Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ni Nyoman Kristina Buktikan Pendekatan Ergonomi Total Kurangi Kelelahan dan Tingkatkan Kenyamanan Kerja Dokter Gigi

BALIILU Tayang

:

Ni Nyoman Kristina
Dr. Ni Nyoman Kristina, SKM., MPH saat menerima SK kelulusan Doktor Ilmu Kedokteran FK Unud. (Foto: Hms Unud)

Denpasar, baliilu.com – Bertempat di Gedung Program Pascasarjana Lt. III Ruang Aula Kampus Denpasar, pada Senin (23/10/2023), telah berlangsung ujian Promosi Doktor dengan kandidat promovenda, Ni Nyoman Kristina, SKM., MPH dengan judul disertasi “Pendekatan Ergonomi Total Memperbaiki Respon Fisiologis dan Meningkatkan Kenyamanan Kerja pada Dokter Gigi yang Melakukan Tumpatan Gigi di Puskesmas Kota Denpasar”.

Ni Nyoman Kristina memaparkan, sampai saat ini penerapan Pendekatan Ergonomi Total berdasarkan aspek-aspek ergonomi terbukti dapat menghasilkan perbaikan masalah kerja yang optimal, tidak menimbulkan dampak di kemudian hari dan dapat dilakukan secara berkelanjutan. Pendekatan Ergonomi Total yang dilakukan berdasarkan aspek-aspek Ergonomi, seperti aspek: Gizi, Sikap Kerja, Penggunaan Otot, Kondisi Lingkungan, Kondisi Waktu, Kondisi Informasi, Kondisi Sosial Budaya, dan Interaksi Manusia dan Mesin yang dilakukan berdasarkan prioritas. Dan dalam disertasi ini prioritas masalah yang akan diperbaiki yaitu respon fisiologis dan kenyamanan kerja berdasarkan 3 katagori yaitu urgent, essential dan important.

Perbaikan prosedur kerja yang dilakukan dalam disertasi ini berdasarkan SHIP Approach (Sistemik, Holistik, Interdisipliner, dan Partisipatori). Akhirnya ditetapkan prioritas perbaikan masalah berdasarkan aspek-aspek ergonomi. Sehingga sangat tepat Prosedur Kerja dilakukan dengan Pendekatan Ergonomi Total berupa NutriDen, Sikap Kerja dan Dentist Exercise dipergunakan sebagai cara untuk memecahkan masalah di lapangan.

Perbaikan prosedur kerja dengan pendekatan ergonomic total tersebut dilakukan mulai dengan perencanaan kerja yang mempertimbangkan aspek-aspek Teknologi Tepat Guna (TTG): Teknis, Ekonomis, Ergonomis, Sosial Budaya, Hemat Energi, Tidak Merusak Lingkungan dan Trendi. Perbaikan tersebut di atas dapat memberikan kemudahan dalam menerapkan prosedur kerja dengan Pendekatan Ergonomi Total sesuai dengan prinsip-prinsip ergonomi, yatu Efektif, Nyaman Aman Sehat dan Efisien (ENASE). Pendekatan Ergonomi Total dengan NutriDen, Sikap Kerja, dan Dentist Exercise sangat penting untuk dilakukan. Sikap kerja yang tidak ergonomis, lamanya waktu kerja dan gerakan yang repetitif dalam posisi janggal merupakan penyebab terjadinya peningkatan keluhan muskuloskeletal, beban kerja dan kelelahan.

Baca Juga  Tim Mahasiswa FH Unud Raih Juara 1 ALSA Legal Opinion LC Unsri 2023

Penelitian ini bertujuan untuk dapat membuktikan Pendekatan Ergonomi Total dapat memperbaiki respon fisiologis serta meningkatkan kenyamanan kerja pada dokter gigi yang melakukan pelayanan tumpatan gigi di Poli Gigi Puskesmas. Penelitian ini merupakan eksperimental sungguhan dengan rancangan sama subjek. Ada 18 subjek penelitian yang terlibat aktif dalam penelitian ini yang diambil secara Simpel Random Sampling. Penelitian ini dilakukan pada dokter gigi yang melakukan pelayanan tumpatan gigi di poli gigi puskesmas mulai bulan Oktober 2022 – Desember 2022. Pengambilan data dilakukan selama empat (4) hari berturut-turut pada saat bekerja secara konvensional di Periode 1 dan bekerja dengan Pendekatan Ergonomi Total di Periode 2, kemudian dianalisis secara statistik dengan taraf signifikansi p< 0,05.

Ni Nyoman Kristina menegaskan, hasil analisis statistik membuktikan: Pendekatan Ergonomi Total dengan NutriDen, Sikap Kerja dan Dentist Exercise setelah melakukan prosedur kerja dengan Pendekatan Ergonomi Total dapat menurunkan keluhan muskuloskeletal sebesar 7,28%; menurunkan beban kerja sebesar 4,46%; menurunkan kelelahan sebesar 8,23% dan meningkatkan kenyaman kerja sebesar 33,5%. Dapat disimpulkan bahwa prosedur kerja dengan Pendekatan Ergonomi Total terbukti dapat memperbaiki respon fisiologis berupa penurunan keluhan muskuloskeletal, penurunan beban kerja, penurunan kelelahan dan dapat meningkatkan kenyamanan kerja pada dokter gigi yang melakukan pelayanan tumpatan Gigi di Poli Gigi Puskesmas Kota Denpasar. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi klinis dalam memperbaiki respon fisiologis dan kenyamanan kerja bagi pekerja.

Ujian dipimpin oleh Koordinator Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Prof. Dr. dr. I Made Jawi, M.Kes., dengan tim penguji : Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes (Promotor); Prof. Dr. dr. I Nyoman Adiputra, M.OH., PFK (Kopromotor I); Prof. dr. Ketut Tirtayasa, MS., AIF (Kopromotor II); Prof. dr. I Made Ady Wirawan, S.Ked., MPH., Ph.D; Dr. dr. Susy Purnawati, M.KK; Dr. dr. I Made Muliarta, S.Ked., M.Kes; Dr. Ir. Ida Bagus Alit Swamardika, M.Erg., IPM., ASEAN.Eng; Cokorda Rai Adi Pramartha, S.T., M.M., Ph.D; Dr. Drs. G.K. Gandhiadi, M.T.

Baca Juga  Mahasiswa Ilmu Komunikasi 2022 Raih Prestasi Runner Up 2 Bagus Udayana 2023

Sedangkan undangan akademik adalah : Dr. dr. Luh Putu Ratna Sundari, S.Ked., M.Biomed; Dr. drg. Putu Lestari Sudirman, M.Biomed; Dr. dr. I Putu Adiartha Griadhi, S.Ked., M.Fis., AIFO; Dr. dr. I Made Krisna Dinata, M.Erg; Dr. Anak Agung Istri Ngurah Eka Karyawati, S.Si., M.Eng.

Pada ujian kali ini, Dr. Ni Nyoman Kristina, SKM., MPH dinyatakan lulus sebagai Doktor Lulusan ke-400 Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dengan predikat Sangat Memuaskan. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas3837-Doktor-Ilmu-Kedokteran-Buktikan-Pendekatan-Ergonomi-Total-Dapat-Mengurangi-Kelelahan-dan-Meningkatkan-Kenyamanan-Kerja-Dokter-Gigi.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Pangdam IX/Udayana Pimpin Panen Raya TNI di Tabanan

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melakukan panen raya bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Tabanan.
PANEN RAYA: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melakukan panen raya bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Desa Adat Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7/2026). (Foto: Pendam IX)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui Panen Raya Bersama TNI yang dipimpin Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Desa Adat Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Panen Raya Serentak Tebu, Padi, dan Kedelai yang dipimpin secara daring oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto dari Kabupaten Malang, Jawa Timur. Panen raya dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia sebagai bentuk sinergi nasional dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan.

Secara nasional, panen raya meliputi panen tebu yang didampingi TNI Angkatan Udara di delapan lokasi, panen padi yang didampingi TNI Angkatan Darat di 31 lokasi, serta panen kedelai yang didampingi TNI Angkatan Laut di empat lokasi. Kegiatan tersebut mencerminkan kolaborasi nyata seluruh matra TNI dalam mendukung peningkatan produksi pangan nasional.

Melalui kegiatan ini, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya penguatan sektor pangan secara terpadu, mulai dari peningkatan produksi, pendampingan kepada petani, hingga hilirisasi hasil pertanian agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam arahannya, Presiden juga menekankan bahwa keberhasilan ketahanan pangan merupakan hasil kerja gotong royong seluruh komponen bangsa. Pelibatan TNI dan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan menunjukkan bahwa kedua institusi tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan negara, tetapi juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat serta memiliki tanggung jawab bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di Bali, kegiatan Panen Raya Kodam IX/Udayana dihadiri Forkopimda Provinsi Bali, Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Asrendam IX/Udayana, para Asisten Kasdam, LO TNI AL, LO TNI AU, para Dan/Kabalakdam IX/Udayana, Forkopimda Kabupaten Tabanan, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta kelompok tani.

Baca Juga  Mahasiswa Ilmu Komunikasi 2022 Raih Prestasi Runner Up 2 Bagus Udayana 2023

Dalam sambutannya, Pangdam IX/Udayana menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga panen raya dapat terlaksana dengan baik.

“Keberhasilan panen hari ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi semua pihak. Untuk itu saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat yang terus berkomitmen menjaga produktivitas sektor pertanian,” ujar Pangdam.

Pangdam menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada petani, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan-lahan produktif guna meningkatkan hasil pertanian.

Lebih lanjut, Pangdam mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan inovasi dan teknologi modern.

“Kedepan kita harus berani berinovasi. Optimalisasi teknologi pertanian, penggunaan benih unggul seperti Merah Cendana, pengelolaan irigasi yang baik, hingga manajemen pascapanen yang tepat harus terus kita dorong agar hasil pertanian semakin meningkat, berkualitas, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi petani,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Pangdam berharap Panen Raya Bersama TNI tidak hanya menjadi simbol keberhasilan musim tanam, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong-royong dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri Bila Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato usai memimpin panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
BERIKAN PIDATO: Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Malang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Presiden bahkan menyatakan bahwa apabila diperlukan, anggaran pertahanan dan kepolisian dapat dikurangi untuk memastikan kebutuhan dasar rakyat terpenuhi.

“Kita harus hilangkan kelaparan. Kita harus hilangkan kemiskinan. Kemiskinan, apalagi kemiskinan ekstrem harus kita hilangkan. Insyaallah kita akan hilangkan. Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien. Bila perlu, anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi, untuk menghilangkan kemiskinan,” tegas Presiden dalam pidatonya usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026.

Presiden menyampaikan bahwa langkah efisiensi tersebut menjadi bagian dari upaya besar mempersiapkan masa depan Indonesia di mana Indonesia diproyeksikan sebagai salah satu negara terbesar di dunia pada 2045–2050. Menurut Presiden, cita-cita Indonesia menjadi negara maju hanya dapat terwujud apabila generasi muda saat ini benar-benar dipersiapkan dengan baik.

“Jadi anak-anak yang sekarang umur 10 tahun, yang di SD, dia nanti 25 tahun lagi dia 35 tahun, dia intinya bangsa Indonesia. Jadi kalau kita sekarang tidak urus anak-anak itu, dia bagaimana akan menjadi negara keempat terbesar di dunia?” ujar Presiden.

Dalam konteks tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan negara tidak hanya ditentukan oleh pertahanan dan keamanan dalam arti sempit, tetapi juga oleh kesejahteraan rakyat. Menurut Presiden, rakyat yang kuat, sehat, dan sejahtera merupakan fondasi utama pertahanan nasional.

“Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Kalau ada yang macam-macam sama bangsa Indonesia, seluruh rakyat, seluruh rakyat akan membela bangsa ini. Makanya dari sekarang TNI dan Polri di tengah-tengah rakyat, di tengah-tengah petani dan nelayan,” kata Presiden.

Baca Juga  Dosen FTP Unud Kembangkan Cascara Crispy Kintamani

Presiden juga menyampaikan apresiasi terhadap peran TNI dan Polri yang telah membantu masyarakat melalui berbagai program nyata, termasuk pembangunan jembatan dan penyediaan titik air. Menurut Presiden, kesulitan rakyat harus menjadi perhatian bersama seluruh unsur negara.

“Hari ini saya bangga, hari ini saya bahagia. Saya sungguh bahagia dan saya sungguh merasa terharu. TNI bangun berapa ribu jembatan, Polri juga, berapa ribu titik air. Kita atasi, kesulitan rakyat kita atasi,” ungkap Presiden.

Menutup pidatonya, Presiden menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan milik rakyat, sehingga keberadaannya harus selalu diarahkan untuk membantu rakyat dan mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat.

“Ini Indonesia, TNI, Polri milik rakyat, kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI, Polri harus mengatasi kesulitan rakyat,” pungkas Presiden. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak Tiga Komoditas, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan panen raya tebu di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
PANEN RAYA: Presiden Prabowo Subianto menyaksikan secara langsung panen raya tebu di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Malang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin panen raya serentak yang digelar di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui panen tiga komoditas strategis yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia, yakni tebu oleh TNI Angkatan Udara, kedelai oleh TNI Angkatan Laut, serta padi oleh TNI Angkatan Darat.

Setibanya di lokasi, Kepala Negara meninjau insinerator atau alat pembakar sampah, serta melihat berbagai hasil dan inisiatif hilirisasi yang dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian sekaligus memperkuat industri nasional. Kedatangan Kepala Negara disambut dengan pertunjukan Tari Beskalan Putri, sebelum kemudian meninjau sejumlah stan yang menampilkan program-program unggulan TNI di bidang ketahanan pangan.

Presiden Prabowo kemudian menyaksikan secara langsung proses panen raya tebu yang dilaksanakan di Lanud Abdulrachman Saleh. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari panen raya serentak yang dilaksanakan secara nasional sebagai wujud kolaborasi TNI dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

Dalam laporannya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan bahwa panen raya serentak tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pendampingan terpadu oleh seluruh matra TNI.

“Menindaklanjuti arahan Bapak Presiden, TNI melaksanakan pendampingan terpadu, TNI Angkatan Udara pada komoditas tebu, TNI Angkatan Laut pada komoditas kedelai, dan TNI Angkatan Darat pada komoditas padi,” ujar Panglima TNI.

Secara khusus, Panglima TNI menjelaskan bahwa panen tebu di Lanud Abdulrachman Saleh mencakup lahan seluas 800,5 hektare dengan estimasi hasil panen mencapai 72.045 ton.

Baca Juga  Prodi Spesialis Mikrobiologi Klinik FK Unud Gelar ‘’Guest Lecture‘‘

“Luas siap panen mencapai 800,5 hektare dengan estimasi hasil 72.045 ton dengan nilai diterima pabrik rata-rata Rp720 ribu per ton. Hilirisasi tebu turut menghasilkan molase, bioetanol, industri ataupun farmasi, pupuk organik, dan produk turunan lainnya yang meningkatkan nilai bagi perekonomian nasional,” lanjutnya.

Selanjutnya, Presiden Prabowo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Panen Raya TNI Terintegrasi yang dilaksanakan secara serentak di 43 titik di seluruh Indonesia. Menurut Kepala Negara, kegiatan tersebut mencerminkan bahwa upaya mewujudkan ketahanan pangan merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh komponen bangsa.

“Saya ucapkan selamat atas terselenggaranya Panen Raya TNI terintegrasi yang dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian, tetapi merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam mendukung sektor pangan merupakan wujud nyata pengabdian kepada rakyat. Kepala Negara menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Ini menunjukkan bahwa TNI dan Polri tidak hanya merupakan penjaga pertahanan dan keamanan negara, tapi TNI dan Polri adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat Indonesia. TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat. TNI dan Polri harus selalu bersama rakyat di tengah-tengah rakyat. Kesulitan rakyat adalah kesulitan TNI dan Polri,” tegas Presiden. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca