Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wawali Arya Wibawa Lepas Jalan Sehat HUT Ke-35 LPD Desa Adat Kesiman

Bersama Majukan LPD, Kuatkan Desa Adat Menuju Kesejahteraan Krama

Loading

BALIILU Tayang

:

hut lpd kesiman
JALAN SEHAT: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat menghadiri sekaligus melepas Jalan Sehat Bersama serangkaian HUT ke-35 LPD Desa Adat Kesiman, Sabtu (9/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri sekaligus melepas Jalan Sehat Bersama serangkaian HUT ke-35 LPD Desa Adat Kesiman, di Kawasan Pantai Padanggalak, Kesiman, Sabtu (9/5). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya mempererat tali silaturahmi serta menjadi momentum untuk terus bergerak mewujudkan kesehatan masyarakat lewat olahraga.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Wayan Warka, Panglingsir Puri Kesiman, AA Ngurah Gede Kusuma Wardana, Sekcam Denpasar Timur, IB Upawana Manuaba, Perbekel/Lurah se-Desa Kesiman, Bendesa Adat Kesiman, I Ketut Wisna, serta undangan lainnya.

Bendesa Adat Kesiman, I Ketut Wisna didampingi Ketua LPD Desa Adat Kesiman, I Wayan Artana mengatakan bahwa HUT ke-35 LPD Desa Adat Kesiman mengusung tema Dreste Danam Suvita yang bermakna melalui adat, seni dan budaya kita wujudkan LPD yang berkarakter agar menjadi kebanggaan Desa adat demi kesejahteraan masyarakat.

“Tentunya melalui peringatan HUT ke-35 LPD Desa Adat Kesiman ini kami berharap dapat LPD terus tumbuh untuk menjadj kebanggan desa dalam mewujudkan kesejahteraan,” ujarnya.

Ketua LPD Desa Adat Kesiman, I Wayan Artana menambahkan, berbagai kegiatan turut dilaksanakan menjelang pelaksanaan puncak HUT. Mulai dari memberikan santunan kepada 23 orang anak Yatim Piatu se-Desa Adat Kesiman, memberikan beasiswa kepada 19 orang siswa SD, SMP, SMA di Wilayah Desa Adat Kesiman dan memberikan 30 paket sembako kepada para pemangku se-Desa Adat Kesiman.

Selain itu, dalam rangkaian HUT ke-35 LPD Kesiman juga turut dilaksanakan ngaturang busana pemangku kepada Mangku Gede Kahyangan Tiga yakni Pura Puseh, Pura Desa, dan Pura Dalem. Tak hanya itu, LPD Deaa Adat Kesiman juga turut memberikan bantuan kepada Panti Sosial “Tresna Werda Wana Sraya” di Biaung serta melakukan kegiatan sembahyang bersama dalam rangka “Ida Betara Turun Kabeh” ke Pura Batur dan Besakih.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri “Karya Melaspas Mupuk Pedagingan” Banjar Kertagraha Kesiman

“Selain kegiatan Pra-HUT, kami juga mengadakan beberapa Lomba/Wimbakara yakni, Lomba Mekidung, Lomba Merangkai Gebogan, Lomba Nyurat Aksara Bali Tingkat SD dan Lomba TIK TOK PKK dengan tema meregristasi/menginstal Mobile Banking M-Pise LPD. Dan pada Puncak HUT kali ini turut digelar donor darah, pengundian hadiah jalan sehat, dan pengundian hadiah tabungan,” ujarnya.

Artana menambahkan, LPD Kesiman merupakan salah satu LPD dengan aset nomor 7 se-Provinsi Bali pada tahun 2025. Bahkan, capaiannya mampu membukukan laba tertinggi dalam tiga tahun terakhir yakni mencapao Rp. 14 M di seluruh Provinsi Bali.

“Kepada para relasi dan rekanan yang sudah membantu penyelenggaraan HUT ke-35 LPD Kesiman ini kami ucapkan terima kasih dan juga jika ada hal-hal yang tidak berkenan dalam penyambutan kami mohon dimaafkan,” ujarnya.

Sementara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyebutkan bahwa Momentum HUT ke-35 ini menjadi ajang memperkuat sinergi dalam menjaga eksistensi Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai pilar ekonomi kerakyatan berbasis adat dan budaya Bali. Dalam kesempatan tersebut, Arya Wibawa memberikan apresiasi atas kiprah LPD Desa Adat Kesiman yang dinilai mampu tumbuh dan berkembang secara konsisten selama 35 tahun dalam mendukung perekonomian masyarakat adat.

“LPD bukan hanya lembaga keuangan, namun juga menjadi kekuatan utama dalam menjaga ketahanan ekonomi desa adat. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga, mendukung, dan memajukan LPD agar semakin kuat, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi krama desa,” ujar Arya Wibawa.

Ia menegaskan, kemajuan LPD akan berdampak langsung terhadap penguatan desa adat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Sehingga keberadaan desa adat dan LPD merupakan dua elemen yang saling mendukung dalam menjaga stabilitas sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Bali.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Bersama Wawali Arya Wibawa Buka D'Youth Fest 4.0

“Mari kita terus bersatu, memperkuat desa adat, memperkuat LPD, sehingga tujuan besar untuk menyejahterakan rakyat dapat terwujud bersama. Pemerintah Kota Denpasar tentu akan terus hadir mendukung berbagai program positif yang dijalankan desa adat demi kemajuan masyarakat,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bukukan Nilai Sempurna, Pemkot Denpasar Raih Dua Penghargaan Bidang Hukum Tahun 2026

Published

on

By

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Denpasar Komang Lestari Kusuma Dewi menerima penghargaan JDIH Nasional dan IRH 2026 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali.
TERIMA PENGHARGAAN: Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Komang Lestari Kusuma Dewi, S.H., M.H., yang mewakili Pemerintah Kota Denpasar menerima penghargaan Peringkat I Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Nasional Tahun 2026 tingkat Provinsi Bali, serta Penghargaan Indeks Reformasi Hukum (IRH) Tahun 2026 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Rabu (19/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar kembali menorehkan prestasi di bidang hukum dengan meraih dua penghargaan pada tahun 2026. Kota Denpasar berhasil meraih Peringkat I Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Nasional Tahun 2026 tingkat Provinsi Bali, serta Penghargaan Indeks Reformasi Hukum (IRH) Tahun 2026. Kedua capaian tersebut memperoleh nilai sempurna 100 dengan predikat AA Istimewa.

Penghargaan diterima Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Komang Lestari Kusuma Dewi, S.H., M.H., yang mewakili Pemerintah Kota Denpasar dalam rangkaian Upacara dan Syukuran Peringatan Hari Pengayoman Ke-81 Tahun 2026 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Rabu (19/8).

Dalam penilaian JDIH Nasional Tahun 2026, Kota Denpasar menempati peringkat pertama di wilayah Provinsi Bali, disusul Kabupaten Buleleng dan Pemerintah Provinsi Bali. Sementara pada Penilaian IRH Tahun 2026, Pemerintah Kota Denpasar menjadi salah satu pemerintah daerah penerima penghargaan bersama Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Jembrana.

Komang Lestari Kusuma Dewi mewakili Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, serta Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras dan berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum serta pelaksanaan reformasi hukum.

“Atas nama Bapak Walikota, Bapak Wakil Walikota, dan Bapak Sekda, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras, berkolaborasi, serta menunjukkan komitmen. Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat,” ujarnya.

Komang Lestari menegaskan, capaian tersebut bukan sekadar penghargaan, melainkan motivasi untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan memberikan kemudahan akses informasi hukum kepada masyarakat.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Bersama Wawali Arya Wibawa Buka D'Youth Fest 4.0

“Capaian nilai 100 dengan predikat AA Istimewa ini harus dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Yang terpenting adalah implementasinya agar informasi hukum dapat diakses dengan mudah, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

Prestasi tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam memperkuat pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum serta pelaksanaan reformasi hukum. Ke depan, capaian ini diharapkan terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan hukum yang optimal bagi masyarakat.

Selain penyerahan penghargaan, rangkaian Peringatan Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026 juga diisi dengan penandatanganan perjanjian kerja sama, penyerahan sertifikat hak cipta, pemotongan tumpeng dan kue, serta peninjauan Galeri Sanga Bumi Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Lebih Efisien, Pemprov Bali Dorong Konsolidasi Pengadaan Barang dan Jasa melalui Tata Kelola Akuntabel dan Transparan

Published

on

By

Sekda Bali Dewa Made Indra membuka advokasi pengadaan barang dan jasa serta clearing house di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali.
BUKA ADVOKASI: Sekda Bali Dewa Made Indra saat membuka advokasi tentang pengadaan barang dan jasa serta clearing house di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Rabu (19/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali terus mendorong penguatan tata kelola pengadaan barang dan jasa pemerintah agar semakin efisien, transparan, dan berintegritas sekaligus memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menerapkan strategi konsolidasi pengadaan dan clearing house untuk mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri serta memberdayakan usaha mikro, kecil, dan koperasi (UMK-K).

“Mewakili Pemerintah Provinsi Bali, saya menyampaikan terima kasih kepada LKPP dan KPK yang terus memberikan perhatian terhadap proses pengadaan barang dan jasa. Khusus hari ini, kita mendapatkan advokasi tentang pengadaan barang dan jasa serta clearing house,” ujar Dewa Made Indra saat membuka kegiatan tersebut di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Rabu (19/8).

Dewa Made Indra menjelaskan, Pemprov Bali telah melaksanakan konsolidasi pengadaan sejak 2023, khususnya untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa sejenis di berbagai perangkat daerah, salah satunya alat tulis kantor (ATK). Konsolidasi tersebut dilaksanakan sejak tahap perencanaan hingga proses pengadaan.

Menurut Dewa Made Indra, penerapan konsolidasi memberikan manfaat yang signifikan, baik dari sisi efisiensi anggaran maupun proses pengadaan. Berdasarkan laporan Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Provinsi Bali, konsolidasi mampu menghasilkan harga yang lebih efisien dibandingkan dengan pengadaan secara terpisah oleh masing-masing perangkat daerah.

Sementara itu, clearing house merupakan mekanisme konsultasi prapengadaan yang bertujuan memberikan kepastian dan keyakinan kepada pengelola pengadaan dalam mengambil keputusan.

Dewa Made Indra juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam seluruh tahapan pengadaan barang dan jasa. Ia mengakui bahwa sektor pengadaan merupakan salah satu area yang rawan terhadap praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Oleh karena itu, diperlukan tata kelola yang transparan dan akuntabel serta komitmen kuat dari seluruh pihak.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Lomba Mancing HUT Ke-54 ST. Yowana Eka Santhi

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Advokasi LKPP Firmansyah mengapresiasi upaya Pemprov Bali dalam mengoptimalkan pengadaan barang dan jasa pemerintah, termasuk melalui konsolidasi pengadaan dan clearing house.

Firmansyah menambahkan, tantangan pengadaan ke depan akan semakin besar, terutama dalam mendorong penguatan industri dalam negeri dan pemberdayaan UMK-K serta memastikan manfaat pengadaan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Oleh karena itu, keberhasilan tata kelola pengadaan barang dan jasa tidak cukup hanya diukur dari terselesaikannya proses pembelian barang atau jasa, tetapi juga dari dampak yang dihasilkan terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Seskab Teddy: Atas Instruksi Presiden, 253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT

Published

on

By

Sebanyak 65 ton logistik diangkut menuju wilayah terdampak gempa NTT dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.
BANTUAN BENCANA GEMPA: Sejumlah 65 ton logistik diangkut menuju wilayah terdampak bencana gempa bumi di NTT dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu, 19 Agustus 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

NTT, baliilu.com – Pemerintah, atas instruksi Presiden Prabowo Subianto, terus mempercepat pengiriman bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga hari kelima pascabencana, Rabu, 19 Agustus 2026, sebanyak 253 ton logistik telah diangkut menuju wilayah terdampak.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa pada Rabu dini hari, lima pesawat kembali diberangkatkan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan membawa total 65 ton bantuan.

“Yang pertama, atas instruksi Bapak Presiden, hari ini, hari kelima pascabencana, tanggal 19 Agustus 2026, jam 4 pagi kembali diberangkatkan 5 pesawat menuju NTT, hari ini total membawa 65 ton logistik. Jadi sejak hari pertama 27 ton sampai dengan hari kelima ini sudah terangkut 253 ton logistik,” ujar Seskab.

Logistik yang dikirim terdiri atas makanan, minuman, tenda, perlengkapan kesehatan, serta berbagai kebutuhan lain bagi warga terdampak. Pemerintah menyiapkan dua posko utama untuk mempercepat distribusi bantuan, yakni di Labuan Bajo dan Maumere.

Dari Posko Labuan Bajo, bantuan didorong menuju sejumlah wilayah, antara lain Manggarai dan Ngada. Sementara itu, bantuan dari Posko Maumere didistribusikan menuju Sikka, Ende, dan Nagekeo.

Distribusi logistik dilakukan melalui jalur udara, laut, dan darat. Jalur udara diperkuat dengan helikopter serta pesawat Cassa dan pesawat berukuran lebih kecil. Untuk jalur laut, tiga KRI TNI Angkatan Laut telah berada di wilayah terdampak dan satu kapal rumah sakit juga hampir berlabuh.

“Laporan dari Menteri PU, seluruh jalur darat sudah dapat dilewati sejak hari kedua,” ungkap Teddy.

Pemerintah, lanjut Seskab Teddy, terus memantau penanganan bencana agar seluruh proses dapat berjalan cepat dan bantuan dapat segera diterima masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana di NTT.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Lomba Mancing HUT Ke-54 ST. Yowana Eka Santhi

“Terima kasih kepada seluruh aparat yang bertugas, kepada warga, kepada relawan, kepada siapa pun yang turut membantu penanganan bencana ini sehingga logistik dapat terkirim secepat mungkin dan dapat dirasa manfaatnya secepat mungkin oleh warga yang terdampak,” pungkas Seskab. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca