Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Prodi Antropologi FIB Unud Gelar PPPM 2022, Harapkan Beri Manfaat Besar bagi Mahasiswa

BALIILU Tayang

:

de
FOTO BERSAMA: Peserta PPPM 2022 Program Studi Antropologi bersama Kerabat Mahasiswa Antropologi, FIB Unud foto bersama usai acara. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Program Studi Antropologi bersama Kerabat Mahasiswa Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud), secara resmi membuka acara Pelatihan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM), pada Kamis, 20 Januari 2022 di Auditorium Widya Sabha Mandala, Gedung Prof. Dr. Ida Bagus Mantra FIB Unud. Acara yang berlangsung secara hybrid dibuka secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Ni Ketut Ratna Erawati, M.Hum.

Wakil Dekan III dalam sambutannya menyampaikan, dengan diselenggarakannya kegiatan ini dapat memberi manfaat positif baik itu di tingkat Himaprodi, Prodi, Fakultas, hingga Universitas. Dr. Ratna Erawati menyampaikan harapannya agar PPPM tahun ini dapat dilaksanakan secara sungguh-sungguh sehingga memperoleh hasil yang optimal, serta memotivasi para mahasiswa untuk memenuhi 30% keikutsertaan dalam program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka).

“Kegiatan pelatihan penelitian ini tentu saja akan memberi manfaat yang sangat besar bagi mahasiswa dalam mengembangkan keilmuannya. Kami dari lembaga mengharapkan agar apa yang didapatkan mahasiswa pada pelatihan ini mampu diaplikasikan ketika benar-benar turun ke masyarakat,” ungkap Dr. Ratna Erawati. 

Sementara itu, Kadek Rama Ari Prasetya sebagai Ketua Panitia melaporkan bahwa kegiatan lapangan yang akan dilaksanakan bulan Februari di Desa Pedawa Kabupaten Buleleng mengusung tema “Aditya Dewari” dengan tujuan untuk menumbuhkan kepekaan sosial dan mengembangkan kajian ilmiah para mahasiswa Antropologi terhadap masyarakat Bali Aga

PPPM tahun ini dikemas dengan beberapa rangkaian diantaranya Sharing Session, Temu Pendamping Kelompok, Pra-PPPM, Kelas Penelitian, Penelitian Lapangan, dan diakhiri dengan Seminar Hasil Penelitian. 

 “PPPM adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun, kegiatan dikemas secara inovatif oleh para mahasiswa yang tergabung dalam kepanitiaan dan didampingi oleh para dosen. Ucapan terima kasih kami haturkan kepada seluruh lembaga dan sponsor yang tidak dapat kami sebutkan satu-persatu,” ungkap Joshua Everd Titihalawa selaku Ketua Kerabat Mahasiswa Antropologi.

Baca Juga  Sukseskan Kongres AFEBI Ke-10, Panitia Audiensi dengan Gubernur Bali

Adapun acara pembukaan dikemas dalam bentuk perkenalan dosen Antropologi yang dipandu oleh Aliffiati, S.S., M.Si. sebagai Koordinator Program Studi Antropologi FIB Unud, serta materi pembekalan dari lima orang alumni lintas generasi, diantaranya:  “Adaptasi Kuliah Antropologi di Luar Negeri” oleh Retha Dungga (Pengurus Koalisi Seni),  “Warisan Budaya Tak Benda dan Implementasi Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan” oleh I Made Dharma Suteja (Kepala BPNB Provinsi Bali), “Antropologi dan Kewirausahaan” oleh Sarita Anggun Kinanti (ANGIN Advisory Associate), “Visualisasi Kebudayaan dan Antropologi” oleh Jonas Sestakresna (Visual Artist), “Antropologi dan Pemberdayaan Masyarakat” oleh Zaith Hatta (Pengajar Muda Angkatan ke-19 Program Indonesia Mengajar).

Di sela-sela kegiatan, dosen pembina Kerabat Mahasiswa Antropologi, Ida Bagus Oka Wedasantara, S.Sos., M.Si. mengemukakan kegiatan PPPM kali ini dapat berjalan seperti dulu lagi ketika sebelum pandemi Covid-19. Mahasiswa lebih terbuka untuk dapat terjun langsung ke lapangan dan melakukan praktik secara langsung.

“Kegiatan hari ini berjalan lancar dan mendapat antusias dari para peserta, meskipun acara berlangsung secara hybrid. Kegiatan terjun ke lapangan Bulan Februari akan menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan apa yang mereka dapatkan selama pelatihan ini,” ungkap Ida Bagus Oka, M.Si.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dosen, pemateri pembekalan, panitia dan peserta pelatihan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2022. Sumber: www.unud.ac.id (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Menkeu Purbaya: Likuiditas Perbankan Diperkuat, Kredit Berpotensi Tumbuh hingga 14-15 Persen

Published

on

By

purbaya
Gedung Kemenkeu di Jakarta. (Foto: Hms Kemenkeu)

Jakarta, baliilu.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah memperkuat likuiditas perbankan melalui penempatan dana hingga Rp 400 triliun ke bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Langkah ini dilakukan untuk menjaga fungsi intermediasi perbankan, mendorong penyaluran kredit ke sektor riil, serta memperkuat momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Menkeu meyakini kebijakan tersebut dapat mendorong pertumbuhan kredit hingga 14-15 persen pada tahun ini.

Menkeu menjelaskan pemerintah mengembalikan sekaligus menambah penempatan dana pemerintah di Himbara sebagai respons atas kondisi likuiditas perbankan yang mulai mengetat. Dengan likuiditas yang lebih memadai, sektor perbankan diharapkan memiliki ruang lebih besar untuk menyalurkan kredit kepada dunia usaha.

“Jadi akan cukup likuiditas di sektor perbankan kita. Jadi harusnya bunga di pasar akan turun. Ekonomi siap lari lagi,” ujar Menkeu dalam media briefing di Jakarta, Jumat (26/6).

Menurut Menkeu, langkah tersebut merupakan arahan Presiden agar berbagai hambatan terhadap pertumbuhan ekonomi dapat segera diatasi. Penambahan likuiditas diyakini akan memperkuat kepercayaan pelaku usaha, meningkatkan investasi, sekaligus mendukung penguatan ekonomi nasional.

“Pak Presiden ingin ekonominya tetap jalan, semua gangguan dihilangkan. Kalau kita balikkan perspektif ekonomi, ekonomi akan lari lagi. Orang cenderung investasi di negara yang ekonominya akan lari,” jelasnya.

Menkeu menilai penguatan likuiditas akan mendorong mekanisme pasar kembali bekerja secara optimal sehingga fungsi intermediasi perbankan dapat berjalan lebih efektif.

“Jadi saya memaksa market mechanism berjalan,” ujar Menkeu.

Berdasarkan komunikasi dengan perbankan, Menkeu mengungkapkan tambahan likuiditas tersebut akan memberikan ruang bagi perbankan untuk kembali menjalankan rencana ekspansi kredit yang sebelumnya sempat tertahan.

“Mereka bilang kalau nggak dibantu, kredit akan tumbuh turun pertumbuhannya ke 8 persen, 7 persen, 6 persen. Ketika kita balikin lagi, rencana kredit yang mereka selama ini tahan karena antisipasi kurangnya likuiditas akan dijalankan lagi. Pasti kreditnya tumbuh double digit, mungkin 13-14 persen,” katanya.

Baca Juga  Pimpinan DPR Terima Perwakilan Organisasi Kemahasiswaan, Dialog dan Dengarkan Aspirasi

Apabila kondisi likuiditas tetap terjaga sesuai desain pemerintah, Menkeu optimistis pertumbuhan kredit nasional dapat meningkat lebih tinggi hingga mencapai kisaran 14-15 persen pada tahun ini.

“Kalau uangnya diatur cukup seperti yang kita desain, pertumbuhan kredit tahun ini tebakan saya bisa 14-15 persen,” ujarnya.

Selain menjaga likuiditas perbankan, Menkeu memastikan penguatan likuiditas perbankan tidak mengganggu kesehatan fiskal. Ia menegaskan defisit APBN 2026 tetap berada dalam batas yang aman dan terkendali.

“Yang jelas, kondisi fiskal aman, defisit tidak akan lebih 3 persen, hampir pasti. Kita bisa kendalikan dengan baik karena ruangnya semakin terbuka lebar,” pungkas Menkeu. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Apresiasi Lompatan Inovasi Anak Bangsa, Akademisi Diminta Hadirkan Solusi bagi Indonesia

Published

on

By

presiden prabowo
BUKA SARASEHAN: Presiden Prabowo Subianto membuka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Jumat, 26 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menilai akademisi dan peneliti memiliki peran strategis dalam menghadirkan berbagai inovasi untuk menjawab tantangan nasional sekaligus mendukung pengembangan industri di Tanah Air. Hal tersebut disampaikan Presiden saat membuka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Jumat, 26 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan strategis yang memerlukan terobosan dan inovasi. Oleh karena itu, Kepala Negara mengungkapkan secara konsisten berdialog dengan para ilmuwan dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi untuk mencari solusi dari kebutuhan berbagai sektor strategis.

“Saya berkali-kali saya datang kepada kampus. Saya datang, saya minta orang-orang terpintar, tanya Pak Brian, tanya Profesor Sigit. Saya tanya profesor-profesor IPB, kenapa kita tidak bisa punya benih gandum? Kenapa kita harus impor gandum? Saya tanya, kenapa kelapa sawit per hektare di Malaysia produknya lebih dari kita? Kenapa? Saya selalu minta mereka, kenapa Indonesia setelah 81 tahun tidak bisa bikin mobil buatan sendiri?” ungkap Presiden.

Presiden menilai, berbagai inovasi yang mulai dikembangkan saat ini menunjukkan kemampuan anak bangsa dalam menjawab tantangan nasional, salah satunya adalah kemajuan dalam pengembangan mobil nasional. Kepala Negara pun mengungkapkan kebanggaannya saat menggunakan kendaraan hasil karya anak bangsa pada hari pelantikan sebagai Presiden Republik Indonesia.

“Saya terima kasih kita mulai ke arah punya mobil sendiri. Terima kasih. Saya ada satu kepuasan yang mendalam di hati saya. Waktu saya dilantik, saya pulang dari pelantikan, saya bisa naik mobil buatan Indonesia,” ujar Presiden.

Baca Juga  Kaji Pergulatan Etnis Bugis-Makasar di Malaysia, Supardi Salam Raih Doktor di FIB Unud

Meskipun masih terdapat sejumlah hal yang perlu ditingkatkan, Presiden menilai bahwa setiap inovasi masih terus membutuhkan proses penyempurnaan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus mendukung pengembangan teknologi dan industri nasional agar semakin kompetitif.

“Tidak apa-apa, minimal kita mulai. Kita harus berani mulai. Kita adalah negara keempat terbesar di dunia. Kita adalah negara yang kekayaannya luar biasa,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Perkuat Struktur Organisasi, Polri Rotasi Jabatan PJU Mabes, Kapolda Hingga Wakapolda

Published

on

By

promosi jabatan polri
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir saat memberikan keterangan di Jakarta, Jumat (26/6/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan promosi jabatan di lingkungan Polri sebagai bagian dari penyegaran organisasi serta penguatan pelaksanaan tugas. Mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolri yang diterbitkan pada 25 Juni 2026 dan diumumkan pada Jumat (26/6/2026).

Dalam mutasi kali ini, sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian, meliputi Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, Kapolda, hingga Wakapolda.

Pada jajaran PJU Mabes Polri, Brigjen Pol. Didi Hayamansyah, S.H., S.I.K., M.H. mendapat promosi sebagai Kapuslitbang Polri. Sementara itu, pada tingkat kepemimpinan wilayah, Kapolri menunjuk dua Kapolda baru, yakni Brigjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. sebagai Kapolda Aceh, serta Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han. sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

Selain itu, terdapat tiga pejabat yang dipercaya mengemban amanah sebagai Wakapolda, yaitu Kombes Pol. Iwan Saktiadi, S.I.K., M.H., M.Si. sebagai Wakapolda Banten, Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si. sebagai Wakapolda Maluku, dan Kombes Pol. Fernando Sanches Napitupulu, S.I.K. sebagai Wakapolda Papua Barat Daya.

Mutasi kali ini juga mencakup promosi terhadap 190 jabatan Kapolres/Ta/Metro/Tabes, termasuk pembentukan satu Polresta baru di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), pembentukan empat Polres Tipe D, serta peningkatan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta sebagai bagian dari penguatan pelayanan kepolisian di daerah. Selain itu, sebanyak 45 personel Polwan memperoleh promosi jabatan, termasuk 17 personel yang dipercaya mengemban jabatan Kapolres IIIA2.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan menjaga kesinambungan kinerja serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.

Baca Juga  Pelajar, Mahasiswa hingga Bapak-bapak di Bali Bersemangat Ikuti Kelas Kebal Hoaks MAFINDO

“Mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran sekaligus pembinaan karier personel. Melalui rotasi ini diharapkan para pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, memperkuat soliditas organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum kepada masyarakat,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Ia menambahkan, pembentukan satuan kewilayahan baru, termasuk Polresta di kawasan IKN, merupakan bagian dari upaya Polri menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan tugas yang semakin dinamis. Menurutnya, promosi terhadap puluhan personel Polwan juga menjadi wujud komitmen Polri dalam memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh personel berdasarkan kompetensi dan profesionalisme.

“Penguatan organisasi tidak hanya dilakukan melalui rotasi jabatan, tetapi juga melalui penataan struktur kewilayahan dan pengembangan sumber daya manusia. Kami ingin memastikan setiap jabatan diisi personel terbaik agar Polri semakin Presisi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tutup Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca