Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pasien Meninggal Covid-19 di Bali Turun ke Satu Digit, Kasus Sembuh Bertambah 220 Orang

BALIILU Tayang

:

de

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali I Made Rentin menyampaikan perkembangan Covid-19 di Provinsi Bali pada Sabtu, 18 September 2021, dimana terjadi pertambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 155 orang, pasien sembuh bertambah sebanyak 220 orang dan pasien meninggal yang turun ke satu digit yakni 9 pasien meninggal dunia.

Kota Denpasar tercatat kasus positif terbanyak berjumlah 44 orang disusul Kabupaten Badung 34, Tabanan 24, Gianyar 21, Jembrana 12, Bangli dan Karangasem 6, Klungkung 5 dan Buleleg 3 orang. Dengan demikian, jumlah kasus secara kumulatif di Bali sebagai berikut. Terkonfirmasi positif 111.285 orang, sembuh 105.010 orang dan meninggal dunia 3.826 orang.

Dari rincian data kasus aktif 2.449 orang, berada di tempat perawatan sebagai berikut. Di RS Rujukan = 677/ 27,64 %, isolasi terpusat = 1.256 / 51,29 % , isolasi mandiri = 516 / 21,07 %. Rincian tempat isolasi terpusat : Kapasitas = 5.547 bed, terisi = 1.256 bed (22,64 %), tersisa = 4.291 bed (77,36 %). terdapat 363 tempat isolasi terpusat tersebar di seluruh Kab / Kota dan Provinsi Bali.

Dengan mulai menurunnya kasus baru Covid-19, meningkatnya angka kesembuhan, menurunnya angka perawatan di Rumah Sakit(hospitality rate), dan menurunnya tingkat kematian akibat Covid-19, Pemerintah Pusat telah mengumumkan bahwa mulai 14 September 2021, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Provinsi Bali diturunkan ke level 3.

‘’Namun demikian, kita tidak boleh menyikapi dengan euphoria yang berlebihan tetapi harus tetap waspada mengingat perkembangan Covid-19 ini masih sangat berbahaya dengan adanya varian baru Mu yang telah ditemukan di beberapa negara,’’ ujar Gubernur Bali Wayan Koster dalam keterangan persnya, Rabu, 15 September 2021 di Denpasar.

Baca Juga  Kasus Positif dan Sembuh Covid-19 di Denpasar Sama-sama Bertambah 4 Orang, Persentase Sembuh Capai 97,12 Persen

Gubernur yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini menyampaikan, perlu diketahui bahwa, meskipun warga sudah mengikuti vaksinasi tidak sepenuhnya menjamin terbebas dari penularan Covid-19. Data menunjukkan warga yang sudah mengikuti vaksinasi, sebanyak 40% masih mengalami penularan Covid-19 dan 92% yang meninggal belum divaksinasi. Namun dengan telah divaksinasi, warga yang tertular Covid-19 risikonya lebih rendah yaitu lebih cepat sembuh, terhindar dari gejala berat yang berisiko kematian. Data juga menunjukkan bahwa warga yang terkena Covid-19 tanpa gejala/gejala ringan yang mengikuti isolasi terpusat lebih cepat sembuh dan tidak menularkan kepada anggota keluarga yang lain, daripada mengikuti isolasi mandiri.

‘’Berkaitan dengan hal tersebut, saya mengimbau, mengingatkan, menegaskan, dan mengajak seluruh masyarakat agar tetap menaati dan melaksanakan protokol kesehatan serta menerapkan pola hidup sehat bebas Covid-19 dengan 6 M, memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan menaati aturan,’’ ujar mantan anggota DPR RI tiga periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Selain itu, Gubernur koster juga menegaskan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pegawai/karyawan dan pengunjung pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan terkait. Pengunjung yang diizinkan masuk ke pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan adalah pengunjung yang telah memperoleh vaksinasi Covid-19 suntik ke-2.

Kelompok masyarakat risiko tinggi (wanita hamil, penduduk usia di bawah 12 tahun dan diatas 70 tahun) tidak diizinkan memasuki pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan. Tetap memperketat aktivitas masyarakat, upacara adat, ngaben, pernikahan, dan kerumunan sesuai Surat Edaran Parisada dan MDA Bali.

Bagi Krama Bali yang belum mengikuti vaksinasi suntik ke-1 atau suntik ke-2 agar segera mengikuti vaksinasi di wilayah masing-masing untuk mengurangi resiko penularan Covid-19. Khususnya untuk usia lanjut, warga yang punya penyakit bawaan (komorbid), ibu hamil, dan difabel.

Baca Juga  Hari Ini, Kasus Meninggal dan Positif Covid-19 di Denpasar Nihil, Kasus Aktif Masih 7 Orang

Bagi Krama Bali yang melakukan kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif agar berinisiatif dan bersedia untuk mengikuti tracing yang dilaksanakan oleh aparat TNI dan Polri, selanjutnya melaksanakan testing.

Bagi Krama Bali yang mengalami gejala awal (demam, pilek, batuk, sesak nafas, hilang indra penciuman dan perasa) agar segera melakukan testing swab berbasis PCR. Bagi yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan agar segera berinisiatif melakukan isolasi terpusat yang telah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota, dilarang melakukan isolasi mandiri di rumah, agar tidak menular kepada keluarga. Bagi yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan gejala sedang dan berat agar segera ke Rumah Sakit Rujukan di wilayah masing-masing guna menghindari terjadinya kondisi yang memburuk dan membahayakan bagi diri sendiri.

‘’Kami perlu menyampaikan bahwa banyak kasus kematian terjadi karena warga terlambat melakukan testing swab PCR dan masuk ke rumah sakit dalam kondisi sudah parah sehingga sangat membahayakan nyawanya, bahkan tidak bisa diselamatkan ketika mengalami perawatan di Rumah Sakit,’’ ucap Gubernur asal Desa Sembiran Buleleng seraya mengimbau kepada Krama Bali agar selalu ngrastiti bhakti, memohon kerahayuan dan pandemi Covid-19 segera berakhir.

Gubernur juga menyampaikan, daya tarik wisata (DTW) alam, budaya, buatan, spiritual, dan desa wisata dilakukan uji coba dibuka dengan kapasitas pengunjung maksimal 50% (lima puluh persen) dengan menerapkan protokol kesehatan sangat ketat dan menggunakan Aplikasi PeduliLindungi.

Bagi yang melakukan perjalanan dengan transportasi udara dapat menunjukkan hasil negatif Antigen H-1 dengan syarat sudah memperoleh vaksinasi suntik ke-2, dan hasil negatif PCR H-2 jika baru memperoleh vaksinasi suntik ke-1. Bukti telah mengikuti vaksinasi ditunjukkan melalui Aplikasi PeduliLindungi.

Baca Juga  Info Terkini Covid-19 di Bali, Pasien Sembuh Bertambah 67 Orang, Meninggal 2 Orang

Kepada Walikota/Bupati, Camat, Kepala Desa/Lurah, dan Bandesa Adat se-Bali serta seluruh komponen masyarakat, Gubernur meminta agar terus bekerja keras, tanpa lelah, melakukan upaya serius dengan mengambil langkah secara bersama-sama bergotong-royong untuk mencegah penyebaran Covid-19.

‘’Marilah kita terus memanjatkan doa dengan keyakinan masing-masing memohon kehadapan Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa agar alam Bali beserta isinya selalu dalam kondisi nyaman, aman, dan damai sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru,’’ ucap Gubernur. (gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Walikota Jaya Negara Terima LHP dari BPK RI Perwakilan Bali, Kota Denpasar Raih Opini WTP Ke-14

Published

on

By

Walikota Jaya Negara
TERIMA LHP LKPD 2025: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede menerima LHP BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA 2025 dari Kepala BPK RI Perwakikan Bali I Gusti Ngurah Satria Perwira dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali Ke-39 di ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi Bali, Sumerta Kelod, Senin (8/6/2026). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede menghadiri acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2025. Prosesi penyerahan ini berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali Ke-39 di ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi Bali, Sumerta Kelod, Senin (8/6/2026).

LHP tersebut diserahkan langsung Kepala BPK RI Perwakikan Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira kepada Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede. Melalui penyerahan laporan keuangan tersebut, Kota Denpasar secara resmi diumumkan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-14 kalinya secara berturut-turut.

Pimpinan I BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana dalam sambutannya menyampaikan, dasar pemberian opini didasarkan pada kesesuaian standar akuntansi pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan efektivitas sistem pengendalian intern.

“Pemeriksaan yang dilakukan BPK berpedoman pada standar pemeriksaan keuangan negara sebagaimana ditetapkan dengan Peraturan BPK Nomor 1 Tahun 2026. Dengan penyerahan LHP ini diharapkan lebih meningkatkan pengelolaan keuangan pemerintah daerah, sehingga lebih efektif, efisien dan akuntabel, sehingga dapat menjadi WTP yang berkualitas,” ujarnya.

Merespons penyerahan LHP dan raihan opini WTP tersebut, Walikota Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran BPK RI atas arahan dan bimbingannya. Ia juga berterima kasih kepada komitmen jajaran OPD di Pemkot Denpasar, serta dukungan dari DPRD Kota Denpasar.

Di mana, Pemkot Denpasar pada intinya siap mendukung pemeriksaan rutin oleh BPK RI. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang tentang Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Dalam kesempatan tersebut, Jaya Negara juga turut menginstruksikan seluruh jajaran OPD di lingkungan Pemkot Denpasar untuk mendukung suksesnya proses pemeriksaan.

Baca Juga  Info Terkini Covid-19 di Bali, Pasien Sembuh Bertambah 67 Orang, Meninggal 2 Orang

“Hal ini memberikan motivasi buat kami untuk bagaimana meningkatkan tata pola pemerintahan, khususnya dalam bidang keuangan. Ini penting sekali dan mudah-mudahan juga dengan WTP ini tentu akan mendorong kami untuk secara internal dalam melakukan konsolidasi terhadap beberapa catatan-catatan yang disampaikan oleh BPK RI Provinsi Bali. Mudah-mudahan pengelolaan keuangan yang baik ini bisa memberikan kesejahteraan kepada masyarakat di Kota Denpasar,” harapnya.

Sementara Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya turut mengapresiasi rekomendasi yang diberikan BPK RI kepada pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota se-Bali. “Sesuai arahan BPK, harus efektif, efisien dan tepat sasaran. Terima kasih kepada BPK RI yang telah memberikan arahan dan rekomendasi. Dan kami selalu melaksanakannya dengan kerja dan disiplin, sehingga pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Bali tidak saja baik secara administratif, tapi berdampak terhadap permohonan daerah maupun juga peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ucap Gubernur Koster.

Agenda berskala provinsi ini dipimpin Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya beserta para Wakil Ketua Provinsi Bali, Gubernur Bali Wayan Koster beserta Pimpinan I BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana, Anggota DPD RI Perwakilan Bali, jajaran BPK RI, Forkopimda Provinsi Bali, Anggota DPRD Provinsi Bali, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra beserta kepala OPD Provinsi Bali, bupati/walikota se-Provinsi Bali, ketua DPRD kabupaten/kota se-Provinsi Bali dan undangan lainnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pimpin Apel Disiplin di Kecamatan Dentim, Sekda Eddy Mulya Dorong ASN Tingkatkan Dedikasi dan Kolaborasi

Published

on

By

Sekda Eddy Mulya
PIMPIN APEL: Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya dalam kesempatan memimpin Apel Disiplin ASN serta berkesempatan meninjau ruang pelayanan publik di Kantor Camat Denpasar Timur, Senin (8/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, memimpin Apel Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kecamatan Denpasar Timur (Dentim), Senin (8/6). Kegiatan yang diikuti jajaran pegawai kecamatan, kelurahan, dan desa tersebut menjadi momentum untuk memperkuat disiplin kerja sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Sekda Eddy Mulya menekankan bahwa kepuasan kerja merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif, harmonis, dan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.

Menurutnya, terdapat dua hal utama yang perlu dijaga oleh setiap ASN untuk mewujudkan kepuasan dalam bekerja. Pertama adalah rasa syukur dan dedikasi terhadap tugas yang diemban. ASN diharapkan mampu menerima setiap tanggung jawab yang diberikan dengan penuh rasa syukur, menjalankannya dengan tulus dan senang hati, serta memberikan kemampuan terbaik demi tercapainya tujuan organisasi.

“Ketika kita mampu mensyukuri pekerjaan yang dipercayakan kepada kita dan melaksanakannya dengan sepenuh hati, maka pekerjaan tersebut tidak lagi menjadi beban, melainkan bentuk pengabdian yang memberikan makna,” ujar Eddy Mulya.

Selain itu, Sekda juga menyoroti pentingnya membangun kerja sama tim yang kuat di lingkungan kerja. Eddy Mulya menegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak dapat dicapai secara individu, melainkan melalui kolaborasi yang baik antarpegawai. Menurutnya, kerja sama tim yang solid akan melahirkan berbagai karya dan prestasi, sekaligus memperkuat jejaring kerja yang mendukung terciptanya suasana kerja yang sehat, nyaman, dan membahagiakan.

“Keberhasilan organisasi lahir dari kerja bersama. Dengan saling mendukung dan berkolaborasi, kita tidak hanya mampu mencapai target kerja, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang positif dan penuh semangat,” ujar Sekda Eddy Mulya.

Baca Juga  Info Terkini Covid-19 di Bali, Kasus Positif Bertambah 3 Orang, Kasus Aktif 87 Orang

Melalui apel disiplin tersebut, Eddy Mulya berharap seluruh ASN di lingkungan Kecamatan Denpasar Timur terus menjaga profesionalisme, meningkatkan semangat pelayanan, serta menumbuhkan budaya kerja yang berlandaskan rasa syukur, dedikasi, dan kebersamaan demi mendukung terwujudnya pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat Kota Denpasar.

Sementara itu, Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran Sekda Kota Denpasar yang memimpin langsung pelaksanaan apel disiplin tersebut.

Ia menjelaskan bahwa Kecamatan Denpasar Timur membawahi 11 wilayah administratif yang terdiri atas Desa Dangin Puri Kelod, Desa Sumerta Kaja, Desa Sumerta Kelod, Desa Sumerta Kauh, Desa Kesiman Petilan, Desa Kesiman Kertalangu, Desa Penatih Dangin Puri, Kelurahan Sumerta, Kelurahan Kesiman, Kelurahan Penatih, dan Kelurahan Dangin Puri.

“Arahan yang disampaikan Bapak Sekda dalam apel disiplin ini akan menjadi perhatian kami untuk ditindaklanjuti dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kecamatan Denpasar Timur,” ujar Sri Karyawati.

Usai pelaksanaan apel, Sekda Eddy Mulya juga berkesempatan meninjau ruang pelayanan publik di Kantor Camat Denpasar Timur guna melihat secara langsung pelaksanaan layanan kepada masyarakat. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bunda Antinarkoba Badung Sosialisasikan Gerakan Antinarkoba di SMPN 4 Petang

Published

on

By

Bunda Antinarkoba Badung
SOSIALISASI: Bunda Antinarkoba Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menggelar sosialisasi Gerakan Antinarkoba di SMP Negeri 4 Petang, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Badung, Senin (8/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bunda Antinarkoba Kabupaten Badung yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menggelar sosialisasi Gerakan Antinarkoba yang menyasar generasi muda. Kegiatan ini berlangsung di SMP Negeri 4 Petang, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Badung, Senin (8/6).

Program ini bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan serta memperkuat ketahanan remaja dari bahaya penyalahgunaan narkoba sejak dini. Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung IB Putu Mas Arimbawa, Camat Petang A.A. Ngr Darma Putra, perwakilan Perbekel Desa Carangsari, Kepala BNN Kabupaten Badung Dewa Darma selaku narasumber, Kepala SMPN 4 Petang, serta para guru dan siswa setempat.

Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mengingatkan para siswa untuk senantiasa berhati-hati dalam pergaulan. Menurutnya, usia remaja merupakan fase yang rentan dan mudah terpengaruh oleh penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

“Kehadiran saya di sini untuk mengingatkan siswa-siswi agar berhati-hati dalam bergaul karena maraknya penyalahgunaan obat terlarang saat ini. Usia mereka sangat rentan terpengaruh. Namun, saya sangat bangga karena anak-anak di sini sudah memahami dampak dan penyebabnya, serta tahu cara menghindarinya. Secara teori mereka sudah sangat paham,” ujar Rasniathi.

Ia menekankan bahwa fokus utama dari kegiatan ini adalah pencegahan. Sebagai Bunda Antinarkoba, ia memberikan pesan tegas sekaligus penuh kasih sayang kepada seluruh pelajar yang hadir.

“Narkoba adalah musuh utama masa depan kalian. Zat ini tidak hanya merusak fisik dan akal sehat, tetapi juga menghancurkan cita-cita dan keluarga. Jangan pernah sekalipun mencoba atau tergoda. Katakan ‘TIDAK’ pada narkoba, dan jadilah pelajar yang berprestasi, berakhlak mulia, serta berguna bagi nusa dan bangsa,” tegasnya.

Baca Juga  Hari Ini, Kasus Meninggal dan Positif Covid-19 di Denpasar Nihil, Kasus Aktif Masih 7 Orang

Sementara itu, Kepala SMPN 4 Petang, Ni Nyoman Suastini, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan serta pelaksanaan sosialisasi tersebut.

“Ini merupakan anugerah terbesar bagi kami. Semoga kegiatan ini memberi manfaat sebesar-besarnya bagi sekolah, guru, pegawai, dan khususnya anak-anak kami. Pengetahuan tentang narkoba tidak cukup di permukaan saja, tetapi butuh pemahaman mendalam agar kita bisa menginspirasi warga sekitar, sehingga Desa Carangsari pada khususnya dan Badung pada umumnya bisa bebas dari narkoba,” kata Suastini.

Dalam kesempatan tersebut, Suastini juga menjelaskan fasilitas ruang multimedia baru di sekolahnya yang merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Badung atas prestasi digitalisasi guru-guru mereka di tingkat nasional.

“Ruang multimedia yang nyaman ini akan kami gunakan untuk pembelajaran mendalam, termasuk sebagai tindak lanjut kegiatan hari ini dengan memutar video-video edukasi terkait bahaya narkoba untuk membentuk karakter anak-anak ke depan,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca