Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pemandangan Umum Fraksi Partai Golkar di Rapat Paripurna DPRD Badung, Sependapat dengan Beberapa Catatan

BALIILU Tayang

:

de
I Gede Suardika, pembaca pemandangan umum Fraksi Golkar DPRD Badung

Badung, baliilu.com – Setelah mendengar, menyimak, memperhatikan dan menelaah penjelasan Bupati Badung pada pembukaan Sidang Paripurna Kamis, 14 Oktober 2021, terhadap 9 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Badung menyampaikan pemandangan umumnya di Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Badung, Selasa (19/10/2021) di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Badung.

Rapat Paripurna yang digelar secara hybrid dibuka Ketua Dewan Dr. Drs. Putu Parwata MK, M.M. dihadiri langsung Wakil Ketua Made Sunarta, bersama anggota DPRD Badung. Turut hadir Bupati Badung Giri Prasta, Forkopimda, Sekda Badung Adi Arnawa, pimpinan instansi vertikal, pimpinan perusda, dan tenaga ahli dewan dan fraksi.

I Gede Suardika yang membacakan pemandangan umum Fraksi Partai Golkar terhadap Ranperda APBD Badung 2022, dimana komposisi rancangan APBD serta rancangan Penjabaran APBD 2021 adalah kontribusi pendapatan asli daerah terhadap belanja daerah 66,59 %. Komposisi belanja daerah berdasarkan kelompok belanja yaitu belanja operasi 82,74%; belanja modal 1,82%, belanja tidak  terduga 6,27%, dan belanja transfer 9,16% dari total belanja daerah. Alokasi anggaran pendidikan 20,13% dari  total belanja daerah dan alokasi anggaran kesehatan 20,23% dari total belanja  daerah.

‘Kami Fraksi Partai Golkar sependapat dengan pemerintah terhadap rancangan APBD Badung anggaran induk tahun 2022. Namun ada beberapa catatan- catatan strategis, saran untuk mendapat perhatian dan tindak lanjut,’’ ujar Suardika.

I Gede Suardika menyerahkan dokumen pemandangan umum Fraksi Partai Golkar kepada Ketua DPRD Badung Putu Parwata

Adapun catatan dan sarannya, bahwa sumber pendapatan daerah yang sebagai besar masih bertumpu pada PAD yang bersumber dari pajak  pariwisata, dan masih adanya tunggakan pajak menunjukkan belum optimalnya penegakan supremasi hukum di bidang perpajakan. Untuk itu, pemerintah harus lebih tegas kepada aparaturnya untuk menjalankan fungsinya dengan baik dan profesional.

Terhadap alokasi anggaran pendidikan sebesar 20,13 % yang sudah dan harus memenuhi amanat UU, namun masih terdapat permasalahan yang luput dari perhatian pemerintah, diantaranya status lahan sekolah dasar (SD) Nomor 5 dan Nomor 2 Kuta yang belum milik pemerintah daerah, sehingga berdampak pada bantuan fisik terhadap sekolah tersebut. SMP No.3 Kuta di Kedonganan yang masih kekurangan sarana prasarana.

Dengan dimulainya pembelajaran tatap muka (PTM), dan masih pada kondisi pandemi Covid-19, maka protokol kesehatan merupakan sebuah keharusan, untuk itu di setiap sekolah harus diaktifkan usaha kesehatan sekolah (UKS) dengan berkoordinasi dengan puskesmas terdekat.

‘’Banyaknya masyarakat yang terdaftar sebagai penerima bantuan dari program keluarga harapan (PKH) belum menerimanya, dan munculnya KK miskin baru akibat pandemi Covid-19, kami mendorong agar Pemerintah Kabupaten Badung memberikan bantuan PKH dan KK miskin baru, dengan melakukan verifikasi data secara objektif di tingkat desa/kelurahan,’’ ujarnya seraya menyebutkan pelayanan kesehatan krama Badung selalu diperhatikan, terlebih lagi bagi krama Badung yang memanfaatkan berbagai fasilitas kartu layanan kesehatan.

Dalam rangka pemulihan sektor pariwisata perlu mendapat perhatian yang lebih terutama sarana prasarananya antara lain lampu penerangan jalan (LPJ) di beberapa ruas jalan banyak yang mati, di sepanjang jalan Kuta Utara, jalan menuju Sawangan Nusa Dua Selatan, Kuta Selatan, perlunya trotoarisasi di daerah Kuta Utara, yang sampai saat ini belum terealisasi.

Peningkatan peranan UMKM terutama bumdes yang ada di desa dan merupakan badan usaha yang dimiliki oleh desa perlu mendapat perhatian, melalui penguatan modal, yang nantinya bisa bersinergi dengan petani ketika menjual hasil pertaniannya, termasuk penyediaan sarana pertaniannya.

‘’Pada sektor pertanian kami mendorong pemerintah, tidak hanya pemberian subsidi pada masa pengolahan pertanian tetapi juga pemberian subsidi pada saat pemasaran hasil pertanian,’’ katanya.

Berkenaan dengan, Ranperda Penyelenggaraan Penanaman Modal; Ranperda Retribusi Perpanjangan Pengesahan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing; Ranperda Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung; Ranperda Pencabutan Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 7 Tahun 2018 tentang Rencana Detail Tata Ruang Dan Peraturan Zonasi Kecamatan Kuta Selatan Tahun 2018– 2038; dan Ranperda Pencabutan Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pendirian dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa.

Perubahan terhadap lima Raperda tersebut sebagai akibat dari telah diundangakannya, Undang-Undang tentang Cipta Kerja, sehingga dengan demikian maka peraturan di bawahnya harus menyesuaikan dengan peraturan di atasnya.

‘’Berkenanan dengan perubahan nomenklatur yang digunakan maka kami Fraksi Partai Golkar, sependapat dengan perubahan dan penetapan peraturan daerah yang baru,’’ tegasnya.

Sedangkan Ranperda Perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pembentukan Perangkat Daerah Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, sangat penting untuk mereformasi birokrasi struktural agar lembaga semakin sederhana, semakin simpel dan lincah. Penyederhanaan eselonisasi birokrasi menjadi 2 level, dan diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian dan kompetensi.

‘’Terhadap hal tersebut kami Fraksi Golkar setuju terhadap perubahan atas Perda Nmor 1 tahun 2020 tentang Pembentukan Perangkat Daerah Badan Kesatuan Bangsa dan Politik,’’ ungkapnya.

Terhadap Ranperda Pencabutan Perda Nomor 24 tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan, UPTD Puskesmas memiliki peranan sangat strategis dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.   

Oleh karena itu UPTD puskesmas dituntut untuk mampu memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. ‘’Berkenan dengan hal tersebut Fraksi Partai Golkar setuju terhadap perubahan peraturan tersebut dengan catatan pelayanan prima perihal kesehatan selalu dikedepankan bagi krama Badung,’’ ujar Suardika mengakhiri pemandangan umum Fraksi Golkar DPRD Badung. (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Sasar Tiga Kecamatan di Tabanan, Aksi Sosial TP PKK Serahkan Bantuan Sosial

Published

on

By

Tim Penggerak PKK Provinsi Bali menggelar Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di tiga desa di Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7)
AKSI SOSIAL: Tim Penggerak PKK Provinsi Bali saat menggelar Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di tiga lokasi di Kabupaten Tabanan, yakni Desa Bangli, Kecamatan Baturiti; Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel; serta Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, pada Jumat (17/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Tabanan, baliilu.com – Tim Penggerak PKK Provinsi Bali kembali turun ke masyarakat melalui Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi dengan memberikan bantuan kepada 150 warga di tiga lokasi di Kabupaten Tabanan, yakni Desa Bangli, Kecamatan Baturiti; Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel; serta Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, pada Jumat (17/7).

Bersinergi dan berkolaborasi dengan TP PKK Kabupaten Tabanan serta perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, TP PKK Provinsi Bali menyerahkan bantuan sosial berupa 4.500 kilogram beras, 300 krat telur, dan 300 kotak susu kepada masing-masing 30 lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, balita, dan kader PKK di ketiga lokasi tersebut.

Selain itu, di setiap lokasi aksi sosial juga diserahkan bantuan berupa 50 paket Gemarikan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, 10 paket sembako oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Bali, paket susu kepada masing-masing 10 balita dan ibu hamil oleh PD IBI Bali, 20 paket multivitamin untuk masing-masing 10 balita dan lansia oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali, 50 pak telur serta 1.000 bibit cabai oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, serta 50 bibit pohon oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali.

Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, mewakili Ketua TP PKK Provinsi Bali, menyampaikan bahwa kegiatan Bergerak dan Berbagi merupakan salah satu program kerja TP PKK Provinsi Bali. Tujuannya adalah menggerakkan dan memperkuat sinergi berbagai pihak untuk membantu masyarakat, khususnya lansia, balita, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan kader PKK di seluruh wilayah Bali.

“Ini adalah bentuk perhatian Ketua TP PKK Provinsi Bali. Kami berharap para penerima dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pelaksanaan Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di Kabupaten Tabanan tidak terlepas dari sinergi antara TP PKK Provinsi Bali, TP PKK Kabupaten Tabanan, dan pemerintah daerah setempat. Kolaborasi tersebut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tepat sasaran, serta benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Aksi sosial ini merupakan wujud sinergi antara TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK Kabupaten Tabanan. Berkat kerja sama yang baik, pendataan penerima manfaat hingga penyaluran bantuan dapat terlaksana dengan baik sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya, menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Provinsi Bali atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Tabanan melalui Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh TP PKK Provinsi Bali. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat Tabanan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan di daerah lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Sosial PPPA Provinsi Bali, A.A. Sagung Mas Dwipayani, menyosialisasikan keberadaan Sekolah Rakyat di Bali kepada masyarakat yang hadir. Ia menjelaskan bahwa anak-anak usia sekolah yang belum memperoleh kesempatan bersekolah, baik karena keterbatasan kuota maupun kondisi ekonomi keluarga, dapat mendaftar sebagai peserta didik di Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem.

Selanjutnya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Putu Sumardiana, mengajak masyarakat untuk gemar mengonsumsi ikan. Menurutnya, kandungan protein pada ikan lebih tinggi dibandingkan sumber protein hewani lainnya.

“Asupan ikan sangat penting karena mengandung protein sebesar 17–25 persen yang berperan penting dalam mendukung kecerdasan dan perkembangan fungsi otak,” ungkapnya.

Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi kemudian ditutup dengan peninjauan pelayanan kesehatan gratis oleh RS Bali Mandara, vaksinasi rabies gratis oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, serta demonstrasi memasak oleh anggota PKK setempat yang didukung Bali Chef Community dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Provinsi Bali. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Pangdam IX/Udayana Pimpin Panen Raya TNI di Tabanan

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melakukan panen raya bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Tabanan.
PANEN RAYA: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melakukan panen raya bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Desa Adat Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7/2026). (Foto: Pendam IX)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui Panen Raya Bersama TNI yang dipimpin Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Desa Adat Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Panen Raya Serentak Tebu, Padi, dan Kedelai yang dipimpin secara daring oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto dari Kabupaten Malang, Jawa Timur. Panen raya dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia sebagai bentuk sinergi nasional dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan.

Secara nasional, panen raya meliputi panen tebu yang didampingi TNI Angkatan Udara di delapan lokasi, panen padi yang didampingi TNI Angkatan Darat di 31 lokasi, serta panen kedelai yang didampingi TNI Angkatan Laut di empat lokasi. Kegiatan tersebut mencerminkan kolaborasi nyata seluruh matra TNI dalam mendukung peningkatan produksi pangan nasional.

Melalui kegiatan ini, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya penguatan sektor pangan secara terpadu, mulai dari peningkatan produksi, pendampingan kepada petani, hingga hilirisasi hasil pertanian agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam arahannya, Presiden juga menekankan bahwa keberhasilan ketahanan pangan merupakan hasil kerja gotong royong seluruh komponen bangsa. Pelibatan TNI dan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan menunjukkan bahwa kedua institusi tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan negara, tetapi juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat serta memiliki tanggung jawab bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di Bali, kegiatan Panen Raya Kodam IX/Udayana dihadiri Forkopimda Provinsi Bali, Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Asrendam IX/Udayana, para Asisten Kasdam, LO TNI AL, LO TNI AU, para Dan/Kabalakdam IX/Udayana, Forkopimda Kabupaten Tabanan, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta kelompok tani.

Dalam sambutannya, Pangdam IX/Udayana menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga panen raya dapat terlaksana dengan baik.

“Keberhasilan panen hari ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi semua pihak. Untuk itu saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat yang terus berkomitmen menjaga produktivitas sektor pertanian,” ujar Pangdam.

Pangdam menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada petani, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan-lahan produktif guna meningkatkan hasil pertanian.

Lebih lanjut, Pangdam mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan inovasi dan teknologi modern.

“Kedepan kita harus berani berinovasi. Optimalisasi teknologi pertanian, penggunaan benih unggul seperti Merah Cendana, pengelolaan irigasi yang baik, hingga manajemen pascapanen yang tepat harus terus kita dorong agar hasil pertanian semakin meningkat, berkualitas, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi petani,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Pangdam berharap Panen Raya Bersama TNI tidak hanya menjadi simbol keberhasilan musim tanam, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong-royong dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri Bila Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato usai memimpin panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
BERIKAN PIDATO: Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Malang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Presiden bahkan menyatakan bahwa apabila diperlukan, anggaran pertahanan dan kepolisian dapat dikurangi untuk memastikan kebutuhan dasar rakyat terpenuhi.

“Kita harus hilangkan kelaparan. Kita harus hilangkan kemiskinan. Kemiskinan, apalagi kemiskinan ekstrem harus kita hilangkan. Insyaallah kita akan hilangkan. Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien. Bila perlu, anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi, untuk menghilangkan kemiskinan,” tegas Presiden dalam pidatonya usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026.

Presiden menyampaikan bahwa langkah efisiensi tersebut menjadi bagian dari upaya besar mempersiapkan masa depan Indonesia di mana Indonesia diproyeksikan sebagai salah satu negara terbesar di dunia pada 2045–2050. Menurut Presiden, cita-cita Indonesia menjadi negara maju hanya dapat terwujud apabila generasi muda saat ini benar-benar dipersiapkan dengan baik.

“Jadi anak-anak yang sekarang umur 10 tahun, yang di SD, dia nanti 25 tahun lagi dia 35 tahun, dia intinya bangsa Indonesia. Jadi kalau kita sekarang tidak urus anak-anak itu, dia bagaimana akan menjadi negara keempat terbesar di dunia?” ujar Presiden.

Dalam konteks tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan negara tidak hanya ditentukan oleh pertahanan dan keamanan dalam arti sempit, tetapi juga oleh kesejahteraan rakyat. Menurut Presiden, rakyat yang kuat, sehat, dan sejahtera merupakan fondasi utama pertahanan nasional.

“Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Kalau ada yang macam-macam sama bangsa Indonesia, seluruh rakyat, seluruh rakyat akan membela bangsa ini. Makanya dari sekarang TNI dan Polri di tengah-tengah rakyat, di tengah-tengah petani dan nelayan,” kata Presiden.

Presiden juga menyampaikan apresiasi terhadap peran TNI dan Polri yang telah membantu masyarakat melalui berbagai program nyata, termasuk pembangunan jembatan dan penyediaan titik air. Menurut Presiden, kesulitan rakyat harus menjadi perhatian bersama seluruh unsur negara.

“Hari ini saya bangga, hari ini saya bahagia. Saya sungguh bahagia dan saya sungguh merasa terharu. TNI bangun berapa ribu jembatan, Polri juga, berapa ribu titik air. Kita atasi, kesulitan rakyat kita atasi,” ungkap Presiden.

Menutup pidatonya, Presiden menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan milik rakyat, sehingga keberadaannya harus selalu diarahkan untuk membantu rakyat dan mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat.

“Ini Indonesia, TNI, Polri milik rakyat, kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI, Polri harus mengatasi kesulitan rakyat,” pungkas Presiden. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca