Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Wayan Koster Tutup Bulan Bung Karno IV Tahun 2022

Gubernur Koster Ajak Seluruh Generasi di Bali Memuliakan Ajaran Trisakti Bung Karno

Loading

BALIILU Tayang

:

koster
Gubernur Bali Wayan Koster mengucapkan selamat kepada para pemenang lomba saat penutupan Bulan Bung Karno IV Tahun 2022. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi menutup Bulan Bung Karno IV Tahun 2022 yang mengangkat tema Adicitta Danu Kerthi yang berarti Menstanakan Air Dalam Diri, Refleksi Kepemimpinan Bung Karno dengan mengandung makna tidak ada kehidupan di dunia ini tanpa adanya unsur air pada Kamis (Wraspati, Paing Medangsia) 30 Juni 2022 di Gedung Ksirarnawa, Art Centre, Denpasar.

Gubernur Bali dalam sambutannya mengucapkan rasa syukurnya atas diselenggarakannya Bulan Bung Karno IV yang berlangsung dari tanggal 1 – 30 Juni 2022 sebagai wujud nyata mengimplementasikan Peraturan Gubernur Bali Nomor 19 Tahun 2019 tentang Bulan Bung Karno di Provinsi Bali. ”Ini satu-satunya Provinsi (Bali, red) yang mempunyai kebijakan regulasi tentang Bulan Bung Karno,” ujar Wayan Koster yang disambut tepuk tangan.

Dengan tegas, Gubernur Bali menyampaikan kita sepantasnya memuliakan Bung Karno sebagai pemimpin pergerakan perjuangan yang pada akhirnya menjadikan Indonesia ini Merdeka pada Tahun 1945. Tidak saja memimpin pergerakan kemerdekaan, Bung Karno juga menjadi Proklamator sehingga Negara Indonesia resmi mendapatkan pengakuan dari seluruh negara di dunia. Dalam pengabdiannya, Bung Karno juga : 1) Membentuk konstitusi untuk menjalankan Negara Republik Indonesia dengan UUD 1945; 2) Membangun Indonesia sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI); 3) Membangun ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika; 4) Mewarisi ajaran untuk membangun Bangsa Indonesia dengan Trisakti-nya, yaitu Berdaulat secara Politik, Berdikari secara Ekonomi dan Berkepribadian dalam Kebudayaan. “Menurut saya ajaran Trisakti Bung Karno sangat relevan untuk dijalankan sepanjang jaman oleh generasi ke generasi dan menjadi kebutuhan di dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Jadi kontribusi Bung Karno terhadap eksistensi Bangsa dan Negara Indonesia sangat besar,” kata mantan Anggota DPR RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini yang disambut tepuk tangan.

Dihadapan anak muda, orang nomor satu di Pemprov Bali ini menekankan jangan sesekali melupakan sejarah (Jas Merah), untuk itu kita harus ingat dengan peran kesejarahan Bung Karno yang tercatat telah berjuang untuk Negara Indonesia dengan penuh pengorbanan melawan penjajah. “Bung Karno sempat ditahan dalam penjara, tapi tidak pernah menyurutkan api perjuangannya sebelum Indonesia Merdeka, sehingga pada akhirnya kita sekarang sudah merdeka dan diproklamirkan 17 Agustus 1945,” jelasnya.

Baca Juga  Peluncuran Sikerthi akan Dihadiri 3.000 Koperasi Aktif, Gubernur Koster: Gerakan Bersama Koperasi Membangun Bali

Setelah Indonesia Merdeka, kata Wayan Koster bangsa ini sekarang tumbuh menjadi negara demokrasi dengan harus menjawab tantangan untuk terus memperkokoh 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara kita, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika guna menjadi pedoman dan kekuatan untuk melawan masuknya ideologi dari luar. “Pancasila yang digagas oleh Bung Karno harus terus kita sebarluaskan ke masyarakat dengan mengedukasi, menanamkan, hingga membumikan nilai – nilai Pancasila ke masyarakat sekaligus memuliakan Bung Karno sebagai Bapak Bangsa,” sebutnya seraya menyatakan sebagai penerus bertanggung jawab, maka satu persen pun kita tidak boleh ragu untuk memuliakan Bung Karno dan tidak boleh lupa terhadap peran kesejarahan dari pemimpin negeri kita ini, karena bangsa yang besar selalu menghormati peran kesejarahannya, kita pun juga sebagai orang Bali selalu diajarkan untuk menghormati para leluhur, apalagi buat bangsa ini.

Itulah sebabnya, Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali secara kompak semua menjalankan Bulan Bung Karno sampai ke tingkat desa dengan tujuan untuk membangun memori kolektif perjuangan, kepeloporan, dan keteladanan, serta ajaran Trisakti Bung Karno kepada masyarakat (anak-anak, remaja, dewasa, dan lansia, red) di Bali. “Saya ingin agar Bali ini menjadi percontohan di dalam menjalankan ideologi Pancasila secara utuh,” tegas Gubernur Bali asal Desa Sembiran ini.

Era kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster, Pemerintah Provinsi Bali sedang ditata pembangunannya secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi dengan menjalankan ajaran Trisakti Bung Karno guna mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

Ajaran Trisakti Bung Karno yang dijalankan Gubernur Bali Wayan Koster untuk menjadikan Pulau Dewata ini Berdaulat secara Politik ialah melalui hadirnya Peraturan Gubernur Bali Nomor 19 Tahun 2019 tentang Bulan Bung Karno.

Kemudian untuk mewujudkan Bali Berdikari secara Ekonomi, Wayan Koster telah mengeluarkan : 1) Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali agar produk pertanian, perikanan dan industri Lokal Bali yang merupakan salah satu produk unggulan daerah, sumber pangan, komoditas perdagangan dan sumber kehidupan dan pendapatan masyarakat ini harus dikembangkan dan diberdayakan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai pelaksanaan Konsep Ekonomi Kerthi Bali; 2) Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali dengan tujuan untuk memberikan keberpihakan kepada petani arak tradisional lokal Bali dan sekarang produk arak sudah keren, karena mampu dikembangkan oleh masyarakat Bali setelah mendapatkan ijin Pita Cukai, BPOM, dan bisa diekspor; 3) Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 4 Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali/Kain Tenun Tradisional Bali dalam rangka meningkatkan produksi tenun lokal Bali untuk menghidupi ekonomi para perajin tenun di Bali; dan 4) Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pemanfaatan Produk Garam Tradisional Lokal Bali yang telah ditata dengan memfasilitasi Ijin BPOM, Indikasi Geografis Garam di Bali untuk dimanfaatkan oleh masyarakat serta dijual ke swalayan atau toko modern sebagai sumber kekuatan ekonomi lokal, nasional, hingga menjadi daya tarik pasar ekspor, sekaligus untuk memerangi garam impor yang sejalan dengan semangat Presiden RI, Bapak Ir. Joko Widodo dengan mengajak kita semua mengunakan produk dalam negeri atau didalamnya terdapat produk lokal Bali;

Baca Juga  Buka Indonesia Shoping Festival, Gubernur Koster Harap Dongkrak Ekonomi Bali

Selanjutnya di dalam mewujudkan Bali yang Berkepribadian dalam Kebudayaan, Wayan Koster pertama kali dilantik sebagai Gubernur Bali langsung mengeluarkan : 1) Peraturan Gubernur Bali Nomor 79 Tahun 2018 tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali, selain mampu menumbuhkan perekonomian IKM dan UMKM Bali, Pergub Hari Penggunaan Busana Adat Bali ini juga mampu menguatkan identitas budaya Bali; 2) Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali serta Penyelenggaran Bulan Bahasa Bali; 3) Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali; dan 4) Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali

“Saya keluarkan Pergub tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali serta Penyelenggaran Bulan Bahasa Bali terlebih dahulu bertujuan untuk memperkuat indentitas kebudayaan Bali agar Pulau Dewata ini memiliki karakter, jatidiri, dan aura positif  ‘tenget’, serta tampil dengan kepribadian yang kuat. Aksara Bali juga merupakan warisan leluhur yang adiluhung, sehingga negara yang mempunyai aksara merupakan negara yang memiliki peradaban kuat dan maju seperti China, Korea, Jepang, India, hingga Thailand,” ujar Gubernur Koster seraya mengakhiri sambutannya dengan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan lembaga yang telah aktif berpartisipasi menyelenggarakan Bulan Bung Karno IV Tahun 2022.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemerintah Provinsi Bali, Dewa Putu Mantera melaporkan pelaksanaan Bulan Bung Karno IV di Provinsi Bali Tahun 2022 secara keseluruhan telah dilaksanakan dan berjalan dengan lancar sesuai harapan dengan melaksanakan : 1) Apel Hari Lahirnya Pancasila tanggal 1 Juni 2022 dilaksanakan melalui virtual secara Nasional; 2) Pembukaan Bulan Bung Karno IV Provinsi Bali Tahun 2022; 3) Seminar Daring dan Luring dengan Tema Aktualisasi Kepemimpinan Bung Karno dalam Bali Era Baru; 4) Gerakan Serentak Resik Sampah dan Penebaran 100.000 Benih Ikan di Estuary Dam Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan; 5) Bulan Bung Karno IV Tahun 2022 juga dilaksanakan secara serentak oleh Bupati/Walikota se-Bali sebagai bentuk sinergitas Pemerintah Provinsi Bali dengan Pemerintah Kabupaten/Kota sampai ke pelosok-pelosok desa dan kelurahan bersama-sama Tim Desa Kerthi Bali Sejahtera; 6) Menggelar Lomba Film Pendek Aktualisasi Tata-titi Kehidupan Masyarakat Bali Berdasarkan Kearifan Lokal Sad Kerthi dalam Bali Era Baru dengan Juara I diraih oleh SMA N 2 Semarapura, Juara II diraih oleh SMA N 1 Busungbiu, Juara III diraih oleh SMA TP 45 Denpasar; 7) Menggelar Lomba Desain dan Peragaan Busana Adat Kerja ke Kantor dengan Juara I diraih oleh Ida Ayu Putu Septy Diantari, S.E. dari Renon, Denpasar, Juara II diraih oleh I Kadek Dode Moneko dari Sukawati, Gianyar dan Juara III diraih oleh Ida Bagus Cakra Manuaba dari Kesiman Petilan, Denpasar; dan 8) Lomba Video Pengolahan Sampah Berbasis Sumber di Desa Adat, Desa, dan Kelurahan di Provinsi Bali dengan Juara I diraih oleh Desa Adat Peminge, Kelurahan Benoa, Kec. Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Juara II diraih oleh Desa Kesiman Kertalangu, Kec. Denpasar Timur, Kota Denpasar, dan Juara III diraih oleh Banjar Cemenggaon, Desa Celuk, Kec. Sukawati, Kabupaten Gianyar. (gs/bi)

Baca Juga  Koster Temui Sejumlah Menteri di Jakarta, Mohon Dukungan Normalisasi Sungai dan Optimalisasi PWA

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bawa 23 IKM ke Kriyanusa 2026, Ny. Putri Koster Dorong Kerajinan Bali Tembus Pasar Internasional

Published

on

By

Ny. Putri Koster Bersama 23 IKM Bali di Kriyanusa 2026
BERFOTO BERSAMA: Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster berfoto bersama 23 IKM binaan Dekranasda Bali di sela-sela Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, 26–30 September 2026. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, mendorong pelaku industri kecil dan menengah (IKM) Bali untuk terus memperkuat pasar lokal dan nasional sebagai pijakan menuju pasar internasional.

Upaya tersebut salah satunya dilakukan dengan membawa 23 IKM binaan Dekranasda Bali mengikuti Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, 26–30 September 2026.

Tak sekadar menghadirkan produk kerajinan Bali dalam pameran berskala nasional, Ny. Putri Koster juga memberikan pendampingan langsung kepada para pelaku IKM. Didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali I Gusti Ngurah Wiryanata serta jajaran pengurus Dekranasda Bali, ia telah hadir di lokasi sehari sebelum pameran dibuka.

Di tengah kesibukan para pelaku IKM menata produk, Ny. Putri Koster tampak guyub dan aktif memberikan masukan mengenai tata letak agar produk yang dipamerkan tampil lebih menarik. Ia bahkan turut mempromosikan Hall Bali untuk menarik minat pengunjung.

Menurutnya, keikutsertaan Bali dalam Kriyanusa menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan kekayaan dan keunggulan produk kerajinan daerah kepada pasar yang lebih luas.

“Kami dari seluruh Indonesia hadir di sini, berpartisipasi memperkenalkan produk kerajinan yang menjadi keunggulan dan ciri khas masing-masing daerah,” ujar Ny. Putri Koster di sela-sela pelaksanaan Kriyanusa.

Dalam Kriyanusa 2026, Dekranasda Bali menempati Hall A2 hingga A21 dengan menghadirkan 23 IKM binaan yang membawa beragam produk unggulan, mulai dari kain tenun tradisional, busana, aksesori, tas, kerajinan emas dan perak, ukiran kayu, hingga kerajinan logam.

Sejumlah desainer Bali turut menghadirkan karya dengan karakter masing-masing, tetapi tetap menjadikan kekayaan budaya dan kerajinan lokal sebagai kekuatan utama.

Baca Juga  Masyarakat Olahraga Wajib Tahu, Gubernur Koster Segera Revitalisasi GOR Ngurah Rai Jadi Taraf Internasional

“Ada Body and Mind dengan ornamen pis bolong pada desain mereka. Berikutnya ada Deluxe yang mengembangkan busana dengan sentuhan lukisan tangan. Selain itu, ada Taksu dan Lusi Damai dengan ciri khas masing-masing,” ungkapnya.

Keunikan produk yang dibawa Bali tidak berhenti pada karya busana. Sejumlah IKM menghadirkan kerajinan emas dan perak, tas ate dengan ukiran perak, ukiran kayu, serta kerajinan logam. Kreativitas perajin Bali juga terlihat dari pemanfaatan limbah flora menjadi produk bernilai ekonomi, antara lain menggunakan kulit jagung, batok kelapa, daun, hingga akar.

Gringsing hingga Rangrang, Tampilkan Kekayaan Tenun Bali

Kriyanusa 2026 juga menjadi ruang bagi Dekranasda Bali untuk memperkenalkan kekayaan tenun tradisional dari berbagai wilayah di Pulau Dewata. Di antaranya kain Rangrang dari Nusa Penida, Kabupaten Klungkung; kain Gringsing dari Desa Tenganan Pegringsingan, Kabupaten Karangasem; serta berbagai tenun songket dari sejumlah kabupaten di Bali.

Secara khusus, Ny. Putri Koster memperkenalkan Gringsing sebagai kain tenun ikat ganda (double ikat) yang keberadaannya tergolong langka di dunia. Selain memiliki teknik pembuatan yang khas, Gringsing juga menyimpan makna filosofis yang kuat dalam kehidupan masyarakat Bali.

“Gring artinya sakit, sedangkan sing berarti tidak. Jadi, jika disatukan, bermakna tidak sakit,” jelasnya.

Menurut Ny. Putri Koster, kekayaan tradisi tersebut menjadi salah satu kekuatan produk kerajinan Bali yang perlu terus dijaga sekaligus dikembangkan agar mampu mengikuti perkembangan pasar. Penguatan kualitas produk, kreativitas, dan perluasan akses pasar menjadi penting agar IKM Bali tidak hanya menjadi tuan rumah di pasar lokal, tetapi juga semakin dikenal di tingkat nasional hingga internasional.

Kriyanusa Dorong Perajin Mendunia

Kriyanusa 2026 dibuka Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Selvi Gibran Rakabuming di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2026).

Baca Juga  Buka Indonesia Shoping Festival, Gubernur Koster Harap Dongkrak Ekonomi Bali

Dalam sambutannya, Selvi mendorong pengembangan kriya Indonesia melalui inovasi dan kreativitas tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi agar semakin berdaya saing di pasar global.

Ia menegaskan bahwa Kriyanusa bukan sekadar ajang pameran produk kerajinan, tetapi juga menjadi wadah pelestarian warisan budaya sekaligus pengembangan kreativitas perajin agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Menurutnya, pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan inovasi dan transformasi digital. Dengan demikian, perajin tidak hanya mampu mempertahankan tradisi, tetapi juga meningkatkan daya saing dan kesejahteraan.

Pameran Kriyanusa 2026 menghadirkan 410 stan dengan melibatkan 257 peserta dari berbagai unsur, mulai dari Dekranas dan Dekranasda, kementerian dan lembaga, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran ratusan peserta tersebut diharapkan semakin memperluas apresiasi sekaligus membuka peluang pasar bagi produk kriya Indonesia hingga tingkat global.

Ketua Panitia Kriyanusa 2026 Ayu Heni Rosan menyampaikan bahwa Kriyanusa tahun ini mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”.

Tema tersebut membawa semangat untuk menempatkan kriya bukan sekadar sebagai karya bernilai estetika, tetapi juga sebagai kekayaan budaya, identitas daerah, sekaligus kekuatan ekonomi Indonesia. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Raih Juara 2 Dunia di Las Vegas, Bartender Bali Bawa Misi Perkenalkan Arak Bali Ke Panggung Internasional

Published

on

By

Rico Hardiana Raih Juara 2 Dunia Flair Bartending
JUARA 2: Gede Rico Hardiana Widnyana, meraih Juara 2 dalam The TDuB World Championship – Grand Finals, yang merupakan salah satu ajang Grand Slam Event by the World Flair Association pada 4–5 Oktober 2026 di Circus-Circus Hotel and Casino, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. (Foto: ist)

Las Vegas, USA, baliilu.com – Prestasi membanggakan ditorehkan bartender Bali di panggung internasional. Gede Rico Hardiana Widnyana, meraih Juara 2 dalam The TDuB World Championship – Grand Finals, yang merupakan salah satu ajang Grand Slam Event by the World Flair Association pada 4–5 Oktober 2026 di Circus-Circus Hotel and Casino, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat.

Kejuaraan bergengsi yang mengundang para juara di masing-masing negara tersebut diikuti 33 peserta dari 18 negara. Bali mengirimkan dua perwakilan, yakni I Wayan Eka Darmawan dan Gede Rico Hardiana Widnyana, yang tidak hanya membawa misi untuk berkompetisi, tetapi juga memperkenalkan potensi bartender Bali serta Arak Bali di dunia internasional.

Perjalanan pemuda asal Desa Gobleg, Banjar Buleleng menuju podium tidak diraih dengan mudah. Pada babak penyisihan, Rico berada di peringkat ke-10 sebelum berhasil melaju ke babak final. Penampilan yang kuat, kreatif, enerjik dan penuh keterampilan flair bartending mengantarkannya meraih posisi runner-up atau juara 2 dunia dan membawa pulang sabuk perak (silver championship belt) dari kejuaraan tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Ngurah Wiryanata yang secara intens mendukung Rico dan kawan-kawan pada kejuaraan ini mengungkapkan, ”Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bali sekaligus menunjukkan bahwa talenta ekonomi kreatif Bali mampu bersaing dalam kompetisi bertaraf dunia.”

Lebih lanjut, Wiryanata menjelaskan melalui keterampilan flair bartending, para bartender tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis dalam meracik dan menyajikan minuman, tetapi juga kreativitas, ketepatan, keamanan, penguasaan panggung dan profesionalisme.

Menurut pria kelahiran Karangasem ini, keikutsertaan bartender Bali dalam kejuaraan dunia tersebut juga menjadi bagian dari upaya pengembangan kapasitas dan promosi potensi lokal Arak Bali yang turut dibawa sebagai bagian dari misi untuk memperkenalkan karakter, nilai budaya dan identitas Bali kepada masyarakat internasional melalui pendekatan kreatif yang dekat dengan perkembangan industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca Juga  Tinjau Gunung Sampah TPA Suwung, Gubernur Koster Serap Persoalan Urgent, Segera Lapor Menteri LHK agar Dituntaskan

”Fasilitasi keikutsertaan dalam ajang internasional ini merupakan bentuk dukungan Gubernur Bali bapak Wayan Koster kepada talenta lokal agar memperoleh pengalaman, jejaring dan eksposur global,” ujar Wiryanata seraya berharap upaya tersebut sekaligus dapat memperkuat citra produk lokal Bali dan membuka ruang promosi yang lebih luas bagi Arak Bali di tingkat internasional.

Dihubungi melalui telepon, Rico menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraihnya. ”Terima kasih bapak Gubernur Bali (Wayan Koster – red) dan Pemerintah Provinsi Bali yang telah memberikan dukungan dan fasilitasi keberangkatan ke Las Vegas,” ujarnya terbata-bata seusai menerima trophy sabuk perak (silver championship belt).

”Kami sangat bersyukur bisa membawa nama Bali ke panggung dunia dan berhasil meraih juara 2. Ini menjadi pengalaman yang luar biasa bagi kami. Kami juga membawa misi untuk memperkenalkan Arak Bali kepada dunia melalui kreativitas dan keterampilan flair bartending,” ujar Rico.

Rico bersama seluruh kontingen Bali juga menyampaikan terima kasih ke orang tua dan keluarga serta apresiasi kepada Asosiasi Tresnaning Arak Brem Bali terutama pada Brand Dewan, Bumbung, Iwak, Wanara Petak, Selaka Ning, Palwana, Bali Pala, Arum Bali juga Baliku. Terimakasih disampaikan pula pada Bank BPD Bali, Perumda Kerta Bali Saguna, Doctor Bar, Flairforever, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.

Menurut Rico, prestasi yang diraihnya tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membawa nama Bali semakin dikenal di tingkat internasional.

“Sabuk perak ini kami persembahkan untuk Bali. Semoga capaian ini dapat menjadi motivasi bagi bartender dan generasi muda Bali lainnya untuk terus berprestasi dan membawa produk serta budaya Bali semakin dikenal di dunia,” tambahnya.

Baca Juga  Pemerintah Provinsi Bali Ucapkan Rahajeng Rahina Suci Nyepi Caka 1947

Secara terpisah, Ngurah Wiryanata menyatakan keberhasilan tersebut sejalan dengan semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam Bali Era Baru, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia, ekonomi kreatif, budaya dan pariwisata yang berkelanjutan. Talenta lokal diharapkan tidak hanya menjadi pelaku industri, tetapi juga mampu menjadi duta yang memperkenalkan identitas dan kekayaan Bali melalui kreativitas di panggung global.

“Prestasi Rico di Las Vegas sekaligus menambah catatan positif kiprah talenta Bali di kancah internasional. Dengan kreativitas, kompetensi dan dukungan berbagai pihak, Bali tidak hanya menjadi destinasi pariwisata dunia, tetapi juga mampu melahirkan talenta kreatif yang berprestasi dan membawa identitas produk lokal, termasuk Arak Bali, ke panggung internasional,” ujar Wiryanata. (gs/bi)

BIODATA KONTINGEN

  1. Gede Ngurah Udayana

Tempat Tanggal lahir, Tejakula, 14 Oktober 1975

Alamat Jl Padang Tegal III/17 Br Padang Bali, Dalung Badung.

Champion of Mixology Celebrity Cruise Line

Indonesian Open Champion Working Flair & Extreme Flair

Indonesian Open Champion BFC Award VI

4 Place World Bartending Championship Dubai

Champion SKYY Vodka International Bartender Competition

Champion of Semarang Open

Champion of Bali Bartender Competition

Champion of Jogja Open Bartender Competition

Champion of Mysterious Box Bartender Challenge

 

  1. Yunus Budiana

TTL, Tasikmalaya, 01 Agustus 1973

Alamat, Perum Wijaya Regency, Parakanyasag, Tasikmalaya

Committee Bulan Bung Karno 2026 – Mixology & Barista

Event Organizer Tijili Flair Bartender Competition 2025.

Event Organizer Timeless Innovation Flair Bartender Competition 2025

Committee Bulan Bung Karno 2025 – Mixology & Barista

Event Organizer Indonesian Night in Dubai 2009 – 2016

Organizer Seminyak Bartender Competition 2003 with Bacardi

Organizer Bali Bartender Challenge 2002 – Planet Hollywood Bali

Baca Juga  Peluncuran Sikerthi akan Dihadiri 3.000 Koperasi Aktif, Gubernur Koster: Gerakan Bersama Koperasi Membangun Bali

Judges Team Lombok Bartender Competition 2002

6th Place of SKKY Vodka International Bartender Competition 2002

Finalist of Bali Bartender Competition 2001

Favorite Winner of Bali Bartender Competition 1998

 

  1. I Wayan Eka Darmawan

TTL, Benoa, 06 Oktober 1995

Alamat Jalan Taman Giri, Link Bualu, Benoa, Kuta Selatan

Top 10 Legend World Flair.

2 Place World Flair Championship 2019.

3 Times Champion Trisakti Flair Open Jakarta 2017,2018,2019.

3 Times Champion Aba Road to The Master Thailand 2017,2018,2019.

3 Times Champion Aba Road to Barstylez Singapore 2017,2018,2019.

The Best Flair Move Hard Rock Singapore 2018.

Champion Mixo Flair competition NHI Bandung 2017,2018.

Champion Flair Tandem JBC Jakarta 2018.

Champion Bali Flair Tandem 2019.

 

  1. Gede Rico Hardiana

TTL, Denpasar, 12 Desember 2003

Alamat Br Dinas Jembong, Gobleg, Banjar Buleleng

8 Times Bali Flair & Mixology Champion

6 Times Indonesian Flair Bartender Champions

2nd place at The Master World Flair Thailand 2026

3rd place at Atlas World Flair Championship 2025

2nd place & Best Cocktail Vietnam international Flair Open 2024

3rd place & Best Cocktail at Pattaya World Flair Championship 2024

 

  1. Gde Made Adhi Dwiswara, ST., M.M.

Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Ahli Muda pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali

Ketua Tim Industri Agro pada Bidang Perindustrian Dinas Perindag Provinsi Bali

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Rapat Implementasi SAKIP: Dukung Penyelenggaraan Pemerintahan yang Efektif, Efisien, Transparan, dan Berorientasi pada Hasil

Published

on

By

Dispar Jembrana Gelar Rapat Implementasi SAKIP
RAPAT IMPLEMENTASI: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana melaksanakan rapat implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) bertempat di Ruang Rapat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana, Selasa, 6 Oktober 2026. (Foto: Hms Jembrana)  

Jembrana, baliilu.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana melaksanakan rapat implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) bertempat di Ruang Rapat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana, Selasa, 6 Oktober 2026.

Rapat ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat penerapan SAKIP dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada hasil. Melalui implementasi SAKIP, setiap program dan kegiatan diharapkan dapat dilaksanakan secara terencana serta memiliki keterkaitan yang jelas antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengukuran, dan pelaporan kinerja.

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai hal terkait pelaksanaan dan penguatan SAKIP di lingkungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana, termasuk penyelarasan sasaran kinerja, indikator kinerja, target, serta pelaporan capaian kinerja perangkat daerah.

Implementasi SAKIP diharapkan dapat meningkatkan kualitas akuntabilitas kinerja organisasi sekaligus memastikan setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian tujuan pembangunan daerah, khususnya di bidang pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Jembrana.

Melalui rapat ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan kinerja perangkat daerah secara berkelanjutan, sehingga pelayanan kepada masyarakat serta pembangunan sektor pariwisata dan kebudayaan dapat dilaksanakan secara lebih optimal dan akuntabel. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Buka Indonesia Shoping Festival, Gubernur Koster Harap Dongkrak Ekonomi Bali
Lanjutkan Membaca