Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Sambangi BKPK RI, Walikota Jaya Negara Pertajam Langkah Penanganan Stunting di Kota Denpasar

BALIILU Tayang

:

Walikota Jaya Negara
AUDIENSI: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana dan Kadis Kesehatan Kota Denpasar, AA Ayu Agung Candrawati saat beraudiensi dengan Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) RI, Prof. Asnawi Abdullah, Phd di Gedung Adhyatma Ruang Rapat 214B, Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (26/11) pagi. (Foto: Hms Dps)

Jakarta, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar terus berkomitmen dalam percepatan penanganan stunting. Karenanya, guna memastikan kesamaan data guna mendukung optimalisasi upaya intervensi, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana dan Kadis Kesehatan Kota Denpasar, AA Ayu Agung Candrawati beraudiensi dengan Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) RI, Prof. Asnawi Abdullah, Phd di  Gedung Adhyatma Ruang Rapat 214B, Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (26/11) pagi.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menjelaskan bahwa Konsultasi Angka Stunting SSGI 2024 Kota Denpasar di BKPK RI ini sebagai langkah untuk memastikan kesamaan data antara pusat dan daerah. Hal ini dilaksanakan guna mendukung upaya intervensi berkelanjutan untuk menekan angka stunting di Kota Denpasar.

“Komitmen seperti ini kami jalankan terutama saat kami mendapati data angka stunting Kota Denpasar mengalami kenaikan. Kami di Kota Denpasar langsung mengambil langkah melaksanakan Posyandu Paripurna serentak di Kota Denpasar dengan sasaran 22.000 balita atau sekitar 98,1 persen,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, tujuan audiensi ini guna mengetahui berbagai hal terkait data angka stunting di Kota Denpasar yang dirilis Pemerintah Pusat. Sehingga target RPJMD Kota Denpasar di tahun 2026 mendatang dapat tercapai. Terlebih, Pemkot Denpasar telah melakukan berbagai langkah strategis di 2025 dan sebelumnya di tahun 2024, terutama juga saat angka stunting Denpasar sempat mengalami kenaikan.

Sebagai upaya penanganan stunting, Pemerintah Kota Denpasar telah melaksanakan berbagai upaya strategis. Mulai dari  Posyandu Paripurna Serentak, Pemberian Makanan Tambahan (PMP) pada Balita kurang gizi dan Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK).

“Kita ingin belajar apa ada yang belum maksimal kami kerjakan terkait penanganan stunting. Apapun arahan yang terbaik kami akan kerjakan dan mengevaluasi kinerja kami sebelumnya,“ ujar Jaya Negara.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Apresiasi Aksi Sosial Serangkaian HUT Ke-28 Perumda Tirta Sewakadarma

Sementara Kepala BKPK RI, Prof. Asnawi Abdullah, PhD mengatakan pertemuan hari ini sebagai forum diskusi terkait penanganan stunting di Kota Denpasar. Sejumlah variabel yang berkontribusi signifikan terhadap penurunan stunting terus dicermati sehingga penanganan stunting di Kota Denpasar menjadi lebih tepat sasaran.

Dikatakannya, Pemerintah Pusat siap mendukung intervensi penanganan stunting di Kota Denpasar. Salah satunya adalah fasilitasi terutama terkait penunjukan tim ahli penanganan stunting di Kota Denpasar.

“Tujuan kita disini juga mengupayakan mencari strategi lain terkait penanganan stunting di Kota Denpasar. Melalui desain dan intervensi baru guna mencari mana yang terbaik menghasilkan penanganan stunting yang tepat dan mungkin saja menjalankan program yang belum dilaksanakan oleh Pemkot Denpasar,“ ujar Abdullah. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Apel Disiplin, Sekda Eddy Mulya Ajak ASN Perkuat Disiplin, Empati dan Kebersamaan

Published

on

By

Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya memimpin apel disiplin di lingkungan Setda Kota Denpasar.
APEL DISIPLIN: Pelaksanaan apel disiplin dipimpin Sekda Eddy Mulya di lingkungan Setda Kota Denpasar, Senin (24/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Apel disiplin di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Denpasar, Senin (24/8), diikuti para Asisten Sekda Kota Denpasar, Staf Ahli, Kepala Bagian, dan seluruh ASN di lingkungan Setda Kota Denpasar. Tak hanya menjadi momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya kedisiplinan aparatur, apel kali ini juga diisi dengan pesan kemanusiaan, kepedulian sosial, serta apresiasi terhadap pengabdian para pegawai.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, dalam arahannya mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan tugas. Menurutnya, profesionalitas aparatur tidak hanya tercermin dari kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga dari sikap, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.

“Sebagai ASN, kita harus terus meningkatkan kedisiplinan, integritas, empati, dan kebersamaan. Mari kita jaga suasana kerja yang harmonis sehingga tugas-tugas pemerintahan dapat dijalankan dengan baik dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Sekda Eddy Mulya.

Selain menekankan kedisiplinan, Eddy Mulya yang juga Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kota Denpasar mengajak seluruh ASN menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah Indonesia. Sekda Eddy Mulya mengimbau jajaran Setda Kota Denpasar turut berpartisipasi dalam penggalangan donasi sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, semangat tersebut perlu menjadi bagian dari budaya kerja ASN yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan tugas birokrasi, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kondisi sosial di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda Eddy Mulya juga melaksanakan pisah sambut sejumlah pejabat yang mendapat penugasan baru di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Sebelumnya, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, telah melantik dan mengambil sumpah 81 pejabat struktural yang terdiri atas Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas di Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Resmikan Balai Banjar Mergaya Pemecutan Kelod

Rotasi dan promosi tersebut merupakan bagian dari upaya pengisian jabatan yang kosong sekaligus pemantapan organisasi dan peningkatan kapasitas kelembagaan di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Dalam pelantikan tersebut, I Nyoman Denny Widya yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Umum Setda Kota Denpasar kini mengemban tugas sebagai Kepala Bapenda Kota Denpasar. Sementara, Ida Bagus Alit Surya Antara yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar dipercaya sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar.

Melepas dua pejabat yang sebelumnya menjadi bagian dari keluarga besar Setda Kota Denpasar, Eddy Mulya menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat atas amanah baru yang diemban. Eddy Mulya berpesan agar terus menunjukkan etos kerja yang baik, membangun kolaborasi yang harmonis, serta menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing.

“Selamat mengemban tugas di tempat yang baru. Tunjukkan etos kerja yang baik, bangun kolaborasi yang harmonis, dan jadilah teladan di lingkungan kerja masing-masing,” ujar Eddy Mulya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Eddy Mulya Hadiri Pemilihan Kids & Duta Forum Maritim Bali Ke-3 Tahun 2026

Harapkan Jadi Upaya Bangun Kesadaran Generasi Muda akan Pentingnya Laut, Lingkungan dan Pangan

Loading

Published

on

By

Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menyerahkan trofi saat menghadiri Pemilihan Kids & Duta Forum Maritim Bali ke-3 di Gedung Dharma Negara Alaya.
SERAHKAN TROFI: Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menyerahkan trofi saat menghadiri Pemilihan Kids & Duta Forum Maritim Bali ke-3 Tahun 2026 yang digelar di Gedung Dharma Negara Alaya, pada Sabtu (22/8) malam. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menghadiri Pemilihan Kids & Duta Forum Maritim Bali ke-3 Tahun 2026 yang digelar di Gedung Dharma Negara Alaya, pada Sabtu (22/8) malam.

Pemilihan Kids & Duta Forum Maritim Bali ke-3 ini sendiri diikuti sekitar 135 peserta dari seluruh Kabupaten dan Kota di Bali, yang sebelumnya dirangkaikan dengan kegiatan Bakti Sosial pembagian Plpaket Ikan kepada masyarakat penerima manfaat.

Terpilih sebagai Duta Maritim Bali Tahun 2026 yakni Ni Komang Larasati, terpilih sebagai Kids Maritim Bali Tahun 2026 yakni atas nama Ariella dan terpilih sebagai Pra-Kids Maritim Bali Tahun 2026 yakni atas nama Duma.

Turut hadir Sekretaris Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Machmud, S.P., M.Sc, Dewan Pembina Forum Maritim Bali sekaligus Anggota DPR-RI, I Nyoman Parta, S.H., Ketua PHRI Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. (Cok Ace), Komandan Pangkalan TNI AL Denpasar, Kolonel Laut (P) Ary Mahayasa, S.T., M.M.S., Akademisi dari Universitas Udayana dan UGM, OPD pemkot Denpasar, para peserta, orangtua dan undangan terkait lainnya.

Lewat sambutan video, dukungan juga disampaikan Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Republik Indonesia Ni Luh Puspa atas digelarnya Pemilihan Kids & Duta Forum Maritim Bali ke-3 Tahun 2026.

Sekretaris Dirjen PDSPKP Kementerian KKP RI, Machmud, S.P., M.Sc, dalam sambutannya mengatakan Kementerian KKP terus berkomitmen menjaga laut melalui kebijakan yang terus dijaga dengan berbagai program strategis berkelanjutan.

“Sejalan dengan program Swasembada pangan yakni pilar utama dalam misi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto untuk mewujudkan kemandirian bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Kebijakan ini menempatkan ketersediaan pangan mandiri sebagai fondasi kedaulatan nasional, stabilitas ekonomi, dan kesejahteraan rakyat tanpa bergantung pada negara lain dan juga fokus pada penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM), pendidikan, kesehatan, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas,” ujarnya.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Resmikan Balai Banjar Mergaya Pemecutan Kelod

Ditambahkannya, berbagai potensi yang dimiliki kelautan dan perikanan Indonesia dan bagaimana Pemerintah terus mengupayakan pemanfaataanya secara berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Selain juga berbagai program lainnya seperti penanggulangan sampah di lautan dan program Gemarikan. Pemerintah pusat mendukung penuh Forum Maritim Bali melalui Pemilihan Kids & Duta Forum Maritim Bali ke-3 sebagai wadah memperkuat sinergi menjaga kekayaan laut dan membangun kesadaran generasi muda dalam menjaga pentingnya laut, lingkungan, dan pangan dari kekayaan kelautan dan perikanan di Bali,” ucapnya.

Dewan Pembina Forum Maritim Bali sekaligus Anggota DPR-RI, I Nyoman Parta, S.H., mengatakan hal pertama yang dilihatnya adalah tingkat edukasi dan kepercayaan diri peserta yang luar biasa.

“Mereka tidak hanya aktif dalam kegiatan komunitas, tetapi juga sering masuk ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi tentang bagaimana merawat laut, mengenalkan apa saja yang ada di laut, serta membangun kebiasaan gemar makan ikan,” ujarnya.

Ditambahkan Nyoman Parta, pemerintah dapat memberikan perhatian dan dukungan yang lebih besar terhadap komunitas seperti ini. Karena peran para relawan, khususnya anak-anak yang bergerak di bidang kelautan sangat besar.

“Mereka adalah generasi yang dapat membantu mengedukasi masyarakat sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap laut, lingkungan, dan konsumsi ikan. Saya berharap gerakan ini dapat terus dibangun dan dikembangkan secara berkelanjutan, sehingga semakin banyak anak-anak yang terlibat dan semakin luas manfaat yang diberikan kepada masyarakat,” tegas Nyoman Parta.

Sementara Sekda Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya dalam sambutannya mengatakan kegiatan Pemilihan Kids & Duta Forum Maritim Bali ke-3 ini bukan sekadar pemilihan duta, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya laut, lingkungan, dan pangan, termasuk pentingnya mengonsumsi ikan sebagai sumber protein yang sehat.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Resmikan Sentra UMKM "Natah Antakara" Sanur

“Menjaga laut bukan hanya tanggung jawab pemerintah, nelayan, maupun masyarakat pesisir, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, saya berharap anak-anak ini tidak hanya menjadi ikon kegiatan, tetapi juga menjadi agen perubahan yang menyampaikan pesan-pesan positif mengenai kelautan kepada teman sebaya, keluarga, sekolah, dan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, perhatian terhadap ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat juga menjadi hal yang penting. Ikan merupakan salah satu sumber protein yang baik dan bergizi. Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) merupakan salah satu upaya untuk membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Forum Maritim Bali kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan. Kepada seluruh peserta, kami berpesan jadilah generasi yang mencintai laut, jadilah generasi yang peduli lingkungan, jadilah generasi yang gemar makan ikan, dan jadilah generasi yang mampu menginspirasi,” kata Eddy Mulya

Ditambahkannya lagi, generasi muda tidak perlu menunggu dewasa untuk memberikan kontribusi bagi lingkungan dan masyarakat. Perubahan besar dapat diawali dari tindakan-tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten.

“Pemkot Denpasar terus mendorong berbagai upaya dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan, peningkatan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir, penguatan ketahanan pangan, peningkatan konsumsi ikan, serta pelestarian lingkungan. Semua ini dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, komunitas, organisasi kemasyarakatan, nelayan, dan generasi muda,” kata Eddy Mulya.

Semangat kolaborasi harus terus dibangun untuk menjadikan Bali, khususnya Kota Denpasar, sebagai daerah yang semakin peduli terhadap kelestarian laut sekaligus kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Sekali lagi, kami menyampaikan apresiasi kepada Forum Maritim Bali atas terselenggaranya kegiatan ini. Kami berharap, duta yang terpilih akan dapat menjalankan amanah dengan baik serta menjadi teladan bagi generasi muda lainnya. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang luas dan menjadi momentum untuk semakin memperkuat kepedulian kita terhadap laut, lingkungan, kesehatan, dan ketahanan pangan,” pungkas Sekda Eddy Mulya. (eka/bi)

Baca Juga  Pemkot Wujudkan Kota Inklusi, Beri Kesempatan yang Sama

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Eddy Mulya Lepas Parade Kirab Merah Putih IGTKI Kota Denpasar

Jadi Momentum Tanamkan Semangat Nasionalisme Sejak Usia Dini

Loading

Published

on

By

Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya melepas Parade Kirab Merah Putih IGTKI Kota Denpasar di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar.
LEPAS KIRAB: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat menghadiri sekaligus melepas Parade Kirab Merah Putih Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Denpasar di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, Minggu (23/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya bersama Ketua Persatuan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya menghadiri sekaligus melepas Parade Kirab Merah Putih Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kota Denpasar di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, Minggu (23/8).

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut diikuti sekitar 1.000 anak Taman Kanak-Kanak (TK)/PAUD se-Kota Denpasar. Beragam kegiatan turut memeriahkan acara tersebut, mulai dari Ikrar Anak Indonesia Hebat, Parade dan Kirab Merah Putih, Karnaval Pakaian Adat Nusantara, hingga Senam Anak Indonesia Hebat.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, AA Putu Gede Wibawa, Anggota DPRD Kota Denpasar, Yonathan Andre Baskoro, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar, Ni Ketut Sri Karyawati, Ketua PGRI Kota Denpasar, I Ketut Suarya, serta undangan lainnya.

Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, atas nama Pemerintah Kota Denpasar, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pendidikan karakter dan penanaman nilai kebangsaan perlu dimulai sejak usia dini melalui kegiatan yang menyenangkan, kreatif, dan sesuai dengan dunia anak.

“Parade Kirab Merah Putih ini bukan sekadar kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan, tetapi menjadi wahana pembelajaran yang sangat baik bagi anak-anak untuk mengenal dan mencintai bangsanya sejak dini. Melalui kebersamaan, pengenalan simbol-simbol kebangsaan, keberagaman budaya Nusantara, serta kegiatan yang menumbuhkan semangat hidup sehat, kita sedang menanamkan fondasi karakter generasi penerus,” ujar Eddy Mulya.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Apresiasi Aksi Sosial Serangkaian HUT Ke-28 Perumda Tirta Sewakadarma

Lebih lanjut, Eddy Mulya mengatakan bahwa anak-anak saat ini merupakan generasi yang akan menentukan masa depan bangsa dan Kota Denpasar. Oleh karena itu, diperlukan peran bersama antara keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, dan pemerintah untuk memberikan ruang tumbuh yang positif sekaligus membentuk generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki rasa cinta tanah air.

“Pemerintah Kota Denpasar terus berkomitmen mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini. Harapannya, anak-anak Denpasar dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berakhlak baik, menghargai keberagaman, serta bangga menjadi bagian dari Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Ni Nyoman Puspitawati Yasa menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dalam menanamkan nilai nasionalisme, cinta tanah air, persatuan, kebersamaan, serta pola hidup sehat kepada anak-anak sejak usia dini.

Puspitawati menyampaikan, kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 1.000 anak TK/PAUD se-Kota Denpasar bersama kepala sekolah, guru, dan para pendamping. Melalui kegiatan ini, semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme sejak usia dini, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam keberagaman.

“Kami berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wahana untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, nasionalisme, persatuan, dan kebersamaan kepada anak-anak sejak usia dini. Dengan demikian, kecintaan terhadap bangsa dan negara dapat tumbuh dan menjadi bagian dari karakter mereka dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Puspitawati. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca