Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Denpasar Jadi Rujukan Penanganan Kemiskinan

Walikota Jaya Negara Terima Studi Tiru Bupati Paser

Loading

BALIILU Tayang

:

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima kunjungan studi tiru Bupati Paser di Kantor Walikota Denpasar.
TERIMA KUNJUNGAN: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menerima kunjungan studi tiru Pemerintah Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, yang dipimpin Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, di Kantor Walikota Denpasar, Kamis (16/7). (Foto: Hms Dps)TERIMA KUNJUNGAN: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menerima kunjungan studi tiru Pemerintah Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, yang dipimpin Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, di Kantor Walikota Denpasar, Kamis (16/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima kunjungan studi tiru Pemerintah Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, yang dipimpin Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, di Kantor Walikota Denpasar, Kamis (16/7). Kunjungan tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman mengenai strategi penanggulangan kemiskinan, dengan Kota Denpasar dipilih sebagai daerah pertama yang dikunjungi Kabupaten Paser untuk mempelajari berbagai inovasi dan kebijakan dalam menekan angka kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem.

Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli beserta rombongan diterima langsung Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara. Turut mendampingi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar Komang Lestari Kusuma Dewi, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar Dewa Gede Juli Artabrata, Sekretaris Dinas Sosial Kota Denpasar Made Yudyani Putri, serta Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Anak Agung Ngurah Gede Dharmayuda.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Fahmi Fadli mengungkapkan apresiasinya atas sambutan hangat Pemerintah Kota Denpasar. Menurutnya, keberhasilan Denpasar menekan angka kemiskinan ekstrem hingga sekitar 0,03 persen menjadi inspirasi bagi daerah lain. Karena itu, Kabupaten Paser ingin mempelajari secara langsung berbagai kebijakan, inovasi, serta pola kolaborasi lintas sektor yang diterapkan Pemkot Denpasar agar dapat diadaptasi sesuai kondisi daerahnya.

“Kami datang ke Denpasar untuk belajar bersama. Penanganan kemiskinan di Kota Denpasar sangat baik, terutama dalam menekan kemiskinan ekstrem yang kini hampir mencapai nol. Terima kasih atas penerimaan dan kesempatan berbagi pengalaman yang diberikan kepada kami,” ujar dr. Fahmi Fadli.

Sementara itu, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Paser yang telah memilih Kota Denpasar sebagai pusat study tiru. Jaya Negara menjelaskan bahwa keberhasilan menekan angka kemiskinan tidak lepas dari sinergi seluruh pihak serta dukungan kondisi Denpasar sebagai ibu kota Provinsi Bali dan daerah pariwisata.

Baca Juga  Siswa SDN 4 Sumerta Belajar Bercocok Tanam di Komunitas Tani Tukad Turbin

“Dengan jumlah penduduk sekitar 762,48 ribu jiwa yang tersebar di empat kecamatan, 27 desa, dan 16 kelurahan, Denpasar terus berupaya menjaga pertumbuhan ekonomi melalui penguatan sektor jasa, perdagangan, pariwisata, dan penyelenggaraan berbagai event kreatif yang mampu menggerakkan UMKM,” ujar Jaya Negara.

Jaya Negara menambahkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Denpasar saat ini mencapai sekitar Rp. 2,2 triliun. Di sisi lain, persentase penduduk miskin di Kota Denpasar juga terus mengalami penurunan. Dari 2,14 persen pada tahun 2020, angka tersebut sempat meningkat akibat dampak pandemi, namun kembali menurun secara konsisten hingga mencapai 2,16 persen pada tahun 2025. Capaian ini jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata Provinsi Bali.

Lebih lanjut Jaya Negara menjelaskan, Pemkot Denpasar menjalankan berbagai program terpadu dalam upaya memutus mata rantai kemiskinan, di antaranya program bedah rumah senilai Rp.100 juta per unit yang didukung CSR BUMN, Perumda, serta berbagai pemangku kepentingan. Selain menyediakan hunian yang layak, Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat transformasi digital dalam pelayanan publik, salah satunya melalui pelaksanaan uji coba Perlindungan Sosial Digital (Perlinsos Digital). “Program ini menjadi langkah strategis untuk memastikan penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat melalui pemanfaatan data yang terintegrasi,” ujar Jaya Negara. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo: LNG Abadi Masela Jadi Tonggak Kemandirian Energi dan Mesin Baru Kemakmuran Rakyat

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto meresmikan groundbreaking Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela secara hybrid dari Istana Merdeka.
GROUNDBREAKING: Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela pada Kamis, 16 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela merupakan tonggak penting dalam memperkuat kemandirian energi nasional sekaligus mempercepat transformasi Indonesia menuju negara industri modern. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Negara saat meresmikan groundbreaking proyek LNG Abadi Masela yang digelar secara hybrid melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, dan lokasi proyek di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, pada Kamis, 16 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk mitra investasi dari Jepang. Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen membangun kerja sama yang saling menguntungkan, namun tetap mengedepankan tanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

“Kita mulai proyek ini, kita cari suatu keuntungan bersama. Kehormatan bagi tuan rumah adalah kalau mitranya, kalau tamunya bahagia itu kehormatan bagi tuan rumah. Tapi kita pun punya tanggung jawab kepada rakyat kita. Rakyat kita masih banyak yang hidupnya susah sehingga saudara-saudara, saya sebagai Presiden Republik Indonesia saya sebagai yang menerima mandat dari rakyat Indonesia, saya sekali lagi saya tegaskan jalankanlah proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan,” ujar Presiden.

Presiden menekankan bahwa keberhasilan proyek tersebut harus mampu memberikan manfaat bagi seluruh pihak. Menurutnya, keuntungan bagi investor harus berjalan beriringan dengan terpenuhinya kepentingan nasional, terutama dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Presiden menjelaskan bahwa proyek LNG Abadi Masela memiliki nilai investasi sekitar 20,9 miliar dolar Amerika Serikat dan diproyeksikan menghasilkan lebih dari 9 juta ton gas, kondensat, dan produk lainnya. Menurut Presiden, proyek tersebut akan menjadi penopang penting bagi program hilirisasi nasional yang membutuhkan pasokan energi dalam jumlah besar.

Baca Juga  Dinsos Denpasar Gelar Pelatihan Literasi dan Parenting kepada Keluarga Penyandang Disabilitas

“Proyek ini investasinya sangat besar 20,9 miliar dolar, hampir 21 miliar dolar, akan menghasilkan lebih dari 9 juta ton gas, kondensat dan sebagainya sehingga ini akan sangat membantu bangsa Indonesia melaksanakan pembangunan. Kita harus melakukan hilirisasi, dan hilirisasi ini membutuhkan energi,” kata Presiden.

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah mendorong keterlibatan putra daerah, pelaku usaha lokal, serta dukungan dari BUMN agar manfaat ekonomi proyek dapat dirasakan secara luas, khususnya oleh masyarakat di wilayah sekitar.

“Ekonomi, pembangunan, transformasi, hilirisasi, industrialisasi harus secepatnya membawa kemakmuran untuk sebanyak-banyaknya rakyat Indonesia. Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat, kita tanggung jawabnya adalah menjamin bahwa rakyat merasakan sehingga komitmen tadi mengutamakan putra daerah, membantu pengusaha-pengusaha lokal,” tegas Presiden.

Menutup sambutannya, Presiden menyatakan optimistis proyek LNG Abadi Masela akan menjadi pendorong kemajuan Indonesia, khususnya kawasan Indonesia Timur. Tidak hanya itu, proyek tersebut juga diharapkan akan memperkuat ketahanan energi nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Saya yakin proyek ini nanti akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia khususnya Indonesia Timur, ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan juga tonggak yang penting bagi kesejahteraan rakyat Indonesia,” ujar Presiden. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Apresiasi Sinergi Semua Pihak Wujudkan Proyek LNG Abadi Masela

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto mengikuti groundbreaking Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela secara hybrid dari Istana Merdeka
GROUNDBREAKING: Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela pada Kamis, 16 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela yang ditandai dengan groundbreaking pada Kamis, 16 Juli 2026. Dalam sambutannya yang disampaikan secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, Presiden menilai dimulainya proyek yang telah dinantikan selama hampir tiga dekade tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat kemandirian energi Indonesia.

Presiden menegaskan bahwa energi merupakan salah satu syarat utama bagi kelangsungan hidup sebuah bangsa. Indonesia, menurut Presiden, patut bersyukur karena dianugerahi cadangan energi yang besar, termasuk di wilayah Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.

“Kita sadar, bangsa Indonesia sadar, bahwa kita diberi karunia yang luar biasa oleh Yang Maha Kuasa. Buktinya antara lain bahwa kita sudah paham bahwa di perairan kita di Tanimbar, di Maluku ini kita memiliki cadangan energi yang sangat besar,” ucap Presiden.

Untuk itu, Kepala Negara menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi hingga proyek abadi Masela memasuki tahap pembangunan. Presiden mengapresiasi sinergi seluruh pihak termasuk para investor dalam mewujudkan proyek strategis yang telah dipersiapkan sejak 28 tahun lalu.

“Kita hargai dari kawan-kawan kita dari Jepang yang investasi di sini dari Inpex. Kita juga berterima kasih saudara-saudara kita dari Malaysia, Petronas juga ikut di sini. Dan kita tentunya bangga putri kita, perusahaan nasional kita Pertamina ada di sini. Dan kita harus semua bahu-membahu bekerja sehingga proyek ini sukses dan proyek ini cepat produksi, dan cepat menghasilkan,” katanya.

Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, Presiden menilai Indonesia memiliki modal penting berupa stabilitas dan hubungan kerja sama yang baik dengan berbagai negara. Keberhasilan pembangunan proyek ini pun menjadi bukti bahwa kerja keras, persatuan, dan kolaborasi mampu mewujudkan proyek strategis yang dapat memberikan manfaat bagi bangsa.

Baca Juga  Dinsos Denpasar Gelar Pelatihan Literasi dan Parenting kepada Keluarga Penyandang Disabilitas

“Hari ini kita berbesar hati, kita bangga. Alhamdulillah setelah puluhan tahun proyek ini berjalan,” lanjutnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemerintah Integrasikan Kopdes Merah Putih, BUMDes, dan Desa Tematik untuk Perkuat Ekonomi Desa

Published

on

By

Mendes PDT Yandri Susanto memberikan keterangan mengenai integrasi Kopdes Merah Putih, BUMDes, dan desa tematik di Istana Kepresidenan Jakarta.
BERI KETERANGAN: Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto saat memberikan keterangan pers kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Pemerintah terus memperkuat ekosistem ekonomi desa melalui pengoperasian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD/KMP) yang terintegrasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta pengembangan desa tematik berbasis potensi lokal. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengatakan bahwa Kementerian Desa terus berkoordinasi dengan 10 asosiasi desa sebagai mitra strategis dalam memastikan pelaksanaan program pemerintah tersebut berjalan optimal di seluruh Indonesia.

“Jadi 10 asosiasi desa ini menjadi mitra strategis Kementerian Desa untuk memastikan program Bapak Presiden melalui Asta Cita yang ke-6 itu benar-benar terlaksana, termasuk Koperasi Desa Merah Putih dan kami memang dari Asta Cita keenam itu ada 12 aksi bangun desa, di antara itu desa tematik,” ujar Yandri dalam keterangannya kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.

Yandri menjelaskan bahwa Kopdes/Kel Merah Putih nantinya akan berperan sebagai offtaker yang bekerja sama dengan BUMDes untuk menyerap sekaligus memasarkan hasil produksi masyarakat desa. Dengan demikian, keberadaan koperasi tidak akan menggantikan ataupun bersaing dengan BUMDes, melainkan saling melengkapi dalam memperkuat aktivitas ekonomi di desa.\

“Para petani sesuai dengan potensi desa masing-masing, karena jumlah desa banyak sekali 75.266, dengan berbagai potensi yang ada, tentu nanti masing-masing Kopdes bekerja sama dengan BUMDes memastikan semua produk desa itu sesuai dengan potensinya, akan dipastikan bisa mendapatkan manfaat bagi para penduduk desa,” jelas Yandri.

Ke depan, lanjut Yandri, seluruh potensi desa akan dimaksimalkan melalui operasional Kopdes/Kel Merah Putih. Selain memperkuat perekonomian masyarakat, keberhasilan koperasi juga akan memberikan manfaat langsung bagi pemerintah desa melalui pembagian hasil usaha.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara “Ngayah Nyangging” Pelaksanaan “Metatah” Massal di PHDI Denpasar

“Nanti kalau sudah jalan, kami pasti akan maksimalkan fungsinya melalui potensi desa masing-masing, pasti. Apalagi yang dipakai kan dana desa dan apalagi nanti dari keuntungan itu ada 20 persen dari Kopdes itu akan menjadi pendapatan asli desa. Jadi pemerintah desa dengan segala unsurnya punya kepentingan, Kopdes ini berhasil dan sukses karena ada efek positifnya kepada desa, termasuk sisanya yang 80 persen akan kembali ke rakyat di desa itu,” ungkap Yandri.

Selain itu, Yandri menyebut pengembangan desa tematik telah dijalankan selama setahun terakhir dan telah menunjukkan hasil yang positif. “Banyak desa tematik ini menjadi penyuplai MBG, banyak. Jadi hampir seribu bahkan BUMDes itu menjadi penyuplai utama MBG,” ungkap Yandri.

Lebih lanjut, Yandri menjelaskan bahwa pengembangan desa tematik akan disesuaikan dengan potensi ekonomi masing-masing daerah, mulai dari komoditas pertanian, perikanan, hingga perkebunan.

“Memang ada desa jagung, ada desa padi, ada juga desa ikan nila, desa ikan lele, desa coklat, dan desa-desa lain. Nah ini nanti tetap Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi offtaker-nya bekerjasama dengan badan usaha milik desa,” pungkas Yandri. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca