Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Puncak HKG PKK Ke-54 Kota Denpasar, Perkuat Peran Kader Wujudkan Keluarga Sejahtera

BALIILU Tayang

:

Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa hadiri puncak HKG PKK Ke-54 Kota Denpasar di Gedung DNA
HKG PKK DENPASAR: Peringatan HKG PKK Ke-54 Kota Denpasar dihadiri langsung Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, dan Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Denpasar, Kamis (20/8). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Peringatan Puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-54 Kota Denpasar menjadi momentum untuk memperkuat peran kader dalam pemberdayaan keluarga sekaligus mendukung pembangunan daerah. Mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, kegiatan tersebut dihadiri langsung Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, dan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Denpasar, Kamis (20/8).

Puncak peringatan berlangsung semarak dengan penampilan Tari Pendet, penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba HKG PKK dan kegiatan Bulan Bung Karno Tahun 2026, serta penampilan paduan suara SMPN 7 Denpasar yang berhasil meraih Juara I HKG PKK Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026. Rangkaian kegiatan juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara TP PKK dan Dekranasda Kota Denpasar bersama sejumlah mitra, sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.

Sejumlah pihak turut terlibat dalam kerja sama tersebut, yakni Astra Daihatsu Denpasar Cokro, Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, Poltekkes Kemenkes Denpasar, dan Universitas Saraswati. Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka ruang kerja sama yang lebih luas, tidak hanya dalam mendukung kegiatan PKK, tetapi juga pada bidang pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga pengembangan kapasitas masyarakat.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Gatriwara Kota Denpasar, Ny. Purnawati Ngurah Gede, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Denpasar, Ny. I Gusti Ayu Putu Suwandewi Eddy Mulya, jajaran pengurus TP PKK, serta para tamu undangan.

Baca Juga  Walikota Denpasar Lepas Peserta Raimuna Nasional Tahun 2023

Dalam sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat, Ny. Tri Tito Karnavian, yang dibacakan Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, disampaikan bahwa HKG PKK hendaknya tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Peringatan ini menjadi momentum untuk melakukan refleksi dan memperkuat kembali gerakan PKK secara berjenjang, mulai dari tingkat pusat, daerah, desa dan kelurahan hingga kelompok Dasawisma.

Penguatan 10 Program Pokok PKK menjadi bagian penting dalam upaya menjadikan keluarga sebagai fondasi pembangunan. Para kader juga didorong untuk terus bersinergi dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi dan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita, sehingga program yang dijalankan tidak berhenti pada kegiatan, tetapi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara di sela-sela kegiatan Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TP PKK dan kader atas pengabdian serta konsistensinya dalam membina keluarga dan masyarakat. Menurutnya, keberadaan kader PKK di tengah masyarakat memiliki peran penting karena banyak program pemberdayaan dimulai dari lingkungan keluarga dan komunitas.

“Peringatan HKG PKK Ke-54 ini hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga sebagai momentum untuk melihat kembali apa yang telah dilakukan, mengevaluasi berbagai tantangan, serta menyusun langkah yang lebih baik ke depan,” ujar Jaya Negara.

Walikota Jaya Negara juga mendorong jajaran PKK untuk terus memperkuat kemitraan strategis, mengembangkan potensi kriya dan UMKM, serta memperluas wawasan masyarakat. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga agar semakin sejahtera, tenteram dan mandiri.

Jaya Negara juga mengajak seluruh kader PKK dan pemangku kepentingan menjaga semangat kebersamaan dengan berlandaskan filosofi Vasudhaiva Kutumbakam, yang bermakna seluruh manusia merupakan satu keluarga. Semangat tersebut, penting untuk membangun kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah sebagai Guru Wisesa, kader PKK, dunia usaha, akademisi dan masyarakat.

Baca Juga  Pjs. Walikota Denpasar Dewa Gede Mahendra Terima Kunjungan Dubes Vietnam untuk Indonesia

Melalui peringatan HKG PKK Ke-54, Pemerintah Kota Denpasar berharap gerakan PKK terus melahirkan inovasi dan kreativitas yang menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan penguatan 10 Program Pokok PKK dan kolaborasi lintas sektor, kader diharapkan semakin hadir sebagai penggerak perubahan dari lingkungan keluarga, sehingga turut mempercepat terwujudnya masyarakat Denpasar yang maju, aman dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Kisah Inspiratif Luh Rusmiati, dari Tumpukan Koran Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomi

Published

on

By

Luh Rusmiati, pengrajin koran bekas asal Sudaji
Luh Rusmiati, perempuan asal Banjar Dinas Ceblong, Desa Sudaji, Buleleng. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Berawal dari melihat tumpukan koran bekas di rumah saudara, Luh Rusmiati justru menemukan peluang untuk berkarya. Sejak 2016, perempuan asal Banjar Dinas Ceblong, Desa Sudaji, Buleleng ini mulai belajar secara mandiri mengolah kertas bekas menjadi berbagai produk kerajinan yang memiliki nilai jual.

Tanpa berbekal pendidikan khusus di bidang kerajinan, Sumiati mencoba membuat berbagai produk dari bahan kertas. Awalnya, ia hanya ingin membuat keranjang sederhana untuk tempat air mineral. Namun, hasil karyanya ternyata menarik perhatian orang di sekitarnya.

“Awalnya saya melihat tumpukan koran di rumah saudara. Saya ingin membuat keranjang untuk tempat air mineral. Setelah ada saudara yang tertarik dan meminta dibuatkan, akhirnya berkembang dan ada yang meminta dibuatkan produk lain seperti bokor,” tuturnya saat ditemui di Galerinya, Jumat (2/10).

Dari percobaan sederhana tersebut, usaha kerajinan yang diberi nama “Gegaen Lima Craft” perlahan berkembang. Berbagai produk seperti anyaman, tempat pensil, nampan, tatakan gelas, gantungan kunci hingga perabotan berupa meja dan kursi kini dihasilkan dari kreativitasnya.

Untuk mendapatkan bahan baku, Rusmiati memanfaatkan berbagai jenis kertas. Koran bekas sebagian dibeli, sedangkan kertas lainnya diperoleh melalui donasi dari teman-temannya.

Menariknya, hubungan dengan para penyumbang kertas juga dilakukan melalui sistem barter. Kertas bekas yang diberikan kemudian diolah menjadi produk kerajinan dan sebagian hasilnya diberikan kembali kepada mereka, seperti tempat pensil maupun nampan kecil.

“Kalau koran biasanya saya beli. Kalau kertas-kertas lainnya banyak yang dapat dari donasi teman. Kadang saya barter, mereka memberikan kertas, kemudian saya kasih tempat pensil atau nampan kecil,” jelasnya.

Ketekunan Rusmiati membuahkan hasil. Produk kerajinannya tidak hanya dipasarkan di lingkungan sekitar, tetapi juga pernah menembus pasar luar negeri. Pada 2017, ia sempat bekerja sama dengan sebuah art shop di Denpasar. Produk berupa tatakan gelas dan nampan bahkan dibawa hingga ke Jepang dan Afrika.

Baca Juga  Desa Adat Sesetan Gelar “Karya Atma Wedana“ dan “Mapandes Kinambulan“

Selain itu, sejumlah wisatawan yang berkunjung ke homestay di sekitar tempat usahanya juga tertarik membeli produk kerajinannya untuk dijadikan suvenir dan dibawa pulang ke negara masing-masing.

Dari usaha tersebut, Rusmiati memperkirakan omzet yang diperoleh dapat mencapai sekitar Rp 5 juta dalam satu bulan, meskipun jumlahnya tidak selalu sama setiap bulan.

Harga produknya pun cukup beragam. Untuk produk sederhana seperti gantungan kunci, harganya mulai dari sekitar Rp 5 ribu per buah. Sementara produk dengan ukuran lebih besar seperti meja dan kursi dijual dalam bentuk set dengan harga yang disesuaikan dengan jenis dan ukurannya.

Bagi Rusmiati, usaha ini bukan hanya tentang menghasilkan pendapatan. Ia ingin kerajinan berbahan kertas bekas tersebut dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di sekitarnya.

“Harapannya usaha ini terus berkembang. Saya juga berharap ada orang-orang di sekitar yang mau ikut bersama-sama mengembangkan usaha ini, sehingga bisa memberikan manfaat lebih bagi orang-orang di sekitar,” ungkapnya.

Upaya Rusmiati mengolah bahan bekas menjadi produk bernilai ekonomi juga mendapat perhatian dari pemerintah. Ia beberapa kali mendapat kesempatan mengikuti pameran dan kegiatan promosi produk lokal, seperti Lovina Festival, Buleleng Festival maupun kegiatan yang dilaksanakan di tingkat kecamatan.

Menurutnya, kesempatan mengikuti pameran menjadi salah satu bentuk dukungan yang sangat membantu dalam memperkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas.

Disisi lain, Perbekel Desa Sudaji, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, mengapresiasi semangat dan motivasi para pelaku UMKM di desanya, termasuk Rusmiati yang mampu mengolah limbah kertas menjadi karya seni bernilai ekonomi.

Menurutnya, kreativitas tersebut memiliki peluang untuk terus dikembangkan sehingga produk yang dihasilkan tidak hanya dipasarkan di tingkat lokal, tetapi juga dapat menjangkau pasar yang lebih luas, bahkan hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Baca Juga  Ganggu Ketertiban Umum, Pedagang Tumpah di Kawasan Pasar Sanglah Ditertibkan

“Pemerintah Desa Sudaji sangat mendukung dan mengapresiasi semangat UMKM kami. Salah satunya pengelolaan limbah kertas yang diolah menjadi sebuah karya seni yang nantinya bisa dipasarkan di seluruh Nusantara maupun dunia,” ujarnya.

Fajar mengatakan, pemerintah desa juga berupaya mengantisipasi berbagai kendala yang dihadapi pelaku UMKM di lapangan, terutama berkaitan dengan permodalan, pemasaran dan kebutuhan pengembangan usaha lainnya. Dukungan diberikan melalui motivasi, pembinaan serta membangun hubungan dengan berbagai stakeholder yang dapat membantu kemajuan UMKM di Desa Sudaji.

Ia berharap dukungan terhadap UMKM di desa semakin kuat, baik dari pemerintah maupun stakeholder lainnya, sehingga para pelaku usaha memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan produk dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kecelakaan di By Pass Ngurah Rai Picu Kepadatan, Unit Lalulintas Polsek Dentim Turun Langsung ke TKP

Published

on

By

Polisi tangani kecelakaan di By Pass Ngurah Rai
KECELAKAAN: Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan By Pass Ngurah Rai, tepatnya di utara Jembatan Panjang Pasiran, Padang Galak, Denpasar Timur, Minggu (4/10/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan By Pass Ngurah Rai, tepatnya di utara Jembatan Panjang Pasiran, Padang Galak, Denpasar Timur, Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 09.00 Wita. Peristiwa tersebut sempat menyebabkan kepadatan kendaraan pada jalur menuju utara.

Mendapat informasi dari masyarakat, personel Unit Lalulintas Polsek Denpasar Timur (Dentim) segera mendatangi lokasi. Petugas kemudian melakukan penanganan di TKP sekaligus mengatur pergerakan kendaraan agar kepadatan tidak semakin meluas.

Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Vario yang dikendarai I Made Cuta, (71), dengan mobil Daihatsu Sigra yang dikemudikan Reno Ramadhan, (31). Keduanya melaju dari arah selatan menuju utara ketika kondisi lalu lintas cukup padat. Saat kendaraan di depan melakukan pengereman, pengendara sepeda motor diduga tidak sempat mengendalikan laju kendaraannya hingga menabrak bagian belakang mobil.

Pengendara sepeda motor mengalami luka lecet pada lutut kiri dan benjolan di bagian belakang kepala. Dalam kondisi sadar serta masih dapat berkomunikasi, korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans BPBD menuju Rumah Sakit Dharma Yadnya untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., mengatakan, kecepatan personel dalam merespons laporan menjadi bagian penting untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mencegah gangguan arus lalu lintas yang lebih panjang.

“Setiap laporan masyarakat yang berkaitan dengan gangguan keamanan maupun keselamatan di jalan kami tindak lanjuti dengan cepat, sehingga situasi dapat segera ditangani dan aktivitas masyarakat tetap berjalan,” ujar Kapolsek.

Polsek Dentim mengimbau pengguna jalan untuk selalu menjaga jarak aman, mengendalikan kecepatan, dan meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintas di tengah arus lalu lintas yang padat. (gs/bi)

Baca Juga  Buka Lokasabha I Pasemetonan Dukuh, Walikota Jaya Negara Ajak “Raket Pasemetonan”

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kolaborasi dengan Sungai Watch dan Relawan, Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu Bersihkan Kawasan Hutan Bakau Sidakarya

Published

on

By

Gerakan Kulkul PKK bersihkan Hutan Bakau Sidakarya
GERAKAN KULKUL PKK: Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu digelar serentak di sembilan kabupaten/kota di Bali pada Minggu (4/10). Tampak gerakan Kulkul PKK di Desa Sidakarya, Kota Denpasar. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu kembali digelar serentak di sembilan kabupaten/kota di Bali pada Minggu (4/10). Di Desa Sidakarya, Kota Denpasar, kegiatan dipusatkan di kawasan Hutan Bakau Pantai Sidakarya dengan melibatkan TP PKK Provinsi Bali, TP PKK Kota Denpasar, TP PKK Desa Sidakarya, TP Posyandu Provinsi Bali, TP Posyandu Kota Denpasar, Sungai Watch, masyarakat, serta relawan.

Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu dilaksanakan secara rutin pada Minggu pertama setiap bulan dengan mengajak masyarakat membersihkan lingkungan rumah dan sekitarnya. Gerakan ini tidak sekadar menjadi kegiatan bersih-bersih, tetapi diarahkan untuk membangun kesadaran dan membentuk kebiasaan masyarakat menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Monitoring dan evaluasi Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu dilaksanakan serentak di sembilan kabupaten/kota di Bali. Langkah ini dilakukan untuk memastikan gerakan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan tumbuh menjadi kebiasaan yang memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, interaksi sosial, serta semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Manajer Lapangan Sungai Watch, Made Dwi Bagiasa, mengapresiasi kolaborasi dalam kegiatan di Sidakarya. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kolaborasi perdana Sungai Watch bersama TP PKK dan TP Posyandu Provinsi Bali serta Kota Denpasar dalam membersihkan aliran sungai di kawasan pesisir Kota Denpasar.

“Harapannya ke depan tidak hanya bersih-bersih saja, tetapi bagaimana kita mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai karena semua akan bermuara ke pantai selatan kita,” ujar Made Dwi Bagiasa.

Ia menegaskan, penanganan sampah tidak dapat dilakukan secara parsial. Sampah dari permukiman maupun sungai berpotensi terbawa hingga kawasan pesisir dan laut. Karena itu, edukasi mengenai pengelolaan dan pengurangan sampah perlu dilakukan secara konsisten kepada seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga  Ganggu Ketertiban Umum, Pedagang Tumpah di Kawasan Pasar Sanglah Ditertibkan

Made Dwi Bagiasa juga mengapresiasi keterlibatan Ketua TP PKK dan Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, dalam menggerakkan masyarakat, khususnya kader dan anggota PKK, untuk menjaga kebersihan lingkungan secara rutin. “Kita lihat semangat Ibu, Bunda Putri ini sebagai semangat untuk memobilisasi ibu-ibu PKK agar rutin membersihkan lingkungan di sekitarnya. Bagaimanapun juga, kita harus bijak memperlakukan sampah,” ungkapnya.

Melalui Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu, TP PKK Provinsi Bali terus mendorong budaya bersih dan semangat gotong royong menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Gerakan dimulai dari lingkup terkecil, yakni telajakan dan lingkungan rumah masing-masing, kemudian meluas hingga ruang publik yang digunakan bersama. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca