Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Wayan Koster Tutup Bulan Bung Karno IV Tahun 2022

Gubernur Koster Ajak Seluruh Generasi di Bali Memuliakan Ajaran Trisakti Bung Karno

Loading

BALIILU Tayang

:

koster
Gubernur Bali Wayan Koster mengucapkan selamat kepada para pemenang lomba saat penutupan Bulan Bung Karno IV Tahun 2022. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi menutup Bulan Bung Karno IV Tahun 2022 yang mengangkat tema Adicitta Danu Kerthi yang berarti Menstanakan Air Dalam Diri, Refleksi Kepemimpinan Bung Karno dengan mengandung makna tidak ada kehidupan di dunia ini tanpa adanya unsur air pada Kamis (Wraspati, Paing Medangsia) 30 Juni 2022 di Gedung Ksirarnawa, Art Centre, Denpasar.

Gubernur Bali dalam sambutannya mengucapkan rasa syukurnya atas diselenggarakannya Bulan Bung Karno IV yang berlangsung dari tanggal 1 – 30 Juni 2022 sebagai wujud nyata mengimplementasikan Peraturan Gubernur Bali Nomor 19 Tahun 2019 tentang Bulan Bung Karno di Provinsi Bali. ”Ini satu-satunya Provinsi (Bali, red) yang mempunyai kebijakan regulasi tentang Bulan Bung Karno,” ujar Wayan Koster yang disambut tepuk tangan.

Dengan tegas, Gubernur Bali menyampaikan kita sepantasnya memuliakan Bung Karno sebagai pemimpin pergerakan perjuangan yang pada akhirnya menjadikan Indonesia ini Merdeka pada Tahun 1945. Tidak saja memimpin pergerakan kemerdekaan, Bung Karno juga menjadi Proklamator sehingga Negara Indonesia resmi mendapatkan pengakuan dari seluruh negara di dunia. Dalam pengabdiannya, Bung Karno juga : 1) Membentuk konstitusi untuk menjalankan Negara Republik Indonesia dengan UUD 1945; 2) Membangun Indonesia sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI); 3) Membangun ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika; 4) Mewarisi ajaran untuk membangun Bangsa Indonesia dengan Trisakti-nya, yaitu Berdaulat secara Politik, Berdikari secara Ekonomi dan Berkepribadian dalam Kebudayaan. “Menurut saya ajaran Trisakti Bung Karno sangat relevan untuk dijalankan sepanjang jaman oleh generasi ke generasi dan menjadi kebutuhan di dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Jadi kontribusi Bung Karno terhadap eksistensi Bangsa dan Negara Indonesia sangat besar,” kata mantan Anggota DPR RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini yang disambut tepuk tangan.

Dihadapan anak muda, orang nomor satu di Pemprov Bali ini menekankan jangan sesekali melupakan sejarah (Jas Merah), untuk itu kita harus ingat dengan peran kesejarahan Bung Karno yang tercatat telah berjuang untuk Negara Indonesia dengan penuh pengorbanan melawan penjajah. “Bung Karno sempat ditahan dalam penjara, tapi tidak pernah menyurutkan api perjuangannya sebelum Indonesia Merdeka, sehingga pada akhirnya kita sekarang sudah merdeka dan diproklamirkan 17 Agustus 1945,” jelasnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Dorong Kontribusi Lembaga Pendidikan Tinggi, Tuntaskan Berbagai Persoalan Krusial di Bali

Setelah Indonesia Merdeka, kata Wayan Koster bangsa ini sekarang tumbuh menjadi negara demokrasi dengan harus menjawab tantangan untuk terus memperkokoh 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara kita, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika guna menjadi pedoman dan kekuatan untuk melawan masuknya ideologi dari luar. “Pancasila yang digagas oleh Bung Karno harus terus kita sebarluaskan ke masyarakat dengan mengedukasi, menanamkan, hingga membumikan nilai – nilai Pancasila ke masyarakat sekaligus memuliakan Bung Karno sebagai Bapak Bangsa,” sebutnya seraya menyatakan sebagai penerus bertanggung jawab, maka satu persen pun kita tidak boleh ragu untuk memuliakan Bung Karno dan tidak boleh lupa terhadap peran kesejarahan dari pemimpin negeri kita ini, karena bangsa yang besar selalu menghormati peran kesejarahannya, kita pun juga sebagai orang Bali selalu diajarkan untuk menghormati para leluhur, apalagi buat bangsa ini.

Itulah sebabnya, Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali secara kompak semua menjalankan Bulan Bung Karno sampai ke tingkat desa dengan tujuan untuk membangun memori kolektif perjuangan, kepeloporan, dan keteladanan, serta ajaran Trisakti Bung Karno kepada masyarakat (anak-anak, remaja, dewasa, dan lansia, red) di Bali. “Saya ingin agar Bali ini menjadi percontohan di dalam menjalankan ideologi Pancasila secara utuh,” tegas Gubernur Bali asal Desa Sembiran ini.

Era kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster, Pemerintah Provinsi Bali sedang ditata pembangunannya secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi dengan menjalankan ajaran Trisakti Bung Karno guna mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

Ajaran Trisakti Bung Karno yang dijalankan Gubernur Bali Wayan Koster untuk menjadikan Pulau Dewata ini Berdaulat secara Politik ialah melalui hadirnya Peraturan Gubernur Bali Nomor 19 Tahun 2019 tentang Bulan Bung Karno.

Kemudian untuk mewujudkan Bali Berdikari secara Ekonomi, Wayan Koster telah mengeluarkan : 1) Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali agar produk pertanian, perikanan dan industri Lokal Bali yang merupakan salah satu produk unggulan daerah, sumber pangan, komoditas perdagangan dan sumber kehidupan dan pendapatan masyarakat ini harus dikembangkan dan diberdayakan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai pelaksanaan Konsep Ekonomi Kerthi Bali; 2) Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali dengan tujuan untuk memberikan keberpihakan kepada petani arak tradisional lokal Bali dan sekarang produk arak sudah keren, karena mampu dikembangkan oleh masyarakat Bali setelah mendapatkan ijin Pita Cukai, BPOM, dan bisa diekspor; 3) Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 4 Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali/Kain Tenun Tradisional Bali dalam rangka meningkatkan produksi tenun lokal Bali untuk menghidupi ekonomi para perajin tenun di Bali; dan 4) Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pemanfaatan Produk Garam Tradisional Lokal Bali yang telah ditata dengan memfasilitasi Ijin BPOM, Indikasi Geografis Garam di Bali untuk dimanfaatkan oleh masyarakat serta dijual ke swalayan atau toko modern sebagai sumber kekuatan ekonomi lokal, nasional, hingga menjadi daya tarik pasar ekspor, sekaligus untuk memerangi garam impor yang sejalan dengan semangat Presiden RI, Bapak Ir. Joko Widodo dengan mengajak kita semua mengunakan produk dalam negeri atau didalamnya terdapat produk lokal Bali;

Baca Juga  PKB Ke-47, Gubernur Koster Ungkap Pidato Bung Karno dan Visi Presiden RI Prabowo Subianto

Selanjutnya di dalam mewujudkan Bali yang Berkepribadian dalam Kebudayaan, Wayan Koster pertama kali dilantik sebagai Gubernur Bali langsung mengeluarkan : 1) Peraturan Gubernur Bali Nomor 79 Tahun 2018 tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali, selain mampu menumbuhkan perekonomian IKM dan UMKM Bali, Pergub Hari Penggunaan Busana Adat Bali ini juga mampu menguatkan identitas budaya Bali; 2) Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali serta Penyelenggaran Bulan Bahasa Bali; 3) Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali; dan 4) Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali

“Saya keluarkan Pergub tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali serta Penyelenggaran Bulan Bahasa Bali terlebih dahulu bertujuan untuk memperkuat indentitas kebudayaan Bali agar Pulau Dewata ini memiliki karakter, jatidiri, dan aura positif  ‘tenget’, serta tampil dengan kepribadian yang kuat. Aksara Bali juga merupakan warisan leluhur yang adiluhung, sehingga negara yang mempunyai aksara merupakan negara yang memiliki peradaban kuat dan maju seperti China, Korea, Jepang, India, hingga Thailand,” ujar Gubernur Koster seraya mengakhiri sambutannya dengan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan lembaga yang telah aktif berpartisipasi menyelenggarakan Bulan Bung Karno IV Tahun 2022.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemerintah Provinsi Bali, Dewa Putu Mantera melaporkan pelaksanaan Bulan Bung Karno IV di Provinsi Bali Tahun 2022 secara keseluruhan telah dilaksanakan dan berjalan dengan lancar sesuai harapan dengan melaksanakan : 1) Apel Hari Lahirnya Pancasila tanggal 1 Juni 2022 dilaksanakan melalui virtual secara Nasional; 2) Pembukaan Bulan Bung Karno IV Provinsi Bali Tahun 2022; 3) Seminar Daring dan Luring dengan Tema Aktualisasi Kepemimpinan Bung Karno dalam Bali Era Baru; 4) Gerakan Serentak Resik Sampah dan Penebaran 100.000 Benih Ikan di Estuary Dam Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan; 5) Bulan Bung Karno IV Tahun 2022 juga dilaksanakan secara serentak oleh Bupati/Walikota se-Bali sebagai bentuk sinergitas Pemerintah Provinsi Bali dengan Pemerintah Kabupaten/Kota sampai ke pelosok-pelosok desa dan kelurahan bersama-sama Tim Desa Kerthi Bali Sejahtera; 6) Menggelar Lomba Film Pendek Aktualisasi Tata-titi Kehidupan Masyarakat Bali Berdasarkan Kearifan Lokal Sad Kerthi dalam Bali Era Baru dengan Juara I diraih oleh SMA N 2 Semarapura, Juara II diraih oleh SMA N 1 Busungbiu, Juara III diraih oleh SMA TP 45 Denpasar; 7) Menggelar Lomba Desain dan Peragaan Busana Adat Kerja ke Kantor dengan Juara I diraih oleh Ida Ayu Putu Septy Diantari, S.E. dari Renon, Denpasar, Juara II diraih oleh I Kadek Dode Moneko dari Sukawati, Gianyar dan Juara III diraih oleh Ida Bagus Cakra Manuaba dari Kesiman Petilan, Denpasar; dan 8) Lomba Video Pengolahan Sampah Berbasis Sumber di Desa Adat, Desa, dan Kelurahan di Provinsi Bali dengan Juara I diraih oleh Desa Adat Peminge, Kelurahan Benoa, Kec. Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Juara II diraih oleh Desa Kesiman Kertalangu, Kec. Denpasar Timur, Kota Denpasar, dan Juara III diraih oleh Banjar Cemenggaon, Desa Celuk, Kec. Sukawati, Kabupaten Gianyar. (gs/bi)

Baca Juga  Berhadiah Total Rp 67,5 Juta, Provinsi Bali Gelar Lomba Serangkaian Bulan Bung Karno IV 2022

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Sekda Eddy Mulya Dampingi Menteri PKP RI Maruarar Sirait Tinjau Program BSPS di Banjar Oongan Tonja

Published

on

By

DAMPINGI MENTERI: Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mendampingi Kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait terkait Program Bedah Rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Banjar Oongan, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, pada Senin (10/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mendampingi Kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait terkait Program Bedah Rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Banjar Oongan, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, pada Senin (10/8).

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang jumlah bantuannya sebanyak 31 unit, tahun ini jumlah bantuan naik menjadi 4.184 unit.

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indera, TNI Polri, perwakilan OPD Pemkot Denpasar, masyarakat serta undangan terkait lainnya.

Penerima bantuan Bedah Rumah TA 2026 di Kelurahan Tonja yakni Ni Wayan Pageh dan I Made Suara. Pada kunjungan ini, salah satu rumah yang disambangi oleh Menteri PKP Maruarar Sirait adalah rumah milik Ni Wayan Pageh.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait mengatakan Bali mendapatkan 4.184 bantuan Bedah Rumah dari Pusat Tahun ini dengan nilai Rp 20 juta per unit.

“Program bantuan senilai Rp 20 juta per unit ini menyasar seluruh wilayah di Indonesia dengan besaran nilai bantuan sama. Terkecuali di wilayah Indonesia Timur seperti Papua itu nilainya lebih besar,” ujarnya.

Ditambahkan Maruarar Sirait program bantuan bedah rumah ini tanpa dipungut biaya. “Jika ada yang terbukti melakukan pemungutan, masyarakat dapat melakukan pelaporan kepada kami,” ungkapnya.

Terkait sebaran Alokasi Bedah Rumah TA 2026 di Bali yakni 1.113 alokasi untuk wilayah pedesaan, 2.812 unit alokasi untuk wilayah pesisir dan 259 unit alokasi untuk wilayah perkotaan.

“Perbandingan alokasi TA 2025 dengan TA 2026 yaitu alokasi TA 2025 sebanyak 31 unit menjadi potensi alokasi total TA 2026 sebanyak  4.184 unit atau naik 13.496 persen. Kota Denpasar menerima bantuan yakni 259 unit di TA 2026. Hal ini menunjukkan Negara hadir langsung membantu masyarakat untuk membenahi rumah – rumah masyarakat di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga  Alfito Deannova Ginting Dalami Komitmen Gubernur Koster Jaga Budaya Bali

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menyebut Pemerintah Kota Denpasar mendukung penuh program Pemerintah Pusat terkait Program Bedah Rumah Alokasi Wilayah Perkotaan. Program ini menjadi prioritas bagi masyarakat terutama yang berpenghasilan rendah di Kota Denpasar.

“Ini menjadi bukti kehadiran Pemerintah Kota Denpasar untuk masyarakat beriringan dengan Pemerintah Pusat dalam menjalankan Program Bedah Rumah. Sementara untuk Program Bedah Rumah oleh Pemerintah Kota Denpasar telah dijalankan terhadap 50 unit rumah dan akan ditingkatkan agar program berjalan semakin baik, ” jelas Eddy Mulya.

Sementara itu penerima bantuan Bedah Rumah di Kelurahan Tonja yakni Ni Wayan Pageh mengatakan selama tinggal bersama tiga anaknya, dirinya belum mampu memperbaiki rumahnya.

Di bulan Agustus 2026 ini ia resmi mendapat bantuan bedah rumah lewat Program Bedah Rumah. Pageh yang bekerja sebagai pemulung barang bekas hanya mendapat penghasilan Rp 500 ribu dalam sebulan.

“Proses pembenahan diawali petugas datang meninjau kondisi tempat tinggal kami kemudian rumah kami diusulkan untuk mendapat bantuan program bedah rumah. Bedah rumah senilai Rp 20 juta, dengan rincian Rp 17,5 juta untuk bahan bangunan dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang. Selama pelaksanaan renovasi rumah, Pemkot Denpasar memfasilitasi kami tinggal di rumah kost,” jelasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan penerima bantuan lainnya yakni I Made Suara, yang mengatakan rumahnya merupakan warisan dari orang tuanya dan belum pernah diperbaiki.

“Kami berterima kasih atas perhatian Pemerintah Pusat dan Pemkot Denpasar membantu kami membenahi tempat tinggal kami,” ungkapnya penuh suka cita. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

17 Personel Polresta Denpasar Raih Penghargaan, Kapolresta: Jadikan Prestasi sebagai Motivasi untuk Terus Berinovasi

Published

on

By

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang memimpin langsung pemberian penghargaan kepada 17 personel berprestasi Polresta Denpasar.
PENGHARGAAN: Pemberian penghargaan personel berprestasi dipimpin langsung Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, S.I.K., M.H., Senin (10/8/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sebanyak 17 personel Polresta Denpasar menerima penghargaan atas prestasi dan dedikasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Pemberian penghargaan tersebut dipimpin langsung Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, S.I.K., M.H., Senin (10/8/2026).

Penghargaan diberikan berdasarkan Keputusan Kapolresta Denpasar Nomor Kep/47 s.d. 51/VIII/2026 tentang Penganugerahan Penghargaan bagi PNPP Polresta Denpasar Polda Bali yang berprestasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Dari 17 personel yang menerima penghargaan, sejumlah prestasi menonjol di antaranya diraih personel Seksi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., bersama enam personel Humas, memperoleh penghargaan sebagai terbaik kedua dalam keaktifan meng-upload laporan SPIT periode Januari hingga April 2026, dengan capaian sebanyak 2.881 laporan pada Rakernis Humas Jajaran Polda Bali Tahun 2026.

Penghargaan juga diberikan kepada Aiptu I Made Puja Wijana bersama satu personel Bag Ren, atas prestasi Polresta Denpasar sebagai Satwil terbaik ketiga dalam pelaporan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun Anggaran 2025.

Sementara itu, Aiptu I Putu Eka Septiandika, S.H., bersama dua personel Sat Samapta, mendapatkan penghargaan atas keberhasilan menemukan barang yang diduga narkotika saat melaksanakan pemeriksaan jam besuk tahanan pada Kamis, 9 Juli 2026. Temuan tersebut terjadi saat pemeriksaan terhadap pembesuk tahanan atas nama Riski Putra Mubaroh dan Muhamad Ilham Sempurna, selanjutnya Aiptu I Wayan Gede Nusarka Prayatna, Ps. Kasubsi Apk Sikeu Polresta Denpasar, serta Aiptu Yohanes Joko Susilo, Ps. Kasibsiyanma Sium Polresta Denpasar beserta 2 personelnya.

Dalam amanatnya, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang menegaskan bahwa prestasi kerja bukan sekadar pencapaian individu, melainkan merupakan cerminan dedikasi, integritas, profesionalisme dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga  Gubernur Koster Dorong Kontribusi Lembaga Pendidikan Tinggi, Tuntaskan Berbagai Persoalan Krusial di Bali

Kapolresta juga menekankan bahwa setiap keberhasilan anggota Polri merupakan hasil kerja keras, disiplin, sinergi, serta komitmen dalam menjalankan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan Kode Etik Profesi.

“Prestasi kerja harus diwujudkan melalui pelayanan yang cepat, tepat, humanis dan transparan, penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Kepercayaan masyarakat merupakan prestasi yang paling berharga dan harus terus kita pelihara melalui tindakan nyata,” tegas Kapolresta.

Kapolresta Denpasar juga mengajak seluruh personel agar menjadikan setiap tantangan sebagai peluang untuk meningkatkan kemampuan, kompetensi dan inovasi. Personel diminta tidak cepat berpuas diri atas capaian yang telah diraih, tetapi terus belajar, beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memanfaatkan teknologi guna mendukung pelaksanaan tugas secara efektif serta akuntabel.

Kepada personel penerima penghargaan, Kapolresta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi sekaligus teladan bagi personel lainnya.

“Jadikan keberhasilan tersebut sebagai motivasi untuk terus memberikan yang terbaik sekaligus menjadi teladan bagi rekan-rekan lainnya. Mari kita tumbuhkan budaya kerja yang berorientasi pada hasil, disiplin, loyal, bertanggung jawab dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi dalam setiap pelaksanaan tugas,” tutupnya.

Pemberian penghargaan ini diharapkan semakin mendorong semangat seluruh personel Polresta Denpasar untuk meningkatkan profesionalisme, integritas dan kualitas pelayanan, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

31 Pramuka Garuda Jadi Kekuatan Kontingen Buleleng Menuju Jamnas XII

Published

on

By

Wakil Ketua Orgakum Kwarcab Buleleng Putu Ariadi Pribadi melepas Kontingen Pramuka Buleleng menuju Jamnas XII dengan penyerahan bendera di Loby Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng.
DILEPAS: Kontingen Pramuka Buleleng saat dilepas secara langsung Wakil Ketua Bidang Organisasi, Hukum, dan Keuangan (Orgakum) Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Putu Ariadi Pribadi yang ditandai dengan penyerahan bendera kontingen di Loby Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Senin, (10/8). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Bukan sekadar berangkat, 32 Pramuka Penggalang Buleleng membawa modal prestasi saat melangkah ke Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Sebanyak 31 di antaranya telah menyandang penghargaan Pramuka Garuda, capaian yang menjadi bukti kuat hasil pembinaan sekaligus bekal untuk tampil percaya diri di tingkat nasional.

Kontingen Pramuka Buleleng ini dilepas secara langsung Wakil Ketua Bidang Organisasi, Hukum, dan Keuangan (Orgakum) Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Putu Ariadi Pribadi yang ditandai dengan penyerahan bendera kontingen di Loby Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Senin, (10/8).

Dalam sambutan Bupati Buleleng yang dibacakan Wakil Ketua Bidang Organisasi, Hukum, dan Keuangan (Orgakum) Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, ditegaskan bahwa keberangkatan ke Jamnas bukan sekadar mengikuti kegiatan, tetapi menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab.

“Adik-adik tidak hanya membawa nama diri sendiri atau gugus depan masing-masing, tetapi juga membawa nama Kabupaten Buleleng dan Provinsi Bali di tingkat nasional,” pesannya.

Jamnas, lanjutnya, menjadi ruang penting bagi para peserta untuk mengasah karakter. Kemandirian, kedisiplinan, kepemimpinan, gotong-royong, persaudaraan dan kecintaan terhadap tanah air menjadi nilai yang harus dibawa pulang dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, para peserta diminta tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjaga sikap selama berada di arena Jamnas. Mereka diharapkan mampu membangun persahabatan dengan Pramuka dari berbagai daerah sekaligus memperkenalkan Bali, khususnya Buleleng, sebagai daerah yang ramah, berbudaya dan berprestasi.

“Tunjukkan semangat terbaik, jaga nama baik daerah, dan pulanglah dengan membawa pengalaman, persahabatan, serta prestasi yang membanggakan,” pesan Bupati.

Sementara itu, Ketua Kontingen Buleleng, Sri Taurusia Wiryadi, mengatakan perjalanan menuju Jamnas XII telah dipersiapkan secara serius. Sebanyak 32 peserta terlebih dahulu melewati proses seleksi, pemusatan latihan, pembekalan dan pemantapan.

Baca Juga  Gandeng Perguruan Tinggi, Gubernur Koster Ingin Progresif dan Tepat Sasaran Bangun Bali pada Periode Kedua

Persiapan tersebut tidak hanya diarahkan pada kemampuan teknis, tetapi juga membangun kesiapan fisik dan mental agar para peserta mampu menghadapi berbagai tantangan selama kegiatan.

“Seluruh peserta telah melalui proses seleksi, pemusatan latihan serta pembekalan atau pemantapan yang matang. Mereka tidak hanya disiapkan secara fisik dan mental, tetapi juga dibekali misi khusus untuk membawa nama baik dan kearifan lokal Bali, khususnya Buleleng di kancah nasional,” ujar Sri Taurusia. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca