di IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri Puncak “Karya Mamungkah Ngenteg Linggih” Merajan Kanjeng Manis Sidakarya

“Jadi, ada 93 kepala daerah dan wakil yang terdaftar yang seharusnya ikut retreat gelombang ke-2 ini, namun 7 orang mengajukan permohonan untuk tidak mengikuti karena alasan kesehatan,” ucap Bima.

Sementara Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengungkapkan dirinya dalam kondisi prima dan siap mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Astungkara, barusan saya dan Pak Wakil Walikota sudah melaksanakan pemeriksaan kesehatan. Hasil Medical Check Up (MCU), tes darah, dan tekanan darah semuanya baik. Jadi kami siap untuk mengikuti retreat ini,” ungkapnya.

Hal serupa juga diungkapkan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, setelah menjalani tes kesehantan astungkara semua hasil baik, semoga seminggu ke depan ini kita bisa memanfaatkan kegiatan retreat sebagai sarana belajar dan membangun jaringan dengan sesama kepala daerah serta kementerian terkait. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Satpol PP Denpasar Tangani Warga Diduga Alami Gangguan Kejiwaan di Jalan Gunung Tambora

Dinas Kesehatan Denpasar Berikan Pelayanan Kesehatan

Loading

Published

on

By

Satpol PP Denpasar
LAKSANAKAN PENANGANAN: Satpol PP Kota Denpasar saat melaksanakan penanganan terhadap seorang warga yang diduga mengalami gangguan kejiwaan di kawasan Jalan Gunung Tambora III, Kelurahan Pemecutan, Denpasar Barat, Jumat (19/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar melalui Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Trantibum) melaksanakan penanganan terhadap seorang warga yang diduga mengalami gangguan kejiwaan di kawasan Jalan Gunung Tambora III, Kelurahan Pemecutan, Denpasar Barat, Jumat (19/6).

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Yudie Asmara, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait keberadaan seorang pria yang diduga mengalami gangguan psikologis dan membutuhkan bantuan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Satpol PP Kota Denpasar segera menuju lokasi untuk melakukan pendekatan secara persuasif dan humanis guna memastikan kondisi yang bersangkutan. Setelah berhasil diajak berkomunikasi, warga tersebut kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Denpasar untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Penanganan dilakukan dengan mengedepankan aspek kemanusiaan serta keselamatan yang bersangkutan maupun masyarakat sekitar. Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Denpasar agar yang bersangkutan mendapatkan pelayanan kesehatan dan penanganan sesuai prosedur,” ujar Yudie Asmara.

Setelah dilakukan pendataan awal, petugas Satpol PP langsung menghubungi Dinas Kesehatan Kota Denpasar untuk memberikan pelayanan kesehatan dan pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan tim kesehatan diketahui bahwa yang bersangkutan memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan sedang menjalani rawat jalan setelah sebelumnya mendapatkan pelayanan di poli jiwa sekitar tiga minggu lalu.

Petugas kesehatan juga memperoleh informasi bahwa dalam tiga hari terakhir yang bersangkutan mengalami kesulitan tidur, menunjukkan perilaku mengamuk, mengucapkan kata-kata yang tidak jelas, serta terus-menerus mengumpat.

Berdasarkan pemeriksaan status psikiatri, kondisi umum pasien terlihat terawat, namun kontak visual dan verbal kurang baik. Kesadaran dan orientasi terhadap waktu, tempat, serta orang masih baik. Sementara pada proses pikir ditemukan adanya gangguan koherensi, disertai indikasi waham kebesaran dan halusinasi.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Dukung Peningkatan Infrastruktur Pendidikan Secara Bertahap

Dari hasil asesmen awal, tim kesehatan memberikan diagnosis sementara mengarah pada skizofrenia (schizophrenia).

Saat ini, Dinas Kesehatan Kota Denpasar tengah berkoordinasi untuk proses rujukan ke RSUP Prof. Ngoerah guna mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai kebutuhan medis pasien.

Selain memastikan pelayanan kesehatan diberikan secara optimal, Satpol PP Kota Denpasar juga terus berupaya memastikan warga tersebut memperoleh pendampingan yang dibutuhkan sesuai dengan kondisi yang dialaminya.

Melalui sinergi antarinstansi ini, Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk bagi warga yang membutuhkan penanganan khusus terkait kesehatan mental. Diharapkan langkah cepat, terpadu, dan humanis ini dapat membantu yang bersangkutan memperoleh perawatan serta pendampingan yang tepat. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati dan Wabup Badung Saksikan Penampilan Baleganjur Remaja Badung di PKB 2026

Published

on

By

baleganjur badung
SAKSIKAN LOMBA BALEGANJUR: Bupati Wayan Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta saat menyaksikan penampilan Duta Kabupaten Badung dalam Lomba Baleganjur Remaja di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center, Denpasar, Kamis (18/6). (Foto: Hms Badung)

Denpasar, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta mengapresiasi penampilan Duta Kabupaten Badung dalam Wimbakara (Lomba) Baleganjur Remaja Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center, Denpasar, Kamis (18/6).

Turut hadir Ketua DPRD I Gusti Anom Gumanti, Sekda IB Surya Suamba, serta jajaran Kepala OPD, Ketua TP PKK Kab. Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Ketua GOW Nyonya Yunita Alit Sucipta, serta Ketua Gatriwara Badung Nyonya Gusti Ayu Trisna Dewi Anom Gumanti yang datang memberikan motivasi langsung bagi para seniman muda Desa Adat Sedang, Abiansemal, yang mewakili gumi keris.

Bupati Adi Arnawa menilai semangat, kekompakan, dan kesiapan sekaa tersebut menjadi modal penting menjaga eksistensi budaya di kalangan generasi muda. “Saya menyaksikan dan melihat langsung penampilan anak-anak Desa Sedang, bahkan sejak gladi bersih. Semangat anak-anak Desa Adat Sedang luar biasa. Mereka tampil dengan persiapan yang matang, penuh energi, dan sangat kompak. Bagi saya, ini merupakan penampilan yang sangat membanggakan dan menjadi bukti bahwa generasi muda Badung memiliki komitmen kuat dalam melestarikan seni budaya Bali,” ujar Bupati Adi Arnawa.

Ia berharap capaian ini memotivasi seniman muda Badung untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas berkesenian pada tahun-tahun mendatang. “Apa yang telah ditampilkan hari ini tentu patut diapresiasi. Namun setiap penampilan pasti memiliki ruang untuk dievaluasi dan disempurnakan. Saya berharap hasil evaluasi ini menjadi bekal untuk tampil lebih maksimal pada PKB berikutnya. Dengan persiapan yang semakin matang, saya optimistis Duta Kabupaten Badung mampu menunjukkan performa terbaiknya pada tahun 2027,” tambahnya.

Baca Juga  Pujawali Padudusan Alit di Pura Agung Jagatnatha

Dalam ajang ini, Duta Badung diwakili Sekaa Gong Cakradhara Desa Adat Sedang dengan membawakan garapan berjudul “Baradwara”. Terinspirasi dari filosofi Gerbang Api atau pemurnian jiwa, karya ini memadukan hentakan baleganjur energik, gemuruh ceng-ceng dinamis, serta sentuhan magis Gending Sanghyang Jaran khas Desa Adat Sedang. Selain Badung, lomba hari itu juga menampilkan duta dari Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Klungkung. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa Hadiri Puncak “Piodalan” di Pura Dalem Puri Bongkasa

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa
HADIRI PIODALAN: Bupati Wayan Adi Arnawa hadiri puncak upacara “Piodalan” di Pura Dalem Puri, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Badung, Kamis (18/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, menghadiri (ngupasaksi) puncak upacara Piodalan di Pura Dalem Puri, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Badung, pada Kamis (18/6). Kehadiran jajaran pemerintah daerah ini merupakan wujud dukungan nyata terhadap pelestarian adat dan budaya masyarakat keagamaan di Kabupaten Badung.

Turut mendampingi Bupati dalam kesempatan tersebut Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, unsur Tripika Kecamatan Abiansemal, Perbekel Desa Bongkasa I Gusti Agung Sumanjaya, serta para Kelian Adat dan Dinas se-Desa Bongkasa, Penglingsir beserta keluarga besar Puri Banyuning, serta seluruh masyarakat pengempon pura. Upacara suci ini dipuput langsung oleh Ida Pedanda Istri Oka Parwati.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian upacara pujawali tersebut agar berjalan labda karya, sida purna sida sidaning don. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan demi kelancaran program pembangunan di Kabupaten Badung.

“Kami hadir untuk menghaturkan sembah subakti sekaligus menjadi upasaksi. Saya berharap masyarakat tetap bersatu mendukung program Pemerintah Kabupaten Badung yang pro-rakyat. Saat ini, program bantuan Rp 2 juta setiap hari raya besar keagamaan sudah berjalan untuk meringankan beban warga,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati memaparkan sejumlah program prioritas baru di bidang pendidikan, termasuk kuliah gratis bagi anak petani dan pembebasan biaya SMA. “Kami memprioritaskan kuliah S1 gratis bagi anak petani. Untuk jenjang SMA di Badung juga akan digratiskan, meskipun kewenangannya ada di provinsi. Khusus di Badung, kami ambil kebijakan itu karena untuk SD dan SMP sudah gratis. Selain itu, anak ketiga (Nyoman) dan keempat (Ketut) yang menempuh pendidikan tinggi juga akan diberikan biaya kuliah gratis selama 4 tahun penuh, termasuk biaya wisuda,” tegasnya.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri Upacara ‘’Ngodakin’’ Ida Bhatara di Pura Dalem Pejarakan Ulun Lencana

Sementara itu, Manggala Karya (Ketua Panitia), I Nyoman Nada, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas kehadiran Bupati Badung beserta seluruh undangan di Pura Dalem Puri.

I Nyoman Nada juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dana hibah dari pemerintah yang sangat membantu krama desa dalam memelihara sarana prasarana suci (ngodak tapakan). “Kami mewakili seluruh pengempon mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa dan daerah. Kami dibantu dana Rp 100 juta untuk ngodak tapakan Pura Puseh dan Desa. Sementara untuk ngodak tapakan di Pura Dalem Puri Bongkasa ini dibantu sebesar Rp 700 juta, serta tambahan Rp 30 juta untuk operasional pelaksanaan upacara ini,” ungkap Nyoman Nada. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca