Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

KRIMINAL

Ketut Arsa Wijaya Ditemukan Tergeletak di Jalan, Diduga karena Berkelahi

BALIILU Tayang

:

ketut
Kapolsek Busungbiu bersama personel saat melakukan olah TKP. (Foto: Ist)

Buleleng, baliilu.com – Ketut Arsa Wijaya (52) asal Banjar Dinas Penataran Desa Dadap Putih Kecamatan Busungbiu Buleleng ditemukan tergeletak tak bernyawa di pinggir Jalan Raya Banjar Dinas Tista Desa Dadap Putih pada Kamis, 7 Juli 2022 sekira pukul 10.15 Wita. Dari hasil olah TKP dan berdasarkan keterangan saksi-saksi yang ada di sekitar TKP, sebelumnya ada dugaan korban berkelahi dengan 4 orang lelaki.

Demikian keterangan pers yang disampaikan Kasihumas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya, S.H., pada Kamis (7/7/2022).  Seijin Kapolres Buleleng lebih lanjut Sumarjaya menjelaskan, penemuan korban Ketut Arsa Wijaya bermula dari Kapolsek Busungbiu AKP Wayan Adika, pada Kamis, 7 Juli 2022 sekira pukul 00.15 Wita mendapatkan informasi adanya orang yang tergeletak di pinggir jalan. Bersama-sama dengan personel, Kapolsek Adika mendatangi tempat kejadian perkara.

Di TKP Jalan Raya Banjar Dinas Tista Desa Dadap Putih Kecamatan Busungbiu, Kapolsek menemukan korban sudah tergeletak di pinggir jalan dalam keadaan tidak bergerak lagi. Korban saat di TKP ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi mayat dalam keadaan tertidur tengadah dengan kepala menghadap ke barat, kaki menghadap ke timur, di sebelah timur korban sekitar 180 cm ditemukan 1 unit sepeda motor NMax DK 4670 VAY diduga milik korban. Jarak 1 meter dengan korban ditemukan juga 2 pasang sandal jepit dan 1 meter sebelah barat korban ditemukan 1 bongkahan pese.

Dari hasil olah TKP dan berdasarkan keterangan saksi-saksi yang ada di sekitar TKP, ungkap AKP Sumarjaya, sebelumnya ada dugaan korban berkelahi dengan Kadek RD (37) alamat Dusun Pasut Desa Pengragoan Kecamatan Pekutatan Jembrana, I Kadek S (48) alamat Banjar Dinas Juwuk Manis Kecamatan Pekutatan Jembrana, Putu RS (21) alamat Desa Juwuk Manis Kecamatan Pekutatan Jembrana, dan I Ketut S (19), alamat BD Munduk Tengah Desa Dadap Putih Kecamatan Busungbiu Buleleng.

Baca Juga  Kapolres Buleleng Terima Usulan Masyarakat terkait Penambahan Personel di Pos Goris

‘’Terhadap keempat orang tersebut, saat ini masih dilakukan permintaan keterangan oleh penyidik, sehingga belum diketahui secara pasti penyebab korban tergeletak di pinggir jalan sehingga perkara ini masih didalami Satuan Reskrim Polres Buleleng,’’ terang Sumarjaya.

Dari hasil pemeriksaan medis yang dilakukan di tempat kejadian perkara oleh dokter Puskesmas Busungbiu, korban ditemukan mengalami pendarahan pada hidung sebelah kiri dan sudah mengering, celana dalam basah pada bagian depan terdapat  cairan dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan benda tajam. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

KRIMINAL

Viral di Medsos, Polisi Selidiki Kasus Jambret Kalung Emas WNA Australia di Legian

Published

on

By

Tangkapan layar video dugaan aksi penjambretan kalung emas dengan korban warga negara Australia yang viral di media sosial di kawasan Legian, Kuta, Badung.
VIRAL: Video dugaan aksi penjambretan kalung emas dengan korban warga negara Australia yang terjadi di kawasan Legian, Kuta, Badung, yang viral di media sosial Instagram. (Foto: Hms Polresta Dps)

Badung, baliilu.com – Video dugaan aksi penjambretan kalung emas yang terjadi di kawasan Legian, Kuta, Badung, viral di media sosial Instagram. Menanggapi informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Kuta bergerak melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan terduga pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 20.48 WITA, tepatnya di depan Spa Eden Green, Jalan Werkudara, Legian, Kuta, Badung. Korban diketahui merupakan seorang warga negara Australia berinisial RJB (68) yang saat kejadian tengah berjalan bersama istrinya, JR, menuju hotel tempat mereka menginap.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban bersama istrinya sebelumnya selesai makan malam di salah satu restoran. Keduanya kemudian berjalan kaki menuju hotel. Saat berada di sekitar lokasi kejadian, korban dan istrinya sempat berpapasan dengan seorang pria yang berhenti di atas sepeda motor dan mengenakan jaket yang menyerupai atribut pengemudi ojek online.

Setelah korban dan istrinya berjalan sekitar tiga hingga empat meter, pria tersebut diduga kembali mendekati korban dari arah samping kanan dan secara tiba-tiba merampas kalung yang dikenakan korban. Setelah berhasil mengambil barang tersebut, terduga pelaku kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan dua kalung emas rantai dengan berat masing-masing 50 gram dan 25 gram, dengan total kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp 225 juta.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., membenarkan adanya penanganan kasus tersebut oleh Unit Reskrim Polsek Kuta. Pihaknya memastikan kepolisian telah melakukan langkah-langkah penyelidikan setelah menerima laporan terkait kejadian tersebut.

“Unit Reskrim Polsek Kuta telah melakukan serangkaian penyelidikan, di antaranya mendatangi TKP, meminta keterangan korban dan saksi-saksi, serta melakukan pengecekan rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian,” jelasnya.

Baca Juga  Kapolres Buleleng Turun Langsung Lakukan Panen Raya Padi bersama Petani

Menurut Kasi Humas, tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta saat ini masih melakukan pendalaman terhadap rekaman CCTV yang telah diperoleh. Petugas juga terus menyusuri kawasan sekitar TKP untuk mencari rekaman CCTV lainnya yang diharapkan dapat membantu mengungkap ciri-ciri maupun identitas terduga pelaku.

“Penyidik masih bekerja untuk mengumpulkan alat bukti dan informasi yang diperlukan. Rekaman CCTV menjadi salah satu bahan yang sedang didalami untuk mengungkap pelaku dalam kasus ini,” ujarnya.

Hingga saat ini, Unit Opsnal Reskrim Polsek Kuta masih melakukan penyelidikan guna mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan atau jambret tersebut. Kepolisian juga terus berupaya mengumpulkan bukti dan informasi tambahan untuk mengidentifikasi serta mengamankan terduga pelaku. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KRIMINAL

Tak Kunci Stang, Pencuri Motor NMax Diamankan Unit Reskrim Polsek Dentim

Published

on

By

Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur mengamankan pelaku pencurian sepeda motor Yamaha NMax di kawasan Lapangan Bajra Sandhi, Denpasar Timur.
AMANKAN PENCURI: Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur (Dentim) berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di Jl. Kusuma Atmaja, kawasan Lapangan Bajra Sandhi, Denpasar Timur. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur (Dentim) berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di Jl. Kusuma Atmaja, kawasan Lapangan Bajra Sandhi, Denpasar Timur. Seorang pria berinisial MS (20) diamankan petugas bersama satu unit sepeda motor Yamaha NMax yang diduga merupakan barang hasil pencurian.

Peristiwa pencurian terjadi pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 08.30 WITA. Saat itu korban memarkir sepeda motor Yamaha NMax warna hitam dengan nomor polisi DK 3651 AES di Jl. Kusuma Atmaja, kemudian meninggalkan kendaraan untuk melakukan aktivitas di kawasan Lapangan Bajra Sandhi.

Selang beberapa menit, korban mendapat informasi dari juru parkir bahwa sepeda motor miliknya telah dibawa seseorang dengan cara dituntun ke arah selatan menuju lampu merah. Setelah mengecek lokasi, korban mendapati sepeda motornya sudah tidak berada di tempat semula dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dentim.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Dentim yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu I Ketut Sudarsana, S.H.,M.H., didampingi Panit Opsnal Iptu I Nyoman Padu langsung melakukan penyelidikan, menyisir seputaran lokasi dan mengecek rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian. Hasil penyelidikan akhirnya mengarah kepada pelaku yang kemudian berhasil diamankan beserta barang bukti pada Selasa (1/9/2026) pagi di seputaran Jl. Raya Puputan, Renon.

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui mengambil sepeda motor tersebut karena dalam kondisi tidak terkunci stang. Kendaraan kemudian dituntun hingga dibawa meninggalkan lokasi.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan tersebut merupakan bentuk komitmen Polsek Dentim dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menindak tegas setiap bentuk tindak pidana.

Baca Juga  Kapolres Buleleng Turun Langsung Lakukan Panen Raya Padi bersama Petani

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci stang saat diparkir. Jangan memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan. Polsek Dentim akan terus hadir memberikan pelayanan dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat,” ujar Kapolsek.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar 35 juta. Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Dentim untuk menjalani proses hukum dan penyidikan lebih lanjut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KRIMINAL

Viral di Medsos, Unit Reskrim Polsek Dentim Amankan Pelaku Pemalakan di Jalan IB Mantra

Published

on

By

Terduga pelaku pemalakan yang diamankan Polsek Denpasar Timur terkait aksi viral di Jalan IB Mantra.
Terduga pelaku pemalakan diamankan polisi. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Menindaklanjuti video aksi pemalakan yang viral di media sosial, Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur (Dentim) bergerak cepat dan berhasil mengamankan seorang pria yang diduga melakukan pemalakan disertai ancaman terhadap seorang sopir truk di Jalan IB. Mantra, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur.

Pelaku berinisial IWT (50), asal Kabupaten Karangasem, diamankan oleh Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Dentim yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu I Ketut Sudarsana, S.H., M.H., didampingi Panit Opsnal Iptu I Nyoman Padu.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H. menyampaikan bahwa pengungkapan berawal dari video yang beredar di media sosial terkait aksi seorang pria meminta uang dengan cara mengancam. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas melakukan pengecekan lokasi dan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi serta mengamankan pelaku.

Peristiwa terjadi pada Jumat, 21 Agustus 2026 sekitar pukul 11.00 Wita. Saat korban, Bambang Sutejo, sedang beristirahat di dalam truk setelah mengantarkan barang. Pelaku datang menggunakan sepeda motor dan meminta rokok. Karena tidak ditanggapi, pelaku diduga menarik kerah korban, melempar botol, kemudian mengancam menggunakan sebatang kayu. Setelah korban menyatakan akan melaporkan ke polisi, pelaku kemudian melarikan diri.

Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah melakukan aksi serupa sebanyak enam kali di sejumlah lokasi, di antaranya kawasan Jalan IB. Mantra, Ketewel, Masceti, dan Tohpati. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian tersebut.

Dari pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio DK 8203 GK, topi hitam bertuliskan F16, kacamata hitam, sepasang sepatu hitam, serta pakaian yang dikenakan pelaku.

Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Denpasar Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik juga melakukan pemeriksaan saksi, olah TKP, pengecekan CCTV, serta melengkapi administrasi penyidikan.

Baca Juga  Minggu Kasih, Polres Buleleng Serahkan Bingkisan di GKII

Polsek Dentim berkomitmen merespons cepat setiap laporan dan informasi masyarakat, termasuk informasi yang beredar di media sosial, sebagai upaya menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca