Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

PARIWISATA

Hadiri Pelantikan Pengurus Provinsi IMI Bali, Wagub Cok Ace Harapkan Bali Mampu Kembangkan “Sport Tourism”

BALIILU Tayang

:

eka
HADIRI ACARA PELANTIKAN: Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) saat menghadiri acara Pelantikan Pengurus IMI Provinsi Bali, Sabtu (19/2). (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) memberi apresiasi dan menyambut gembira atas dilaksanakannya acara Pelantikan Pengurus IMI Provinsi Bali pada hari ini. Pergantian pengurus merupakan kewajiban konstitusional organisasi sekaligus merupakan suatu momentum yang sangat tepat untuk mengevaluasi pelaksanaan sistem dan mekanisme organisasi dalam rangka konsolidasi organisasi. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur saat memberikan sambutan serangkaian Pelantikan Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bali, di Gedung Benoa Cruise Terminal Pelabuhan Pelindo, Sabtu (19/2).

Ditambahkan oleh Wagub Cok Ace bahwa kegiatan pergantian kepengurusan pada suatu organisasi, mengindikasikan telah berjalannya demokrasi pada suatu lembaga organisasi, yang tentunya dari awal telah melalui proses dan mekanisme yang dilaksanakan secara demokratis.

“Saya berharap kepada para pengurus yang baru dilantik agar dapat membuat program kegiatan yang berdasarkan pemikiran yang baik dalam hal berorientasi revitalisasi dan reaktualisasi pada program kerja secara optimal. Sehingga IMI Bali sebagai mitra pemerintah daerah, dapat meningkatkan prestasi dan kinerja organisasi dalam rangka membantu pemerintah daerah. Serta bersama-sama dalam menyukseskan program prioritas pembangunan di Daerah Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam misi yang menjadi arah kebijakan Pembangunan Bali, yaitu mengembangkan sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi, berkualitas, berintegritas, bermutu, professional, dan bermoral serta memiliki jati diri yang kokoh yang dikembangkan berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal Krama Bali.

 “Mendengar kata motor sudah identik dengan jalan-jalan atau rekreasi, maka sangat tepat dipilihnya Bali sebagai tempat untuk mengembangkan sport tourism di masa yang akan datang, terlebih Ketua IMI Bali sangat menyukai kendaraan bermotor, dan menjadi magnet bagi pecinta otomotif. Saya harapkan terpilihnya Ajik Krisna akan memberikan warna baru bagi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bali,” imbuh Cok Ace.

Baca Juga  Sekda Dewa Indra Tekankan Kolaborasi Hadapi Tantangan Pariwisata

Ketua Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengatakan, pihaknya  secara langsung melihat pelaksanaan aksi sosial berupa penyediaan ribuan layanan vaksinasi gratis bagi anggota IMI seluruh Indonesia yang turut hadir di Bali dan juga warga Benoa serta Denpasar. Dengan pergantian pengurus ini, diharapkan mampu menjadi semangat dan motivasi baru bagi anggota IMI, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian Bali.

Terpilih sebagai Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bali periode 2021-2025 Gusti Ngurah Anom (Ajik Krisna) mengatakan, pihaknya akan melakukan gebrakan berupa road show seluruh Bali, di mana bertujuan untuk membangkitkan silaturahmi anggota IMI dengan masyarakat Bali. Hal ini secara langsung akan memberikan peluang bagi anggota IMI untuk berbelanja dan membeli hasil UMKM yang menjadi ciri khas dimasing-masing daerah yang dikunjungi.

Selain itu diharapkan mampu untuk mendekatkan para pecinta otomotif dengan masyarakat Bali. Pihaknya juga akan memperjuangkan terbangunnya multi sirkuit di Bali Utara dan Bangli bagi pecinta otomotif sehingga mampu menunjang sport tourism bagi Bali ke depannya.

“Sesungguhnya tujuan dari didirikannya Organisasi Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini adalah untuk mewadahi seluruh olahraga bermotor, baik mobil maupun sepeda motor di Indonesia. Berbagai kegiatan yang telah dilakukan oleh IMI Bali agar dilanjutkan dan ditingkatkan untuk menunjang pariwisata Bali,” ujarnya.

Hal ini sesuai dengan arah kebijakan Pembangunan Bali, yaitu meningkatkan promosi pariwisata Bali di dalam dan di luar negeri secara bersinergi antar Kabupaten/ Kota se- Bali, dengan mengembangkan inovasi dan kreativitas baru. Diikuti dengan pengembangan destinasi dengan produk pariwisata baru berbasis budaya, dan berpihak kepada rakyat yang terintegrasi antar Kabupaten/ Kota se-Bali, serta dapat meningkatkan standar kualitas pelayanan kepariwisataan secara komprehensif.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Jelaskan Kebangkitan Pariwisata Bali di Masa Pandemi Covid-19

Ikatan Motor Indonesia yang bergerak di bidang otomotif ini juga diharapkan agar berupaya menjadi lokomotif masa depan yang cemerlang untuk memberikan jalan keluar bagi generasi muda untuk memperoleh kesempatan kerja agar bisa mandiri. Namun tetap berpegang teguh pada tata- titi kehidupan masyarakat Bali yang berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi dalam Bali Era Baru.

Serta menyatu dalam menjaga keseimbangan dan keharmonisan antara Alam Bali, Krama Bali, dan Kebudayaan Bali yang meliputi adat-istiadat, tradisi, seni dan budaya, serta kearifan lokal secara sekala dan niskala. “Semua itu merupakan tata-titi kehidupan masyarakat Bali yang orisinil, bertanggung jawab terhadap alam, manusia, dan Kebudayaan Bali,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

PARIWISATA

Hadiri BBTF Ke-12, Gubernur Koster Dorong Penguatan Pariwisata Indonesia di Tengah Tantangan Global

Published

on

By

buka bbtf
BUKA BBTF: Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri sekaligus turut membuka secara resmi gelaran Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) ke-12 yang berlangsung di Hotel The Westin Resort Nusa Dua, pada Kamis (28/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri sekaligus turut membuka secara resmi gelaran Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) ke-12 yang berlangsung di Hotel The Westin Resort Nusa Dua, pada Kamis (28/5). Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana, perwakilan Menteri Luar Negeri RI yang diwakili Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ketua BBTF 2026 sekaligus Ketua ASITA Bali, I Putu Winastra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BBTF tahun ini mengusung tema Redefining Indonesia’s Gastronomy Journey: A Celebration of Taste, Culture, and Sustainable Heritage. Ia menegaskan BBTF bukan sekadar ajang business matching antara buyer dan seller, melainkan platform strategis untuk membangun kepercayaan pasar, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan membuka peluang bisnis nyata bagi industri pariwisata Indonesia.

Tahun ini, BBTF diikuti 407 buyers dari 44 negara dan 286 sellers, yang menjadi bukti tingginya kepercayaan dunia internasional terhadap Bali dan Indonesia sebagai destinasi unggulan di tengah dinamika global.

Sementara itu, Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan BBTF sebagai salah satu travel fair terbesar dan paling strategis di Indonesia. Menurutnya, penyelenggaraan BBTF merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah bersama seluruh pelaku industri pariwisata untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan mancanegara di tengah tantangan krisis global, ketidakpastian geopolitik, serta perubahan tren perjalanan dunia.

Ia menegaskan, ajang ini menjadi momentum penting untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia, memperluas jejaring pasar internasional, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional. (gs/bi)

Baca Juga  Peringkat Satu Top Destinasi Pariwisata Dunia, Gubernur Koster: Bali Tetap Kuat Meski Digoyang Isu Sampah, Macet dan Sepi

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

PARIWISATA

Dorong Bali Jadi Pusat MICE Dunia, Gubernur Koster Tekankan Standar Berbasis Budaya dan UMKM Lokal

Published

on

By

gubernur koster
AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi jajaran pelaku pariwisata yang tergabung dalam Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) di Jayasabha, Denpasar, Rabu (27/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan Bali telah memiliki posisi kuat sebagai pusat pertemuan internasional dunia atau meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE). Untuk itu, ia mendorong pelaku industri pariwisata dan pemangku kepentingan MICE di Bali membangun standar penyelenggaraan yang berkarakter, berbasis budaya Bali, sekaligus memberi dampak nyata bagi pelaku ekonomi lokal.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat menerima audiensi jajaran pelaku pariwisata yang tergabung dalam Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) di Jayasabha, Denpasar, Rabu (27/5).

“Bali sudah secara de facto menjadi pusat meeting internasional. Selama ini begitu banyak pertemuan dunia diselenggarakan di Bali karena fasilitas kita kuat, SDM siap, keamanan dan kenyamanan VVIP terjaga,” ujar Koster.

Menurutnya, kekuatan utama Bali bukan hanya pada fasilitas ballroom, convention center, dan hotel berstandar internasional, melainkan budaya Bali yang unik dan tidak dapat ditiru daerah lain secara instan.

Ia mencontohkan keberhasilan Bali menjadi tuan rumah berbagai agenda dunia seperti G20 dan World Water Forum yang menghadirkan puluhan ribu delegasi dari ratusan negara. Dalam forum internasional tersebut, khususnya World Water Forum, Bali dinilai unggul karena mampu memadukan fasilitas modern dengan konsep budaya dan filosofi lokal seperti Sad Kerthi, Danu Kerthi, serta sistem subak.

“Kita jangan terlalu terbawa arus luar karena branding Bali sudah sangat kuat. Yang menjadi nilai jual utama adalah budaya Bali,” katanya.

Koster meminta BaliCEB merumuskan standar MICE khas Bali agar memiliki identitas dan karakter berbeda dibanding destinasi lain di dunia.

“Organisasi silakan rumuskan standar MICE di Bali yang unik supaya punya identitas. Kontennya harus orisinal, dipikirkan dan diurus dengan benar sehingga semua penyelenggara punya acuan,” ujarnya.

Baca Juga  Sekda Dewa Indra Tekankan Kolaborasi Hadapi Tantangan Pariwisata

Selain memperkuat identitas budaya, Koster juga menekankan pentingnya keterlibatan UMKM lokal dalam setiap kegiatan MICE di Bali, mulai dari transportasi, dekorasi hingga souvenir.

“MICE harus mampu mendukung UMKM lokal Bali. Bangkitkan spirit kelokalan agar dampaknya lebih optimal terhadap pelaku ekonomi Bali,” tegasnya.

Ia juga memastikan persoalan sampah dan kemacetan yang selama ini menjadi sorotan wisatawan akan terus dibenahi secara bertahap guna memperkuat daya tarik Bali sebagai destinasi global.

Ratusan Pelaku Industri Gabung BaliCEB

Sementara itu, Ketua Umum Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) Ketut Jaman mengungkapkan minat pelaku industri pariwisata Bali untuk bergabung dalam organisasi tersebut sangat tinggi.

“Sudah ratusan yang ancang-ancang bergabung dengan MICE ini. Kita ingin Bali menjadi pusat MICE dunia,” ujarnya.

Menurut Ketut Jaman, Bali memiliki ratusan fasilitas MICE dengan sekitar 30 ballroom berkapasitas di atas 200 orang yang tersebar di berbagai kawasan pariwisata.

Pelantikan pengurus BaliCEB dijadwalkan berlangsung pada 5 Juni mendatang di kawasan The Meru, Sanur. Organisasi tersebut menargetkan Bali menjadi destinasi utama penyelenggaraan meeting internasional yang jumlahnya mencapai ribuan agenda setiap tahun di berbagai negara.

Selain itu, BaliCEB juga menyatakan komitmennya mendukung program pungutan wisatawan asing melalui sosialisasi kepada peserta dan penyelenggara event MICE di Bali.

“MICE sangat membantu tingkat hunian hotel maupun kunjungan ke daya tarik wisata di Bali,” kata Ketut Jaman. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

PARIWISATA

Peringkat Satu Top Destinasi Pariwisata Dunia, Gubernur Koster: Bali Tetap Kuat Meski Digoyang Isu Sampah, Macet dan Sepi

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster mengalungkan bunga menyambut wisatawan yang datang ke Bali saat Tahun Baru 2026. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster gembira dan berterima kasih kepada semua stakeholders dan masyarakat yang terus aktif menjaga kualitas pariwisata Bali. Kerja keras semua pihak diapresiasi dunia. Bali Indonesia baru saja meraih peringkat 1 World’s Best Destination 2026, dalam ajang bergengsi Travelers’ Choice Awards: Best of the Best oleh TripAdvisor. Bali di posisi teratas, melampaui sembilan destinasi kenamaan dunia lainnya seperti London, Roma, Hanoi, Paris, New York (NY) hingga Dubai. 

Penghargaan dunia ini diakui Koster bahwa Bali tetap kuat dengan pariwisata berbasis budaya, tradisi, seni dan alam meskipun sering digoyang dengan isu sampah, macet dan sepi.

“Bali di posisi nomor 1 dari 10 Top Destinasi Pariwisata Dunia. Bali menempati posisi tertinggi di dunia sepanjang sejarah. Digoyang dengan isu sampah, macet, sepi dan lain ternyata tak bisa menggoyahkan posisi Bali,” kata Gubernur Koster, Jumat, 16 Januari 2026.

Tak hanya dianugerahi peringkat satu Top Destinasi Pariwisata Dunia oleh TripAdvisor, Bali juga diakui global dalam berbagai kategori lainnya seperti diakui sebagai peringkat pertama Honeymoon Destination. kemudian masuk Top 10 Cultural Destination, Top 10 Solo Travel Destination, Top 20 Trending Cities. 

Berikut ini data dan fakta Top 10 World’s Best Destinations Travelers’ Choice Awards Trip Advisor dan Bali Indonesia berada di posisi pertama. Setelah itu disusul urutan kedua London, Britania Raya, dan ketiga Dubai, Uni Emirat Arab, keempat Hanoi, Vietnam, kelima Paris, Prancis, keenam Roma, Italia, ketujuh Marrakesh, Maroko, kedelapan Bangkok, Thailand, kesembilan Kreta, Yunani dan sepuluh New York, Amerika Serikat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bali Raih Apresiasi Berita Satu 2025 untuk Kategori Cultural & Tourism Advancement
Lanjutkan Membaca