Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dosen Universitas Nahdlatul Wathan Mataram Raih Gelar Doktor Linguistik di FIB Unud

BALIILU Tayang

:

de
Promovenda Rabiyatul Adawiyah, S.Pd., M.Pd. saat mempertahankan disertasinya. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Program Studi Doktor (S3) Ilmu Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Udayana kembali menyelenggarakan promosi doktor dengan promovenda Rabiyatul Adawiyah, S.Pd., M.Pd., Rabu, 16 Februari 2022 secara semidaring di ruang Ir. Soekarno kampus setempat.

Ujian terbuka dipimpin langsung oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, I Nyoman Arya Wibawa, M.A., Ph. D., Rabiyatul Adawiyah berhasil mempertahankan disertasi dengan judul “Verba Tindakan Bahasa Bima: Kajian Metabahasa Semantik Alami”.Setelah melalui ujian terbuka, Rabiyatul Adawiyah dinyatakan lulus dengan predikat Dengan Pujian.Ia merupakan Doktor ke-161 di lingkungan FIB Unud dan Doktor ke-202 di lingkungan Prodi S3 Linguistik.

Turut hadir secara daring dalam sidang ujian terbuka kali ini Rektor Universitas Nahdlatul Wathan Mataram, Wakil Rektor UNW Mataram, Dekan FKIP UNW Mataram, WD I FKIP UNW Mataram, Kaprodi Sastra Indonesia FKIP UNW Mataram, dan kolega serta kerabat promovenda.

Bahasa Bima sebagaimana bahasa daerah lainnya memiliki keunikan serta potensi yang perlu digali lebih mendalam. Verba dalam bahasa Bima masih banyak menyimpan khazanah linguistik termasuk fitur semantis yang perlu dikaji dan dikembangkan dengan berbagai macam teori. Verba bahasa Bima merupakan salah satu kelas utama yang bersifat sentral dan kompleks, karena secara semantis, verba bahasa Bima selalu hadir dalam tuturan.

Penelitian ini memperlihatkan adanya perilaku sintaktis verba bahasa Bima serta kekhasan dan keunikan dalam bahasa Bima. Yang dimaksud adalah verba transitif dan verba intransitif. Verba intransitif banyak didominasi oleh awalan ka, ma, na, ta, da, di, ra dan akhiran ku, mu, na, ta, ja, si, ro, ra, du, ni, pu, mpa. Pembentukan kata dalam bahasa Bima tidak mengenal sisipan. Keunikan lain dalam bahasa Bima adalah setiap konsonan akhir pada sebuah kata dihilangkan, terdapat dua buah konsonan laminobilabial dan laminobilabial implosif yang berbeda dengan /b/ dan /d/.

Baca Juga  Teliti Signage Ruang Publik di Lombok, Baharuddin Raih Gelar Doktor Linguistik di FIB Unud

Verba bahasa Bima dapat dibedakan menjadi tiga kelas, yakni: (1) Verba Keadaan, (2) Verba Proses dan (3) Verba Tindakan. Verba Keadaan memiliki stabilitas waktu yang tinggi, yaitu tingkat perubahannya hampir tidak ada, bila ada perubahannya sangatlah lamban. Pada verba proses kestabilan waktunya lebih rendah dan kemudian diikuti dengan verba tindakan.

Verba Tindakan membahas struktur semantik bahasa Bima, khusus mempermasalahkan makna asli do ‘’melakukan‟. Ada dua polisemi tak komposisi merepresentasikan melakukan: (i) Melakukan dan Terjadi, dan (ii) Melakukan dan Berpindah.

Temuan Penelitian

Penelitian ini terdapat tiga temuan empiris, yakni (1) temuan tentang perilaku sintaksis verba dan kekhasan atau keunikan verba bahasa Bima yang tidak ditemukan dalam penelitian lain, tetapi ditemukan dalam penelitian ini; (2) temuan tentang keterkaitan antara banyaknya verba yang digunakan oleh masyarakat Bima, dan (3) temuan tentang fitur-fitur semantik dalam bahasa Bima.

Pertama, penelitian ini memperlihatkan adanya perilaku sintaktis verba bahasa Bima serta kekhasan dan keunikan verba bahasa Bima. Kedua, temuan tentang keterkaitan antara banyaknya verba yang digunakan oleh masyarakat Bima. Ketiga, temuan tentang fitur-fitur semantik dalam bahasa Bima.

Makna Disertasi

Prof. Dr. I Nengah Sudipa, M.A., selaku promotor menyampaikan makna disertasi. Melalui sambutannya, Prof. Sudipa mengucapkan selamat atas capaian Dr. Rabiyatul Adawiyah.

Penelitian-penelitian terhadap bahasa-bahasa daerah merupakan penelitian yang sangat penting dilakukan. Hal ini mengingat bahwa di Indonesia memiliki ratusan bahasa daerah dan belum semua mendapat porsi penelitian yang baik. Sehingga potensi besar yang tersimpan dalam khasanah bahasa-bahasa daerah tersebut belum terungkap dengan maksimal.

“Penelitian ini telah membuka perspektif baru dalam dunia penelitian Meta Bahasa Semantik Alami khususnya pada bahasa daerah. Kajian pada penelitian ini telah menyinergikan beberapa teori modern, sehingga hasilnya merupakan sebuah temuan perspektif yang segar,” ungkap Prof. Sudipa.

Baca Juga  Dosen Fapet Unud Dipercaya Sebagai Narasumber Bimtek Biosekuriti

Harapan seluruh dosen pembimbing dan penguji, Dr. Rabiyatul Adawiyah dapat menyebarluaskan hasil temuan dalam penelitiannya. Sebab apa yang telah dilakukan dalam penelitiannya tentu akan memberi sumbangan besar bagi dunia penelitian bahasa-bahasa daerah. Sumber: www.unud.ac.id (gp/gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Sari Yuliati: Anak Korban Pengeroyokan di Bali Berhak Raih Masa Depan yang Lebih Baik

Published

on

By

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati bersama Anggota DPR RI Gde Sumarjaya Linggih mengunjungi keluarga korban pengeroyokan di Bali.
KUNJUNGAN: Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Ekonomi dan Keuangan, Sari Yuliati, bersama Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Bali, Gde Sumarjaya Linggih, saat mendatangi keluarga korban pengeroyokan yang meninggal dunia di Bali, Rabu (29/07/2026). (Foto: dpr.go.id)

Buleleng, baliilu.com – Kepedulian terhadap masa depan anak-anak korban tindak kekerasan menjadi perhatian serius Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Ekonomi dan Keuangan (KOREKKU) Sari Yuliati. Berangkat dari keyakinan ini, dirinya bersama Anggota DPR RI yang mewakili Daerah Pemilihan Bali Gde Sumarjaya Linggih mendatangi langsung rumah keluarga korban pengeroyokan yang meninggal dunia di Bali setelah diduga melakukan pencurian ayam di Desa Sidatapa, Buleleng. Bali, Rabu (29/7/2026) lalu.

Kehadirannya bukan untuk membahas perkara hukum yang saat ini telah ditangani aparat penegak hukum, melainkan untuk memastikan keluarga yang ditinggalkan, khususnya anak-anak korban tetap memiliki harapan dan masa depan yang layak. Dalam kesempatan itu, ia menyerahkan santunan kepada keluarga korban, bantuan perlengkapan sekolah berupa alat tulis, serta menyampaikan kabar yang membawa harapan bagi anak-anak korban.

Bantuan dari beberapa unsur berupa pendidikan diberikan kepada anak-anak korban hingga jenjang perguruan tinggi. Bantuan tersebut disalurkan melalui Legislator Daerah Pemilihan Nusa Tenggara II Sari Yuliati sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan mereka.

“Bagi kami, anak-anak tidak boleh menjadi korban dari sebuah peristiwa yang tidak mereka lakukan. Mereka tetap memiliki hak untuk bersekolah, bermimpi dan meraih masa depan yang lebih baik. Karena itu kami hadir untuk memastikan pendidikan mereka tetap berlanjut hingga perguruan tinggi,” ujar Sari melalui rilis di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, kehilangan sosok ayah akibat peristiwa tragis tersebut tidak boleh menjadi alasan terputusnya pendidikan anak-anak. Negara dan seluruh elemen masyarakat harus hadir memberikan perlindungan agar mereka dapat tumbuh dengan sehat, baik secara mental maupun sosial.

Sari menilai bahwa perhatian terhadap pemulihan psikologis anak sama pentingnya dengan bantuan ekonomi. Anak-anak yang kehilangan orang tua akibat peristiwa kekerasan berpotensi mengalami trauma berkepanjangan apabila tidak mendapatkan pendampingan dan lingkungan yang mendukung.

Baca Juga  Dosen Fapet Unud Dipercaya Sebagai Narasumber Bimtek Biosekuriti

“Kita ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat, percaya diri, dan tetap memiliki cita-cita. Jangan sampai tragedi ini menghancurkan masa depan mereka. Pendidikan adalah investasi terbaik untuk memutus rantai kesedihan yang mereka alami hari ini,” kata Politisi Partai Golkar ini.

Pun, dirinya menegaskan bahwa peristiwa yang menewaskan korban harus menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Menurutnya, Indonesia adalah negara hukum sehingga setiap dugaan tindak pidana harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalaupun seseorang diduga melakukan kesalahan atau tindak pidana, jangan pernah mengambil tindakan sendiri. Serahkan kepada aparat penegak hukum. Main hakim sendiri hanya akan melahirkan korban baru dan meninggalkan luka yang panjang bagi keluarga terutama anak-anak,” tegasnya.

Ia mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian yang telah mengusut kasus tersebut. Proses hukum terhadap para pelaku pengeroyokan saat ini terus berjalan dan para tersangka telah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku. Dirinya berharap penegakan hukum yang tegas dapat memberikan rasa keadilan sekaligus menjadi pembelajaran agar tidak ada lagi masyarakat yang memilih kekerasan sebagai jalan penyelesaian masalah.

“Yang paling penting hari ini bukan hanya soal menghukum pelaku pengeroyokan, tetapi memastikan anak-anak yang ditinggalkan tetap memiliki masa depan. Mereka harus tumbuh dengan penuh kasih sayang, memperoleh pendidikan yang layak, dan menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas. Itulah wujud nyata kehadiran Negara di tengah masyarakat,” tandas Sari dikutip dari laman dpr.go.id. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hemat Biaya, Program Ngaben Massal Gratis Kembang-Ipat Sedot Ratusan Peserta

Published

on

By

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan hadir ngupasaksi pada karya ngaben massal di Lapangan Desa Adat Yeh Kuning.
NGUPESAKSI: Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat hadir ngupasaksi pada karya ngaben massal, yang dipusatkan di Lapangan Desa Adat Yeh Kuning, Selasa (28/7) malam. (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Ratusan peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Jembrana antusias mengikuti program Ngaben Massal (Atma Wedana) Gratis yang menjadi salah satu dari 24 Program Unggulan Kembang – Ipat.

Program ini terbukti menjadi angin segar bagi masyarakat karena mampu memangkas beban biaya upacara hingga jutaan rupiah.

Untuk tahun 2026, pelaksanaan program Ngaben Massal Gratis ini dilaksanakan di Kecamatan Jembrana, yang dipusatkan di Lapangan Desa Adat Yeh Kuning.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan yang hadir ngupasaksi pada karya ngaben massal tersebut, Selasa (28/7) malam mengaku bahagia melihat antusiasme yang luar biasa dari masyarakat dalam menuntaskan salah satu baktinya terhadap leluhur.

Bupati Kembang yang didampingi Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi menambahkan, program ini hadir sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah daerah di tengah-tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga kelestarian adat dan budaya tanpa membebani perekonomian warga.

“Upacara adat dan keagamaan adalah kewajiban kita sebagai krama Bali, tetapi jangan sampai hal tersebut menjadi beban finansial yang berat bagi warga. Melalui program ngaben massal gratis ini, kita ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat bisa menunaikan kewajiban kepada leluhur dengan layak, khidmat, dan tanpa rasa cemas soal biaya,” ungkapnya.

Masyarakat mengaku sangat terbantu, mengingat krama Bali biasanya harus merogoh kocek yang cukup dalam untuk menggelar upacara Pitra Yadnya secara mandiri.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati Kembang dan Wabup Ipat. Kalau bikin sendiri biayanya sangat besar, bisa habis belasan hingga puluhan juta. Dengan adanya program gratis ini, kami benar-benar merasa diringankan,” ujar salah satu warga peserta ngaben massal di lokasi acara.

Baca Juga  Dosen Universitas Muhammadiyah Mataram Raih Gelar Doktor Linguistik FIB Unud

Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara menyampaikan program unggulan seperti ngaben massal dan metatah massal diampu oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana.

Ia mengatakan untuk tahun 2026 ini, dilaksanakan di Kecamatan Jembrana. Namun pesertanya seluruh Kabupaten Jembrana. Tahun lalu di Kecamatan Mendoyo juga seperti itu, pesertanya dari seluruh Kabupaten Jembrana.

“Jadi bergilir setiap kecamatan, namun untuk pesertanya terbuka untuk semua masyarakat Jembrana. Untuk total peserta sendiri yang nyekah itu ada 108 peserta, dan ngelungah sebanyak 79 sawa. Jadi rangkaian acara ngaben massal gratis ini, puncaknya di Purnama Sasih Karo ini,” pungkasnya.

Selain menghemat biaya hingga jutaan rupiah per keluarga, program ini juga dinilai efektif mempererat tali silaturahmi dan semangat gotong-royong antarwarga. Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus melanjutkan dan mengoptimalkan program-program sosial keagamaan serupa demi kesejahteraan masyarakat Jembrana. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Momentum Tumpek Krulut, Pemkab Buleleng Kerahkan Seluruh Faskes Layani Pemeriksaan Gratis

Published

on

By

Warga masyarakat memeriksakan kesehatannya secara gratis di fasilitas kesehatan Kabupaten Buleleng.
Warga masyarakat saat memeriksakan kesehatannya secara gratis di faskes. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng mengerahkan seluruh rumah sakit, puskesmas, dan klinik, baik milik pemerintah maupun swasta, untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat pada Sabtu, 1 Agustus 2026 sesuai jam layanan. Program yang digelar dalam rangka memperingati Rahina Tumpek Krulut ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Bali dalam semangat memuliakan manusia melalui peningkatan akses pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dr. Sucipto, ditemui di ruang kerjanya, Kamis (30/7), menegaskan bahwa seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Buleleng telah disiapkan untuk menyukseskan program tersebut. Menurutnya, pelayanan kesehatan gratis ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya melalui pemeriksaan secara berkala.

“Kegiatan pelayanan kesehatan gratis ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Bapak Gubernur Bali dalam semangat memuliakan manusia. Melalui program ini, kami ingin memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan tanpa dipungut biaya. Seluruh rumah sakit, baik pemerintah maupun swasta, seluruh puskesmas, serta seluruh klinik di Kabupaten Buleleng ikut berpartisipasi memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat pada Sabtu, 1 Agustus,” ujar dr. Sucipto.

Lebih lanjut dijelaskan, layanan tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat, baik peserta BPJS Kesehatan maupun non-BPJS, tanpa persyaratan administrasi yang rumit. Apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan lanjutan, pasien akan dirujuk sesuai indikasi medis dan prosedur yang berlaku. Sementara bagi peserta BPJS Kesehatan, mekanisme rujukan tetap mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan.

Ditekankan oleh Kadis Sucipto, pihaknya mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan ini sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai penyakit. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan tidak seharusnya dilakukan hanya ketika seseorang telah mengalami keluhan, melainkan menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas hidup sejak dini.

Baca Juga  Dosen Universitas Muhammadiyah Mataram Raih Gelar Doktor Linguistik FIB Unud

“Jangan menunggu sampai sakit untuk memeriksakan kesehatan. Datanglah meskipun dalam kondisi sehat agar kita mengetahui kondisi tubuh lebih awal. Dengan deteksi dini, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga kualitas kesehatan masyarakat dapat terus meningkat. Mari manfaatkan layanan kesehatan gratis ini demi mewujudkan masyarakat Buleleng yang lebih sehat,” pungkasnya.

Pelayanan kesehatan gratis akan berlangsung serentak di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Buleleng pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap masyarakat dapat berbondong-bondong memanfaatkan layanan tersebut sebagai investasi untuk mewujudkan hidup yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca