Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pelantikan dan Peresmian Anggota Muda LPM Suara Satwa FKH Unud

BALIILU Tayang

:

pelantikan
Pelantikan dan peresmian Anggota Muda LPM Suara Satwa FKH Unud di Bedugul Tabanan ditutup sesi foto bersama. (Foto: Ist)

Tabanan, baliilu.com – Lembaga Pers Mahasiswa Suara Satwa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana mengadakan acara Tukar Pena 2022 yang membawakan tema “Veterinarian Role in Digital Journalism”. Tukar Pena atau Studi Karya dan Perekrutan Anggota sendiri bertujuan untuk melakukan perekrutan para anggota baru LPM Suara Satwa  sebagai bentuk meneruskan upaya demokrasi di lingkungan kampus melalui jurnalistik.

Pada Tukar Pena ini, mahasiswa yang baru bergabung dengan LPM Suara Satwa akan diperkenalkan mengenai LPM Suara Satwa dan jurnalistik secara lebih luas. Pelaksanaan kegiatan Tukar Pena meliputi beberapa rangkaian kegiatan, yakni pendaftaran senat mahasiswa LPM Suara Satwa, upgrading Tukar Pena, seleksi calon anggota yang meliputi penugasan dan wawancara, serta hari puncak Studi Karya dan Perekrutan Anggota (Tukar Pena). Hari puncak Tukar Pena ini dilaksanakan selama dua hari yakni dari hari Sabtu, 24 September 2022 hingga Minggu, 25 September 2022 Agro Puncak Bedugul, Tabanan, Bali. Anggota muda LPM Suara Satwa yang diterima berjumlah sebanyak 22 orang. 

 Hari pertama, para peserta diminta untuk berkumpul terlebih dahulu di kampus pada pukul 07.00 WITA. Peserta diminta untuk berkumpul per-gugus dan diberi tugas membuat yel-yel yang akan ditampilkan selama acara berlangsung. Tidak lama setelah itu, peserta diminta untuk menaiki bus secara bertahap per-gugusnya. Peserta berangkat menuju lokasi menggunakan bus sampai sekitar pukul 10.00 WITA, mereka pun tiba di sana. Lalu peserta diberikan waktu untuk berkumpul setiap gugusnya untuk membahas mengenai yel-yel yang sudah ditugaskan. Sebelum itu, peserta diminta  untuk menyimpan berbagai barang keperluan selama menginap 2 hari 1 malam. Kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan di lapangan yang dihadiri oleh seluruh peserta, panitia dan juga pembina LPM Suara Satwa, Prof. Dr. drh. Iwan Harjono Utama, MS.

Kegiatan selanjutnya yaitu pembawaan materi oleh drh. A. Subur Tjahjono, dengan tema yang dibawakan yaitu “Jurnalis Veteriner yang Eksis, Adaptif, dan Berani Speak Up di Era Dunia.” Pembahasan dari materi yang dipaparkan yaitu mengenai betapa pentingnya seorang jurnalis untuk memberitakan hal benar mengenai hewan dan teknik-teknik dalam pembuatan berita seperti apa yang baik dan benar. Tidak lupa pada akhir dari penyampaian materi, dilakukan sesi diskusi. Sesi diskusi kali ini tampak cukup berbeda karena dok Subur membagikan buku novel terbitan dari kompas untuk para peserta. Karena hal itu, para peserta dengan semangat dan penuh antusias bertanya mengenai materi yang dibawakan dan mendapatkan buku bagi setiap peserta yang bertanya. Akhir dari kegiatan ini, dilakukan sesi dokumentasi di mana setiap penanya yang mendapatkan buku berfoto bersama dengan dok Subur. 

Baca Juga  Tingkatkan Layanan, RSHP FKH Unud Tambah Perangkat Komputer

Sesi selanjutnya adalah sesi talkshow bersama Prof. Dr. drh. Iwan Harjono Utama, MS membahas mengenai menulis. Sebelum acara talkshow dilaksanakan, prof Iwan melakukan pemaparan materi mengenai bagaimana menulis dan isi tulisan yang baik, kemudian dilanjutkan dengan talkshow yang berjalan dengan kondusif. 

Untuk mencairkan suasana yang telah terlihat sedikit mengantuk, maka dilanjutkan dengan acara ice breaking oleh Najwa dan Dion. Setelah itu, dilanjutkan dengan sesi ibadah dan makan siang bersama yang dilakukan dengan membuat lingkaran besar dan duduk berselingan antara peserta dan panitia. 

Acara yang cukup menegangkan yaitu dengan pemberitahuan divisi bagi setiap peserta. Sebelum diberitahukan pembagiannya, para koor dari setiap divisi diminta untuk naik panggung dan memperkenalkan diri sesuai dengan divisinya masing-masing. Hal yang menegangkan yaitu pemanggilan nama secara satu per satu. Namun ketika nama para peserta disebut bersamaan dengan hasil divisinya, terlihat wajah yang kaget dan senang. Setelah itu dilakukan sesi diskusi menurut divisinya masing-masing. Hal yang dilakukan dalam sesi ini yaitu anggota divisi lama dan anggota baru dapat berbagi mengenai tugas dan pekerjaan yang dilakukan setiap divisinya. Diskusi tiap divisi diakhiri dengan sesi foto bersama yang berlangsung seru dan meriah.

Setelah diskusi bersama divisi selesai, peserta dan panitia bermain games bersama di lapangan. Setiap gugus saling melawan satu sama lain untuk memenangkan pertandingan games tersebut. Tidak hanya itu, panitia sendiri mengikuti acara games tersebut untuk bersenang-senang dan membangun kebersamaan bersama dengan para peserta. 

Ketika malam tiba, kegiatan masih tetap berlangsung. Kegiatan pertama yaitu membuat surat secara anonim dengan tujuan bebas, serta malam puncak berupa pentas seni. Peserta sangat antusias menunggu kegiatan dilaksanakan di lapangan, berkumpul di sekeliling api unggun. Sayangnya api tidak dapat dinyalakan karena kayu bakar yang basah, sehingga kegiatan harus dilakukan di dalam ruangan aula. Hal ini tidak membuat kegiatan kalah seru, karena pembacaan surat dan pentas seni oleh setiap gugus yang sangat menarik dan penuh kejutan berhasil membuat semua peserta dan panitia terhibur. Tidak mau kalah, panitia juga menampilkan penampilan yang sangat memukau dan heboh. Kegiatan pentas seni ini dilaksanakan dengan meriah dan overpowered. Sungguh malam yang tidak dapat dilupakan. Setelah pukul 22.30 WITA, seluruh peserta dan panitia bersiap untuk istirahat dan tidur. 

Baca Juga  FKH Unud Ikut Serta Gebyar Vaksinasi PMK di Buleleng

Pada hari kedua, kegiatan diawali dengan senam bersama oleh para peserta yang dipimpin oleh panitia. Usai membakar semangat dengan senam, peserta bersiap untuk mengikuti kegiatan selanjutnya yakni trekking Peserta berjalan menyusuri 6 pos yang telah disiapkan oleh panitia secara berkelompok. Pos yang pertama adalah pos baca puisi. Di sini peserta akan membaca teks yang akan diberikan panitia dengan nada puisi. Tiap anggota kelompok akan membaca satu bait kecuali satu orang yang melakukan gerakan. Kemudian pada pos kedua, peserta bermain tebak gaya di mana panitia memberikan sebuah kata, kemudian salah seorang anggota harus memperagakannya. dan peserta lain harus menebaknya dengan cepat dan benar. Menuju pos tiga, yaitu  “Bersatu Kita Teguh”.

Pada pos ini peserta dihimbau untuk membentuk lingkaran dengan jarak 2 meter. Lalu setiap peserta berputar di tempat sebanyak 10 putaran. Pada hitungan ke-10, peserta harus menyatukan tangan mereka ke tengah. Kemudian dengan teknis yang sama peserta harus menyatukan kaki mereka dan terakhir jari telunjuk. Trekking dilanjutkan ke pos yang keempat yakni pos “Mari Kita Pecahkan”. Di sini panitia akan memberikan teka-teki yg harus dipecahkan peserta. Panitia akan memberikan clue dan peserta harus bekerja sama untuk memecahkan pesan yang tersembunyi. Kemudian beralih ke pos lima yang bernama pos “Emergency Call”. Pertama, panitia memberikan arahan pada peserta untuk berjongkok, lalu panitia menyebut angka 1-5 secepatnya, dan menyebutkan perintah tambahan. Selanjutnya pada pos terakhir, mereka akan diajak berbincang-bincang oleh Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi, serta Badan Konsultan LPM Suara Satwa. 

 Setelah dilaksanakannya trekking, peserta diarahkan kembali ke aula untuk bersiap-siap dengan kegiatan selanjutnya yakni pelantikan anggota muda LPM Suara Satwa sebagai puncak kegiatan Tukar Pena tahun ini. Acara pelantikan ini dihadiri oleh para pembina LPM Suara Satwa beserta Badan Konsultan, Pemimpin Umum, dan Pemimpin Redaksi LPM Suara Satwa.  Dengan berpakaian dominan hitam, peserta berbaris sesuai divisi menunggu giliran nama mereka akan dipanggil. Peserta akan maju ke depan untuk mengucap sumpah akan selalu berkomitmen dan berkontribusi untuk LPM Suara Satwa. Usai pengucapan sumpah, acara pelantikan dilanjutkan dengan sambutan oleh Pemimpin Umum LPM SS, Rahma Annisa Prayoko. Dalam sambutannya ia mengucapkan selamat kepada seluruh anggota baru LPM Suara satwa atas bergabungnya mereka menjadi keluarga besar LPM SS. Ia juga mengatakan bahwa dari sini kita kan belajar bersama untuk membawa LPM SS menjadi lebih baik. Selanjutnya adalah sambutan dari Pemimpin Redaksi, Rindar Mentari Nusanti Putri, dilanjutkan dengan sambutan oleh pembina yang hadir, yaitu Prof. Dr. Drh. Iwan Harjono Utama, M.S., Prof. Dr. drh. I Gusti Ngurah Kade Mahardika, Dr. drh. I Wayan Batan, MS., serta Drh. Romy Muhammad Dary Mufa, S.KH., M.Si. Usainya kegiatan pelantikan ini menandakan berakhirnya pula kegiatan Tukar Pena 2022. Peserta diarahkan untuk melakukan bersih-bersih dan merapikan barang bawaan masing-masing sebelum bersama-sama berangkat untuk kembali ke kampus menggunakan bus.

Baca Juga  FKH Unud Rayakan Puncak HUT Ke-25 dan Badan Kekeluargaan Ke-39

Secara keseluruhan kegiatan Tukar Pena telah berjalan dengan sangat baik. Akan tetapi hal ini tidak berarti tidak ada hal yang akan menjadi bahan evaluasi. Sempat terjadi beberapa kali kemunduran jadwal kegiatan, dan terdapat beberapa agenda yang harus dialihkan dengan agenda lain. Terlepas dari itu kerja sama dari setiap panitia dan peserta membuat kegiatan Tukar Pena dapat terselesaikan dengan menyenangkan hingga akhir. Diharapkan  dengan direkrutnya anggota muda dapat menjadi langkah baru bagi LPM Suara Satwa untuk menjadi lebih baik. Selain itu, diharapkan kegiatan ini mampu memupuk rasa kebersamaan dan kekeluargaan antar anggota LPM Suara Satwa FKH Unud. LPM Suara Satwa akan selalu menjadi rumah bagi anggota entah itu pertama, kedua ataupun seterusnya. LPM SS akan selalu siap merangkul anggotanya di mana pun dan kapan pun mereka berada. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1909-PELANTIKAN-DAN-PERESMIAN-ANGGOTA-MUDA-LPM-SUARA-SATWA-FAKULTAS-KEDOKTERAN-HEWAN-UNIVERSITAS-UDAYANA.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pendaki Pingsan di Gunung Agung

Published

on

By

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban pendaki yang pingsan di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026)
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban pendaki Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Seorang pendaki mengalami kelelahan hingga hilang kesadaran saat melakukan pendakian di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). Mulanya korban bernama I Gusti Agung Eka Sanjaya (45) pergi bersama rombongan berjumlah 8 orang melaksanakan pendakian siang hari, sekitar pukul 12.00 Wita. Mereka memulai titik awal perjalanan dari Pura Pasar Agung Selat. Berselang kurang lebih 2 jam, korban kelelahan dan tidak sadarkan diri di ketinggian 2200 MDPL.

Informasi kejadian tersebut diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dan segera direspons dengan memberangkatkan personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Mempercepat upaya evakuasi, Pemandu KUPS Pasar Agung lebih dahulu menuju posisi korban.

“Pada pukul 15.00 Wita tim 1 yang berjumlah 25 orang dari pemandu lokal Pasar Agung bergerak untuk mempercepat evakuasi,” jelas Putu Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Sementara itu 9 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangassm bergerak ke Pos Pendakian Pasar Agung.

Kira-kira 30 menit kemudian mereka bertemu dengan korban pada ketinggian 2200 MDPL. Pukul 16.40 Wita SRU 2 dengan jumlah 15 orang menyusul menuju atas. Mereka berhasil bertemu di ketinggian 2100 MDPL dan selanjutnya mengevakuasi korban menuju Pos Pasar Agung, dengan kondisi masih tidak sadarkan diri.

Akhirnya sekitar pukul 18.00 Wita tim SAR gabungan bersama korban tiba di Pos Pasar Agung, kemudian I Gusti Agung Eka Sanjaya langsung ditangani oleh tim medis Puskesmas Selat. Untuk pemeriksaan lebih lanjut ia dievakuasi menuju Puskesmas Selat menggunakan ambulance.

Unsur SAR yang turut dalam upaya evakuasi diantaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Selat, Babhinsa Selat, Babhinkamtibmas Selat, BPBD Karangasem, Disdamkar Selat, Puskesmas Desa Selat, Pemandu KUPS Lokal Pasar Agung, Humas Pura Pasar Agung, rekan korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Baca Juga  FKH Unud Rayakan Puncak HUT Ke-25 dan Badan Kekeluargaan Ke-39

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Proyek Strategis Pengendali Banjir di Kuta

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pengendali banjir di Kecamatan Kuta
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka mengatasi banjir di Wilayah Badung Tengah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026).

Adapun beberapa proyek strategis yang ditinjau diantaranya Pekerjaan Pembuangan Irigasi – Pembangunan Drainase Pengendali Banjir Jalan Basangkasa – Jalan Sunset Road di Kecamatan Kuta Kabupaten Badung, dengan total ruas yang akan tertangani sebesar 6.330 m2.

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat, serta tokoh masyarakat.

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan, banjir di wilayah Jalan Dewi Sri merupakan momok setiap tahun pada musim hujan. Untuk itu, setelah beberapa kali pemantauan dan tahun ini bisa dieksekusi oleh Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas PUPR.

“Dulu kami sudah sering turun memantau, tetapi baru sekarang bisa dikerjakan karena anggarannya baru tersedia di APBD Induk 2026, sehingga tahun ini baru bisa dieksekusi. Mudah-mudahan dengan perbaikan drainase yang cukup lebar dan bagus, banjir yang sering terjadi di sepanjang Dewi Sri dan sekitarnya dapat diminimalisir. Harapan kita tentu secara rutin dapat melaksanakan normalisasi di aliran Tukad Mati,” ujarnya.

Dalam mengatasi banjir, Pemkab Badung akan menambah pompa berkekuatan 30.000 liter per detik untuk memompa air dari aliran Tukad Mati menuju Teluk Benoa. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mudah-mudahan apa yang selama ini masyarakat pertanyakan, sekarang jawabannya. Bahwa kita konsisten dan komit mengerjakan. Saya minta masyarakat untuk tetap memilah sampah dan jangan membuang sampah sembarangan. Walaupun kita buat drainase sebesar apapun dan sebaik apapun, tapi kalau masyarakat masih tidak mendukung program kita, juga akan susah,” jelasnya.

Baca Juga  Persiapkan Workshop Tingkat ASEAN, FKH Unud Jajaki Kerja Sama dengan PT. Elanco Animal Health Indonesia

Bupati Adi Arnawa juga menjelaskan bahwa pada November seluruh pekerjaan harus diselesaikan untuk mengantisipasi datangnya puncak musim hujan pada bulan Desember. Selain itu, pada titik banjir di Seminyak, akan segera dikerjakan setelah menunggu selesainya studi kelayakan.

“Terutama di depan Kelurahan Seminyak dan bekas Kantor BPBD Badung, sering terjadi banjir. Sehingga dengan perbaikan yang dilakukan akan mengurangi banjir. Ke depan kita akan kerjakan secara bertahap, kebetulan konsep kita nanti adalah membuat embung untuk menampung air yang dari utara. Embung ini akan bisa dimanfaatkan oleh Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk air bersih,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati dan Wabup Badung Tinjau Proyek Jalan Lingkar Barat

Percepat Solusi Kemacetan Badung Selatan dan Tengah

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Badung
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat meninjau pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/07/2026). Peninjauan ini untuk monitoring dan evaluasi pengendalian pembangunan untuk memastikan realisasi administrasi dan fisik sesuai target yang ditetapkan.

Adapun beberapa lokasi yang ditinjau diantaranya Pembangunan Jalan Trase Pasar Desa Adat Pecatu – Jalan Raya Uluwatu, Peningkatan Jalan dan Drainase Ruas Jalan Pecatu – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Pura Kulat – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Labuan Sait – Padati dan Pembangunan Jalan Banjar Semer – Teuku Umar Barat, Ruas Jalan Pengubengan dan Jalan Subak Kedampang.

Turut hadir pada kesempatan ini, Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat.

Ditemui seusai monitoring, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa pembangunan trase jalan ini sebagai komitmen Pemkab Badung dalam mengatasi kemacetan yang ada di kawasan Kuta Selatan khususnya kawasan Jalan Raya Uluwatu menuju Simpang Nirmala hingga Pecatu. Bupati menjelaskan, pembangunan infrastruktur yang tengah digenjot pada 2026 hingga 2027 ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah mengatasi titik kemacetan (bottleneck) yang selama ini terjadi.

“Mudah-mudahan dengan pembangunan Jalan Lingkar Barat yang panjangnya sekitar 10 kilometer lebih ini akan bisa menjadi solusi terhadap kemacetan yang ada di sepanjang jalan raya Uluwatu khususnya di Politeknik, GWK, Nirmala sampai ke Uluwatu,” ujarnya.

Bupati Adi Arnawa berharap dengan adanya pembangunan jalan ini dapat menumbuhkan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara kepada Pemkab Badung dalam mengatasi permasalahan kemacetan di Kabupaten Badung, dari Selatan hingga ke bagian Tengah seperti Canggu dan sekitarnya.

Baca Juga  Dikemas Menyenangkan, Minpro Profesi Satwa Liar Rotschildi FKH Unud Gelar Diklat Rotschildi 2022

“Ini akan menjadi satu bahan buat kita untuk melakukan rekayasa lalin saat menghadapi malam tahun baru, yang mungkin orang berkunjung ke Uluwatu akan semakin membludak. Tidak semua bisa selesai, karena tidak cukup waktu buat kita untuk melaksanakan konstitusi secara penuh. Karena panjangnya ini 10 kilometer dan tantangannya cukup berat. Di bukit ini kan ada pemotongan tebing-tebing, pembangunan jembatan juga tidak bisa cepat dan ada penambahan akses menuju Kampus Udayana,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa menyampaikan sepanjang jalan yang baru dibangun, nantinya bebas dari kabel atau jaringan utilitas, guna memperindah estetika pada jalan. Bupati memerintahkan Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk segera memasang jaringan pipa untuk mengatasi masalah air di Badung Selatan ini.

“Sekaligus saya minta kepada Dinas PUPR untuk bebas dari kabel-kabel. Dari awal termasuk juga saya sudah perintahkan PDAM untuk langsung masuk juga memasang pipa-pipa air, utilitas air. Karena masalah air menjadi hal yang sangat urgent sekali. Program ini juga paralel, PDAM juga sedang bergerak sekarang untuk bagaimana mengatasi air di Badung Selatan. Karena bagaimanapun juga dengan pembangunan infrastruktur yang sangat representatif akan berdampak kepada tumbuhnya ekonomi,” tambahnya seraya mengatakan total pagu anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 2,2 triliun. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca