Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster Tegaskan Eratnya Hubungan Bali–Jepang pada Resepsi HUT Ke-66 Kaisar Naruhito

BALIILU Tayang

:

HUT kaisar
HADIRI HUT: Gubernur Bali Wayan Koster bersama Nyonya Putri Koster saat menghadiri Resepsi Hari Ulang Tahun ke-66 Sri Baginda Kaisar Jepang Naruhito yang digelar di The Meru, Sanur, Denpasar, Rabu (11/2) petang. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan kembali eratnya hubungan Jepang dan Indonesia dalam Resepsi Hari Ulang Tahun ke-66 Sri Baginda Kaisar Jepang Naruhito yang digelar di The Meru, Sanur, Denpasar, Rabu (11/2) petang. Momentum tersebut ditandai dengan prosesi bersulang atau kampai sebagai simbol persahabatan dan persatuan kedua negara.

Resepsi yang diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar itu berlangsung khidmat dan hangat, dihadiri unsur pemerintah, pelaku usaha, serta tokoh masyarakat. Konsul Jenderal Jepang di Denpasar, Miyakawa Katsutoshi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan ulang tahun Kaisar secara resmi dirayakan setiap 23 Februari di Jepang.

“Hari ini bertepatan dengan pemberian gelar kepada Kaisar. Saya merasa sangat berbahagia. Ini adalah simbol persahabatan dan persatuan Jepang dan Indonesia,” ujar Miyakawa.

Ia menegaskan, pasca dinamika politik di masing-masing negara, hubungan Jepang dan Indonesia tetap dipertahankan secara komprehensif. Menurutnya, pertemuan dan komunikasi antara Perdana Menteri Jepang dan Presiden RI Prabowo Subianto menjadi langkah nyata menuju kerja sama yang lebih efektif dan kuat di berbagai bidang.

Di sektor pertukaran masyarakat, Miyakawa mengungkapkan tingginya minat generasi muda Indonesia untuk bekerja di Jepang.

“Baru-baru ini sekitar 2.000 peserta pemuda pemudi Bali dilepas bekerja di Jepang. Saya melihat mereka akan menjadi duta budaya dan mendapatkan pengalaman berharga selama di Jepang, yang diharapkan bermanfaat bagi Indonesia,” katanya.

Saat ini, tercatat sekitar 110 ribu warga Indonesia bekerja di Jepang, menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara pengirim tenaga kerja terbesar. Miyakawa menyebut para pekerja Indonesia dikenal baik dan tekun di berbagai bidang pekerjaan.

Kerja sama kedua pihak juga menyentuh isu lingkungan, khususnya pelestarian dan perbaikan pesisir pantai di Bali. Pemerintah Jepang, kata dia, terus memberikan dukungan yang ditargetkan rampung pada 2034. Salah satu contohnya adalah penanganan kawasan pesisir di Tanah Lot. “Kita harus menjaga lingkungan untuk generasi mendatang,” tegasnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Gelar Upacara “Tawur Agung Labuh Gentuh“ di Kawasan PKB

Selain itu, lingkup kolaborasi terus diperluas hingga pengolahan limbah serta peningkatan pendapatan petani, seperti yang dilakukan di kawasan Tegalalang. Kerja sama ekonomi dan pariwisata pun terus diperkuat dengan prinsip saling percaya sebagai fondasi utama.

“Persahabatan sejati ini melampaui batas-batas sebelumnya. Prinsip kepercayaan yang dijunjung tinggi akan menjadi dasar keberlanjutan kerja sama Bali dan Jepang yang semakin erat dan kuat. Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bali yang terus mendukung Konsulat Jenderal Jepang,” ucap Konjen Miyakawa.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan ucapan selamat kepada Sri Baginda Kaisar Naruhito.

“Selamat Hari Ulang Tahun ke-66 kepada Yang Mulia Sri Baginda Kaisar Jepang. Semoga selalu berbahagia dan terus memajukan persahabatan Indonesia dan Jepang ke depan. Selamat dan rahayu,” ujarnya.

Gelaran Resepsi HUT Kaisar Jepang tersebut juga menekankan pentingnya memperkuat hubungan bilateral yang telah terjalin lama.

Indonesia dan Jepang dijadwalkan merayakan 70 tahun hubungan diplomatik pada 2028 mendatang. Dengan semangat tersebut, kedua negara diharapkan terus membangun masa depan yang cerah melalui kerja sama yang saling menguntungkan, termasuk di tingkat daerah seperti Bali dan Jepang. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Ketua Dekranasda Denpasar Hadiri Syukuran HUT Ke-46 Dekranas, Perkuat Komitmen Pembinaan Perajin Berdaya Saing Global

Published

on

By

ketua dekranasda denpasar
SYUKURAN: Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Gusti Ayu Putu Suwandewi Eddy Mulya, saat menghadiri Acara Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-46 Dekranas di Trans Studio Mall, Makassar, Jumat (10/7). (Foto: Hms Dps)

Makassar, Sulawesi Selatan, baliilu.com – Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Gusti Ayu Putu Suwandewi Eddy Mulya, menghadiri Acara Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) bertajuk “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia” di Trans Studio Mall, Makassar, Jumat (10/7).

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan Pameran HUT Ke-46 Dekranas yang ditandai dengan penabuhan Gandrang Pakanjara serta pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming, sebagai simbol dimulainya perayaan sekaligus komitmen memajukan industri kerajinan nasional.

Dalam sambutannya, Selvi Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pembinaan bagi para perajin dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar global. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dekranas dan Dekranasda di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang selama ini konsisten mendampingi para perajin di  daerah daerah.

Menurut Selvi, selama 46 tahun Dekranas telah menjadi rumah bagi para perajin Indonesia untuk berkembang dan memperluas pasar. Kehadiran lebih dari 3.000 peserta dari berbagai daerah pada peringatan HUT tahun ini menjadi bukti besarnya semangat bersama dalam memajukan sektor kerajinan nasional.

“Yang dibutuhkan bukan hanya kuantitas pembinaan, tetapi kualitas pembinaan yang benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi perajin dan memberikan solusi nyata,” tegas Selvi.

Ia juga menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri kerajinan berbasis kekayaan sumber daya alam dan budaya. Namun, di tengah persaingan global, perkembangan teknologi, dan perubahan tren pasar, para perajin dituntut terus berinovasi.

Baca Juga  Gubernur Koster Lepas Ribuan Peserta AIR 2025, Bareng Kajati Bali Jajal Event Jalan 5 Km

Produk kerajinan, menurutnya, tidak hanya harus memiliki nilai estetika, tetapi juga berkualitas, didukung kemasan yang menarik, kapasitas produksi yang memadai, serta mengedepankan nilai budaya dan keberlanjutan lingkungan.

Lebih lanjut, Selvi mendorong Dekranas dan Dekranasda agar tidak hanya menjadi penyelenggara kegiatan, tetapi juga berperan sebagai pendamping, pembina, dan fasilitator bagi para perajin. Dukungan tersebut meliputi akses permodalan, pelatihan desain dan kemasan, digitalisasi, strategi pemasaran global, manajemen keuangan, hingga fasilitasi perizinan ekspor. Ia juga menekankan pentingnya pendampingan yang berkelanjutan agar setiap program pembinaan benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kapasitas dan daya saing perajin.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, menyampaikan bahwa Dekranasda Kota Denpasar siap menindaklanjuti arahan Ketua Umum Dekranas dengan terus memperkuat perannya sebagai pendamping, pembina, dan fasilitator bagi para perajin di Kota Denpasar.

Menurutnya, berbagai program pembinaan yang selama ini dijalankan Dekranasda Kota Denpasar telah mencakup fasilitasi akses permodalan, pelatihan peningkatan kualitas produk, pengembangan desain dan kemasan, digitalisasi pemasaran, peningkatan kapasitas manajemen usaha, hingga pendampingan dalam membuka peluang pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor.

“Dekranasda Kota Denpasar berkomitmen untuk terus mendampingi para perajin agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas, inovatif, berdaya saing, serta mampu menembus pasar nasional maupun internasional. Arahan Ketua Umum Dekranas menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para pelaku UMKM dan perajin,” ujar Ny. Sagung Antari Jaya Negara.

Melalui momentum HUT Ke-46 Dekranas ini, Dekranasda Kota Denpasar optimistis sinergi antara pemerintah, Dekranas, dan para pelaku UMKM akan semakin kuat dalam mewujudkan industri kerajinan yang berkelanjutan serta mampu mengangkat produk-produk kriya Indonesia ke pasar dunia. (eka/bi)

Baca Juga  Menteri LH dan Gubernur Koster Bertemu, Sesama Alumni ITB Satukan Langkah Selesaikan Persoalan Sampah Bali

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dispar Denpasar Siapkan Sejumlah Kantong Parkir Selama D’Youth Fest 6.0

Ajak Masyarakat Jaga Ketertiban dan Dukung Kreativitas Generasi Muda

Loading

Published

on

By

d youth fest
PARKIR: Kantong parkir Denpasar Youth Festival (D'Youth Fest) 6.0 yang akan berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Kawasan Catur Muka, Kota Denpasar. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar telah menyiapkan sejumlah kantong parkir untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Denpasar Youth Festival (D’Youth Fest) 6.0 yang akan berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Kawasan Catur Muka, Kota Denpasar.

Sejumlah lokasi yang disiapkan sebagai kantong parkir di antaranya kawasan Jalan Sugianyar, Jalan Beliton, Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar, Kantor Dinas PUPR Provinsi Bali, Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Bali, kawasan Jalan Udayana, serta kawasan Jalan Surapati.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, AA Ngurah Mahendra Putra, saat dikonfirmasi pada Jumat (10/7), mengatakan bahwa penyediaan kantong parkir merupakan bagian dari upaya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang ingin menikmati rangkaian kegiatan D’Youth Fest 6.0.

“D’Youth Fest merupakan ruang ekspresi dan kolaborasi bagi generasi muda Denpasar untuk menunjukkan kreativitas, inovasi, serta semangat berkarya. Karena itu, kami telah menyiapkan sejumlah kantong parkir agar mobilitas pengunjung dapat berjalan lebih tertib, aman, dan nyaman selama pelaksanaan festival,” ujarnya.

Lebih lanjut Riyastiti mengimbau seluruh masyarakat yang akan menghadiri D’Youth Fest 6.0 agar memanfaatkan kantong-kantong parkir yang telah disediakan serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Masyarakat juga diharapkan dapat menjaga kebersihan, ketertiban, dan bersama-sama menciptakan suasana festival yang aman dan kondusif.

D’Youth Fest 6.0 mengusung tema Feel the Growth, yang menjadi refleksi semangat pertumbuhan, kolaborasi, dan inovasi generasi muda. Festival ini diharapkan menjadi wadah lahirnya berbagai ide kreatif sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Denpasar melalui beragam pertunjukan seni, musik, kreativitas, komunitas, hingga kegiatan kewirausahaan yang melibatkan anak-anak muda dari berbagai latar belakang.

Baca Juga  HUT Ke-67 Provinsi Bali, Gubernur Koster Ajak Masyarakat Bersatu Wujudkan Bali Era Baru

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk datang dan menikmati D’Youth Fest dengan penuh semangat, tetap tertib, saling menghormati, serta menjaga fasilitas umum. Mari kita sukseskan festival ini sebagai panggung kreativitas anak muda sekaligus memperkuat citra Denpasar sebagai kota kreatif, inklusif, dan inovatif,” katanya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Apresiasi Meranggi Festival

Jadi Ruang Pelestarian Budaya dan Kreativitas Seni Penjor Mini

Loading

Published

on

By

wawali arya wibawa
LOMBA PENJOR MINI: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Anggota DPRD Provinsi Bali Anak Agung Gede Agung Suyoga, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede dalam kesempatan pelaksanaan Lomba Penjor Mini rangkaian Meranggi Festival yang digelar Sekaa Teruna Yowana Dharma Laksana, Banjar Meranggi, Desa Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar Timur, Kamis (9/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Meranggi Festival yang digelar Sekaa Teruna Yowana Dharma Laksana, Banjar Meranggi, Desa Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar Timur, Kamis (9/7). Hadir pula dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali Anak Agung Gede Agung Suyoga, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Denpasar.

Dalam kesempatan itu, Wawali Arya Wibawa meninjau karya para peserta Lomba Penjor Mini, menyerahkan penghargaan kepada para pemenang, sekaligus memberikan bantuan dana kepada panitia. Arya Wibawa mengapresiasi kreativitas para peserta yang mampu menghadirkan karya dengan detail artistik, konsep, tema, dan narasi yang kuat. Menurut Arya Wibawa, Meranggi Festival tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga media pembelajaran untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni tradisi Bali.

“Kami sangat bangga melihat kreativitas generasi muda dalam berkarya melalui seni Penjor Mini. Kegiatan seperti ini harus terus dilestarikan dan diberikan ruang untuk berkembang,” ujar Arya Wibawa.

Sementara Ketua Sekaa Teruna Yowana Dharma Laksana, Kadek Yoga Febrian Ramartha, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar dan Desa Kesiman Petilan atas dukungan yang terus diberikan terhadap kegiatan kepemudaan. Ia berharap Lomba Penjor Mini dapat menjadi agenda yang lebih luas, bahkan terintegrasi dalam rangkaian Kesiman Festival maupun festival budaya yang diselenggarakan Pemerintah Kota Denpasar sebagai wadah berkelanjutan bagi kreativitas generasi muda.

Lomba Penjor Mini tahun ini diikuti 24 peserta dari berbagai daerah di Bali, bahkan turut menarik peserta dari luar Pulau Bali. Berdasarkan penilaian dewan juri, karya-karya yang ditampilkan memiliki kualitas tinggi dengan detail yang rapi dan presisi. Selain menjadi ajang pelestarian budaya, penjor mini juga dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai cenderamata khas Bali yang bernilai seni dan ekonomi, sehingga mampu memperkenalkan tradisi Bali kepada wisatawan dalam bentuk yang lebih praktis.

Baca Juga  Gubernur Koster Lepas Ribuan Peserta AIR 2025, Bareng Kajati Bali Jajal Event Jalan 5 Km

Pada kesempatan tersebut, Tim Dom Bungkil berhasil meraih Juara I, disusul Aik Jabrik sebagai Juara II, dan I Kadek Juana Putra sebagai Juara III. Sementara Juara Harapan I diraih I Putu Wahyu Saputra, Juara Harapan II diraih I Nyoman Juliastika, dan Juara Harapan III diraih Demen Mamenjor.

Banjar Meranggi sendiri dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam pelestarian budaya dengan berbagai prestasi pada lomba penjor tingkat desa maupun Kota Denpasar. “Melalui festival ini diharapkan lahir regenerasi seniman muda yang tidak hanya mampu menjaga kelestarian tradisi, tetapi juga mengembangkan potensi ekonomi kreatif berbasis budaya Bali,” ujar Kadek Yoga. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca