Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Adi Arnawa Resmikan Balai Desa Adat Kerobokan

BALIILU Tayang

:

Bupati Adi Arnawa
RESMIKAN BALAI DESA ADAT: Bupati Wayan Adi Arnawa meresmikan Balai Desa Adat Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita, Jumat (25/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Balai Desa Adat Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti dan Wakil Ketua DPRD Badung AA Ngurah Ketut Agus Nadi Putra. Selain itu dilaksanakan upacara melaspas pelinggih dan mecaru Balai Desa Adat yang dipuput Ida Pedanda Griya Telabah, Kerobokan, Jumat (25/7).

Pada kesempatan tersebut Bupati Adi Arnawa sangat mengapresiasi Desa Adat Kerobokan telah berhasil mewujudkan Balai Desa Adat. Pembangunan ini juga mendapat dukungan dana hibah dari Pemkab Badung tahun 2024 senilai Rp 4 miliar. Diharapkan dengan peresmian ini, Balai Desa Adat dapat dimanfaatkan untuk kegiatan positif dalam pelestarian seni, adat, agama, tradisi dan budaya. Terlebih desa adat telah memiliki lembaga kerta adhyaksa sebagai wadah atau media yang diharapkan dapat menyelesaikan masalah di masyarakat dinas maupun adat berbasis musyawarah mufakat.

Lebih lanjut Adi Arnawa juga menyampaikan program strategis Pemkab Badung, salah satunya peningkatan infrastruktur jalan di kawasan pariwisata. Hal ini dilakukan sebagai upaya mengatasi kemacetan dan mendukung pariwisata sebagai sektor andalan di Badung. Selain itu Badung juga memprioritaskan program penanganan sampah dan program Manfaat Tambahan Penjaminan (Mantap) Nak Badung Sehat.

“Dengan program Mantap Nak Badung Sehat ini, biaya di luar tanggungan BPJS akan di-cover dari program Mantap Nak Badung Sehat,” terangnya.

Pihaknya bersama DPRD Badung juga berkomitmen untuk meningkatkan sumber daya manusia masyarakat Badung. Untuk itu, Pemkab Badung tengah merancang program beasiswa kuliah. Di tahun anggaran 2026 sudah dirancang sebanyak 400 beasiswa bagi masyarakat yang berniat kuliah. Dengan kriteria, masyarakat yang kurang mampu dan yang berprestasi.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Buka Banglor Festival Desa Sibangkaja Abiansemal

“Nanti dapat menyampaikan proposal ke Bupati yang akan diverifikasi oleh instansi teknis. Setiap orang akan dibantu sebesar Rp 75 juta per tahun,” jelas Bupati.

Sementara Bendesa Adat Kerobokan I Gusti Agung Putu Sutarja, atas nama krama Desa Adat Kerobokan menyampaikan terima kasih kepada Bupati Badung dan DPRD Badung telah mendukung pembangunan Balai Desa Adat dan parahyangan. Dijelaskan, total biaya yang dihabiskan untuk pembangunan balai desa adat dan pelinggih sebesar Rp 6,5 miliar, bersumber dari bantuan hibah Pemkab Badung sebesar Rp 4 miliar dan tambahan dari Desa Adat Kerobokan Rp 2,5 miliar.

Bangunan Balai Desa Adat Kerobokan dilengkapi dengan basement dengan kapasitas parkir 300 sepeda motor. Lantai I terdapat Gudang, Ruangan Staf, Ruang Rapat Kerta Adhyaksa, Ruangan Prajuru, Bendesa Adat dan Toilet. Lantai 2, ada ruangan Rapat Kerta Sabha Bhuwana dengan kapasitas 200 orang.

Acara peresmian dihadiri pula Camat Kuta Utara I Putu Eka Permana beserta Tripika Kecamatan Kuta Utara, Dinas Kebudayaan, MDA, PHDI Badung, Majelis Alit Kuta Utara, Penglingsir Puri Kajanan dan Puri Kelodan Kerobokan, Lurah Kerobokan Kaja, Lurah Kerobokan Lurah Kerobokan Kelod dan Tokoh Masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Hadiri Pelantikan Pengurus GPEI, Gubernur Koster Ingin Bali Jadi Hub Ekspor Produk Nusantara

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Pengurus Daerah GPEI Bali di Teater Saba, The Keranjang Bali, Kuta.
PENGUKUHAN: Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (DPD GPEI) Bali Masa Bakti 2026–2031 di Teater Saba, The Keranjang Bali, Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, Kamis (6/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster ingin Bali menjadi hub ekspor produk yang dihasilkan berbagai daerah di Indonesia. Karena menurutnya, Bali punya ekosistem ekspor yang baik karena sudah dikenal dunia.

Hal itu disampaikan Gubernur Koster saat menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (DPD GPEI) Bali Masa Bakti 2026–2031 di Teater Saba, The Keranjang Bali, Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, Kamis (6/8).

Lebih lanjut ia memberi gambaran, secara faktual selama ini Daerah Bali telah menjadi hub ekspor bagi produk dari berbagai daerah di Nusantara.

“Faktanya sekarang sebenarnya sudah jadi hub, hanya saja belum dipolakan dan dikelola,” ucapnya.

Jika dipolakan dan dikelola dengan baik, ia yakin pertumbuhan ekspor Indonesia akan semakin meningkat.

“Karena Bali sudah punya branding dan standar mutu yang bisa dipertanggungjawabkan. Kalau sudah bersertifikat ekspor dari Bali, pasti laku. Itu yang membuat barang-barang yang dikirim dari Bali diterima oleh pasar dunia,” ujarnya.

Agar harapan ini bisa terwujud, saat ini pihaknya tengah menyiapkan Pusat Kebudayaan Bali yang pada Desember 2026 dijadwalkan masuk proses tender. “Kita berharap zona inti tuntas tahun 2027 dan mulai kerja sama dengan pihak ketiga untuk mengelola zona komersial. Salah satu fasilitas unggulannya adalah Bali Expo. Doakan semoga segera terwujud,” imbuhnya.

Masih dalam arahannya, Gubernur Bali dua periode ini menyinggung pentingnya peran ekspor karena mampu meningkatkan nilai jual komoditi, baik itu hasil pertanian atau produk kerajinan. Agar nilai jualnya lebih meningkat, Koster menyarankan agar ekspor tak hanya fokus pada komoditi mentah. “Kalau bisa, ekspor juga produk olahan supaya nilai jual naik,” sarannya.

Baca Juga  Tingkatkan Etika dan Ketepatan Protokol, Prokompim Badung Gelar Pelatihan Keprotokolan

Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus DPD GPEI Bali yang baru dikukuhkan. “Jadikan ini sebagai momentum untuk memajukan sektor perdagangan Daerah Bali agar lebih banyak komoditi yang menembus pasar ekspor,” katanya.

Wamendag Dyah Roro menambahkan, tahun ini pemerintah menargetkan nilai ekspor bisa mencapai $315 miliar dan saat ini baru terealisasi $218 miliar. Ia optimis, dengan potensi yang dimiliki berbagai daerah utamanya Daerah Bali, target itu bakal tercapai. Khusus untuk Bali, Dyah Roro memberi perhatian pada produksi seperti salak, manggis dan buah tropis lainnya yang sangat diminati pasar internasional.

Ketua Umum DPD GPEI Bali yang baru dilantik, A.A. Ngurah Aditya Pradnyana Sunu dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran Gubernur Koster. “Terima kasih, ini adalah bentuk perhatian dan konsern Bapak Gubernur pada sektor perdagangan, khususnya ekspor,” ucapnya.

Ia berkomitmen melanjutkan visi meningkatkan kontribusi Bali untuk target ekspor nasional. Sependapat dengan Gubernur Koster, ia menilai Daerah Bali layak menjadi hub ekspor produk nusantara. “Tak hanya menjadi pusat keuangan, kami ingin Bali menjadi pusat perdagangan produk Nusantara dan trade tourism,” tambahnya.

Pengukuhan dan Pelantikan DPD GPEI Bali ditandai dengan penyerahan pataka oleh Sekjen DPP GPEI Toto Dirgantoro kepada Ketua Umum DPD GPEI Bali Ngurah Sunu. Acara juga diisi pelepasan ekspor perdana salak gula pasir seberat 3,5 ton dengan nilai $ 13.000 ke Tiongkok. Pelepasan truk pengangkut salak gula pasir ditandai pengibasan bendera oleh Wamen Dyah Roro, diikuti Gubernur Koster dan sejumlah undangan yang membunyikan cengceng. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Putri Koster Ajak Perempuan Bali Berani Jadi Womenpreneur Tanpa Tinggalkan Jati Diri

Published

on

By

Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Koster menghadiri talkshow Perempuan Bali Berdaya di Atrium Icon Mall, Sanur.
HADIRI TALKSHOW: Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat menghadiri talkshow inspiratif bertajuk “Perempuan Bali Berdaya: Merajut Budaya dalam Membangun Bangsa” di Atrium Icon Mall, Sanur, Kamis (6/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Adat dan tradisi tidak pernah mengekang perempuan Bali untuk berwirausaha. Lahir dan tumbuh dalam adat serta tradisi yang kuat, perempuan Bali dikenal tangguh dalam menjalankan berbagai perannya, baik dalam keluarga, kehidupan adat, maupun ranah publik.

“Adat, budaya, dan tradisi Bali selalu memberikan peluang bagi perempuan untuk mandiri,” ungkap Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat menghadiri talkshow inspiratif bertajuk “Perempuan Bali Berdaya: Merajut Budaya dalam Membangun Bangsa” di Atrium Icon Mall, Sanur, Kamis (6/8/2026).

Putri Koster menjelaskan bahwa perempuan Bali tidak hanya menjalankan tugas domestik, tetapi juga memiliki hak untuk mengembangkan potensi, mengejar minat, dan mewujudkan cita-citanya di ranah publik. Salah satunya dengan menjadi perempuan pengusaha atau womenpreneur.

Womenpreneur harus memiliki jiwa yang kuat dan pantang menyerah. Jika jatuh, bangkit lagi. Harus memiliki visi dan tujuan, serta disiplin dan inovatif,” imbuhnya.

Menurutnya, karakter tangguh dan pantang menyerah telah melekat pada diri perempuan Bali. Hal tersebut tercermin dari kemampuan mereka dalam membagi waktu dan menjalankan berbagai tanggung jawab, mulai dari urusan rumah tangga, kegiatan adat dan tradisi, hingga pekerjaan serta aktivitas di ruang publik.

“Jangan takut, lakukan saja. Ibu yakin perempuan Bali pasti bisa. Namun, semuanya tetap harus dijalankan secara seimbang. Jangan sampai melupakan perannya sebagai ibu rumah tangga,” katanya.

Putri Koster menjelaskan bahwa bagaimanapun perempuan memiliki peran penting sebagai ibu dan istri dalam keluarga, mendampingi suami, serta menjadi benteng utama dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak.

Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia Dyah Roro Esti Widya Putri menjelaskan bahwa sebanyak 64,5 persen UMKM di Indonesia digerakkan oleh perempuan.

Baca Juga  Diskop UKMP Badung Gandeng UMKM Gelar Jumat Ceria

“Hal ini membuktikan bahwa perempuan mampu menopang perekonomian daerah dan nasional, sekaligus menciptakan efek berganda yang positif bagi masyarakat,” jelasnya.

Dyah Roro menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan bersama pemerintah pusat akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan para pelaku usaha untuk memajukan UMKM dan sektor industri melalui berbagai program serta fasilitas yang tersedia.

Lebih lanjut, Ketua Umum BPD HIPMI Bali Agung Bagus Pratiksa Linggih berharap kegiatan tersebut dapat menginspirasi perempuan Bali agar tidak takut memulai usaha dan berani menjadi womenpreneur.

Menurutnya, semakin banyak perempuan yang membangun dan mengembangkan UMKM lokal, seperti industri kerajinan, tenun, dan sektor kreatif lainnya, semakin besar pula peluang produk lokal untuk berkembang dan naik kelas. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Hadiri Pasar Rakyat TP PKK Jembrana

Published

on

By

Ketua TP PKK Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Sekretaris I TP PKK Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menghadiri Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali di Jembrana.
PASAR RAKYAT: Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa saat menghadiri gelaran Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali bertajuk "Berbelanja dan Berbagi", yang kali ini digelar di kawasan Gedung Ir. Soekarno, Jembrana, Jumat (7/8). (Foto: Hms Dps)

Jembrana, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa hadir pada gelaran Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali bertajuk “Berbelanja dan Berbagi”, yang kali ini digelar di kawasan Gedung Ir. Soekarno, Jembrana, Jumat (7/8).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster, serta jajaran TP PKK kabupaten/kota se-Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Sagung Antari Jaya Negara juga menyerahkan bantuan berupa 10 tas belanja kepada 10 orang penerima dari masyarakat Kabupaten Jembrana. Tas tersebut berisi berbagai kebutuhan hasil belanja produk UMKM dan pedagang lokal yang ada di Pasar Rakyat.

Usai seremonial berlangsung, di tengah kehangatan suasana dengan masyarakat, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbelanja produk lokal dan UMKM, namun juga menjadi momentum untuk berbagi dan membantu masyarakat di Kabupaten Jembrana.

“Selain dapat berbelanja produk masyarakat, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk berbagi dan mempererat rasa kebersamaan antar daerah di Bali,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster mengatakan, Pasar Rakyat PKK merupakan program yang telah berjalan sejak periode pertama kepemimpinan Gubernur Bali.

“Melalui pasar rakyat ini kami mengajak petani dan UMKM untuk menjual produknya. Awalnya dilaksanakan di depan Kantor Gubernur Bali dan seluruh pengurus PKK bergotong-royong membantu masyarakat,” jelasnya.

Ny. Putri Koster juga menambahkan, melalui kegiatan ini setiap TP PKK kabupaten/kota diwajibkan berbelanja produk UMKM yang kemudian dibagikan kembali kepada masyarakat dalam bentuk paket bantuan. Untuk kegiatan kali ini, Kabupaten Jembrana menyiapkan 20 tas bantuan, sedangkan kabupaten/kota lainnya masing-masing 10 tas.

Baca Juga  Tingkatkan Etika dan Ketepatan Protokol, Prokompim Badung Gelar Pelatihan Keprotokolan

“Tujuan mulia kita adalah menjalin silaturahmi dengan sesama pengurus, kemudian menyapa UMKM, mengajak masyarakat untuk peduli, dan di sini juga ada perputaran uang sehingga Kabupaten/Kota memiliki kesempatan untuk berkembang,” tegasnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca