Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Fakultas Ilmu Budaya Unud Yudisium 78 Calon Wisudawan secara Hybrid

BALIILU Tayang

:

de
Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unud mengalungkan tanda kelulusan dan menyerahkan kenang-kenangan kepada calon wisudawan. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana menggelar acara pelepasan calon wisudawan (yudisium) pada Kamis, 17 Februari 2022. Acara pelepasan calon wisudawan kali ini dilaksanakan secara hybrid, perwakilan calon wisudawan hadir di Ruang Soekarno, sementara peserta lain mengikuti melalui daring dan kanal youtube FIB Unud.

Sejak pandemi Covid-19, ini adalah yudisium kesebelas yang diselenggarakan secara daring. Pelepasan calon wisudawan ini dilakukan oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum.

Fakultas Ilmu Budaya melepas 78 orang calon wisudawan. Calon wisudawan ini berasal dari Program Doktor sejumlah 9 orang, Program Magister sejumlah 17 orang, serta Program Sarjana (S1) sejumlah 52 orang.

Pada yudisium kali ini rata-rata IPK pada jenjang S1 adalah 3,38. Pada jenjang Program Magister, rata-rata IPK adalah 3,59. Kemudian pada jenjang Doktor, IPK rata-rata yang diraih adalah 3,72.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya serahkan kenang-kenangan kepada calon wisudawan. (Foto: Ist)

Hingga periode ke-146, jumlah alumni Fakultas Ilmu Budaya adalah program sarjana sejumlah 9.089 orang, Program Magister Linguistik sejumlah 784 orang, Program Doktor Linguistik 196 orang, Program Magister Kajian Budaya 619 orang, Program Doktor Kajian Budaya 255  orang.

Lulusan terbaik pada pelepasan calon wisudawan kali ini dari Program Sarjana adalah Ni Putu Wulan Lestari, S.S. dari Prodi Sastra Jepang dengan IPK 3,95, predikat Sangat Memuaskan serta lama studi 3 tahun, 5 bulan.

Lulusan terbaik pada Program Magister adalah Luh Gede Titah Madriyanti Utama, S.S., M.Hum. dari Program Magister Linguistik dengan IPK 4,0, predikat Sangat Memuaskan serta lama studi 2 tahun, 1 bulan.

Lulusan terbaik pada Program Doktor diraih oleh Dr. Kholid, S.Pd., M.Pd. dari Program Doktor Linguistik. Lulusan terbaik ini memperoleh IPK 3,60 dengan predikat Sangat Memuaskan serta lama studi 3 tahun 0 bulan.

Baca Juga  Fapet Unud Gelar Yudisium Calon Wisudawan Ke-152

Dekan Fakultas Ilmu Budaya mengalungkan tanda kelulusan dan menyerahkan kenang-kenangan kepada calon wisudawan yang diwakili oleh ketiga lulusan terbaik masing-masing jenjang. Sementara itu, simbolis pelepasan calon wisudawan lainnya oleh Dekan FIB dilakukan dengan menampilkan satu per satu nama calon wisudawan.

Ketiga perwakilan calon wisudawan mewakili calon wisudawan lainnya menyerahkan simbolis kenang-kenangan berupa buku bagi Fakultas Ilmu Budaya. Buku-buku ini selanjutnya akan menjadi koleksi perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya.

Pelepasan calon wisudawan FIB Unud yang dilakukan secara virtual. (Foto: Ist)

Kesan dan pesan alumni kali ini dibawakan oleh Ni Putu Wulan Lestari, S.S. Wakil calon wisudawan dari Program Studi Sastra Jepang ini mengucapkan banyak terima kasih kepada pimpinan, staf pegawai, atas segala fasilitas yang sangat baik dan sangat memadai sehingga calon wisudawan dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik.

“Hari ini adalah hari yang paling berkesan dalam perjalanan pendidikan kita semua di Fakultas Ilmu Budaya. Namun kita harus sadari bahwa ini merupakan langkah awal perjalanan panjang untuk mengabdikan ilmu yang selama ini kita peroleh di FIB Unud,” ungkap Wulan Lestari dalam sambutannya.

Dekan FIB, Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum. dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan selamat atas kesuksesan seluruh calon wisudawan. Yudisium merupakan hari yang paling ditunggu-tunggu oleh semua mahasiswa yang telah berjuang dalam dunia akademik. Acara ini menjadi salah satu puncak dalam menyelesaikan tahapan akademik dengan baik.

“Dorongan saudara semua untuk menyelesaikan seluruh proses akademik di lingkungan FIB telah mengantarkan saudara mencapai puncak pendidikan. Setelah semua soft skill dan pengetahuan yang saudara dapatkan di FIB, kini saatnya saudara kembali ke masyarakat dan mengabdikan pengetahuan saudara,” ungkap Dr. Sri Satyawati.

Dr. Sri Satyawati juga menyampaikan terima kasih kepada calon wisudawan yang selama menjalankan pendidikan di FIB telah menyumbangkan prestasi. Hal ini tentu saja membawa nama baik lembaga, selain nama baik pribadi dan keluarga. Sumber: www.unud.ac.id (gp/gs/bi)

Baca Juga  Rahina Suci Siwaratri, Universitas Udayana Gelar Persembahyangan Bersama

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai KSAD di Istana Negara

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik KSAD Tandyo
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam upacara kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam upacara kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Pengangkatan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai KSAD didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 106/TNI/Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Darat.

Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo secara langsung memimpin pengambilan sumpah jabatan yang diikuti oleh Jenderal Tandyo Budi Revita. Pengucapan sumpah tersebut menjadi penegasan komitmen KSAD yang baru untuk menjunjung tinggi konstitusi, menjaga kehormatan prajurit, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi sapta marga dan sumpah prajurit dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan sumpah jabatan.

Usai pengucapan sumpah, rangkaian pelantikan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah jabatan. Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan disaksikan oleh para pejabat negara serta tamu undangan yang hadir.

Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang sebelumnya menjabat sebagai KSAD dan kini mendapat penugasan baru sebagai Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Jenderal TNI Tandyo merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991.

Lahir di Surakarta pada 21 Februari 1969, Jenderal TNI Tandyo memiliki pengalaman panjang dalam pengabdian dan kepemimpinan di lingkungan militer.

Baca Juga  Universitas Udayana Jadi Tuan Rumah Seleksi Tingkat Wilayah NUDC dan KDMI Tahun 2022

Dalam jabatan barunya, Jenderal TNI Tandyo menegaskan komitmennya untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah yang melibatkan TNI Angkatan Darat. Menurutnya, sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, mulai dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Sekolah Rakyat, hingga ketahanan pangan, menjadi perhatian utama yang harus segera ditindaklanjuti oleh jajaran TNI Angkatan Darat.

“Tentunya ini akan menjadi PR dari Angkatan Darat untuk bisa mempercepat, khususnya untuk operasionalisasi apakah itu KDKMP, apakah itu sekolah rakyat, apakah itu ketahanan pangan yang menjadi tugas dari Bapak Presiden akan segera kita selesaikan,” ujar Tandyo dalam keterangannya usai pelantikan.

Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, dan undangan lainnya. Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hadir sebagai saksi dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI Merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik Wakil Panglima TNI
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Pengangkatan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 105/TNI Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Keputusan Presiden tersebut dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden, Mayjen TNI Wahyu Yudhayana.

Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan, yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan.

Setelah pengucapan sumpah, acara dilanjutkan dengan penanggalan dan penyematan tanda pangkat dan tanda jabatan oleh Presiden Prabowo. Acara dilanjutkan penandatanganan berita acara.

Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para undangan yang hadir.

Usai pelantikan, Maruli mengatakan bahwa Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil merupakan gagasan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah terpencil. Menurutnya, gagasan tersebut sejalan dengan upaya memperkuat perekonomian masyarakat di wilayah-wilayah yang selama ini membutuhkan perhatian lebih. Sementara, terkait dengan tugasnya sebagai Wakil Panglima TNI, Maruli menegaskan bahwa tugas utamanya adalah membantu Panglima TNI dalam menjalankan tugas.

Baca Juga  Universitas Udayana Jadi Tuan Rumah Seleksi Tingkat Wilayah NUDC dan KDMI Tahun 2022

“Ini jadi badannya nanti dari badan nasional pengelola perbatasan jadi sekarang pengelola perbatasan dan daerah terpencil. Itu nanti tugas saya. Kalau wakil Panglima ya jelas wakil Panglima dan membantu Panglima,” ujar Maruli kepada awak media.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut para pimpinan lembaga negara, jajaran menteri dan kepala badan Kabinet Merah Putih, dan para undangan lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kapolri Suyudi Ario Seto Kunjungi MA, Perkuat Kolaborasi Penegakan Hukum

Published

on

By

Kapolri Kunjungi Mahkamah Agung
KUNJUNGI MA: Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengunjungi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia di Gedung Balairung MA, Jakarta, Rabu (14/10/2026), untuk mempererat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengunjungi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia di Gedung Balairung MA, Jakarta, Rabu (14/10/2026), untuk mempererat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system).

Kapolri hadir bersama jajaran pejabat utama Mabes Polri dan disambut langsung oleh Ketua MA RI Sunarto beserta jajaran hakim agung.

Suyudi mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk silaturahmi sekaligus koordinasi sebagai pejabat baru untuk memperkuat hubungan antarlembaga penegak hukum dalam pelaksanaan tugas ke depan.

“Ini adalah bentuk koordinasi sekaligus juga silaturahmi sebagai pejabat baru agar kita semua bagian dari criminal justice system ini bisa lebih solid, lebih kuat, dan lebih koordinatif dan kolaboratif dalam pelaksanaan tugas ke depan,” ujar Suyudi.

Ia berharap, penguatan sinergi tersebut dapat mendukung terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Indonesia tetap aman dan kondusif.

“Semoga apa yang menjadi harapan masyarakat, hukum yang berkeadilan bisa terwujud. Situasi masyarakat, kondisi kamtibmas di Indonesia bisa aman, lancar, dan kondusif,” kata Suyudi.

Melalui kunjungan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan MA dan lembaga penegak hukum lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan penegakan hukum yang profesional, memberikan kepastian hukum, serta menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Fapet Unud Gelar Yudisium Calon Wisudawan Ke-152
Lanjutkan Membaca