Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Seluruh Fraksi Setujui Perubahan KUA dan PPAS Kota Denpasar TA 2026

Wawali Arya Wibawa: Wujud Sinergitas Percepatan Pembangunan Menuju Denpasar Maju

Loading

BALIILU Tayang

:

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengikuti Sidang Paripurna ke-13 DPRD Kota Denpasar terkait persetujuan Perubahan KUA-PPAS 2026.
SIDANG PARIPURNA:  : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat mengikuti Sidang Paripurna ke-13 Masa Persidangan II DPRD Kota Denpasar dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum dan Pendapat Akhir Fraksi yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra di Gedung DPRD Kota Denpasar, Rabu (12/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Seluruh Fraksi DPRD Kota Denpasar menyetujui penetapan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Rancangan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2026. Penetapan tersebut dilaksanakan pada Sidang Paripurna ke-13 Masa Persidangan II DPRD Kota Denpasar dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum dan Pendapat Akhir Fraksi yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra di Gedung DPRD Kota Denpasar, Rabu (12/8).

Adapun, dalam Rancangan Kebijakan Umum (KUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 dimana Pendapatan dirancang Rp 3,08 triliun rupiah lebih, meningkat menjadi Rp 3,24 triliun rupiah lebih, bertambah Rp 162,28 miliar rupiah. Selanjutnya, untuk Belanja Daerah sebelumnya dirancang Rp 3,64 triliun rupiah lebih, setelah perubahan dirancang Rp 3,88 triliun rupiah lebih, bertambah Rp 244,85 miliar rupiah lebih. Sedangkan Pembiayaan Netto Daerah sebelumnya dirancang Rp. 562,16 miliar rupiah lebih, setelah perubahan dirancang Rp. 644,73 miliar rupiah lebih.

Hadir langsung dalam Sidang Paripurna tersebut, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira dan Made Oka Cahyadi Wiguna, Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Forkopimda Kota Denpasar, Anggota DPRD Kota Denpasar serta Pimpinan OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Tak hanya itu, Sidang Dewan juga memberikan apresiasi atas peningkatan proyeksi PAD Kota Denpasar di Tahun 2026 ini.

Sebagai pembicara pertama, pemandangan umum Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Denpasar yang dibacakan I Gede Tommy Sumerta mengatakan, Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Denpasar mengapresiasi optimisme Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam merancang Perubahan KUA dan PPAS Kota Denpasar Tahun Anggaran 2026, khususnya dengan meningkatnya pendapatan daerah dari sekitar Rp 3,08 triliun menjadi Rp 3,24 triliun dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sekitar Rp 2,05 triliun menjadi Rp 2,22 triliun.

Baca Juga  112 Kadus/Kaling Se-Denbar Ikuti Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

“Dengan pengelolaan yang semakin efektif, transparan, dan inovatif, peningkatan pendapatan daerah diharapkan dapat memberikan ruang fiskal yang lebih kuat untuk mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar,” ujar Tommy Sumerta.

Sebagai pembicara kedua datang dari Fraksi Partai PSI-Nasdem DPRD Kota Denpasar dalam pemandangan umum yang dibacakan, AA Putu Gede Anugraha Merta menekankan bahwa Fraksi Partai PSI-NasDem DPRD Kota Denpasar mendorong agar arah perubahan KUA-PPAS yang telah disusun dapat menjadi landasan yang kuat dalam penyusunan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

“Kami berharap arah perubahan KUA-PPAS ini benar-benar menjadi landasan dalam penyusunan Perubahan APBD 2026, sehingga mampu mengakselerasi pencapaian target program pembangunan dan memastikan anggaran yang telah dirancang dapat terealisasi secara optimal,” ujarnya.

Selanjutnya, Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Denpasar dalam pemandangan umum yang dibacakan AA Gede Mahendra mengatakan, Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Denpasar mengapresiasi peningkatan alokasi Belanja Daerah dalam Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026 yang naik Rp 244,8 miliar atau 6,7 persen, dari Rp 3,644 triliun menjadi hampir Rp 3,889 triliun.

“Kami mengapresiasi peningkatan Belanja Modal sebesar 6,5 persen atau Rp 48,9 miliar, dari sebelumnya Rp 753,7 miliar menjadi Rp 802,7 miliar lebih. Peningkatan ini diharapkan semakin memperkuat dukungan anggaran terhadap pembangunan dan pelayanan publik di Kota Denpasar,” ujarnya.

Sebagai pembicara terakhir, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Denpasar dalam pemandangan umum yang dibacakan, I Ketut Budha mengapresiasi kinerja OPD penghasil, seperti Bapenda, BLUD, dan Perumda, atas berbagai kerja keras dan inovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang berdampak pada kesejahteraan serta peningkatan pendapatan daerah. Fraksi PDI Perjuangan juga mendorong optimalisasi digitalisasi perpajakan dan retribusi serta pengelolaan berbagai potensi pendapatan daerah secara berkelanjutan.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri Sosialisasi Regulasi Pembinaan Kesadaraan Bela Negara Kemenhan RI

“Kami mendorong agar sistem digitalisasi perpajakan dan retribusi serta potensi yang ada terus dioptimalkan untuk pemerataan, sehingga dapat memberikan rasa keadilan bagi wajib pajak,” ujarnya.

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kerja sama antara Pemerintah Kota Denpasar bersama DPRD Kota Denpasar dalam pembahasan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2026. Pembahasan yang berlangsung secara konstruktif tersebut telah menghasilkan kesepakatan bersama sebagai bagian dari upaya menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah.

“Kesepakatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menyelaraskan visi, tujuan, serta prioritas pembangunan Kota Denpasar. Berbagai pandangan, usulan, dan masukan yang disampaikan fraksi-fraksi merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Arya Wibawa.

Menurutnya, semangat kolaborasi antara eksekutif dan legislatif harus terus dipelihara dan diperkuat, mengingat tantangan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan ke depan semakin kompleks. Dinamika serta meningkatnya harapan masyarakat di berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, perekonomian, sosial budaya, hingga ketenteraman dan ketertiban umum, membutuhkan komunikasi yang harmonis dan sinergi yang berkelanjutan.

“Setiap masukan yang disampaikan akan menjadi perhatian dan bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Denpasar untuk dikaji secara cermat serta ditindaklanjuti sesuai tingkat urgensi, prioritas, dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dan kami meyakini seluruh masukan tersebut menjadi kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan, pengelolaan keuangan daerah, penyelenggaraan pemerintahan, dan pelayanan publik,” pungkasnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Badung Sepakati Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026

Belanja Infrastruktur Dirancang Capai 59,8 Persen

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menandatangani nota kesepakatan Perubahan KUA-PPAS 2026 di Rapat Paripurna DPRD Badung.
TANDATANGANI NOTA KESEPAKATAN: Bupati Wayan Adi Arnawa menandatangani nota kesepakatan saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Badung di Ruang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Kamis (13/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemkab Badung bersama DPRD Badung menyepakati Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026. Penetapan tersebut dituangkan dalam penandatanganan nota kesepakatan pada Rapat Paripurna DPRD Badung di Ruang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Kamis (13/8).

Ditemui seusai rapat paripurna, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menjelaskan, peningkatan pendapatan daerah turut mendorong kenaikan belanja dalam Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026. Pendapatan meningkat sekitar Rp. 200 miliar lebih, dengan PAD dari Rp. 9,5 triliun lebih menjadi Rp. 9,8 triliun lebih. Belanja daerah meningkat sekitar Rp. 1,7 triliun, dari Rp. 11 triliun lebih menjadi Rp. 13 triliun lebih. Sebagian besar peningkatan belanja tersebut diarahkan untuk pembangunan infrastruktur dan pengembangan jaringan baru. Belanja infrastruktur mencapai 59,8 persen dengan belanja modal sekitar Rp 4 triliun lebih.

“Ini luar biasa karena mungkin dalam sejarah baru pertama kali kita bisa mencapai belanja infrastruktur 59,8 persen. Belanja modal juga mencapai Rp 4 triliun lebih. Kondisi ini tentu harus kita jaga untuk meningkatkan daya dukung dan daya saing daerah. Kompetitor kita cukup banyak dan mereka juga sedang berbenah. Oleh karena itu, kita harus terus melakukan pembenahan kalau tidak ingin tertinggal,” ujarnya.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada DPRD Badung yang telah melakukan pembahasan dan menyepakati Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026. Anggaran diarahkan untuk mendukung tujuh prioritas daerah, meliputi penguatan kerukunan umat beragama serta pelestarian tradisi, adat, seni dan budaya Bali, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial, penciptaan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, integrasi pembangunan sektor pertanian dengan pariwisata, peningkatan kualitas infrastruktur publik dan pembangunan jaringan jalan baru, penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digitalisasi, serta peningkatan pariwisata Badung yang berkualitas.

Baca Juga  112 Kadus/Kaling Se-Denbar Ikuti Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

Selanjutnya, program-program yang telah disepakati akan disinergikan dengan program yang tercantum dalam dokumen anggaran serta mengikuti tahapan evaluasi oleh pemerintah. Ia menyebut perubahan anggaran juga mencakup sejumlah pembangunan infrastruktur yang diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah. Pembangunan jaringan jalan baru yang telah dirancang turut didorong melalui perubahan anggaran untuk meningkatkan keterhubungan antarkawasan. Bupati berharap seluruh program yang telah dirancang dan disepakati dapat memberikan manfaat serta membawa perubahan bagi masyarakat Kabupaten Badung.

“Prosesnya sudah kita lalui secara marathon, mulai dari pembahasan, pelaksanaan rencana, sampai perubahan dan koordinasi. Selanjutnya tentu kita sinergikan dengan program-program yang sudah ada dalam dokumen anggaran dan akan dievaluasi oleh pemerintah. Banyak perubahan belanja yang kita lakukan, termasuk untuk beberapa infrastruktur yang memang menjadi bagian dari konektivitas jalan-jalan yang sudah kita rancang. Ini yang kita dorong juga dalam perubahan, sehingga ke depan konektivitas antarwilayah bisa semakin baik. Mudah-mudahan apa yang sudah kita rancang dan sepakati ini bisa menjadi berkah dan membawa perubahan yang lebih baik bagi masyarakat,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Aksi Sosial Warnai Peringatan HUT Ke-3 GOW Badung di Desa Punggul

Published

on

By

Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menghadiri HUT ke-3 GOW Kabupaten Badung di Gedung Balai Budaya, Desa Punggul.
HADIRI HUT GOW: Wabup sekaligus Pembina GOW Kabupaten Badung, Bagus Alit Sucipta menghadiri HUT Ke-3 GOW Kabupaten Badung di Gedung Balai Budaya, Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, pada Kamis (13/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 dengan menggelar berbagai aksi sosial nyata bagi masyarakat. Acara yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita ini digelar di Gedung Balai Budaya, Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, pada Kamis (13/8).

Perayaan yang mengusung tema “Perempuan Hebat, Badung Kuat, Bersinergi, Berinovasi, Menginspirasi” dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Badung sekaligus Pembina GOW Kabupaten Badung, Bagus Alit Sucipta, Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali, Nyonya Seniasih Giri Prasta, Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Ketua GOW Badung Ny. Yunita Alit Sucipta serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Badung, Nyonya Oliviana Surya Suamba. Hadir pula jajaran Kepala OPD lingkup Pemkab Badung, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung, perwakilan Camat Abiansemal, Perbekel Desa Punggul, serta seluruh anggota GOW.

Sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan, perayaan HUT ke-3 ini ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng bersama oleh seluruh keluarga besar GOW Badung.

Dalam sambutannya, Pembina GOW Kabupaten Badung, Bagus Alit Sucipta, memberikan apresiasi tertinggi kepada pengurus dan anggota GOW atas dedikasi serta kontribusi nyata mereka selama tiga tahun terakhir.

“Tiga tahun bukan waktu yang singkat. Di usia yang semakin dewasa ini, saya berharap GOW Badung semakin kokoh berdiri, semakin luas manfaatnya, dan semakin harmonis bersinergi dengan semua pihak. Perempuan adalah tiang keluarga dan pilar masyarakat. Ketika perempuan bersatu, berilmu, dan berhati pelindung, maka daerah pun akan tumbuh kuat, sejahtera, dan bermartabat,” ujarnya.

Wabup juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung memberikan dukungan penuh kepada organisasi wanita sebagai mitra strategis pemerintah. Terutama dalam memperkuat ketahanan keluarga, pendidikan anak, serta peningkatan kesejahteraan sosial di tingkat akar rumput.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Rakor Lintas Sektor Penguatan Program Implementasi Kawasan Tanpa Rokok di Kota Denpasar

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta, mengungkapkan bahwa momen hari jadi kali ini terasa kian istimewa karena berdekatan dengan semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. “Kami ingin merayakan usia GOW bukan sekadar dengan seremonial, melainkan dengan berbagi dan melayani masyarakat. Itulah wujud syukur kami yang paling nyata,” ungkapnya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, GOW Kabupaten Badung menyelenggarakan rangkaian kegiatan bakti sosial yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat, meliputi Pelayanan Kesehatan Mata (Pemeriksaan mata dan operasi katarak gratis, bekerja sama dengan John Fawcett Foundation), Pemeriksaan Kesehatan Umum (Layanan kesehatan gratis berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Badung), Pembagian Sembako (Penyerahan paket pangan untuk warga yang membutuhkan), Bantuan Aksesibilitas (Penyerahan kursi roda bagi warga dengan keterbatasan mobilitas) dan Intervensi Stunting (Penyerahan bantuan pemenuhan gizi bagi anak-anak dalam kategori stunting).

Nyonya Yunita Alit Sucipta berharap seluruh rangkaian program ini dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas. Aksi ini menjadi bukti nyata kehadiran GOW Badung dalam mendukung program pembangunan daerah.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkab Badung, para Ketua Organisasi Kewanitaan, seluruh anggota, serta mitra kerja dan pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini dengan baik. Semoga sinergi yang telah terjalin terus diperkuat, agar ke depan GOW Badung dapat semakin bermanfaat, semakin menginspirasi, dan semakin berarti bagi setiap keluarga di Badung,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

DPRD Bali Ucapkan Selamat Hari Jadi Ke-68 Provinsi Bali dan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81

Published

on

By

dprd bali hari jadi pemprov
Banner ucapan Hari Jadi Ke-68 Pemprov Bali dan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81. (Foto: Hms DPRD Bali)

Denpasar, baliilu.com – Segenap Pimpinan dan seluruh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali mengucapkan selamat Hari Jadi Ke-68 Provinsi Bali, 14 Agustus 1958-2026. Suci Lascarya, Nusa Wijaya “Tulus Ikhlas untuk Kejayaan Bali”. Dan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81, 17 Agustus 1945-2026. Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bertepatan Purnama Katiga, Wawali Arya Wibawa Hadiri Piodalan di Padmasana DPRD Denpasar
Lanjutkan Membaca