Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

BUDAYA

Gubernur Koster Serahkan Hadiah Lomba Ogoh-ogoh Se-Bali 2022, Total Nilai Rp 1,7 Miliar

BALIILU Tayang

:

de
Gubernur Koster menyerahkan hadiah Lomba Ogoh-ogoh Se-Bali 2022 dengan total nilai Rp 1,7 miliar. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mengucapkan selamat kepada seluruh Yowana / Sekaa Teruna Teruni (STT) yang meraih juara dan penghargaan sebagai pemenang Lomba Ogoh-ogoh se-Bali Tahun 2022 yang ditandai dengan mengajak seluruh Yowana toast kopi tanpa gula isi arak tradisional lokal Bali pada, Minggu (Redite Pon, Kulantir) 17 April 2022 di Jayasabha, Denpasar.

Dalam acara penyerahan Penghargaan Pemenang Lomba Ogoh-ogoh Se-Bali Tahun 2022 ini, dihadiri langsung oleh Kapolda Bali, Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I Gede Arya Sugiartha, Penyarikan Agung Majelis Desa Adat (MDA) Bali, I Ketut Sumarta, Bendesa Madya MDA Kabupaten/Kota Se-Bali, Yowana MDA Bali dan Kabupaten/Kota Se-Bali, dan STT yang tercatat sebagai pemenang Lomba Ogoh – ogoh.

Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya mengatakan Lomba Ogoh – ogoh Se-Bali Tahun 2022 ini diadakan berawal dari adanya audiensi dari Yowana MDA Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Bali dengan mengajak para seniman Ogoh – ogoh salah satunya Nyoman Gede Sentana Putra alias Kedux dari Banjar Tainsiat, Denpasar dan Ida Bagus Nyoman Surya Wigenam atau Gusman dari Tampaksiring, Gianyar ke Jayasabha. “Saat audiensi, semua Yowana menyatakan komitmennya untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19, dan saya tergugah, hingga mengijinkan para Yowana melakukan Nyomya Bhuta Kala mapiranti antuk Ogoh – ogoh di wewidangan Banjar Adat setelah berkomunikasi dengan Bendesa Agung MDA Provinsi Bali,” cerita Gubernur Wayan Koster.

Tidak berhenti sampai disana, guna menghormati dan memotivasi para generasi muda kita di dalam membuat karya yang luar biasa berupa Ogoh – ogoh dengan hasil karya yang sangat kreatif dan bernilai seni budaya Bali dari tahun ke tahun atau setiap Rahina Hari Suci Nyepi, maka saya memiliki ide untuk melombakan Ogoh – ogoh ini dengan memberikan hadiah dan piagam penghargaan kepada: 1) Ogoh – ogoh Terbaik I untuk masing-masing Kabupaten/Kota di Bali sebesar Rp 50 juta; 2) Ogoh – ogoh Terbaik II untuk masing-masing Kabupaten/Kota di Bali sebesar Rp 35 juta; 3) Ogoh – ogoh Terbaik III untuk masing – masing Kabupaten/Kota di Bali sebesar Rp 25 juta; dan 4) Sebanyak 144 Terbaik Kecamatan se-Bali mendapat hadiah sebesar Rp 5 juta. “Secara keseluruhan total hadiahnya mencapai Rp 1,7 miliar,” jelas Gubernur Bali jebolan ITB ini yang disambut tepuk tangan oleh para Yowana dan Sekaa Teruna Teruni di Bali.

Suksesnya penyelenggaraan Lomba Ogoh – ogoh Se-Bali Tahun 2022 ini, kata Gubernur Koster berkat semangat dan spirit dari anak – anak muda yang begitu antusias membuat Ogoh – ogoh dengan berbagai kreasi dan inovasinya di berbagai tempat seperti Bale Banjar, dan bahkan sempat saya kunjungi langsung para Sekaa Teruna yang begitu semangat mengerjakan Ogoh – ogoh sampai dinihari hingga saya bawakan nasi jinggo lengkap dengan kopi tanpa gula isi arak, supaya semangat.

Baca Juga  Tegas dan Keras, Gubernur Koster Datangi Imigrasi Langsung Deportasi WNA AS Pelaku Kriminal di Pecatu

Gubernur Koster lebih lanjut menyampaikan rasa bangganya, setelah melihat semangat para Yowana atau STT menyambut Rahina Suci Nyepi Maret dengan Nyomya Bhuta Kala mapiranti antuk Ogoh – ogoh, ternyata astungkara selama kegiatan Ogoh – ogoh berlangsung dan berselang beberapa harinya, tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19. Hal ini kemudian membuat saya ber-eksperimen dan meyakinkan Pemerintah Pusat untuk tidak perlu lagi ragu – ragu membuka Wisatawan Mancanegara (Wisman) tanpa karantina.

“Apa yang saya perjuangkan ke Pemerintah Pusat bersyukur terwujud pada tanggal 7 Maret 2022, dimana Wisman yang datang ke Bali diberlakukan tanpa karantina serta diberikan kebijakan khusus Visa On Arrival (VOA), sehingga Wisman yang datang ke Bali setelah tanggal 7 Maret 2022 cukup banyak dan selama 2 minggu, saya amati ternyata juga tidak menimbulkan kasus Covid-19. Itu artinya kita berhasil mengelola Covid-19 dengan catatan berkomitmen melakukan vaksin booster mencapai 30 persen sampai tanggal 14 Maret 2022,” kata Gubernur Wayan Koster.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Koster yang tercatat telah mengeluarkan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali ini mengajak para Yowana dan STT di Bali kedepannya untuk terus berkarya dan berinovasi di setiap perayaan Rahina Suci Nyepi dengan menciptakan karya Ogoh – ogoh yang merupakan bagian dari upaya kita memajukan kebudayaan Bali guna memperkuat adat istiadat, tradisi, seni budaya, dan kearifan lokal Bali agar Pulau Bali ini Berdaulat secara Politik, Berdikari secara Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno yang sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

“Yowana adalah bagian dari lapisan generasi di Bali untuk menjaga kebudayaan kita secara bersama – sama yang merupakan warisan adi luhung para leluhur, pangelingsir, dan tetua kita di Bali, sehingga saya mengajak agar para Yowana untuk terus merawat, menjaga, dan menjadi generasi yang bertanggung jawab serta tidak membawa budaya – budaya luar yang bisa merusak tatanan kehidupan kita di Bali. Jagalah Bali, proteksilah Bali sekuat – kuatnya, agar Bali bisa eksis berkelanjutan di dalam memasuki peradaban baru dengan memanfaatkan teknologi digital tanpa meninggalkan budaya Bali itu sendiri,” pungkasnya.

Gubernur Koster lakukan toast arak Bali bersama Sekaa Teruta se-Bali. (Foto: Ist)

Sementara Pemenang Lomba Ogoh – Ogoh Se-Bali Tahun 2022 Terbaik I, II, dan III Tingkat Kabupaten/Kota diantaranya, yaitu : 1) ST.Kusuma Eka Lila Sucita, ST. Astiti Dharma, dan ST. Purwa Purbata dari Kabupaten Gianyar; 2) ST.Eka Cita, ST.Wimuda Ped Jaya Sakti, dan ST.Santika Dharma dari Kabupaten Jembrana; 3) ST.Tunas Muda, ST.Marga Utama, dan ST.Eka Murti Yowana dari Kota Denpasar; 4) ST.Dharma Shanti, ST.Semeton Lingkar, dan ST.Yowana Panji Saraswati dari Kabupaten Karangasem; 5) ST.Taruna Patria, ST.Sri Sadhana Yowana Dharma, dan ST.Budhi Sentana dari Kabupaten Tabanan; 6) ST.Eka Bhuana Tunggal Budhi, ST.Dharma Sentana, dan ST.Watugunung dari Kabupaten Badung; 7) ST.Satya Dharma, ST.Tri Budhi Yasa, dan ST.Satya Darma Winangun dari Kabupaten Klungkung; 8) ST.Catur Yoga, ST.Giri Kusuma, dan ST.Tunas Teratai Tunjung Mekar dari Kabupaten Buleleng; 9) ST.Asta Dharma Kerti, ST.Tri Sophana Karya, dan ST.Eka Widya Murti dari Kabupaten Bangli.

Baca Juga  Jaga Garam Kusamba, Gubernur Koster Minta Bupati Made Satria Segera Bertindak

Sedangkan Terbaik Lomba Ogoh – Ogoh Se-Bali Tahun 2022 Tingkat Kecamatan di Kabupaten Gianyar, yaitu : 1) ST. Dharma Chanti, Kec.Sukawati; 2) ST. Dwi Tunggal Asrama, Kec.Sukawati; 3) ST. Prajamukti, Kec.Blahbatuh; 4) ST. Dharma Putra Kencana, Kec.Blahbatuh; 5) ST. Dwi Eka Mandala, Kec.Blahbatuh; 6) ST. Jaya Tama, Kec.Gianyar; 7) ST. Wira Dharma, Kec.Gianyar; 8) ST. Remaja Putra Wangsa, Kec.Ubud; 9) ST. Manik Kencana, Kec.Ubud; 10) ST. Widya Kesuma, Kec.Ubud; 11) ST. Dharma Sentana Werdhi, Kec Payangan; 12) ST. Peramma, Kec Payangan; 13) ST. Semara Rsi, Kec Payangan; 14) ST. Rama Sita, Kec.Tampaksiring; 15) ST. Eka Dharma Laksana, Kec.Tampaksiring; 16) ST. Guna Jenyana, Kec.Tegallalang; 17) ST. Yowana Dharma Thula, Kec.Tegallalang; dan 18) ST. Dharma Bakti, Kec.Tegallalang.

Terbaik Lomba Ogoh – ogoh Se-Bali Tahun 2022 Tingkat Kecamatan di Kabupaten Jembrana, yaitu: 1) ST. Yowana Ksatria Nadi, Kec.Melaya; 2) ST. Satya Dharma Bhakti, Kec.Negara; 3) ST. Yowana Dharma Cakra, Kec.Negara; dan 4) ST. Dharma Semara, Kec.Mendoyo.

Terbaik Lomba Ogoh – Ogoh Se-Bali Tahun 2022 Tingkat Kecamatan di Kota Denpasar, yaitu: 1) ST.Candra Methu, Kec. Denpasar Utara; 2) ST.Eka Manggala Danendra, Kec. Denpasar Utara; 3) ST.Tunjung Mekar, Kec. Denpasar Timur; 4) ST.Dharma Satwika, Kec. Denpasar Timur; 5) ST.Eka Adnyana, Kec. Denpasar Barat; 6) ST.RUPPTI, Kec. Denpasar Barat; 7) ST.Satria Yowana, Kec. Denpasar Barat; 8) ST.Eka Laksana, Kec. Denpasar Selatan; dan 9) ST.Sari Sanggraha, Kec. Denpasar Selatan.

Terbaik Lomba Ogoh – Ogoh Se-Bali Tahun 2022 Tingkat Kecamatan di Kabupaten Karangsem, yaitu: 1) ST.Jaya Pangus, Kec.Karangasem; 2) ST.Anom Darsana, Kec.Karangasem; 3) ST.Pandan Wangi, Kec.Abang; 4) ST.Jumetra, Kec.Abang; 5) ST.Wiratama, Kec.Bebandem; 6) ST.Darma Praja Winangun, Kec.Bebandem; 7) ST.Yowana Sadhi Praja Pesangkan, Kec.Selat; 8) ST.Panji Yowana Kerti, Kec.Selat; 9) ST.Prawerti Dharma Cita, Kec.Sidemen; 10) ST.Yowana Sari, Kec.Rendang; 11) ST.Candra Winangun Kerti, Kec.Rendang; 12) ST.Yowana Sari, Kec.Rendang; 13) ST.Semarajaya, Kec.Manggis; 14) ST.Giri Yowana Sari, Kec.Manggis; 15) ST.Eka Bhuana Jaya, Kec.Manggis; 16) ST.Yowana Widya Guna, Kec.Kubu; dan 17) ST.Anak Pedahan Berkarya, Kec.Kubu.

Baca Juga  Obati Kerinduan Para Yowana, Desa Adat Buleleng Gelar Pengrupukan Festival 2025

Terbaik Lomba Ogoh – ogoh Se-Bali Tahun 2022 Tingkat Kecamatan di Kabupaten Tabanan, yaitu: 1) ST.Budhi Darcana, Kec.Selemadeg Timur; 2) ST.Yowana Sanjiwani, Kec.Selemadeg Timur; 3) ST.Pradnya Paramitha, Kec.Selemadeg; 4) ST.Susila Dharma, Kec.Selemadeg; 5) ST.Bhakti Karya, Kec.Marga; 6) ST.Sila Yukthi, Kec.Marga; 7) ST.Puspa Giri Bhakti, Kec.Marga; 8) ST.Eka Dharma Wilangun, Kec.Selemadeg Barat; 9) ST.Dharma Stiti, Kec.Selemadeg Barat; 10) ST.Syandana, Kec.Selemadeg Barat; 11) ST.Giri Kusuma, Kec.Penebel; 11) ST.Chaak, Kec.Penebel12) ST.Sangumertha, Kec.Kediri; 13) ST. Diwakara, Kec.Kediri; 14) ST.Prasadharma, Kec.Tabanan; 15) ST.Eka Dharma Panca Kerti, Kec.Tabanan; 16) ST.Tunas Dharma, Kec.Tabanan; 17) ST.Dharma Putra, Kec.Baturiti; 18) ST.Mekar Sari, Kec.Baturiti; 19) ST. Yowana Dharma, Kec.Baturiti; 20) ST. Tunas Mekar, Kec.Kerambitan; 21) ST.Youth South, Kec.Pupuan; dan 22) ST.Yowana Chandra Kumara, Kec.Pupuan.

Terbaik Lomba Ogoh – ogoh Se-Bali Tahun 2022 Tingkat Kecamatan di Kabupaten Klungkung, yaitu: 1) ST.Dharma Bhakti, Kec.Banjarangkan; 2) ST.Setia Bakti, Kec.Banjarangkan; dan 3) ST.Sari Laksana, Kec.Dawan.

Terbaik Lomba Ogoh – ogoh Se-Bali Tahun 2022 Tingkat Kecamatan di Kabupaten Buleleng, yaitu: 1) ST.Tunjung Mekar, Kec.Banjar; 2) ST.Yowana Darma Bhakti, Kec.Banjar; ST.Eka Dharma, Kec.Banjar; 3) ST.Bukit Bersatu, Kec.Busungbiu; 4) ST.Badar Agung, Kec.Busungbiu; 5) ST.Cruti Widya Sesana, Kec.Busungbiu; 6) ST.Yowana Puspita Mandala, Kec.Gerogak; 7) ST.Satya Darma, Kec.Gerogak; 8) ST.Sanggalangit, Kec.Gerogak; 9) ST.Tri Mitra Dharma, Kec.Kubutambahan; 10) ST.Truna Taruna Murti, Kec.Kubutambahan; 11) ST.Duta Yowana, Kec.Kubutambahan; 12) ST.Sambadha Yowana, Kecamatan Seririt; 13) ST.Eka Santih Dharma, Kecamatan Seririt; 14) ST.Maha Bhakti Yowana, Kecamatan Seririt; 15) ST.Panca Dharma Yowana, Kec.Sawan; 16) ST.Dharma Wahana, Kec.Sawan; 17) ST.Sulaga Sari, Kec.Buleleng; 18) ST.Paramuda Peduli Pertiwi, Kec.Buleleng; 19) ST.Yowana Satya Dharma, Kec.Sukasada; 20) ST. Kelompok Yowana Gunung Mekar, Kec.Sukasada; 21) ST.Giri Kencana, Kec.Tejakula; dan 22) ST.Kembang Sari Wangi, Kec.Tejakula.

Terbaik Lomba Ogoh – ogoh Se-Bali Tahun 2022 Tingkat Kecamatan di Kabupaten Badung, yaitu: 1) ST.Jaya Canthi, Kec.Kuta; 2) ST.Yuwana Giri, Kec.Kuta; 3) ST.Yowana Satya Laksana, Kec.Kuta Selatan; 4) ST.Dharma Laksana, Kec.Mengwi; 5) ST.Satya Muni, Kec.Mengwi; 6) ST.Kembang Wijaya, Kec.Abiansemal; 7) ST.Swakarya, Kec.Abiansemal; 8) ST.Budhi Luhur, Kec.Abiansemal; 9) ST.Catur Yowana Giri, Kec.Petang; 10) ST.Semara Dahana, Kec.Petang; dan 11) ST.Ulusari, Kec.Petang.

Terbaik Lomba Ogoh – Ogoh Se-Bali Tahun 2022 Tingkat Kecamatan di Kabupaten Bangli, yaitu: 1) ST. Dharma Yadnya, Kec. Bangli; 2) ST. Murdaning Cita, Kec. Bangli; 3) ST. Putra Dharma Seraya, Kec. Bangli; 4) ST. Sunia Mandala Giri, Kec.Tembuku; 5) ST. 80 (Ulung Dasa), Kec.Tembuku; 6) Kesuma Giri, Kec.Kintamani; 7)   Satya   Kusuma   Yuda,   Kec.Kintamani;   dan   8)   Wisnu   Sedana,   Kec.   Susut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

BUDAYA

Penyineban IBTK 2026 di Pura Agung Besakih Resmi Ditutup, Gubernur Bali Turut “Ngayah Megambel”

Published

on

By

ibtk 2026
PENYINEBAN: Rangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2026 di Pura Agung Besakih resmi ditutup melalui upacara penyineban pada Kamis (23/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Karangasem, baliilu.com  — Rangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2026 di Pura Agung Besakih resmi ditutup melalui upacara penyineban pada Kamis (23/4). Prosesi sakral yang berlangsung khidmat ini dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster bersama Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra.

Tak hanya hadir secara seremonial, Gubernur Koster juga menunjukkan keterlibatan langsung dalam tradisi dengan “megambel” atau memainkan gamelan gangsa bersama para pemedek.

Aksi ngayah tersebut berlangsung di sela-sela prosesi penyineban dan menjadi perhatian umat yang hadir.

Momen langka itu pun banyak diabadikan warga sebagai simbol kedekatan antara pemimpin dan masyarakat.

Selain itu, kehadiran Gubernur juga disambut antusias. Di sela prosesi, ia tampak dikerumuni pemedek yang ingin berfoto bersama. Dengan ramah, Gubernur melayani permintaan tersebut tanpa meninggalkan kekhidmatan jalannya upacara.

Upacara penyineban diawali dengan pelaksanaan bhakti penganyar terakhir pada pagi hari, dilanjutkan prosesi utama pada sore hari sekitar pukul 15.00 WITA. Ritual ini ditandai dengan doa bersama, diikuti rangkaian prosesi seperti Nuwek Bagia Pula Kerthi, nedungan Ida Bhatara, katuran tetingkeb ring ambal-ambal, hingga mundur mawali ke pesineban.

Umat juga melaksanakan persembahyangan (muspa) kepada Ida Bhatara Lingsir serta ritual ngeseng dan mendem Bagia Pulekerthi.

Ketua Panitia IBTK Pura Agung Besakih, Jro Mangku Widiartha, menjelaskan bahwa penyineban merupakan simbol berakhirnya masa nyejer, yakni periode Ida Bhatara berstana di Pura Penataran Agung sejak puncak karya pada 2 April 2026.

“Setelah doa bersama, seluruh pralingga Ida Bhatara kembali ke pelinggih masing-masing, menandai berakhirnya rangkaian karya,” ujarnya.

Ia menambahkan, prosesi penyineban dipuput oleh enam sulinggih yang memimpin di sejumlah lokasi utama.

Baca Juga  Pemerintah Provinsi Bali Mengucapkan Rahajeng Rahina Suci Galungan lan Kuningan

Di Bale Gajah, upacara dipimpin oleh Ida Sri Bhagawan Putra Natha Nawa dari Griya Kedhatuwan Kawista Blatungan bersama Ida Dalem Semara Putra dari Puri Semara Pura. Sementara di Tapini, dipuput oleh Ida P Istri I Wayah Jelantik Dwaja dari Griya Budakeling Karangasem bersama Ida P Istri Karang.

Untuk tahapan Pengrajeg Karya dipimpin oleh Ida Pedanda Gede Kemenuh dari Griya Batan Manggis Singarata, sedangkan Pengemit Karya dipimpin oleh Ida Rsi Wayabya Sogata Suprabhu Karang dari Griya Buduk Badung. Adapun pada saat pelaksanaan bhakti penganyar, upacara dipimpin oleh Ida Pandita Empu Maha Yoga dari Griya Angsoka Bebanda.

Selain dihadiri Gubernur dan Sekda Provinsi Bali, prosesi ini juga dihadiri Wakil Gubernur Bali periode 2018–2024 Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktur Jenderal Bimbingan Komunitas Hindu, jajaran Kepolisian Daerah Bali, Komando Militer Resor 163/Wira Satya, Parisada Hindu Dharma Indonesia, serta Majelis Adat Desa Provinsi Bali.

Selain prosesi keagamaan, panitia juga menyampaikan laporan keuangan pelaksanaan karya. Selama 21 hari kegiatan, total dana yang terkumpul mencapai Rp 8.965.742.204, dengan pengeluaran sebesar Rp 6.477.534.000, sehingga tercatat saldo akhir sebesar Rp 2.488.208.204.

Jro Widiartha menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya karya, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, lembaga keagamaan, hingga umat Hindu yang turut ngayah dengan tulus.

“Kami menyadari masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan, untuk itu kami mohon maaf sebesar-besarnya. Namun berkat dukungan semua pihak, karya ini dapat berjalan lancar dan mencapai tujuan secara sekala dan niskala,” ungkapnya.

Sebagai penutup keseluruhan rangkaian IBTK 2026, upacara Mejauman dijadwalkan berlangsung pada 26 April 2026, yang menjadi simbol berakhirnya seluruh prosesi karya secara menyeluruh. (gs/bi)

Baca Juga  DPRD Bali Apresiasi Gubernur Koster ‘’Sutindih’’ Membangun Bali dan Berani Jalankan Kebijakan Pro-Rakyat

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Wawali Arya Wibawa Hadiri “Karya Ngenteg Linggih” di Merajan Ageng Bhujangga Waisnawa Renon

Published

on

By

wawali arya wibawa
SERAHKAN BANTUAN: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menyerahkan dana bantuan saat menghadiri Karya Ngenteg Linggih lan Padudusan Wrespati Kalpa Alit di Merajan Ageng Bhujangga Waisnawa Renon, bertepatan dengan rahina Buda Cemeng Ukir, Rabu (22/4). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Karya Ngenteg Linggih lan Padudusan Wrespati Kalpa Alit di Merajan Ageng Bhujangga Waisnawa Renon, bertepatan dengan rahina Buda Cemeng Ukir, Rabu (22/4).

Pada kesempatan itu, Wawali Kota Arya Wibawa juga turut menyerahkan secara simbolis bantuan hibah dari Pemerintah Kota Denpasar sebesar Rp 200 juta untuk pelaksanaan karya tersebut.

Wawali Kota Arya Wibawa menyampaikan apresiasinya atas semangat gotong-royong dan kebersamaan warga dalam menyukseskan pelaksanaan karya. Ia berharap, kegiatan ini dapat memperkuat nilai-nilai srada dan bhakti umat Hindu di Kota Denpasar.

“Upacara ini merupakan wujud bakti dan keimanan umat dalam menjaga warisan leluhur,” ujarnya.

Pihaknya juga menyampaikan harapan supaya renovasi merajan yang telah rampung dapat terus dijaga dan dimanfaatkan dengan baik. Ia menilai keberadaan tempat suci sangat penting sebagai pusat kegiatan keagamaan dan budaya.

“Semoga keberadaan merajan ini memberikan manfaat spiritual dan sosial bagi pangempon, serta masyarakat sekitar,” harap Arya Wibawa.

Sementara ketua panitia, Putu Wira Yudha Segara menjelaskan, rangkaian upacara telah dimulai sejak 8 April lalu. Puncak karya dilaksanakan hari ini, setelah rampungnya renovasi merajan.

“Kami bersyukur bisa menyelesaikan renovasi merajan ini secara gotong-royong. Terima kasih kepada Bapak Wakil Walikota atas kehadiran dan dukungannya kepada pangempon,” katanya.

Upacara ini menjadi simbol semangat pelestarian adat dan budaya lokal di tengah perkembangan zaman. Melalui pelaksanaan karya ini, para pangempon diharapkan terus menjalankan swadharma untuk kepentingan umat dan generasi mendatang. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Gubernur Koster Larang Pembangunan Terminal LNG di Areal Hutan Mangrove
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Bupati Adi Arnawa “Nodya Karya Ngenteg Linggih” di Pura Ulun Empelan Subak Aban

Published

on

By

bupati adi arnawa
NODYA KARYA: Bupati Wayan Adi Arnawa nodya Karya Ngenteg Linggih, Mapedudusan Alit dan Caru Panca Kelud di Pura Ulun Empelan Subak Aban, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Rabu (22/4). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa nodya Karya Ngenteg Linggih, Mapedudusan Alit dan Caru Panca Kelud di Pura Ulun Empelan Subak Aban, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Rabu (22/4). Pada kesempatan tersebut Bupati Adi Arnawa menandatangani prasasti dan melakukan persembahyangan bersama guna mohon kerahayuan jagat.

Bupati Adi Arnawa menyampaikan terima kasih kepada krama Subak Aban yang telah selesai memperbaiki Parahyangan Pura Ulun Empelan Subak dan melaksanakan karya ngenteg linggih. Hal ini sangat sejalan dengan komitmen dan prioritas pembangunan di Kabupaten Badung terutamanya dalam menjaga kelestarian adat budaya khususnya keberadaan subak.

“Ke depan apapun rencana pembangunan di Pura Ulun Subak ini, kami Pemkab Badung akan berusaha membantu. Untuk karya ngenteg linggih ini kami sudah siapkan dana aci sebesar Rp 350 juta,” imbuh Bupati.

Dijelaskan, berbicara masalah subak sangat erat kaitannya dengan keberlangsungan pariwisata karena pertanian menjadi salah satu daya tarik wisata sekaligus menjadi kearifan lokal di Bali. Untuk itu Bupati berkomitmen dan mengajak masyarakat Badung menjaga keberadaan subak dan berpihak kepada petani. Keberpihakan kepada petani diwujudkan melalui program beasiswa kuliah S1 gratis bagi anak petani.

“Melalui program yang dimulai tahun 2026 ini, kami dorong petani yang telah berjasa dalam menyiapkan produksi pangan, di satu sisi kami memberikan kesempatan peluang kepada anak-anak petani agar menjadi orang hebat ke depan. Biar tidak selalu orang mengatakan anak petani itu identik dianggap orang miskin, tidak seperti itu. Tiang ingin merubah semua itu, anak petani suatu saat bisa menjadi orang penting,” jelasnya.

Selain itu mulai tahun ini pula di Badung, masuk SMA juga digratiskan. Termasuk yang swasta dibantu untuk SPP 200 ribu per bulan dan sudah disiapkan. Selain beasiswa, masih banyak program yang akan didorong untuk petani-petani di Badung.

Baca Juga  Gotong-royong dan Guyub Sukseskan ‘’Karya Ngusaba’’ di Penatih

Ketua Panitia Karya I Nyoman Sanggra menjelaskan, perbaikan Pura Ulun Empelan Subak Aban telah dilakukan pada tahun 2024 lalu dari bantuan Pemkab Badung. Untuk karya telah disepakati krama subak dilaksanakan tahun ini dengan tingkatan ngenteg linggih, pedudusan agung dan caru panca kelud. Rangkaian karya di Pura Ulun Empelan Subak ini juga dilaksanakan pecaruan di tujuh munduk di Subak Aban. Pihaknya berterima kasih kepada Bupati Badung yang telah membantu dana aci untuk karya ini. Ke depan krama subak akan tetap memohon dukungan Pemkab Badung, karena masih banyak bangunan pendukung di pura yang perlu diperbaiki. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca