Buleleng, baliilu.com – Kegiatan simakrama Kapolres Buleleng AKBP Andrian P, S.I.K., S.H., M.Si., yang dilaksanakan di Gedung Olah Raga Desa Pejarakan, Kecamantan Gerokgak, Rabu (26/1) disambut antusias oleh warga. Hadir dalam acara tersebut pejabat utama Polres Buleleng, Forkompincam Gerokgak, dan perbekel beserta warga dari tiga desa yakni, Desa Sumberkima, Desa Sumberklampok dan Desa Pejarakan.
Selain itu turut hadir warga yang terdiri dari unsur tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pecalang, Linmas, dan tokoh pemuda dan pelajar, serta perwakilan masing-masing lima orang anak yatim piatu dari ketiga desa tersebut.
Camat Gerokgak, Made Djoartawan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolres Buleleng yang sudah bersedia hadir dalam kegiatan simakrama dengan masyarakat dari ketiga desa tersebut.
“Kami berharap terjadi kerjasama yang baik antara masyarakat dinas dan masyarakat adat dengan pihak kepolisian dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Gerokgak. Kerjasama yang selama ini sudah terjalin dengan baik agar dipertahankan, “ ungkapnya.
Sementara itu Kapolres Buleleng menyampaikan bahwa simakrama yang dilakukan ini adalah untuk menjalin hubungan dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah Kabupaten Buleleng, khususnya di wilayah Kecamatan Gerokgak.
Beberapa hal yang ditekankan Kapolres dalam simakrama diantaranya, dalam penggunaan media sosial maupun media on line dalam penyampaian pendapat dan atau melakukan kritik kepada siapapun untuk mengedepankan nilai atau norma-norma yang positif sehingga tidak terjadi pelanggararan dalam ber-media sosial, jauhi berita hoax dan bila melakukan penyebaran berita (share ) agar di saring dulu sebelum di share sehingga berita hoax tidak menyesatkan masyarakat lain atau pengguna media sosial lainnya. Bila anak-anak menggunakan handphone agar oarng tua iktu mengawasinya sehingga anak tidak salah dalam memilih konten yang dilihatnya.
Selain itu terkait Narkoba, Kapolres berharap partisipasi masyarakat untuk segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian agar segera bisa ditindak lanjuti sehingga nantinya tidak sampai tersebar di lingkungan maupun keluarga.
Masyarakat juga diharapkan untuk tertib berlalu lintas, tetap mematuhi prokes karena situasi sekarang masih situasi pandemi Covid -19, melaksanakan vaksin Covid -19 minimal 2 kali dan diharapkan untuk melaksanakan Vaksinasi Booster karena masih adanya varian Omicron.
Untuk diketahui, Polres Buleleng telah menyediakan saluran informasi dengan menyediakan call center dengan telphone 110, nomor telphone SPKT 0362-22510 dan nomor WhattsApp 081353009987.
Di saat simakrama, beberapa masyarakat mengusulkan kepada Kapolres Buleleng agar diadakan penambahan penempatan personel di Pos Polisi Goris yang ada di Pejarakan. Adapun maksud dan tujuannya agar dapat melayani masyarakat yang melaporakn kehilangan KTP dan kehilangan barang lainnya, yang bukan karena tindakan criminal, sehingga warga tidak melapor ke Polsek Gerokgak yang jaraknya cukup jauh. Apalagi saat ada kejadian kecelakaan lalu lintas terkadang penanganan awal hanya ditangani oleh Bhabinkamtibas karena jarak Polsek dengan TKP kecelakaan sangat jauh.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Buleleng menyampaikan, dalam waktu singkat akan ditempatkan personel lalu lintas di Pos Pol. Goris atau setidak-tidak personel yang memahami penanganan laka lantas.
Di akhir acara simakrama, Kapolres Buleleng memberikan tali kasih yang berupa sembako kepada 15 anak yaitim piatu yang berasal dari ketiga desa tersebut. “Semoga sembako yang diberikan ini bermanfaat bagi penerima,” tutup Kapolres. (eka/bi)