Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Buka Rakerda REI, Gubernur Koster Ajak Developer Perumahan Bangun Hunian Bali Hemat Lahan

BALIILU Tayang

:

gubernur koster
BUKA RAKERDA: Gubernur Bali Wayan Koster saat membuka Rakerda REI Bali Tahun 2026 di Quest San Hotel Denpasar, Rabu (8/7/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mengajak para pengembang perumahan yang tergabung dalam wadah Real Estate Indonesia (REI) berkolaborasi untuk menyusun konsep hunian masa depan yang lebih hemat lahan. Menurutnya, hal ini dibutuhkan guna mengatasi ketersediaan lahan yang kedepannya akan semakin berkurang sejalan dengan pertumbuhan penduduk. Hal itu disampaikan Gubernur Koster dalam sambutan saat membuka Rakerda REI Bali Tahun 2026 di Quest San Hotel Denpasar, Rabu (8/7/2026).

Mengawali sambutannya, Gubernur Koster menyinggung ketersediaan lahan yang menjadi tantangan Bali dalam upaya penyediaan hunian layak huni. Menjawab tantangan tersebut, pengembangan perumahan di Pulau Dewata mesti dirancang secara khusus karena kian berkurangnya lahan.

“Bali itu kecil, luasnya hanya 5.590 kilometer persegi. Secara umum tingkat kepadatan penduduk masih bagus, kecuali Kota Denpasar,” ujarnya.

Menyikapi hal ini, menurutnya Bali membutuhkan desain untuk perumahan warga di kawasan perkotaan dan perdesaan.

“Kita harus punya desain perumahan dengan pemanfaatan lahan yang lebih efisien. Jangan sampai satu rumah dirancang dengan kebutuhan lahan yang luas, lama-lama lahan akan habis hanya untuk rumah,” urainya.

Lahan Produktif Tak Bisa Dilabrak untuk Kawasan Pemukiman  

Ditambahkan olehnya, konsep pemanfaatan lahan yang efisien sejalan dengan implementasi Perda Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Produktif dan Larangan Praktik Nominee.

“Ini berarti, lahan produktif tak bisa dilabrak untuk pengembangan kawasan permukiman. Hanya lahan tak produktif saja yang boleh dikembangkan,” cetusnya.

Untuk itu, ia minta OPD terkait memetakan kawasan yang bisa dikembangkan sebagai permukiman di setiap kabupaten dan kota.

Gubernur Bali dua periode ini juga menyinggung aspirasi REI terkait batas minimum pengembangan perumahan yang saat ini ditetapkan seluas 100 meter persegi.

Baca Juga  Era Kepemimpinan Gubernur Wayan Koster, Pemprov Bali Raih Nilai Tertinggi di Indonesia dalam Indeks Kode Etik dan Kode Perilaku ASN

“Ini PR bagi saya. Saya akan bicarakan dengan para bupati agar luasan itu bisa dikurangi agar lebih fleksibel,” imbuhnya.

Ia berpendapat, hal ini harus menjadi perhatian karena ke depan tekanan terhadap lahan akan semakin tinggi sejalan pertambahan jumlah penduduk.

“Tak bisa lagi satu rumah itu 5 are, 10 are. Sudah harus merancang konsep rumah masa depan yang efisien dan efektif. Seperti rumah-rumah di Jepang itu, kamarnya kecil-kecil. Sehingga lebih hemat lahan, khususnya di Kota Denpasar,” pungkasnya.

Ketua DPD REI Bali, Anak Agung Darma Setiawan dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, tapi merupakan momentum evaluasi agar organisasi ini makin kuat dan adaptif dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Darma Setiawan menambahkan, pertumbuhan ekonomi merupakan peluang bagi anggota REI karena kebutuhan hunian pasti meningkat.

“Terlebih lagi saat ini pemerintah punya program tiga juta hunian bagi masyarakat. Sebagai organisasi pengembang tertua dan terbesar, REI punya tanggung jawab besar dalam menyukseskan program ini dengan menggerakkan ekosistem dan memberi kontribusi nyata,” terangnya.

Masyarakat Bali harus Bangga, Gubernur Koster Profesional dan Rasional  

Sementara itu, Ketua DPP REI Joko Suranto mengapresiasi kehadiran Gubernur Koster pada Rakerda REI Bali.

“Ini membuktikan bahwa Bapak Gubernur Bali profesional dan rasional, masyarakat Bali harus bangga,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Joko Suranto menyinggung tingginya tingkat investasi properti di Daerah Bali yang mencapai Rp. 12,1 triliun. Namun demikian, besarnya investasi ini membutuhkan terobosan dan perhatian dari pemerintah.

“Ini penting agar investasi sebesar itu dikelola dengan cara yang baik,” ujarnya. Menurut dia, yang paling dibutuhkan saat ini adalah penetapan zonasi dan kehadiran lembaga yang bertindak sebagai offtaker.

Baca Juga  Perkuat Komitmen, Partisipasi, dan Tanggung Jawab, Gubernur Bali Berikan Insentif untuk Perbekel dan Bandesa Adat Se-Bali

Ketua Panitia Rakerda REI Bali, Anak Agung Ngurah Ananta Wijaya menginformasikan, kegiatan yang melibatkan 61 peserta ini bertujuan untuk evaluasi dan menyusun program kerja serta menyatukan langkah dalam menghadapi tantangan dalam sektor properti. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Gubernur Koster Minta Pertamina Bergerak Cepat Perkuat Pasokan dan Distribusi BBM di Bali

Jaga Kondusivitas Bali di Mata Dunia

Loading

Published

on

By

Gubernur Koster Panggil Pertamina Patra Niaga
PANGGIL JAJARAN PT PERTAMINA PN: Gubernur Bali Wayan Koster saat memanggil jajaran PT Pertamina Patra Niaga ke Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster memanggil jajaran PT Pertamina Patra Niaga ke Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10/2026), untuk meminta penjelasan terkait antrean panjang kendaraan yang hendak membeli bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran PT Pertamina Patra Niaga hadir bersama perwakilan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas). Pertemuan juga dihadiri Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bali Ida Bagus Setiawan.

Gubernur Koster meminta Pertamina bergerak cepat memperkuat pasokan dan mengoptimalkan distribusi BBM, khususnya jenis Pertalite dan Pertamax, guna memastikan kebutuhan masyarakat Bali terpenuhi.

“Pengelolaan BBM di Bali agar dilakukan secara ketat. Hal ini penting untuk menjaga kondusivitas Bali di mata masyarakat dunia,” tegas Gubernur Koster.

Gubernur Koster berharap penyaluran BBM segera kembali normal sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan bakar dengan mudah tanpa harus menghadapi antrean panjang di SPBU.

Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Sales Area Manager Retail Bali PT Pertamina Patra Niaga, Alam Kanda Winali, menyampaikan sejumlah langkah yang dilakukan Pertamina untuk mempercepat pemulihan pasokan dan distribusi BBM di Bali.

Pertamina terus memantau kondisi stok dan konsumsi BBM di lapangan serta mengoptimalkan penyaluran setelah kapal pengangkut BBM bersandar.

Dengan kedatangan kapal pengangkut BBM, Pertamina memperkuat pasokan Pertalite dan Pertamax untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali. Penyaluran ke SPBU terus dioptimalkan dengan mempertimbangkan kondisi stok dan tingkat konsumsi di masing-masing wilayah.

Rata-rata konsumsi Pertalite di Bali mencapai sekitar 2.200 kiloliter (kL) per hari. Angka tersebut menjadi salah satu acuan Pertamina Patra Niaga dalam merencanakan pasokan dan menentukan prioritas distribusi agar kebutuhan setiap SPBU dapat terpenuhi sesuai kondisi di lapangan.

Baca Juga  Persaingan dan Tekanan Hidup Makin Tinggi, Kebutuhan SDM Psikologi Meningkat

Untuk menjaga kesinambungan pasokan, Pertamina Patra Niaga telah menjadwalkan kedatangan kapal pengangkut BBM secara bertahap pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026 melalui Terminal BBM Sanggaran dan Manggis, dengan total muatan mencapai 26.200 kL.

“Jadwal kedatangan ini merupakan bagian dari upaya memastikan pasokan tetap terjaga dan kebutuhan BBM masyarakat Bali terpenuhi,” ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, dalam keterangan resminya.

Sejalan dengan jadwal kedatangan kapal tersebut, Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan proses pembongkaran muatan dan distribusi BBM dari terminal ke SPBU. Pertamina juga melakukan evaluasi kebutuhan berdasarkan perkembangan stok dan tingkat konsumsi di setiap wilayah.

“Kami akan terus mengupayakan percepatan pemulihan pasokan dan melakukan evaluasi secara berkala agar kondisi ketersediaan BBM dapat segera kembali normal,” jelas pihak Pertamina. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Dukung Fasilitas dan Perizinan untuk Perseden Berlaga di Liga 3 Nasional

Published

on

By

Gubernur Koster Terima Asprov PSSI Denpasar
TERIMA ASPROV PSSI DENPASAR: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima jajaran Asprov PSSI Denpasar di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungannya terhadap Perseden Denpasar yang akan mewakili Bali dalam kompetisi Liga 3 Nasional mulai 30 Oktober 2026. Dukungan tersebut mencakup pemanfaatan fasilitas olahraga di GOR Ngurah Rai Denpasar serta bantuan pengurusan izin keramaian untuk mendukung persiapan dan pelaksanaan pertandingan.

Dukungan itu disampaikan Koster saat menerima jajaran Asprov PSSI Denpasar di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10).

Pertemuan tersebut membahas kesiapan Perseden menghadapi kompetisi nasional sekaligus harapan dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap perkembangan sepak bola daerah.

Ketua Asprov PSSI Denpasar, Anak Agung Putu Sudirka Yoga Semadi, menyampaikan bahwa Perseden akan membawa nama Bali dalam kompetisi tingkat nasional tersebut. Ia berharap dukungan Gubernur Bali dapat membantu tim menjalani kompetisi dengan optimal. “Mohon support Bapak Gubernur. Kita akan mengarungi Liga 3 Nasional mulai 30 Oktober mendatang dengan sistem home-away,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Perseden akan mengandalkan pemain putra Bali untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional. Tim tersebut terdiri atas 30 pemain serta 10 pelatih dan ofisial yang akan mendukung perjalanan tim selama kompetisi.

Menanggapi hal itu, Koster mempersilakan Perseden memanfaatkan fasilitas olahraga yang tersedia di GOR Ngurah Rai Denpasar. Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk kegiatan latihan maupun pertandingan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Liga 3 Nasional.

“Kita punya fasilitas yang baik di GOR Ngurah Rai. Lapangannya bagus. Silakan dipergunakan dengan baik untuk latihan maupun pertandingan. Izin keramaian juga akan kami bantu,” kata Koster.

Koster menegaskan, pembinaan sepak bola Bali perlu mendapat dukungan berkelanjutan agar mampu meningkatkan prestasi di tingkat nasional. Menurutnya, potensi pesepak bola Bali perlu terus dikembangkan melalui pembinaan dan kesempatan berkompetisi.

Baca Juga  Gubernur Koster Doakan Kerahayuan Jagat Bali di "Karya Ngusaba Kadasa" Pura Ulun Danu Batur

Ia juga mengingatkan bahwa Bali memiliki sejumlah pemain yang pernah berkiprah di kancah nasional. Beberapa nama yang disebutnya antara lain Rae Bawa, IB Mahayastra, dan Wayan Sukadana.

“Saya lihat potensi itu ada dan harus digenjot agar sepak bola kita di Bali naik kelas,” ujarnya.

Keikutsertaan Perseden dalam Liga 3 Nasional menjadi kesempatan bagi para pemain Bali untuk menunjukkan kemampuan di tingkat nasional. Dukungan fasilitas dan perizinan dari Pemerintah Provinsi Bali diharapkan membantu tim mempersiapkan diri menghadapi kompetisi dengan sistem kandang dan tandang tersebut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Terima Pamit Daniel Adityajaya, Apresiasi Soliditas Pemprov Bali dan Polda Bali

Published

on

By

Gubernur Koster Terima Pamit Kapolda Bali
TERIMA KUNJUNGAN: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima kunjungan mantan Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10) siang. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan mantan Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10) siang. Pertemuan tersebut menjadi momentum perpisahan sekaligus penyampaian terima kasih atas kerja sama antara Pemerintah Provinsi Bali dan Polda Bali selama dua tahun terakhir.

Dalam pertemuan tersebut, Daniel Adityajaya berpamitan setelah mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolda Bali. Ia berharap sinergi antara Pemprov Bali dan Polda Bali dapat terus diperkuat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Pulau Dewata.

Gubernur Koster menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin selama Daniel menjabat sebagai Kapolda Bali. Menurutnya, soliditas antarlembaga menjadi hal penting dalam menghadapi berbagai tantangan di Bali sebagai destinasi pariwisata internasional.

“Terima kasih atas kerja samanya yang solid. Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi. Kita di Bali kompak sekali,” ujar Koster.

Ia menegaskan, kekompakan dan koordinasi yang baik diperlukan untuk menghadapi berbagai dinamika di Bali. Terlebih, karakteristik Bali sebagai kawasan pariwisata internasional membutuhkan dukungan bersama dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Gubernur Koster juga menyampaikan doa dan harapan agar Daniel dapat menjalankan tugas dengan baik di jabatan barunya. “Saya doakan Bapak bisa mengemban tugas dengan baik di posisi baru nantinya,” katanya.

Sementara itu, Daniel Adityajaya menyampaikan terima kasih sekaligus harapan agar hubungan kelembagaan yang telah terjalin dapat terus berlanjut.

Ia berharap kerja sama antara Pemprov Bali dan Polda Bali semakin baik ke depannya. Dengan demikian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali dapat terus terjaga. “Saya izin. Semoga ke depannya Pemprov Bali dan Polda Bali makin baik kerja samanya. Bali makin kondusif dan lebih baik lagi,” ujar Daniel.

Baca Juga  Selama 2 Hari di Bali, Menteri PUPR dan Menlu RI Tinjau Kesiapan Infrastruktur G20 Didampingi Gubernur Koster

Pertemuan tersebut menandai berakhirnya masa tugas Daniel Adityajaya sebagai Kapolda Bali. Gubernur berharap sinergi pemerintah daerah dan kepolisian diharapkan tetap menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung keberlanjutan pariwisata Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca