Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Webinar DBON 2021 di Bali, Menpora: Sebagus Apa pun Desain, Diimplementasi Tak Kompak dan Sinergi Takkan Bisa Jalan

BALIILU Tayang

:

de
WEBINAR: Menpora Zainudin Amali, saat menjadi pembicara utama pada Webinar Nasional Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) 2021 yang diselenggarakan di Gedung Rama Sintha Grand Inna Bali Beach Sanur, Bali, Rabu (1/12). (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Mendapat tugas dari Presiden untuk mereview ekosistem olahraga nasional dari hulu sampai ke hilir, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali meminta masukan dari berbagai daerah, perguruan tinggi, ikatan sarjana olahraga, asosiasi profesor keolahragaan, praktisi, pelaku, dan semua pihak yang akhirnya harus ada desain tentang olahraga nasional.

‘’Karena kalau jalan tanpa desain, jalan by exident maka hasilnya seperti sekarang. Ketemu bakat, ketemu talenta kita bina terus dan kemudian masuk di elite tetapi tak ada lapisan di bawahnya yang menopang,’’ papar Menpora Zainudin Amali, Rabu (1/12) saat menjadi pembicara utama pada Webinar Nasional Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) 2021 yang diselenggarakan selama dua hari, dari 30 November sampai 1 Desember 2021 di Gedung Rama Sintha Grand Inna Bali Beach Sanur, Bali. Seminar nasional ini diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (SIWO PWI) Pusat.

Lebih lanjut Menteri Zainudin Amali menyampaikan, maka gagasan Desain Besar Olahraga Nasional lahir, yang akan menjadi acuan pemetaan dan pengembangan keolahragaan nasional secara menyeluruh, baik dilakukan dalam jangka pendek, menengah dan panjang. Gagasan DBON ini sudah mendapatkan payung hukum Perpres Nomor 86 Tahun 2021. Dan ini penting supaya sustainable. Dan sekarang dalam revisi UU SKN rohnya adalah DBON. ‘’Sekarang aturannya sudah ada, tinggal kita bagaimana mau mengerjakan. Olahraga itu bukan hanya urusan Menpora tetapi semua elemen masyarakat terlibat di situ. Kalau sendiri-sendiri saya ragu. Sebagus apa pun dasar hukumnya, sebagus apa pun desainnya tapi diimplementasinya tak kompak dan sinergi tak akan bisa jalan,’’ terang Menpora.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Wakili Bali Terima Penghargaan Universal Health Coverage, Program Jaminan Kesehatan Nasional

Menpora menguraikan tujuan BDON adalah meningkatkan budaya olahraga di masyarakat, meningkatkan kapasitas, sinergitas, dan produktivitas olahraga prestasi nasional, dan memajukan perekonomian nasional berbasis olahraga.

Tujuan meningkatkan budaya olahraga di masyarakat ini menjadi hulu dari prestasi. Sedangkan prestasi itu hilir, hasil dari kebugaran masyarakat. Kalau masyarakat tak bugar maka sulit mendapatkan talenta, bibit yang baik. ‘’Oleh karena itu, kita perbaiki hulunya, dimana ada 13 masalah dan yang paling pertama adalah tingkat kebugaran masyarakat,’’ ucapnya, seraya menyontohkan sangat terasa terlihat saat pandemi, dimana masyarakat yang kurang bugar akan terpapar dan fatal akibatnya. Kalau masyarakatnya bugar maka sangat mudah mencari talenta sekaligus jika dikaitkan pembangunan SDM yang tangguh, unggul, kompetitif diawali dari kebugaran fisik. Cara sederhana mengukur tingkat kebugaran masyarakat dari hasil penelitian, kata Menteri, adalah dengan langkah kaki per hari, minimal 7 ribu langkah.

Terkait tujuan meningkatkan kapasitas, sinergitas, dan produktivitas olahraga prestasi nasional, Menteri menyebutkan selama ini bergerak sendiri-sendiri. Kita tidak bersinergi dengan baik untuk mengelola organisasi olahraga ini. Bagaimana perhatian pemerintah terhadap olahraga, di dalam Perpres 86/2021 ini ada kewajiban dari pimpinan daerah baik gubernur, bupati walikota untuk menjalankannya. Selain itu, juga memajukan perekonomian berbasis olahraga. Bagaimana olahraga berkontribusi memajukan perekonomian, baik sepakbola, voli, basket dan yang lainnya.

Menteri lanjut menyampaikan target jangka menengah dan jangka panjang DBON 2021-2045 yakni pada 2021-2024 masuk peringkat 30 besar Olimpiade 2024 dan 40 besar Paralimpiade 2024, pada 2025-2029 peringkat 20 besar Olimpiade 2028 dan peringkat 30 besar Paralimpiade 2028, pada 2030-2034 peringkat 10 besar Olimpiade 2032 dan Paralimpiade 2032, pada 2035-2039 peringkat 8 besar Olimpiade dan Paralimpiade 2036, dan pada 2040-2044 masuk peringkat 6 Olimpiade dan Paralimpiade 2040 dan peringkat 5 besar Olimpiade dan Paralimpiade 2044.  

Baca Juga  Pj. Gubernur Bali Tegaskan Bali Siap Gelar dan Sukseskan Pemilu 2024

Bahkan, Menpora berharap tahun 2036 Indonesia bisa menjadi tuan rumah Olimpiade. Karena  persiapan infrastruktur sudah cukup dan terbukti saat pergelaran Asian Games. ‘’Dari pengalaman sudah sangat siap,’’ tegas Menpora seraya menegaskan bukan hanya sukses jadi tuan tumah atau penyelenggara tetapi juga tentunya prestasi.

Di sisi lain, Menpora juga menjabarkan persiapan Indonesia untuk mencapai target 5 besar Olimpiade di 2044. Dijelaskan, persiapan dilakukan secara bertahap dengan kaderisasi talenta berprestasi sejak usia 10 tahun. Untuk mencapai prestasi, kata Zainudin, butuh 10.000 jam latihan atau 10 tahun.

Ada 12 nomor Olimpiade yang menjadi unggulan yaitu, bulutangkis, angkat besi, panjat tebing, panahan, menembak, karate, taekwondo, balap sepeda, atletik, renang, dayung, dan senam artistik. “Secara perhitungan masuk dan harus konsisten dengan pembinaan, maka peringkat 5 dunia bukan hal mustahil,” ujarnya.

Terkait pertanyaan kenapa Bali tak masuk BDON, Menpora menjelaskan apa yang ada sekarang pertimbangan dari talenta sesuai cabang olahraga. Tetapi nanti berharap kalau kemampuan dari 10 sentra itu akan dikembangkan semua. Misalnya NTB, termasuk Bali dan NTT, Sumatera Utara ada Aceh, Sumatera Barat dan Riau.  ‘’Sekarang kita mengawali dan tidak bisa melebarkan terlalu banyak dan malah tak bisa jalan. Dan, Bali sangat terbuka dan cabor pun sangat terbuka karena ada promosi dan degradasi,’’ jelasnya seraya mengucapkan terimakasih kepada PWI Pusat, Seksi Wartawan Olahraga dan teman-teman jurnalis yang sudah menyosialisasikan Perpres DBON. (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

OLAHRAGA

Perisai Diri Tainsiat Cup III Siap Digelar Juli Mendatang, Jadi Wahana Penjaringan Atlet Silat Berprestasi

Published

on

By

perisai tiansiat cup
TERIMA PANITIA: Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa saat menerima panitia Kejuaraan Silat Perisai Diri Tainsiat Cup III di Kantor Walikota Denpasar, Kamis (25/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kejuaraan Silat Perisai Diri Tainsiat Cup III, yang mempertandingkan peserta antar ranting se-Kota Denpasar akan segera digelar. Hal tersebut terungkap saat Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa saat menerima panitia Kejuaraan Silat Perisai Diri Tainsiat Cup III di Kantor Walikota Denpasar, Kamis (25/6).

Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan tersebut menyambut baik pelaksanaan Kejuaraan Silat Perisai Diri Tainsiat Cup III tersebut. Secara keseluruhan, Pemerintah Kota Denpasar sangat mendukung kejuaraan seperti ini guna menjaring atlet-atlet silat baru yang ada di Kota Denpasar.

Lebih Arya Wibawa mengatakan ke depan kejuaraan Silat Perisai Diri Tainsiat Cup III menjadi event tahunan, pihaknya juga mengajak panitia untuk berkolaborasi bersama KONI Denpasar.

“Pemkot Denpasar sangat mendukung pelaksanaan kejuaraan-kejuaraan seperti ini karena dapat menjaring atlet-atlet silat baru yang nantinya dapat mengharumkan nama Kota Denpasar,” ungkapnya.

Ketua Panitia Kejuaraan Silat Perisai Diri Tainsiat Cup III, Putu Suyatna mengatakan tujuan dari diselenggarakan kejuaraan yang akan digelar selama tiga hari pada tanggal 3 hingga 5 Juli ini adalah untuk melestarikan dan menumbuhkan kecintaan terhadap silat sebagai budaya asli Bangsa Indonesia serta melatih kemampuan para atlet sekaligus memupuk tali persaudaraan antar-ranting.

“Harapan dari kegiatan ini adalah guna megasah skill anggota perguruan Silat Perisai Diri di kota Denpasar serta diharapkan mampu bersaing di antar perguruan silat yang ada di Indonesia khusunya di Bali, dengan jiwa budi luhur tanpa harus merendahkan perguruan lain,” jelas Suyatna. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Pj. Gubernur Bali Tegaskan Bali Siap Gelar dan Sukseskan Pemilu 2024
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Matur Suksma, Bali United dan Komang Tri Sepakat Akhiri Kerja Sama untuk Musim yang Baru

Published

on

By

Komang Tri
Pemain belakang Bali United FC, Komang Tri Arta Wiguna sepakat akhiri kerja sama dengan Bali United FC hari Senin (22/6) siang ini. (Foto: baliutd.com)

Gianyar, baliilu.com – Pemain belakang Bali United FC, Komang Tri Arta Wiguna sepakat akhiri kerja sama dengan Bali United FC hari Senin (22/6) siang ini. Hal ini disampaikan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Bali United FC, Yabes Tanuri.

“Kami sampaikan bila Komang Tri dan Bali United sepakat mengakhiri kerja sama untuk musim yang baru. Terima kasih untuk Komang Tri yang selama ini telah menjadi bagian dari Bali United. Semoga sukses untuk perjalanan kariernya yang baru,” ucap Yabes Tanuri.

Bek 25 tahun ini merupakan jebolan dari Bali United Youth yang memulai perjuangan dari skuad usia U16 pada tahun 2018.

Menjalani kompetisi Elite Pro Academy dari tiga kategori usia setiap tahunnya, membuat Komang Tri berkesempatan promosi ke tim senior pada tahun 2020.

Pada musim kompetisi perdananya di skuad utama Bali United, dirinya juga mempersembahkan satu trofi back 2 back di Liga 1 2021/22.

Sebelum akhirnya menjalani masa peminjaman ke beberapa klub seperti Nusantara United pada musim 2023 dan Garudayaksa musim 2025/26.

Pada masa peminjaman terakhir lalu, dia berhasil membantu tim Garudayaksa promosi ke Liga Super untuk musim 2026/27 mendatang.

Perjalanan panjang sejak 2018 bersama Serdadu Tridatu telah dilalui, kini Komang Tri harus mengakhiri masa baktinya bersama tim kota kelahirannya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada manajemen, pelatih dan teman-teman serta suporter atas dukungan yang telah diberikan kepada saya selama ini. Kini saya mohon ijin pamit untuk melanjutkan perjuangan baru di musim berikutnya,” ucap Komang Tri. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bank Indonesia Dorong Ekosistem Ekonomi Keuangan Digital di Bali
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Denpasar Pertahankan Juara Umum Porjar Bali 2026

Published

on

By

porjar denpasar
JUARA UMUM: Kontingen Kota Denpasar kembali menegaskan dominasinya di ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali 2026 dengan berhasil mempertahankan gelar juara umum yang berlangsung pada 5–10 Juni 2026. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kontingen Kota Denpasar kembali menegaskan dominasinya di ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali 2026 dengan berhasil mempertahankan gelar juara umum. Pada perhelatan yang berlangsung pada 5–10 Juni 2026 tersebut, Denpasar tampil sebagai kontingen terbaik dengan raihan 345 medali emas, 264 perak, dan 197 perunggu.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, saat dikonfirmasi, Kamis (11/6).

Keberhasilan ini, kata Agung Wiratama sekaligus memperpanjang tradisi prestasi Kota Denpasar sebagai salah satu kekuatan utama olahraga pelajar di Bali, meskipun harus menghadapi persaingan yang semakin ketat dari seluruh kabupaten/kota peserta.

Berdasarkan hasil akhir perolehan medali, posisi juara umum kedua diraih Kabupaten Badung dengan koleksi 268 emas, 238 perak, dan 223 perunggu, sedangkan juara umum ketiga ditempati Kabupaten Buleleng dengan raihan 152 emas, 153 perak, dan 104 perunggu.

Agung Wiratama kemudian menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, serta jajaran kontingen yang telah berjuang maksimal selama pelaksanaan Porjar Bali 2026.

“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh kontingen Kota Denpasar yang telah berjuang dengan sekuat tenaga untuk mempertahankan prestasi pada Porjar Bali 2026. Persaingan antar-kontingen kabupaten/kota tahun ini sangat ketat, sehingga kami terus memberikan motivasi kepada para atlet agar tetap berjuang memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Menurut Agung Wiratama, keberhasilan mempertahankan gelar juara umum merupakan hasil dari proses pembinaan yang berkelanjutan, disiplin latihan, serta semangat juang tinggi yang ditunjukkan para atlet muda Denpasar di berbagai cabang olahraga.

Ia juga menegaskan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan penuh Walikota Denpasar dan Wakil Walikota Denpasar yang terus memberikan motivasi kepada para atlet selama proses persiapan hingga pertandingan berlangsung.

Baca Juga  Info Terkini Covid-19 di Bali, Vaksinasi Booster Capai 62,79%, Kasus Aktif 173 Orang

Astungkara Kota Denpasar berhasil mempertahankan gelar juara umum Porjar Bali 2026. Capaian ini juga berkat motivasi dan arahan dari Bapak Walikota serta Bapak Wakil Walikota yang terus memberikan dukungan kepada atlet-atlet kita sehingga mampu mempertahankan prestasi ini,” katanya.

Lebih lanjut, pihaknya berharap prestasi yang diraih pada Porjar Bali 2026 dapat menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus mengembangkan potensi di bidang olahraga sekaligus mempersiapkan diri menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

“Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan olahraga pelajar di Kota Denpasar. Kami berharap akan lahir lebih banyak atlet berprestasi yang nantinya mampu mengharumkan nama Denpasar, Bali, bahkan Indonesia,” pungkasnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca