Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Jalan Damai atas Pemberhentian Sementara Krama Desa Adat akibat Gagal Bayar Kredit di LPD Paselatan

BALIILU Tayang

:

de
Dimediasi MDA Kecamatan Abang, telah dilakukan penandatanganan berita acara kesepakatan penyelesaian permasalahan krama desa yang diberhentikan sementara karena gagal bayar pinjaman di LPD Desa Adat Paselatan, Jumat (23/10-2020) di Pura Puseh Desa Adat Peselatan.

Karangasem, baliilu.com – Menindaklanjuti beredarnya berita tentang salah seorang warga Desa Adat Paselatan yang diberhentikan sementara sebagai krama desa adat akibat gagal bayar kredit di LPD Paselatan, dan juga sebagai tindak lanjut atas pertemuan pertama antara Majelis Desa Adat dengan Desa Adat Paselatan, maka Desa Adat Paselatan menyelenggarakan Paruman Padgatakala bertempat di Pura Puseh, Rabu (21/10-2020).

Hadir pada paruman tersebut yakni Patajuh Bandesa Madya MDA Kabupaten Karangasem Jro I Ketut Alit Suardana, Jro Bandesa Alitan I Wayan Gede Surya Kusuma, Penyarikan I Gede Pasek Gunadi, Petajuh Alitan I Komang Oka, LPLPD Kab. Karangasem I Nyoman Sudana dan staf, I Ketut Suji dari unsur Kementerian Agama/ Penyuluh Agama Kecamatan Abang, Bandesa  Adat Paselatan I Wayan Sudana beserta prajuru, Kerta Desa, Sabha Desa, dan Pemucuk LPD I Gede Kuta.

Bhaga Hukum dan Sengketa Adat MDA Provinsi Bali I Ketut Alit Suardana menginformasikan kepada awak media, Sabtu (24/10) adapun poin- poin yang disepakati dalam pertemuan yang penuh kekeluargaan tersebut antara lain Desa Adat Paselatan sepakat untuk memulihkan nama baik, swadarma dan swadikara krama istri almarhumah Ni Ketut Wiri/Ibunda Nyoman Darma dan mencabut status Krama Desa yang  diberhentikan sementara serta mengembalikan Jinah Penanjung Batu sebesar Rp 500.000 untuk menggunakan Setra Desa Adat kepada keluarga.

Pemberhentian sementara terhadap Krama Desa Nyoman Darma, Nyoman Karta, Wayan Sudana, dan Nyoman Matra akan segera dicabut setelah ditandatanganinya Berita Acara kesepakatan para pihak, dimana sudah disampaikan secara lisan debitur dapat mencicil setiap bulan sesuai kemampuan nasabah dengan surat pernyataan tertulis dan bermaterai cukup.

Bandesa dan Ketua LPD menyetujui niat baik debitur yang  berjanji akan mencicil sisa pokok pinjaman setiap bulan dimulai bulan November 2020 serta beberapa keputusan lainnya. Acara diakhiri dengan kunjungan ke rumah almarhumah Ni Nyoman Wiri dan 3  krama desa yang diberhentikan sementara oleh Desa Adat Paselatan.

Baca Juga  Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi Mulai Direalisasikan, Diberi Nama Tol Jagat Kerthi Bali

‘’Prinsipnya ini masalah tanggung jawab. Sederhananya berani berhutang ya wajib hukumnya mengembalikan. Cuman tata caranya yang harus lebih fleksibel karena didasarkan pada konsep penyamabrayan. Yang terpenting adalah jangan sampai permasalahan dipolitisir. Karena kalau mau jujur permasalahan hutang yang mirip-mirip sama dialami hampir semua LPD. Bahkan karena kredit macet banyak yang tidak mampu beroperasi normal. Sekarang kembalikan pada tatanan yang telah diatur dan disepakati dalam lingkup desa adat bersangkutan,’’ terang Bhaga Hukum dan Sengketa Adat MDA Provinsi Bali I Ketut Alit Suardana yang hadir sejak pertemuan pertama sampai penandatanganan berita acara.

Alit Suardana lebih lanjut menyampaikan menindaklanjuti hasil paruman pada Rabu 21 Oktober 2020 di  Pura Puseh yang dimediasi oleh MDA Kecamatan Abang itu, telah dilakukan penandatanganan berita acara kesepakatan penyelesaian permasalahan krama desa yang diberhentikan sementara karena gagal bayar pinjaman di LPD Desa Adat Paselatan, Jumat (23/10-2020) di Pura Puseh Desa Adat Peselatan. Penandatanganan berita acara disaksikan Jro Bandesa Alitan Kec. Abang I Wayan Gede Surya Kusuma, Petajuh Alitan I Komang Oka, Panyarikan  Alitan I Gede Pasek Gunadi, Jro Bandesa Adat Paselatan I Wayan Sudana dan Prajuru Desa Adat lainnya, Kerta Desa, Sabha Desa dan Pemucuk LPD I Gede Kuta serta 4 krama desa yang kena sanksi yakni I Nyoman Darma, I Nyoman Merta, Nyoman Matra, dan Nyoman Kerta.

Dengan penandatanganan berita acara tersebut, pada akhirnya para pihak telah sepakat dengan 5 point yang telah tertuang dalam berita acara, sekaligus permasalahan ini menjadi selesai.

‘’Kami berharap pihak – pihak lain di luar Majelis Desa Adat untuk tidak lagi memberikan statemen di media FB  atau yang lain terkait permasalahan yang terjadi di Desa Adat, Krama Adat dan LPD,’’ harap Alit Suardana. (gs)

Baca Juga  Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali Mengucapkan Selamat Hari Pahlawan

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pemkab Tabanan Gencarkan Aksi Bersih Sampah, Ratusan ASN Turun ke Jalan

Published

on

By

sampah tabanan
RESIK SAMPAH: Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dan di bawah komando Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila bersama jajaran kepala perangkat daerah dan ratusan ASN turun langsung melakukan aksi bersih sampah bertajuk Resik Sampah Ngayah Ring Pertiwi, Jumat (22/5), di Kawasan Kota Tabanan. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan bergerak cepat mengatasi persoalan sampah yang mulai meluber di sejumlah ruas jalan utama kota. Mendapat atensi langsung dari Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dan di bawah komando Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila bersama jajaran kepala perangkat daerah dan ratusan ASN turun langsung melakukan aksi bersih sampah bertajuk Resik Sampah Ngayah Ring Pertiwi, Jumat (22/5), di Kawasan Kota Tabanan.

Langkah ini dilakukan sebagai respon atas meningkatnya timbulan sampah tercampur pasca diberlakukannya kebijakan pengelolaan sampah berbasis sumber di Kabupaten Tabanan.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari implementasi Surat Edaran Bupati Nomor 07/DLH/2026 tentang Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Kabupaten Tabanan. Sejak 1 Mei 2026, TPA Mandung hanya menerima jenis sampah residu. Namun dalam pelaksanaannya, sebagian besar masyarakat dinilai masih belum melakukan pemilahan sampah rumah tangga sehingga menyebabkan penumpukan sampah di sejumlah titik dan memicu pencemaran lingkungan.

Melihat kondisi tersebut, Pemkab Tabanan bergerak cepat agar timbulan sampah tidak semakin meluas. Melalui gerakan gotong royong yang melibatkan ASN lintas perangkat daerah, pemerintah menunjukkan keseriusannya menjaga kebersihan dan keindahan kota sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya. Adapun titik-titik pembersihan dipusatkan di beberapa lokasi strategis, mulai dari sisi Timur dan Barat Lapangan Alit Saputra, Jalan KS Tubun, Jalan Diponegoro, kawasan Jalan Gajah Mada, Jalan Gelatik, seputaran Toko Cakra Tabanan, Jalan Rama hingga Jalan Melati. Seluruh peserta terlihat bersama-sama memilah dan mengumpulkan sampah yang menumpuk di pinggir jalan maupun area publik.

Selain membersihkan kawasan kota, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Peraturan Gubernur Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Pemerintah daerah terus mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan setiap hari.

Baca Juga  Gubernur Koster Usulkan Kebijakan Spasial Darurat kepada Presiden dalam Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Bali

Menyampaikan arahan Bupati Tabanan, Sekda I Gede Susila menyampaikan persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan, kesadaran memilah sampah dari rumah tangga menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan sampah berbasis sumber di Kabupaten Tabanan. “Kami ingin memberikan contoh langsung kepada masyarakat, bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Sampah harus dipilah dari rumah agar tidak menimbulkan penumpukan dan pencemaran lingkungan,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PDI Perjuangan Tabanan Gelar Lomba Senam “Nangun Sat Kerthi Loka Bali“

 Bangkitkan Semangat Kebersamaan dan Budaya Sehat

Loading

Published

on

By

pdi tabanan
LOMBA SENAM: DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan menggelar Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan suasana meriah dan penuh semangat yang berlangsung di Lapangan Voli Jagasatru, Banjar Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan Jumat 22 Mei 2026. (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan menggelar Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan suasana meriah dan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus membumikan visi Gubernur Bali, Wayan Koster, yakni “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”.

Melalui lomba senam ini, masyarakat diajak untuk menumbuhkan budaya hidup sehat melalui olahraga bersama, sekaligus memperkuat solidaritas dan rasa kebersamaan antar peserta dan masyarakat.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, I Made Dirga. Perlombaan diikuti oleh 10 grup yang mewakili masing-masing PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan. Setiap grup terdiri dari 9 peserta dengan kategori usia di atas 50 tahun atau lansia.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Voli Jagasatru, Banjar Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan Jumat 22 Mei 2026 ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Turut hadir Kepala Sekretariat DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai I Made Dirga, Ketua Fraksi I Putu Eka Nurcahyadi, seluruh Ketua PAC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, serta seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan.

Ketua Panitia Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, I Made Suarta menjelaskan kegiatan ini merupakan representasi harmoni antara alam, manusia, dan budaya Bali. Gerakan-gerakan dalam senam ini mengandung semangat menjaga keseimbangan kehidupan sesuai filosofi Bali dan diharapkan menjadi implementasi nyata dari visi pembangunan Bali berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini termasuk dalam rangkain Bulan Bung Karno 2026 dan HUT PDI-Perjuangan Ke-53.

Dia mengatakan, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa semangat gotong-royong dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pola hidup sehat di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga  Gubernur Koster Usulkan Kebijakan Spasial Darurat kepada Presiden dalam Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Bali

“Diharapkan kegiatan serupa dapat rutin digelar setiap tahun agar semakin memperkuat budaya hidup sehat sekaligus menjaga warisan budayajn Bali tetap lestari,” katanya.

Lomba berlangsung sukses, penuh semangat, kekompakan, dan kebersamaan dari seluruh peserta maupun masyarakat yang hadir. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dari Ladies Program Rakerkomwil IV APEKSI Ke-21

Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari Suguhkan Kekayaan Seni dan Tradisi Budaya Bali kepada Istri Kepala Daerah

Loading

Published

on

By

city tour denpasar
KUNJUNGAN: Belasan istri Kepala Daerah para anggota APEKSI Komwil IV, pada Jumat (22/5) saat melakukan kunjungan ke Pasar Kumbasari. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Selain kawasan Sanur, dua objek City Tour Kota Denpasar, yakni Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV APEKSI ke-21, yang dibalut dalam kegiatan Ladies Program.

Belasan istri Kepala Daerah para anggota APEKSI Komwil IV ini, pada Jumat (22/5), dikenalkan dengan kesenian dan tradisi budaya Bali, melalui belajar Tari Pendet dan juga membuat Gebogan yang biasa digunakan sebagai sarana upakara di Bali.

Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya, menyampaikan, pada Ladies Program Rakerkomwil IV  APEKSI ke-21, pengenalan budaya Bali menjadi salah satu poin utama.

Selain sebagai promosi wisata budaya Kota Denpasar, hal ini juga ditujukan agar kesenian dan budaya Bali lebih dikenal oleh masyarakat secara luas.

“Kami ingin mengenalkan secara lebih mendalam tentang Tari Pendet dan Gebogan yang selama ini mungkin hanya disaksikan saja oleh para wisatawan saat berkunjung ke Bali. Lewat belajar tari Pendet dan membuat Gebogan ini, saya harap ibu-ibu Kepala Daerah juga mengetahui tentang seluk beluk kesenian Bali, sebagai kekayaan warisan leluhur,” ungkap Sagung Antari.

Usai berkegiatan di Puri Jero Kuta, rombongan istri Kepala Daerah melanjutkan perjalanan menuju Pasar Kumbasari, untuk melihat berbagai produk unggulan UMKM binaan Dekranasda dan Disperindag Kota Denpasar.

Pemilihan lokasi ini sebagai City Tour pada Ladies Program juga bukan tanpa alasan. Sagung Antari mengemukakan, berbagai produk unggulan UMKM Kota Denpasar yang dijajakan di Pasar Kumbasari memiliki potensi untuk dipasarkan secara luas. Untuk itu, dengan menyertakan Pasar Kumbasari sebagai salah satu lokasi tujuan, secara tidak langsung akan mempromosikan potensi ekonomi kreatif Kota Denpasar.

Baca Juga  Wabup Suiasa Serahkan Gong Semarandana kepada Banjar Baler Pasar Darmasaba

“Ada berbagai macam produk kerajinan Kota Denpasar yang memiliki ciri khas. Seperti aneka kain endek, sandal, dan lainnya,” kata Sagung Antari.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana mengungkapkan, pada setiap gelaran Rakerkomwil IV APEKSI, Ladies Program merupakan agenda wajib yang harus selalu ada. Selain sebagai ajang untuk mempererat komunikasi dan kolaborasi antarkota, acara ini juga sekaligus menjadi momentum untuk saling bertukar pengalaman dan juga informasi seputar program penunjang pembangunan.

“Salah satunya adalah program kerajinan, kesenian, dan ekonomi kreatif yang biasanya dikomandoi oleh istri para kepala daerah. Tentu semangat ini yang kita usung, agar sinergi dan kolaborasi antarkota semakin erat,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca