SABTU 25-26 Januari 2020, adalah hari spesial
buat Toya Devasya Natural Hot Spring yang sudah berdiri sejak 17 tahun silam di
kawasan kaldera Batur Kintamani Bangli. Toya Devasya kedatangan tamu istimewa
grup motor The Prediksi yang dipimpin langsung Andre Taulany. Kehadiran mereka
disambut langsung general manager yang sekaligus owners Toya Devasya DR. Ketut Mardjana,
CEO Toya Devasya Ayu Saraswati, seluruh manager dan staf serta 1300
pengunjung yang hadir menikmati destinasi wisata yang dikenal dengan
permandian air
panas alami di pinggir danau dengan view Gunung Abang yang menakjubkan, juga memiliki
berbagai fasilitas berkelas yang menarik.
KALUNGAN BUNGA: Andre Taulany disambut kalungan bunga
Andre Taulany kembali mengunjungi dan menikmati fasilitas wisata yang tersedia di Toya Devasya Natural Hot Spring merupakan kunjungan ketiga kalinya bersama kawan-kawan dan kru medianya. Kunjungan pertama Andre Taulany hanya bersama kru medianya, kunjungan kedua mengajak grup vespa bernama The Daddys dan kunjungan ketiga kali ini bersama grup motor besar The Prediksi yang seluruhnya artis ibukota yang sebagian besar mengisi acara-acara favorit di Net TV.
DISAMBUT KETUT MARDJANA: Andre Taulany disambut GM Toya Devasya Ketut Mardjana yang sekaligus sahabatnya
Adapun personal The Prediksi yang hadir yang terdiri dari para artis papan atas Indonesia di antaranya Omesh, Ferry Maryadi, Desta, Vincent, Darto the comment, Soleh Solihun, Ronald S, Surya Insomnia, Stevie Item dll.
RONALD: Tunggangi motor gede
Satu per satu motor besar berbagai merek yang ditunggangi ke-13 personal The Prediksi memasuki arena Toya Davasya, Sabtu sore. Mereka disambut GM DR. Ketut Mardjana, CEO Ayu Saraswati, manager villa Arta, Novara dll serta ratusan pengunjung yang begitu antusias menyaksikan kehadiran artis-artis ibukota yang kocak itu. Sementara The Prediksi begitu kaget atas penyambutan yang dirasakan benar-benar luar biasa.
DESTA: Tampil sportif, tetap wajah lucu
Seperti yang dituturkan Andre Taulany. ‘’Jangan tanya kesannya lagi. Saya sudah ketiga kalinya ke Toya Devasya. Itu artinya saya benar-benar sudah betah dan nyaman di sini,’’ ujar Andre saat ditanya kesan pertamanya.
Tentu juga tak terlepas dari seorang sahabat Pak Ketut, panggilan akrab Andre kepada Ketut Mardjana yang selalu memberikan pelayanan yang luar biasa. Untuk kali ketiga mengajak teman-teman lainnya yang kebetulan punya grup motor The Prediksi. ‘’Bisa ngumpulin teman-teman susah banget, ehh ternyata hari ini bisa berlibur sambil turing dan arahnya ke Toya Devasya. Cuma semalam saja karena pada sibuk semua. Kalau lama-lama pada nggak bisa syuting lagi,’’ aku Andre sedikit bercanda.
MOGE: Setelah The Prediksi menikmati Toya Devasya siap-siap turing lagi ke Ubud dan Kuta
Sejak The Prediksi berdiri tiga tahun silam, lanjut Andre tidak pernah riding. Dan ini baru pertama kali riding di Bali dan langsung menuju Toya Devasya.
GUNUNG ABANG: Tampak indah menakjubkan dari kolam air panas Toya Devasya
Andre mengakui, Bali memang tak pernah kalah, sebagai tempat wisata luar biasa yang diakui dunia. Kita orang Indonesia atau teman-teman di ibukota cuma terbang 1,5 jam sudah langsung sampai Bali. Naik motor pun juga enak karena jalannya bagus bahkan sampai ke Toya Devasya.
BERENDAM AIR HANGAT ALAMI: Menyehatkan bagi tubuh
Kesan luar biasa akan Toya Devasya yang terkenal dengan air panas alaminya juga dilontarkan Ferry. Walau baru pertama kali menginjakkan kaki di Toya Devasya, Ferry merasakan sesuatu yang luar biasa. Pria yang selalu tersenyum ini tidak menyangka akan penyambutannya. Selebihnya, dalam waktu sehari di Toya Devasya, Ferry akan muter-muter nyobain semua yang ada. ‘’Saya rasa pasti baik. Dan terimakasih atas sambutannya. Kami merasa sangat terhormat dan sangat menyenangkan. Nex time kami bakal ajak keluarga ke sini. Meskipun jauh terasa terobati. Habis motoran langsung bisa rendeman, ahhh rasanya lega,’’ desah Ferry.
LUAR BIASA:: Sambutan Toya Devasya buat The Prediksi
Ferry melanjutkan, kebetulan ada Pak Ketut, jadi kita lebih berasa kayak di rumah, disambut sangat luar biasa. Kesannya seperti sudah beberapa kali ke sini. ‘’Saya akan balik ke sini bawa keluarga. Yang pasti saya pribadi kepingin explore Toya Devasya. Mulai dari main di air, pijet sampai makanannya. Cuma memang jalannya tadi agak sedikit terlambat karena hujan, tapi sampai di sini capeknya kebayarlah, wahh seru banget,’’ imbuh Ferry yang kini aktif jadi co-host di Ini Talkshow.
PASANG JAKET: Ketut Mardjana, pasang jaket buat Andre
Pujian yang sama juga dilontarkan Ronald S akan keberadaan Toya Devasya. Terakhir kali Ronald mengaku ke Kintamani tahun 1996. Sempat naik perahu melihat Trunyan dengan ciri khas kuburannya. Namun 24 tahun berlalu, perubahannya sangat luar biasa. Ternyata ada akomodasi yang bagus yang sangat membanggakan dan layak serta menjanjikan sebagai destinasi pariwisata skala internasional.
Ronald bercerita,
ketika akan turun, masih membayangkan 24 tahun silam. Namun di perjalanan Ronald
merasa kaget jalan begitu bagus. ‘’Sekarang bersama teman bawa motor besar, besok
lusa saya akan bawa keluarga,’’ janji Ronald.
KETUT MARDJANA: Dampingi The Prediksi sarapan pagi
Bagi owners Ketut Mardjaya, kehadiran ketiga belas artis ibukota ke Toya Devasya yang dipimpin langsung Andre Taulany, menjadi satu kejutan buat Toya Devasya. Terlebih lagi mereka begitu happy melihat Toya Devasya. Walau ke-12 teman-teman Andre orang baru, mereka merasakan jauh naik motor, namun baru sampai di Toya Devasya mereka betul-betul surprise. Perjalanan jauh mereka terobati sampai di sini.
Mereka bahkan
mengatakan, Toya Devasya woow woow banget. Luar biasa. ‘’Bagi saya kedatangan
mereka tentu hal yang menyenangkan. Kalau sudah para artis memprof dan membuktikan sendiri bahwa tempat ini luar
biasa tentu yang lain-lain akan sama halnya.
FERRY: Berbaur bersama wisatawan mancanegara menikmati Toya Devasya
Jadi mereka yang selebihnya sebagai sunding board untuk mengaploud di media social sehingga Toya Devasya makin terkenal,’’ terang Ketut Mardjana.
Lanjut, Ketut
Mardjana secara personal sangat berterimakasih kepada Andre Taulany dkk yang
sudah bersedia untuk datang ke Toya Devasya untuk menyaksikan dan membuktikan tempat yang luar
biasa ini, sehingga semakin dikenal. Dampak lebih lanjut akan tumbuh infrastruktur
tourism yang baru, yang akan lebih mensejahterakan masyarakat.
THE PREDIKSI: Menyempatkan selfie jelang sore berlatar Gunung Abang
Toya Devasya Natural Hot Spring selain dikenal dengan permandian air panas alami di pinggir danau dengan view Gunung Abang juga memiliki berbagai fasilitas berkelas yang menarik. Mulai dari The Ayu Kintamani Villa dengan 12 kamar (8 deluxe, 2 family, 2 honeymoon) dengan private pool. Flamboyan Restaurant yang menyajikan menu buffet Western, Balinese, Chinese, Indonesian serta ala carte. Di Flamboyan Restaurant juga terdapat Coffee House yang menyediakan kopi Kintamani terbaik serta berbagai varian kopi serta kue-kue menarik. Untuk food and beverage juga terdapat makanan ringan seperti bakso, mie ayam, gado-gado, ayam geprek di food stall, juga terdapat aneka minuman seperti es kelapa muda dan es campur serta berbagai kudapan seperti pisang, tempe, tahu goreng.
Selain villa juga terdapat tenda untuk camping yang disebut Hiker’s Camp yang sering digunakan baik untuk nginap keluarga atau pasangan maupun kegiatan gathering perusahaan, instansi. Ayurvedic Spa juga siap memanjakan pengunjung yang ingin menyegarkan badan sehabis menikmati fasilitas adventure seperti bersepeda atau jeep tour. Fasilitas paling belakangan adalah dua waterbom yang bisa dinikmati pengunjung hanya dengan membayar tiket masuk serta fasilitas watersport di Danau Batur.
ADA WATER BOM: Wahana baru buat anak-anak dan juga dewasa
Kunjungan wisatawan ke Toya Devasya Natural Hot Spring pun semakin meningkat dari tahun ke tahun seiring penambahan fasilitas serta peningkatan kualitas service yang dilakukan. Banyak pengunjung yang sebelumnya telah berkunjung ke Toya Devasya sering terkesima dengan munculnya fasilitas baru dan lokasi selfie yang instagramable. Demikian pula dengan Andre Taulany yang telah berkunjung sebelumnya mengapresiasi perkembangan bisnis Toya Devasya Natural Hot Spring yang terus berinovasi memanjakan pengunjung.
NYANYI BERSAMA: Andre mengucapkan terimakasih kepada Toya Devasya khususnya Pak Ketut yang sudah memberikan yang terbaik buat The Prediksi
Andre Taulany menyatakan selalu menemukan sesuatu yang baru di Toya Devasya Natural Hot Spring sesuai dengan konteks kekinian. Selain itu faktor keramahan manajemen dan rasa kekeluargaan dengan DR. I Ketut Mardjana selaku GM Toya Devasya Natural Hot Spring membuat Andre Taulany selalu ingin kembali. Dan ini dibuktikan dengan kunjungan ketiga Andre Taulany bahkan mengajak teman-temannya sesama artis papan atas Indonesia yang tergabung dalam grup motor The Prediksi. (Balu1)
BUKA BBTF: Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri sekaligus turut membuka secara resmi gelaran Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) ke-12 yang berlangsung di Hotel The Westin Resort Nusa Dua, pada Kamis (28/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)
Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri sekaligus turut membuka secara resmi gelaran Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) ke-12 yang berlangsung di Hotel The Westin Resort Nusa Dua, pada Kamis (28/5). Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana, perwakilan Menteri Luar Negeri RI yang diwakili Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Ketua BBTF 2026 sekaligus Ketua ASITA Bali, I Putu Winastra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BBTF tahun ini mengusung tema Redefining Indonesia’s Gastronomy Journey: A Celebration of Taste, Culture, and Sustainable Heritage. Ia menegaskan BBTF bukan sekadar ajang business matching antara buyer dan seller, melainkan platform strategis untuk membangun kepercayaan pasar, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan membuka peluang bisnis nyata bagi industri pariwisata Indonesia.
Tahun ini, BBTF diikuti 407 buyers dari 44 negara dan 286 sellers, yang menjadi bukti tingginya kepercayaan dunia internasional terhadap Bali dan Indonesia sebagai destinasi unggulan di tengah dinamika global.
Sementara itu, Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan BBTF sebagai salah satu travel fair terbesar dan paling strategis di Indonesia. Menurutnya, penyelenggaraan BBTF merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah bersama seluruh pelaku industri pariwisata untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan mancanegara di tengah tantangan krisis global, ketidakpastian geopolitik, serta perubahan tren perjalanan dunia.
Ia menegaskan, ajang ini menjadi momentum penting untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia, memperluas jejaring pasar internasional, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional. (gs/bi)
AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi jajaran pelaku pariwisata yang tergabung dalam Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) di Jayasabha, Denpasar, Rabu (27/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)
Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan Bali telah memiliki posisi kuat sebagai pusat pertemuan internasional dunia atau meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE). Untuk itu, ia mendorong pelaku industri pariwisata dan pemangku kepentingan MICE di Bali membangun standar penyelenggaraan yang berkarakter, berbasis budaya Bali, sekaligus memberi dampak nyata bagi pelaku ekonomi lokal.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat menerima audiensi jajaran pelaku pariwisata yang tergabung dalam Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) di Jayasabha, Denpasar, Rabu (27/5).
“Bali sudah secara de facto menjadi pusat meeting internasional. Selama ini begitu banyak pertemuan dunia diselenggarakan di Bali karena fasilitas kita kuat, SDM siap, keamanan dan kenyamanan VVIP terjaga,” ujar Koster.
Menurutnya, kekuatan utama Bali bukan hanya pada fasilitas ballroom, convention center, dan hotel berstandar internasional, melainkan budaya Bali yang unik dan tidak dapat ditiru daerah lain secara instan.
Ia mencontohkan keberhasilan Bali menjadi tuan rumah berbagai agenda dunia seperti G20 dan World Water Forum yang menghadirkan puluhan ribu delegasi dari ratusan negara. Dalam forum internasional tersebut, khususnya World Water Forum, Bali dinilai unggul karena mampu memadukan fasilitas modern dengan konsep budaya dan filosofi lokal seperti Sad Kerthi, Danu Kerthi, serta sistem subak.
“Kita jangan terlalu terbawa arus luar karena branding Bali sudah sangat kuat. Yang menjadi nilai jual utama adalah budaya Bali,” katanya.
Koster meminta BaliCEB merumuskan standar MICE khas Bali agar memiliki identitas dan karakter berbeda dibanding destinasi lain di dunia.
“Organisasi silakan rumuskan standar MICE di Bali yang unik supaya punya identitas. Kontennya harus orisinal, dipikirkan dan diurus dengan benar sehingga semua penyelenggara punya acuan,” ujarnya.
Selain memperkuat identitas budaya, Koster juga menekankan pentingnya keterlibatan UMKM lokal dalam setiap kegiatan MICE di Bali, mulai dari transportasi, dekorasi hingga souvenir.
“MICE harus mampu mendukung UMKM lokal Bali. Bangkitkan spirit kelokalan agar dampaknya lebih optimal terhadap pelaku ekonomi Bali,” tegasnya.
Ia juga memastikan persoalan sampah dan kemacetan yang selama ini menjadi sorotan wisatawan akan terus dibenahi secara bertahap guna memperkuat daya tarik Bali sebagai destinasi global.
Ratusan Pelaku Industri Gabung BaliCEB
Sementara itu, Ketua Umum Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) Ketut Jaman mengungkapkan minat pelaku industri pariwisata Bali untuk bergabung dalam organisasi tersebut sangat tinggi.
“Sudah ratusan yang ancang-ancang bergabung dengan MICE ini. Kita ingin Bali menjadi pusat MICE dunia,” ujarnya.
Menurut Ketut Jaman, Bali memiliki ratusan fasilitas MICE dengan sekitar 30 ballroom berkapasitas di atas 200 orang yang tersebar di berbagai kawasan pariwisata.
Pelantikan pengurus BaliCEB dijadwalkan berlangsung pada 5 Juni mendatang di kawasan The Meru, Sanur. Organisasi tersebut menargetkan Bali menjadi destinasi utama penyelenggaraan meeting internasional yang jumlahnya mencapai ribuan agenda setiap tahun di berbagai negara.
Selain itu, BaliCEB juga menyatakan komitmennya mendukung program pungutan wisatawan asing melalui sosialisasi kepada peserta dan penyelenggara event MICE di Bali.
“MICE sangat membantu tingkat hunian hotel maupun kunjungan ke daya tarik wisata di Bali,” kata Ketut Jaman. (gs/bi)
Gubernur Bali Wayan Koster mengalungkan bunga menyambut wisatawan yang datang ke Bali saat Tahun Baru 2026. (Foto: bi)
Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster gembira dan berterima kasih kepada semua stakeholders dan masyarakat yang terus aktif menjaga kualitas pariwisata Bali. Kerja keras semua pihak diapresiasi dunia. Bali Indonesia baru saja meraih peringkat 1 World’s Best Destination 2026, dalam ajang bergengsi Travelers’ Choice Awards: Best of the Best oleh TripAdvisor. Bali di posisi teratas, melampaui sembilan destinasi kenamaan dunia lainnya seperti London, Roma, Hanoi, Paris, New York (NY) hingga Dubai.
Penghargaan dunia ini diakui Koster bahwa Bali tetap kuat dengan pariwisata berbasis budaya, tradisi, seni dan alam meskipun sering digoyang dengan isu sampah, macet dan sepi.
“Bali di posisi nomor 1 dari 10 Top Destinasi Pariwisata Dunia. Bali menempati posisi tertinggi di dunia sepanjang sejarah. Digoyang dengan isu sampah, macet, sepi dan lain ternyata tak bisa menggoyahkan posisi Bali,” kata Gubernur Koster, Jumat, 16 Januari 2026.
Tak hanya dianugerahi peringkat satu Top Destinasi Pariwisata Dunia oleh TripAdvisor, Bali juga diakui global dalam berbagai kategori lainnya seperti diakui sebagai peringkat pertama Honeymoon Destination. kemudian masuk Top 10 Cultural Destination, Top 10 Solo Travel Destination, Top 20 Trending Cities.
Berikut ini data dan fakta Top 10 World’s Best Destinations Travelers’ Choice Awards Trip Advisor dan Bali Indonesia berada di posisi pertama. Setelah itu disusul urutan kedua London, Britania Raya, dan ketiga Dubai, Uni Emirat Arab, keempat Hanoi, Vietnam, kelima Paris, Prancis, keenam Roma, Italia, ketujuh Marrakesh, Maroko, kedelapan Bangkok, Thailand, kesembilan Kreta, Yunani dan sepuluh New York, Amerika Serikat. (gs/bi)