Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kasatgas Covid-19 Dewa Indra Tinjau Pelabuhan Gilimanuk, Pendatang dari Daerah Terjangkit Wajib Rapid Test

BALIILU Tayang

:

de
KASATGAS DEWA INDRA: Tinjau Pelabuhan Gilimanuk, Sabtu (4/4-2020) siang.

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra yang juga bertindak selaku Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 meyakinkan semua orang yang melewati Pelabuhan Gilimanuk wajib dites suhu tubuhnya dan jika di atas normal maka akan langsung diisolasi di ruangan khusus oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan, untuk selanjutnya menjalani rapid test.

Begitu pun dengan pendatang yang berasal dari daerah terjangkit seperti Jakarta atau Jawa Barat, akan langsung diarahkan untuk melakukan rapid test. “Meskipun secara regulasi atau prosedur tidak diwajibkan namun rapid test kepada mereka yang beresiko adalah kebijakan dari satgas untuk menekan penyebaran,” jelas Sekda Dewa Indra saat meninjau langsung Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Sabtu (4/4-2020) siang. Peninjauan ini sebagai langkah untuk melihat langsung, penanganan para pendatang dari luar yang masuk ke Bali di tengah maraknya Covid-19 atau yang dikenal juga dengan virus corona.

Satgas Provinsi hadir di Pelabuhan Gilimanuk, menurut Sekda Dewa Indra, ingin melihat langsung sekaligus menyelaraskan kembali SOP penanganan dan pengawasan pendatang di pelabuhan yang menghubungkan Bali dengan Pulau Jawa tersebut. “Saya tahu Bapak Bupati (Jembrana, red) beserta jajaran sudah berupaya keras untuk melakukan pengawasan pendatang terkait penanganan Covid-19 di sini, dan setelah kita lihat penanganannya secara langsung sudah ada garansi bahwa mereka yang masuk ke Bali ini sudah benar-benar clear dan betul-betul sehat,” ujar Dewa Indra.

Lebih lanjut ditegaskan, “Pelabuhan Gilimanuk termasuk pintu masuk utama ke Bali dan tentu memiliki resiko yang besar terkait penyebaran Covid-19, jadi perlu terus diperkuat dan dipertebal lagi pengawasan serta pemeriksaannya,” tandas Sekda Dewa Indra di sela peninjauannya di pintu masuk kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk sembari menyatakan akan terus memasok alat untuk rapid test ke pintu-pintu masuk ke Pulau Bali.

Baca Juga  Desa Adat Bedulu Gianyar Bagikan Bibit Sayur dan Bumbu Dapur untuk 863 KK Warga Bedulu

Sekda Dewa Indra juga menyatakan dirinya datang langsung sekaligus untuk memberikan dukungan moril kepada para petugas yang bekerja keras secara bergiliran selama 24 jam penuh, untuk menyeleksi warga masyarakat yang masuk ke Bali melalui pelabuhan. “Petugas yang bekerja di lapangan tentu lelah dan semoga kehadiran Satgas Provinsi bisa memompa semangat, memberikan dukungan kepada mereka yang bertugas,” harap birokrat asal Pemaron, Buleleng ini.

Meskipun telah menerapkan SOP yang ketat, Sekda Dewa Indra yang juga didampingi Bupati Jembrana Putu Artha serta Kadis Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, juga mengevaluasi keadaan petugas di lapangan yang masih butuh dukungan masker dan alat untuk rapid test. Pada saat yang sama diserahkan pula bantuan dari Satgas Provinsi yakni 1.000 buah masker serta poster panduan mencuci tangan kepada Bupati Jembrana, yang selanjutnya diserahkan kepada petugas di pelabuhan Gilimanuk. “Selain itu, Satgas juga akan menambah perangkat cuci tangan portable dan akan kita serahkan segera agar bisa secepatnya dipergunakan,” tegasnya. 

Di sisi lain, salah seorang petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Gilimanuk Yeti Sugiarti menjelaskan protap penerimaan pendatang yang harus menjalani pengecekan suhu serta wawancara terkait daerah asal dan tujuan ke Bali. Selain itu, bagi kendaraan, petugas juga melakukan penyemprotan disinfektan. “Kalau ada penumpang suhu tubuhnya tinggi, akan segera diarahkan ke ruang isolasi,” jelasnya.

Sementara itu, seperti diketahui sebelumnya Gubernur Bali  melalui surat nomor : 551/2500/Dishub tanggal 29 Maret 2020 yang ditujukan kepada Menteri Perhubungan RI telah memohonkan berbagai langkah dan upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 ke Bali. Poinnya antara lain; pertama melakukan seleksi ketat terhadap penumpang yang akan menyeberang ke Bali; kedua, hanya mengijinkan penyeberangan bagi penumpang atau kendaraan dengan kepentingan logistik, kesehatan, keamanan dan tugas resmi pemerintah  serta keperluan perorangan yang bersifat mendesak; ketiga, melakukan pembatasan operasi  pelabuhan dan mengurangi frekuensi penyeberangan; serta  keempat, menugaskan Otoritas Pelabuhan dan Penyeberangan untuk membentuk posko terpadu yang dilengkapi dengan fasilitas kesehatan.

Baca Juga  Di Tengah Pandemi, Denpasar Rangking I TEPRA Tingkat Provinsi Bali

Tidak berselang lama, Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Darat langsung merespon surat dari Gubernur Bali dengan mengeluarkan surat Nomor: AP.005/3/4/DRJD/2020 tanggal 31 Maret 2020 yang menegaskan  penutupan/pembatasan operasional angkutan penyeberangan, seyogyanya tidak mengganggu operasional kapal penyeberangan yang mengangkut kendaraan bermuatan logistik atau barang kebutuhan pokok, obat-obatan dan petugas dengan tentu berpedoman pada protokol penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) dari instansi berwenang. 

Surat ini juga memerintahkan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) agar melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat guna tersedianya transportasi dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, kenyamanan dan kesehatan petugas serta pengguna jasa. (*/gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Tim Kesenian Peed Aya Duta Kota Denpasar Mantapkan Kesiapan Tampil di Pembukaan PKB 2026

Published

on

By

barong
GLADI DAN PEMBINAAN: Komunitas Sakti Manca mengkoordinir pelaksanaan Gladi dan Pembinaan yang disaksikan langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara di Areal Taman Kota Lumintang Denpasar, Jumat (29/5) petang. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Tim Kesenian Peed Aya (Pawai) Duta Kota Denpasar memantapkan kesiapannya untuk tampil pada Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 pada 13 Juni mendatang.

Dikoordinir oleh Komunitas Sakti Manca, kesiapan tersebut tampak saat pelaksanaan Gladi dan Pembinaan yang disaksikan langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama sejumlah tokoh lainnya di Areal Taman Kota Lumintang Denpasar, Jumat (29/5) petang.

Dalam kesempatan ini hadir tim Kurator PKB Provinsi Bali Tahun 2026 diantaranya Prof. Dr. I Made Bandem dan Prof. Dr. I Komang Sudirga, SSn., M.Hum yang memuji penampilan Duta Peed Aya Kota Denpasar.

Sajian Peed Aya Duta Kota Denpasar dikemas sangat megah diikuti kurang lebih 700 peserta, diawali penampilan Papan Nama dilanjutkan Busana Adat Kota Denpasar lalu secara berurutan tampil Tek-tekan, Karnaval, Bungan Jaja dan Uparengga.

Berlanjut penampilan Legong Manca yang diiringi Semara Pegulingan Sekaa Nada Acharya Kota Denpasar, Tari Barong dari Sekaa Kubu Barong Kota Denpasar dilanjutkan Tari Sang Hyang Dedari lalu Pasepan kemudian dilanjutkan garapan tematik Wayang Sapuh Leger diiringi Gender Sekaa Sabda Kencana Sakti Kota Denpasar dilanjutkan Ogoh-ogoh Sapa Warang Banjar Gemeh yang diiringi Sekaa Baleganjur Banjar Tengah Sidakarya.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memotivasi dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman yang terlibat dalam Peed Aya Duta Kota Denpasar yang tergabung dalam Komunitas Sakti Manca ini.

“Saya melihat persiapan garapan yang disajikan sudah sangat baik. Ke depan bagaimana seluruh tim menjaganya agar dapat tampil optimal di ajang sesungguhnya yakni Pembukaan PKB XLVIII Tahun 2026 nanti,” ungkap Jaya Negara.

Walikota Jaya Negara juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh komponen yang terlibat, baik itu peserta (penari, penabuh) maupun orang tua peserta pawai yang senantiasa mendukung buah hatinya. “Kami juga mengingatkan seluruh peserta dan para orang tua untuk menjaga kesehatan sehingga penampilan berjalan lancar hingga pawai mendatang,” ujarnya.

Baca Juga  Di Tengah Pandemi, Denpasar Rangking I TEPRA Tingkat Provinsi Bali

Sementara Koordinator Peed Aya Duta Kota Denpasar, Ida Bagus Eka Harista saat ditemui menjelaskan Peed Aya Duta Kota Denpasar akan membawakan tema Tattwa Parisudha Vasudhaiva Kutumbakam atau bila dijabarkan tentang Atma Kertih yang menggambarkan Jiwa Paripurna.

Dikatakannya, Peed Aya ini melibatkan ratusan talenta seniman muda yang berasal dari berbagai elemen seperti sanggar, sekolah, sekaa teruna, serta komunitas seni lain di Kota Denpasar

“Kami merasa tertantang memberikan penampilan terbaik bagi Kota Denpasar. Penampilan yang menarik dan berkelanjutan yang masih dalam garis besar nafas Vasudhaiva Kutumbakam atau bergotong- royong, yang juga diimplementasikan dengan melibatkan berbagai komponen seperti sanggar, sekolah, sekaa teruna, serta komunitas seni lainnya dari berbagai jenjang usia,” katanya.

Eksistensi penampilan anak-anak ini yang tercatat paling muda berusia sekitar lima tahun sebagai wujud nyata pendidikan aktualisasi potensi generasi muda yang dilibatkan dalam garapan.

“Semoga kami dapat memberikan yang terbaik bagi Kota Denpasar pada Pembukaan PKB XLVIII Tahun 2026,” ungkap Gus Eka lagi.

Koreksi yang disampaikan oleh tim kurator PKB Provinsi Bali, semuanya menjadi catatan penting bagi perbaikan tim Kota Denpasar, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk semakin menyempurnakan penampilan nantinya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Apresiasi Peran IGTKI-PGRI Dalam Dunia Pendidikan di Kota Denpasar

Published

on

By

HUT PGRI
HUT IGTKI PGRI: Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 IGTKI PGRI di Kota Denpasar, yang diselenggarakan secara khidmat, di Gedung Santi Graha, Sabtu (30/5). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 IGTKI PGRI di Kota Denpasar, diselenggarakan secara khidmat, di Gedung Santi Graha, Sabtu (30/5). Acara ini juga turut dirangkaikan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 yang jatuh pada 2 Mei lalu.

Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa yang hadir bersama Ketua PP PAUD Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran IGTKI-PGRI Kota Denpasar yang selama ini telah ikut serta secara aktif mengambil peran dalam dunia pendidikan di Kota Denpasar.

Sebagai organisasi yang menaungi para guru TK dan PAUD, lanjut Ayu Kristi keberadaan IGTKI-PGRI di Kota Denpasar, diharapkan akan dapat mengkoordinir program dan kegiatan yang berkaitan dengan edukasi pendidikan anak usia dini. Tak terkecuali edukasi seputar pengelolaan lingkungan dan pemilahan sampah.

“Dalam hal ini, peran IGTKI-PGRI juga penting dalam mengedukasi anak-anak kita dalam hal menjaga lingkungan sekitar, dengan cara mulai belajar memilah sampah sejak dini,” kata Ayu Kristi.

Pihaknya kemudian melanjutkan, di usia ke-76 tahun ini, IGTKI-PGRI diharapkan akan terus berkomitmen untuk mendukung penguatan dan kompetensi guru TK dengan cara memfasilitasi ekosistem pendidikan anak usia dini yang lebih baik dari waktu ke waktu.

“Sekali lagi kami ucapkan Selamat HUT Ke-76 IGTKI-PGRI. Semoga menjadi semakin baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ayu Kristi.

Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Kota Denpasar, Ni Nyoman Puspita Wati, mengatakan, rangkaian HUT Ke-76 IGTKI-PGRI sudah dilaksanakan sejak bulan lalu. Antara lain, kegiatan tirta yatra, bakti sosial, dan juga talk show lingkungan dan edukasi. Adapun tema peringatan HUT tahun ini adalah, “Menjadi Guru Bahagia dan Inspiratif“.

Baca Juga  Di Tengah Pandemi, Denpasar Rangking I TEPRA Tingkat Provinsi Bali

“Kami mengucapkan terima kasih atas segala bentuk dukungan dari Pemerintah Kota Denpasar terhadap kami para guru TK di Kota Denpasar. Mudah-mudahan kedepannya, organisasi ini akan semakin baik lagi,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA di Istana Élysée

Published

on

By

Presiden Prabowo
PERTEMUAN: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/presidenri.go.id)

Paris, Francis, baliilu.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif dengan pembahasan yang berfokus pada penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Prancis di berbagai sektor prioritas.

Sebelumnya dalam pernyataan pers bersama Presiden Macron, Presiden Prabowo menyebutkan sejumlah isu strategis akan menjadi prioritas pembahasan. Termasuk diantaranya terkait pelaksanaan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia dan Uni Eropa (IEU-CEPA).

“Hari ini saya kira akan membahas beberapa isu-isu penting. Kerja sama di bidang pertahanan, energi bersih, pendidikan, research, dan pelaksanaan perjanjian Indonesia European Union CEPA. Kami terima kasih dukungan Presiden Macron untuk mempercepat perkembangan ini,” kata Presiden Prabowo.

Hubungan Indonesia dan Prancis, menurut Presiden Prabowo, saat ini berada pada fase terbaik sepanjang sejarah hubungan kedua negara. Kepala Negara pun menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kepemimpinan Presiden Macron dalam mendorong kemitraan yang makin erat antara kedua negara.

“Yang Mulia, hubungan Indonesia dan Prancis Berada di tingkat menurut saya yang terbaik selama ini. Kami terima kasih dan kami hormat dengan kepemimpinan Yang Mulia Presiden Macron,” ujar Presiden Prabowo.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menilai bahwa Indonesia dan Prancis memiliki banyak kesamaan pandangan dalam menyikapi berbagai isu global dan kawasan. Menurut Presiden Prabowo, hubungan bilateral yang terus berkembang positif tidak terlepas dari dukungan langsung Presiden Macron dalam memperkuat kerja sama kedua negara.

“Dalam beberapa hal, Indonesia dan Prancis memiliki sikap yang sama, dan saat ini hubungan bilateral kita sangat baik. Ini tidak lain adalah karena dukungan langsung dari Presiden Macron. Di bidang pertahanan hubungan kita sangat baik, di bidang kerja sama sains dan teknologi juga sangat baik, di bidang pendidikan kita ingin lebih ditingkatkan lagi,” lanjutnya.

Baca Juga  Update Covid-19 Minggu (10/5) Positif Nambah 5 Sembuh 7, Dewa Indra: Semakin Disiplin Transmisi Lokal Bisa Dihentikan

Pertemuan bilateral tersebut menegaskan komitmen Indonesia dan Prancis untuk terus memperluas kerja sama yang saling menguntungkan, sekaligus memperkuat kontribusi kedua negara dalam menjaga stabilitas, perdamaian, dan kemajuan bersama di tengah dinamika global yang terus berkembang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca