Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pilkel di Denpasar, Semua Incumbent Berjaya

BALIILU Tayang

:

Pemilihan
Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana saat melakukan pemantauan Pilkel, Minggu (18/9). (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Pelaksanaan Pemilihan Perbekel atau Pilkel di Kota Denpasar dilaksanakan  secara serentak, Minggu (18/9) di empat desa yakni Desa Kesiman Kertalangu dan Desa Dangin Puri Kelod Kecamatan Denpasar Timur, Desa Tegal Kertha Kecamatan Denpasar Barat dan Desa Peguyangan Kaja Kecamatan Denpasar Utara berjalan dengan dengan kondusif dan lancar.

Dari hasil perhitungan sementara semua Incumbent kembali berjaya. Desa Kesiman Kertalangu Incumbent Wayan Suena meraih suara 6.692 atau 95,04 persen. Desa Dangin Puri Kelod Incumbent Made Sada meraih suara 2.694 atau 77,77. Desa Peguyangan Kaja Incumbent  Made Parmita meraih suara 3.550 atau  87,12 persen dan Desa Tegal Kertha Incumbent Putu Trisnajaya meraih suara 6.013 atau 92,59 persen.

Sebelumnya Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah  (Forkopimda) terdiri dari Kasat Binmas  Polresta Kompol Tjok Arimahaputra , Pasi Ops Kodim 16/11 Badung Mayor Arh Made Artha dan Kasi  Intel Kejari Denpasar  Putu Eka Suyantha melakukan pemantauan secara daring bersama Dirjen Pemdes Kemendagri Yusharto Huntoyungo. Setelah Pemantauan  secara daring juga dilaksanakan pemantauan secara langsung ke TPS Yang Batu Kauh Desa Dangin Puri Kelod.

Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana mengatakan, pemilihan perbekel atau Pilkades di Kota Denpasar secara keseluruhan ada 35 dusun, 94 TPS, dengan daftar pemilih tetap 35.982 orang. Desa Kesiman Kertalangu Kecamatan Denpasar Timur ada dua calon perbekel dengan jumlah 11 dusun, 31 TPS dan 11.892  Daftar Pemilihan Tetap (DPT). Kedua Desa Dangin Puri Kelod dengan dua calon, perbekel, 5 dusun, 23 TPS dan 7.230  DPT, ketiga Desa Peguyangan Kaja dengan dua calon perbekel, 11 dusun, 14 TPS dan 6.256 DPT. Keempat dilaksanakan di Desa Tegal Kertha Kecamatan Denpasar Barat dengan dua calon, 8 dusun, 26 TPS dan 10.604 DPT.

Baca Juga  Pemkot Gelar Desiminasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Kota Denpasar

Di sela – sela pemantauan Alit Wiradana menjelaskan, dasar peraturan pelaksanaan pemilihan perbekel ini adalah  Perwali Kota Denpasar No 19 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Walikota Nomor 41 Tahun 2019 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Pemilihan, Pengangkatan Dan Pemberhentian Perbekel, dan  Permendagri No 72 Tahun 2020, di mana dalam melaksanakan tahapan pemilihan Kepala Desa perlu melakukan penegakan protokol kesehatan untuk mencegah aktivitas yg menimbulkan penyebaran atau penularan Covid-19. Juknis Tahapan Pemilihan Perbekel sebanyak 7 (tujuh) petunjuk teknis serta 4 (empat) surat edaran.

Dirjen Pemdes Kemendagri Yusharto Huntoyungo dalam pemantauan secara daring mengatakan, Presiden Jokowi belum mencabut status keadaan darurat Bencana Non alam Corona virus Disease 2019, untuk itu Pilkades mempedomi permendagri 72/2020 dan SE Mendagri No 141/6698/SJ. Menunda dalam hal Kabupaten/Kota dengan kriteria level 4 pada PPKM dan Desa yang berada pada zona merah. Memperkuat koordinasi dengan Forkopimda untuk tetap menjaga protokol kesehatan serta kondusifitas dan stabilitas keamanan. Mendorong Pemda Kabupaten Kota untuk tetap menerapkan 5M dan percepatan vaksinasi.

Namun di Kota Denpasar PPKM dalam situasi level 1 dan tidak ada kasus di empat desa terselenggaranya pilkades. Maka Kota Denpasar bisa menggelar kegiatan pilkades secara serentak.

Kadis DPMD Kota Denpasar I Wayan Budha mengatakan, tahapan selanjutnya adalah pelantikan pada tanggal 10 Oktober mendatang, karena masa jabatan sebelumnya juga berakhir pada 10 Oktober (ayu/eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bunda PAUD Menyapa TK Kuncup Mekar Kuta Utara

Tanamkan Kesadaran Peduli Lingkungan Sejak Dini Lewat Dongeng

Loading

Published

on

By

Bunda PAUD Rasniathi Adi Arnawa menyapa anak-anak TK Kuncup Mekar di Kuta Utara dalam kegiatan edukasi kebersihan dan pengelolaan sampah.
BUNDA PAUD MENYAPA: Bunda PAUD Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, hadir dalam kegiatan "Bunda PAUD Menyapa" di TK. Kuncup Mekar, Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Jumat (17/7). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, hadir menyapa generasi emas dalam kegiatan “Bunda PAUD Menyapa”. Kali ini kegiatan dilaksanakan di TK Kuncup Mekar, Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, pada Jumat (17/7), dengan mengusung tema edukasi kebersihan dan pengelolaan sampah yang dikemas secara menyenangkan bagi anak usia dini.

Kehadiran Bunda PAUD didampingi langsung oleh Forum Anak Daerah (FAD) Badung dan Forum Generasi Berencana (Genre) Badung, yang turut aktif berinteraksi serta mengajak anak-anak mencintai lingkungan sekitar.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Badung beserta jajaran, Kepala Kanwil Disdikpora Kecamatan Kuta Utara, Pengawas TK Kecamatan Kuta Utara, Kepala SPNF SKB Disdikpora Badung, serta para guru dan seluruh anak-anak TK Kuncup Mekar.

Dalam arahannya yang hangat dan penuh kasih sayang, Bunda PAUD Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan kebahagiaannya dapat bertemu langsung dengan anak-anak yang ceria dan penuh semangat. Ia menekankan bahwa menanamkan kebiasaan baik, termasuk cara menyayangi dan menjaga kebersihan lingkungan, paling tepat dilakukan sejak usia emas.

“Kalian adalah tunas bangsa, kebahagiaan dan harapan kita semua. Mulai dari hal paling sederhana: buanglah sampah pada tempatnya, jaga kebersihan sekolah dan rumah kita, serta cintai alam tempat kita tinggal. Kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus akan menjadikan kalian generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ujarnya.

Suasana semakin hidup dan disukai anak-anak ketika perwakilan Forum Anak Daerah Badung dan Forum Generasi Berencana Badung tampil menceritakan dongeng edukatif tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Lewat alur cerita yang ringan, tokoh-tokoh yang disukai, serta gaya penyampaian yang akrab, pesan-pesan tentang kebersihan lingkungan dengan mudah dipahami dan diserap oleh anak-anak dengan penuh antusiasme.

Baca Juga  Desa Dangin Puri Bagikan Bibit Cabai Gratis kepada Masyarakat

Bunda PAUD juga mengapresiasi dedikasi para guru di TK Kuncup Mekar yang tak lelah mendidik dan membimbing anak-anak. Ia berharap sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat semakin kuat dalam membentuk pondasi karakter anak usia dini di Badung.

Kegiatan berlangsung hangat, penuh tawa, dan ditutup dengan pemberian dukungan sarana pendidikan kepada anak-anak TK sebagai wujud kepedulian nyata. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tutup MPLS di SMK PGRI 5 Denpasar, Sekda Eddy Mulya Paparkan Keadaban Digital Citizenship

Published

on

By

Sekda Eddy Mulya menjadi narasumber sekaligus menutup kegiatan MPLS di SMK PGRI 5 Denpasar dengan materi keadaban digital.
TUTUP MPLS: Sekretaris Daerah Kota Denpasar, yang juga merupakan Ketua Kelompok Kerja Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat menjadi narasumber bagi siswa peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sekaligus menutup kegiatan MPLS di SMK PGRI 5 Denpasar pada Jumat (17/7) siang. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, yang juga merupakan Ketua Kelompok Kerja Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menjadi narasumber bagi siswa peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sekaligus menutup kegiatan MPLS di SMK PGRI 5 Denpasar pada Jumat, (17/7) siang.

Dalam kesempatan tersebut, Eddy Mulya mengajak seluruh siswa peserta MPLS SMK PGRI 5 Denpasar untuk mendalami keadaban digital atau yang populer dengan istilah digital citizenship, yang merupakan sebuah pendekatan atau kemampuan untuk menggunakan teknologi secara bijak, etis, dan bertanggung jawab.

Kehadirannya di berbagai sekolah pada MPLS ini, kata Eddy Mulya menjadi komitmen dan kewajiban guna memproklamasikan, mengedukasi, dan menyampaikan bagaimana kita menciptakan sekolah dengan basis budaya yang aman, sehat, dan nyaman.

Lebih lanjut Eddy Mulya menekankan satu topik penting lainnya. Yakni, seluruh siswa saat ini berada di era adaptasi perubahan, era globalisasi, dan era digitalisasi. Seperti pesan sering disampaikan, kata Eddy Mulya, pihaknya mengajak untuk menghadapi proses globalisasi dan digitalisasi ini dengan sangat bijak, termasuk di dalamnya aspek-aspek digitalisasi.

“Pada sore hari ini, saya ingin mengajak adik-adik semua, mari kita jadikan SMK PGRI 5 Denpasar ini sebagai percontohan keadaban digital (digital citizenship),” ungkapnya.

Eddy Mulya kemudian memaparkan, definisi keadaban digital ini sebenarnya sangat mudah dan ringan. Ketika kita berhadapan dengan era dan arus globalisasi ini, keadaban digital dapat dijadikan sebuah pendekatan atau kemampuan untuk menggunakan teknologi secara bijak, etis, dan bertanggung jawab.

Agar pemanfaatan teknologi digital ini menjadi sangat efektif, lanjut Eddy Mulya, para siswa harus bisa menerapkannya di sepanjang waktu persekolahan, di rumah, di masyarakat, dan di mana saja berada. “Oleh karena itu, saya mengajak kita semua untuk menggunakan teknologi digital seperti gawai (HP), laptop, komputer (personal computer), hingga iPad secara bijak,” tegasnya.

Baca Juga  Desa Dangin Puri Bagikan Bibit Cabai Gratis kepada Masyarakat

Lebih jauh, Eddy Mulya juga berpesan, manfaatkanlah berbagai media sosial dengan bijak. Begitu pula saat para siswa berada di kelas nanti, baik dalam menggunakan e-learning, menyusun PowerPoint, maupun aktivitas digital lainnya. Pihaknya sangat berharap semuanya dimanfaatkan dengan bijak.

“Saya menitipkan topik keadaban digital ini secara khusus kepada Ibu Kepala Sekolah dan kepada guru Teknologi Informasi (TI/IT) di sekolah ini. Dengan demikian, kita semua dapat bergerak cepat memanfaatkan teknologi terkini, namun tetap mempertahankan identitas bahwa SMK PGRI 5 Denpasar adalah sekolah percontohan keadaban digital,” katanya.

Sekolah ini lanjutnya, akan menjadi sekolah yang teristimewa ketika mampu menjadi pelopor keadaban digital, serta menjadi percontohan bagi sekolah dengan budaya yang Sehat, Aman, dan Nyaman (BASN). Salah satu poin penting dalam membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman tersebut adalah melalui penerapan keadaban digital.

“Masa Pengenalan Lingkungan Siswa (MPLS) SMK PGRI 5 Denpasar resmi ditutup. Saya berharap adik-adik sekalian mendapatkan kesan teristimewa di sekolah ini. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan siap untuk memasuki tahun ajaran baru pada minggu depan,” ujar Eddy Mulya.

Sementara Kepala SMK PGRI 5 Denpasar Nuning Kurniawati mengucap terimakasih yang sebesar-besarnya atas kesediaan hadirnya Sekda Denpasar Eddy Mulya untuk memberikan motivasi dan menutup kegiatan MPLS di SMK PGRI 5 Denpasar.

“MPLS SMK PGRI 5 Denpasar diharapkan dapat melahirkan generasi yang selain unggul dalam bidang akademik, juga berkarakter dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman khususnya di keadaban digitalisasi,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ketua Pokja PAUD Ayu Kristi Arya Wibawa Tinjau Hari Terakhir MPLS, Tekankan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan

Published

on

By

Ketua Pokja Bunda PAUD Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa meninjau pelaksanaan MPLS di TK Sila Dharma dan SD Negeri 11 Pemecutan.
TINJAU MPLS: Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa bersama Ketua Persatuan Pelaksana Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulia saat meninjau pelaksanaan MPLS di 2 sekolah, yakni TK Sila Dharma Kota Denpasar, dan SD Negeri 11 Pemecutan, Jumat (17/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa bersama Ketua Persatuan Pelaksana Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulia meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di 2 sekolah, yakni TK Sila Dharma Kota Denpasar, dan SD Negeri 11 Pemecutan, Jumat (17/7). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan proses transisi siswa dari jenjang PAUD ke jenjang SD berjalan dengan lancar, nyaman, dan menyenangkan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Ni Made Ayu Agustini, Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, I Nyoman Andika dan Bunda Paud Kelurahan Pemecutan, Ny. Komang Ayu Widiani Kusumajaya.

Dalam kunjungannya, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa turut serta dalam kegiatan MPLS seperti senam bersama dan bernyanyi, serta memberikan pesan moral kepada anak-anak agar belajar menjadi pribadi mandiri , serta terbentuk rasa yang aman, tenang, dan nyaman saat berada di sekolah.

“Kegiatan peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan MPLS berjalan lancar. Dalam kesempatan ini juga kami memberikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah mengemas MPLS dengan berbagai kegiatan edukatif yang bersifat non-akademik, seperti pengenalan lingkungan sekolah melalui permainan, bernyanyi, dan aktivitas kreatif lainnya. Sehingga nantinya para siswa yang baru akan cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolahnya serta terciptanya rasa aman, nyaman, dan bahagia saat berada di sekolah,” ujar Ayu Kristi.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk perhatian serius Pemerintah Kota Denpasar melalui Pokja Bunda PAUD dalam memastikan transisi anak usia dini menuju jenjang pendidikan dasar berjalan dengan nyaman dan menyenangkan.

Baca Juga  Desa Dangin Puri Bagikan Bibit Cabai Gratis kepada Masyarakat

Kepala Sekolah TK Sila Dharma, Ni Made Suci Purwani, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Denpasar. Ia menyatakan bahwa pelaksanaan MPLS di sekolahnya telah berjalan dengan baik dan sesuai pedoman, diawali dengan senam bersama, doa pagi, dan pengenalan lingkungan sekolah.

Hal senada disampaikan Kepala SDN 11 Pemecutan, I Gusti Nyoman Sri Artini yang juga menyatakan bahwa meskipun sekolahnya pada tahun ini menerima 64 murid baru, MPLS tetap dilaksanakan dengan semangat dan penuh tanggung jawab.

“​Kami di sekolah berkomitmen untuk memberikan ruang bagi anak-anak agar merasa senang berada di sekolah. Selama masa MPLS ini, kami fokus pada pembangunan karakter dan pengenalan lingkungan melalui metode bermain. Kami memastikan anak-anak tidak merasa terbebani dengan ekspektasi akademis yang berat di hari-hari pertama mereka, sehingga mereka bisa lebih percaya diri dalam bersosialisasi dengan teman baru,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca