Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

FKH Unud Gelar Yudisium dan Pelantikan Dokter Hewan Periode IV 2022

BALIILU Tayang

:

FKH Unud
Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana menyelenggarakan Yudisium dan Pelantikan Dokter Hewan Periode IV Tahun 2022, Rabu (3/8/2022). (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana (FKH Unud) menyelenggarakan Yudisium dan Pelantikan Dokter Hewan Periode IV Tahun 2022, Rabu (3/8/2022) di ruang Nusantara Gedung Agrokompleks Kampus Universitas Udayana Sudirman dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19 secara ketat.

Kegiatan Yudisium dan Pelantikan ini dihadiri oleh Dekan, para Wakil Dekan, para Koordinator Program Studi, para Ketua Unit, para Kepala Laboratorium, para Sub-Koordinator di Lingkungan FKH Unud. Selain itu turut hadir Perwakilan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Bali, Ketua Ikatan Alumni Veteriner Unud, Perwakilan Kepala Karantina Pertanian Bali, Perwakilan Kepala Balai Besar Veteriner Denpasar, Perwakilan Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Denpasar, Perwakilan Kepala Balai Pembibitan Ternak Unggul Denpasar, Perwakilan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bali, Perwakilan Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Badung, Perwakilan Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar, Perwakilan dari PT. Charoen Pockpand, PT, Wonokoyo.

Adapun jumlah lulusan yang hadir sebanyak 2 Lulusan Magister Kedokteran Hewan, 10 Lulusan Dokter Hewan dan 22 orang Yudisium Sarjana Kedokteran Hewan.

 Acara diawali dengan pembacaan doa yang diwakili oleh Ni Putu Eka Nadi yang selanjutnya disambung dengan laporan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan FKH Dr. drh. I Gusti Ngurah Sudisma, M.Si. Dr. Sudisma menyampaikan, jumlah peserta yudisium adalah orang yang terdiri dari program sarjana berjumlah 34 orang, program magister sebanyak 2 orang, profesi 7 orang, dan program sarjana sebanyak 22 orang. Sampai saat ini jumlah lulusan drh. FKH Udayana adalah 2.636 orang. IPK tertinggi Program Magister Kedokteran Hewan adalah 3,98 dan IPK terendah adalah 3,94, dengan rata-rata IPK 3,96. IPK tertinggi program profesi dokter hewan adalah 3,77 dan terendah adalah 3,45 dengan rata-rata 3,62. Berdasarkan lama studi program magister kedokteran hewan adalah 100%, profesi dokter hewan, lulus tepat waktu (4 semester) adalah 100%. IPK tertinggi program sarjana kedokteran hewan adalah 3,86, IPK terendah 3,26 dan rata rata IPK 3,71. Berdasarkan lama studi program sarjana kedokteran hewan adalah 8 semester sebanyak 91%, 10 semester sebanyak 4,5% dan 12 semester sebanyak 4,5%.

Baca Juga  <strong>RS Unud Gelar Penyuluhan Peringatan ‘’Fungal Disease Awareness Week’’</strong>

Acara dilanjutkan dengan mengukuhan peserta yudisium program sarjana dan magister oleh Dekan FKH Unud Prof. Dr. drh. I Nyoman Suartha, M.Si. didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Informasi, serta para Koordinator Program Studi yang secara simbolis dilakukan dengan memberikan ijazah dan transkrip nilai. Sedangkan bagi peserta pelantikan program profesi dilakukan penyumpahan dokter hewan kemudian diikuti dengan pemberian ijazah, transkrip nilai dan plakat.

 Dekan FKH Unud menyampaikan selamat kepada peserta yudisium karena sudah dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik. Prof. Suartha juga menyampaikan pesan kepada para peserta yudisium dan keluarganya berharap dokter hewan untuk menjalankan profesinya dengan berpegang teguh pada sumpah dan kode etik dokter hewan. Untuk para mahasiswa program sarjana kedokteran hewan yang diyudisium agar melanjutkan ke program profesi dokter hewan, demikian pula kepada para mahasiswa magister kedokteran hewan yang diyudisium agar kembali menjalakan profesinya di dunia kerja.

Acara disambung dengan sambutan serta kesan pesan dari perwakilan peserta yudisium drh. Gerda Ivana Niniarta Ginting, S.KH. Ia menyampaikan terima kasih atas ilmu dan pengalaman yang telah diberikan serta fasilitas dalam mencapai semua itu kepada civitas akademika FKH Unud.

Acara dilanjutkan dengan sambutan serta kesan pesan dari perwakilan orang tua peserta yudisium yang diwakili oleh Ananta Suryadarma Ginting. Perwakilan orang tua lulusan menyampaikan terima kasih kepada Universitas Udayana khususnya FKH Unud telah membimbing dan mendidik putera puteri kami dengan sabar sehingga bisa mencapai kelulusan dengan baik. Kepada para lulusan dokter hewan diharapkan bisa mengimplementasikan ilmunya kepada masyarakat dengan tekun dan penuh komitmen. Acara yudisium sarjana kedokteran hewan serta pelantikan dokter hewan berlangsung dengan lancar. Acara diakhiri dengan melakukan foto bersama. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1540-Fakultas-Kedokteran-Hewan-Universitas-Udayana-selenggarakan-Yudisium-dan-Pelantikan-Dokter-Hewan-Agustus-Tahun-2022.html (gs/bi)

Baca Juga  FMIPA Unud Gelar PKKMB 2022

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai KSAD di Istana Negara

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik KSAD Tandyo
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam upacara kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam upacara kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Pengangkatan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai KSAD didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 106/TNI/Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Darat.

Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo secara langsung memimpin pengambilan sumpah jabatan yang diikuti oleh Jenderal Tandyo Budi Revita. Pengucapan sumpah tersebut menjadi penegasan komitmen KSAD yang baru untuk menjunjung tinggi konstitusi, menjaga kehormatan prajurit, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi sapta marga dan sumpah prajurit dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan sumpah jabatan.

Usai pengucapan sumpah, rangkaian pelantikan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah jabatan. Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan disaksikan oleh para pejabat negara serta tamu undangan yang hadir.

Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang sebelumnya menjabat sebagai KSAD dan kini mendapat penugasan baru sebagai Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Jenderal TNI Tandyo merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991.

Lahir di Surakarta pada 21 Februari 1969, Jenderal TNI Tandyo memiliki pengalaman panjang dalam pengabdian dan kepemimpinan di lingkungan militer.

Baca Juga  Kolaborasi dengan Pemerintah Buleleng, Dosen FTP Unud Didapuk Jadi Narasumber di Desa Sudaji

Dalam jabatan barunya, Jenderal TNI Tandyo menegaskan komitmennya untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah yang melibatkan TNI Angkatan Darat. Menurutnya, sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, mulai dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Sekolah Rakyat, hingga ketahanan pangan, menjadi perhatian utama yang harus segera ditindaklanjuti oleh jajaran TNI Angkatan Darat.

“Tentunya ini akan menjadi PR dari Angkatan Darat untuk bisa mempercepat, khususnya untuk operasionalisasi apakah itu KDKMP, apakah itu sekolah rakyat, apakah itu ketahanan pangan yang menjadi tugas dari Bapak Presiden akan segera kita selesaikan,” ujar Tandyo dalam keterangannya usai pelantikan.

Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, dan undangan lainnya. Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hadir sebagai saksi dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI Merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik Wakil Panglima TNI
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Pengangkatan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 105/TNI Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Keputusan Presiden tersebut dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden, Mayjen TNI Wahyu Yudhayana.

Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan, yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan.

Setelah pengucapan sumpah, acara dilanjutkan dengan penanggalan dan penyematan tanda pangkat dan tanda jabatan oleh Presiden Prabowo. Acara dilanjutkan penandatanganan berita acara.

Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para undangan yang hadir.

Usai pelantikan, Maruli mengatakan bahwa Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil merupakan gagasan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah terpencil. Menurutnya, gagasan tersebut sejalan dengan upaya memperkuat perekonomian masyarakat di wilayah-wilayah yang selama ini membutuhkan perhatian lebih. Sementara, terkait dengan tugasnya sebagai Wakil Panglima TNI, Maruli menegaskan bahwa tugas utamanya adalah membantu Panglima TNI dalam menjalankan tugas.

Baca Juga  Hima AP FISIP Unud Gelar ‘’Competition dan Talkshow’’ Inspiratif

“Ini jadi badannya nanti dari badan nasional pengelola perbatasan jadi sekarang pengelola perbatasan dan daerah terpencil. Itu nanti tugas saya. Kalau wakil Panglima ya jelas wakil Panglima dan membantu Panglima,” ujar Maruli kepada awak media.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut para pimpinan lembaga negara, jajaran menteri dan kepala badan Kabinet Merah Putih, dan para undangan lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kapolri Suyudi Ario Seto Kunjungi MA, Perkuat Kolaborasi Penegakan Hukum

Published

on

By

Kapolri Kunjungi Mahkamah Agung
KUNJUNGI MA: Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengunjungi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia di Gedung Balairung MA, Jakarta, Rabu (14/10/2026), untuk mempererat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengunjungi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia di Gedung Balairung MA, Jakarta, Rabu (14/10/2026), untuk mempererat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system).

Kapolri hadir bersama jajaran pejabat utama Mabes Polri dan disambut langsung oleh Ketua MA RI Sunarto beserta jajaran hakim agung.

Suyudi mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk silaturahmi sekaligus koordinasi sebagai pejabat baru untuk memperkuat hubungan antarlembaga penegak hukum dalam pelaksanaan tugas ke depan.

“Ini adalah bentuk koordinasi sekaligus juga silaturahmi sebagai pejabat baru agar kita semua bagian dari criminal justice system ini bisa lebih solid, lebih kuat, dan lebih koordinatif dan kolaboratif dalam pelaksanaan tugas ke depan,” ujar Suyudi.

Ia berharap, penguatan sinergi tersebut dapat mendukung terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Indonesia tetap aman dan kondusif.

“Semoga apa yang menjadi harapan masyarakat, hukum yang berkeadilan bisa terwujud. Situasi masyarakat, kondisi kamtibmas di Indonesia bisa aman, lancar, dan kondusif,” kata Suyudi.

Melalui kunjungan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan MA dan lembaga penegak hukum lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan penegakan hukum yang profesional, memberikan kepastian hukum, serta menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  FMIPA Unud Gelar PKKMB 2022
Lanjutkan Membaca