Denpasar, baliilu.com
– Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar kembali menunjukkan peningkatan. Pada
Selasa (2/6-2020) tercatat 3 orang dinyatakan positif Covid-19. Ketiganya
diketahui tertular akibat transmisi lokal dan merupakan suami, mertua dan ipar
dari seorang dokter yang sehari sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 yang
berdomisili di Kelurahan Sumerta Denpasar Timur.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota
Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi, Selasa (2/6-2020) membenarkan
informasi adanya penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar.
“Tadi kami sudah mendapatkan laporan bahwa 3 orang telah
dinyatakan positif Covid-19 akibat transmisi lokal, di samping itu kasus OTG
juga bertambah 31 orang dan ODP bertambah 1 orang,” jelasnya.
Melihat perkembangan kasus ini, Dewa Rai kembali
mengingatkan kasus Covid-19 di Kota Denpasar belakangan ini menunjukkan angka
tren peningkatan. Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG)
hasil tracking Tim Gugus Tugas
Covid-19 bersama desa/lurah masih menjadi ancaman penularan baru, untuk itu
perlu tetap meningkatkan kewaspadaan.
Dengan bertambahnya kasus positif serta masih adanya orang yang
berstatus OTG, ODP dan PDP, masyarakat
harus lebih waspada dan mengikuti arahan pemerintah serta protokol kesehatan.
“Diperlukan kesadaran dan kedisiplinan yang tinggi
semua elemen masyarakat dalam memutus mata rantai Covid-19. Semua daerah di
Bali dan luar Bali sudah terpapar Covid-19, mari bersama-sama kurangi
perjalanan atau aktivitas di luar rumah dan kontak langsung dengan orang lain,
karena kita tidak mengetahui siapa yang membawa virus atau tidak, untuk itulah
diperlukan kesadaran, kejujuran dan kedisiplinan yang tinggi semua pihak,”
kata Dewa Rai mengingatkan.
Secara kumulatif Dewa Rai menjelaskan kasus Covid-19 di Kota
Denpasar sebanyak 99 kasus positif. Rinciannya 62 sembuh, 2 orang meninggal
dunia, dan 35 orang masih dalam perawatan.
Hasil tracking Tim
Gugus Tugas di Kota Denpasar secara kumulatif terdapat status Orang Tanpa
Gejala (OTG) 650 kasus, namun 331 dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri,
sehingga tersisa 319 OTG. Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara kumulatif
tercatat 309 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat
sebanyak 258, sehingga masih tersisa 51 ODP. Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP)
secara kumulatif sebanyak 82 kasus, namun 25 orang sudah dinyatakan negatif
setelah menjalani swab test, sehingga
tersisa 57 yang berstatus PDP. (*/eka)