Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pelantikan dan Peresmian Anggota Muda LPM Suara Satwa FKH Unud

BALIILU Tayang

:

pelantikan
Pelantikan dan peresmian Anggota Muda LPM Suara Satwa FKH Unud di Bedugul Tabanan ditutup sesi foto bersama. (Foto: Ist)

Tabanan, baliilu.com – Lembaga Pers Mahasiswa Suara Satwa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana mengadakan acara Tukar Pena 2022 yang membawakan tema “Veterinarian Role in Digital Journalism”. Tukar Pena atau Studi Karya dan Perekrutan Anggota sendiri bertujuan untuk melakukan perekrutan para anggota baru LPM Suara Satwa  sebagai bentuk meneruskan upaya demokrasi di lingkungan kampus melalui jurnalistik.

Pada Tukar Pena ini, mahasiswa yang baru bergabung dengan LPM Suara Satwa akan diperkenalkan mengenai LPM Suara Satwa dan jurnalistik secara lebih luas. Pelaksanaan kegiatan Tukar Pena meliputi beberapa rangkaian kegiatan, yakni pendaftaran senat mahasiswa LPM Suara Satwa, upgrading Tukar Pena, seleksi calon anggota yang meliputi penugasan dan wawancara, serta hari puncak Studi Karya dan Perekrutan Anggota (Tukar Pena). Hari puncak Tukar Pena ini dilaksanakan selama dua hari yakni dari hari Sabtu, 24 September 2022 hingga Minggu, 25 September 2022 Agro Puncak Bedugul, Tabanan, Bali. Anggota muda LPM Suara Satwa yang diterima berjumlah sebanyak 22 orang. 

 Hari pertama, para peserta diminta untuk berkumpul terlebih dahulu di kampus pada pukul 07.00 WITA. Peserta diminta untuk berkumpul per-gugus dan diberi tugas membuat yel-yel yang akan ditampilkan selama acara berlangsung. Tidak lama setelah itu, peserta diminta untuk menaiki bus secara bertahap per-gugusnya. Peserta berangkat menuju lokasi menggunakan bus sampai sekitar pukul 10.00 WITA, mereka pun tiba di sana. Lalu peserta diberikan waktu untuk berkumpul setiap gugusnya untuk membahas mengenai yel-yel yang sudah ditugaskan. Sebelum itu, peserta diminta  untuk menyimpan berbagai barang keperluan selama menginap 2 hari 1 malam. Kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan di lapangan yang dihadiri oleh seluruh peserta, panitia dan juga pembina LPM Suara Satwa, Prof. Dr. drh. Iwan Harjono Utama, MS.

Kegiatan selanjutnya yaitu pembawaan materi oleh drh. A. Subur Tjahjono, dengan tema yang dibawakan yaitu “Jurnalis Veteriner yang Eksis, Adaptif, dan Berani Speak Up di Era Dunia.” Pembahasan dari materi yang dipaparkan yaitu mengenai betapa pentingnya seorang jurnalis untuk memberitakan hal benar mengenai hewan dan teknik-teknik dalam pembuatan berita seperti apa yang baik dan benar. Tidak lupa pada akhir dari penyampaian materi, dilakukan sesi diskusi. Sesi diskusi kali ini tampak cukup berbeda karena dok Subur membagikan buku novel terbitan dari kompas untuk para peserta. Karena hal itu, para peserta dengan semangat dan penuh antusias bertanya mengenai materi yang dibawakan dan mendapatkan buku bagi setiap peserta yang bertanya. Akhir dari kegiatan ini, dilakukan sesi dokumentasi di mana setiap penanya yang mendapatkan buku berfoto bersama dengan dok Subur. 

Baca Juga  Prodi Magister Kedokteran Hewan FKH Unud Raih Status Unggul dari LAM-PTKes

Sesi selanjutnya adalah sesi talkshow bersama Prof. Dr. drh. Iwan Harjono Utama, MS membahas mengenai menulis. Sebelum acara talkshow dilaksanakan, prof Iwan melakukan pemaparan materi mengenai bagaimana menulis dan isi tulisan yang baik, kemudian dilanjutkan dengan talkshow yang berjalan dengan kondusif. 

Untuk mencairkan suasana yang telah terlihat sedikit mengantuk, maka dilanjutkan dengan acara ice breaking oleh Najwa dan Dion. Setelah itu, dilanjutkan dengan sesi ibadah dan makan siang bersama yang dilakukan dengan membuat lingkaran besar dan duduk berselingan antara peserta dan panitia. 

Acara yang cukup menegangkan yaitu dengan pemberitahuan divisi bagi setiap peserta. Sebelum diberitahukan pembagiannya, para koor dari setiap divisi diminta untuk naik panggung dan memperkenalkan diri sesuai dengan divisinya masing-masing. Hal yang menegangkan yaitu pemanggilan nama secara satu per satu. Namun ketika nama para peserta disebut bersamaan dengan hasil divisinya, terlihat wajah yang kaget dan senang. Setelah itu dilakukan sesi diskusi menurut divisinya masing-masing. Hal yang dilakukan dalam sesi ini yaitu anggota divisi lama dan anggota baru dapat berbagi mengenai tugas dan pekerjaan yang dilakukan setiap divisinya. Diskusi tiap divisi diakhiri dengan sesi foto bersama yang berlangsung seru dan meriah.

Setelah diskusi bersama divisi selesai, peserta dan panitia bermain games bersama di lapangan. Setiap gugus saling melawan satu sama lain untuk memenangkan pertandingan games tersebut. Tidak hanya itu, panitia sendiri mengikuti acara games tersebut untuk bersenang-senang dan membangun kebersamaan bersama dengan para peserta. 

Ketika malam tiba, kegiatan masih tetap berlangsung. Kegiatan pertama yaitu membuat surat secara anonim dengan tujuan bebas, serta malam puncak berupa pentas seni. Peserta sangat antusias menunggu kegiatan dilaksanakan di lapangan, berkumpul di sekeliling api unggun. Sayangnya api tidak dapat dinyalakan karena kayu bakar yang basah, sehingga kegiatan harus dilakukan di dalam ruangan aula. Hal ini tidak membuat kegiatan kalah seru, karena pembacaan surat dan pentas seni oleh setiap gugus yang sangat menarik dan penuh kejutan berhasil membuat semua peserta dan panitia terhibur. Tidak mau kalah, panitia juga menampilkan penampilan yang sangat memukau dan heboh. Kegiatan pentas seni ini dilaksanakan dengan meriah dan overpowered. Sungguh malam yang tidak dapat dilupakan. Setelah pukul 22.30 WITA, seluruh peserta dan panitia bersiap untuk istirahat dan tidur. 

Baca Juga  Dalam Rangka Pembudayaan Mutu Lulusan Dokter Hewan, FKH Unud Gelar Workshop Revisi Pedoman PPDH

Pada hari kedua, kegiatan diawali dengan senam bersama oleh para peserta yang dipimpin oleh panitia. Usai membakar semangat dengan senam, peserta bersiap untuk mengikuti kegiatan selanjutnya yakni trekking Peserta berjalan menyusuri 6 pos yang telah disiapkan oleh panitia secara berkelompok. Pos yang pertama adalah pos baca puisi. Di sini peserta akan membaca teks yang akan diberikan panitia dengan nada puisi. Tiap anggota kelompok akan membaca satu bait kecuali satu orang yang melakukan gerakan. Kemudian pada pos kedua, peserta bermain tebak gaya di mana panitia memberikan sebuah kata, kemudian salah seorang anggota harus memperagakannya. dan peserta lain harus menebaknya dengan cepat dan benar. Menuju pos tiga, yaitu  “Bersatu Kita Teguh”.

Pada pos ini peserta dihimbau untuk membentuk lingkaran dengan jarak 2 meter. Lalu setiap peserta berputar di tempat sebanyak 10 putaran. Pada hitungan ke-10, peserta harus menyatukan tangan mereka ke tengah. Kemudian dengan teknis yang sama peserta harus menyatukan kaki mereka dan terakhir jari telunjuk. Trekking dilanjutkan ke pos yang keempat yakni pos “Mari Kita Pecahkan”. Di sini panitia akan memberikan teka-teki yg harus dipecahkan peserta. Panitia akan memberikan clue dan peserta harus bekerja sama untuk memecahkan pesan yang tersembunyi. Kemudian beralih ke pos lima yang bernama pos “Emergency Call”. Pertama, panitia memberikan arahan pada peserta untuk berjongkok, lalu panitia menyebut angka 1-5 secepatnya, dan menyebutkan perintah tambahan. Selanjutnya pada pos terakhir, mereka akan diajak berbincang-bincang oleh Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi, serta Badan Konsultan LPM Suara Satwa. 

 Setelah dilaksanakannya trekking, peserta diarahkan kembali ke aula untuk bersiap-siap dengan kegiatan selanjutnya yakni pelantikan anggota muda LPM Suara Satwa sebagai puncak kegiatan Tukar Pena tahun ini. Acara pelantikan ini dihadiri oleh para pembina LPM Suara Satwa beserta Badan Konsultan, Pemimpin Umum, dan Pemimpin Redaksi LPM Suara Satwa.  Dengan berpakaian dominan hitam, peserta berbaris sesuai divisi menunggu giliran nama mereka akan dipanggil. Peserta akan maju ke depan untuk mengucap sumpah akan selalu berkomitmen dan berkontribusi untuk LPM Suara Satwa. Usai pengucapan sumpah, acara pelantikan dilanjutkan dengan sambutan oleh Pemimpin Umum LPM SS, Rahma Annisa Prayoko. Dalam sambutannya ia mengucapkan selamat kepada seluruh anggota baru LPM Suara satwa atas bergabungnya mereka menjadi keluarga besar LPM SS. Ia juga mengatakan bahwa dari sini kita kan belajar bersama untuk membawa LPM SS menjadi lebih baik. Selanjutnya adalah sambutan dari Pemimpin Redaksi, Rindar Mentari Nusanti Putri, dilanjutkan dengan sambutan oleh pembina yang hadir, yaitu Prof. Dr. Drh. Iwan Harjono Utama, M.S., Prof. Dr. drh. I Gusti Ngurah Kade Mahardika, Dr. drh. I Wayan Batan, MS., serta Drh. Romy Muhammad Dary Mufa, S.KH., M.Si. Usainya kegiatan pelantikan ini menandakan berakhirnya pula kegiatan Tukar Pena 2022. Peserta diarahkan untuk melakukan bersih-bersih dan merapikan barang bawaan masing-masing sebelum bersama-sama berangkat untuk kembali ke kampus menggunakan bus.

Baca Juga  FKH Unud Perpanjang Kerja Sama dengan FDCH Timor Leste

Secara keseluruhan kegiatan Tukar Pena telah berjalan dengan sangat baik. Akan tetapi hal ini tidak berarti tidak ada hal yang akan menjadi bahan evaluasi. Sempat terjadi beberapa kali kemunduran jadwal kegiatan, dan terdapat beberapa agenda yang harus dialihkan dengan agenda lain. Terlepas dari itu kerja sama dari setiap panitia dan peserta membuat kegiatan Tukar Pena dapat terselesaikan dengan menyenangkan hingga akhir. Diharapkan  dengan direkrutnya anggota muda dapat menjadi langkah baru bagi LPM Suara Satwa untuk menjadi lebih baik. Selain itu, diharapkan kegiatan ini mampu memupuk rasa kebersamaan dan kekeluargaan antar anggota LPM Suara Satwa FKH Unud. LPM Suara Satwa akan selalu menjadi rumah bagi anggota entah itu pertama, kedua ataupun seterusnya. LPM SS akan selalu siap merangkul anggotanya di mana pun dan kapan pun mereka berada. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1909-PELANTIKAN-DAN-PERESMIAN-ANGGOTA-MUDA-LPM-SUARA-SATWA-FAKULTAS-KEDOKTERAN-HEWAN-UNIVERSITAS-UDAYANA.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Perkuat Kerukunan, Wawali Arya Wibawa Hadiri Silaturahmi Kebangsaan DMI Kota Denpasar

Published

on

By

Halal Bihalal Denpasar
HALAL BIHALAL: Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat menghadiri Halal Bihalal Silaturahmi Kebangsaan bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Denpasar di Musholla Baitul Mu’minin Panjer, Sabtu (18/4). (Foto: Hms Denpasar)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi Kebangsaan yang diselenggarakan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Denpasar di Musholla Baitul Mu’minin Panjer, Sabtu (18/4).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Trimo, S.H., M.H., Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Oka Cahyadi, jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Denpasar, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Arya Wibawa menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi Kebangsaan ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat jalinan komunikasi, kebersamaan, serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

Menurutnya, hubungan harmonis yang dilandasi semangat menyama braya menjadi kunci dalam mendukung kelancaran pembangunan, khususnya di Kota Denpasar.

“Kota Denpasar sangat menjunjung tinggi nilai toleransi yang berlandaskan spirit Vasudhaiva Kutumbhakam. Kerukunan yang terjaga akan menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Arya Wibawa.

Sementara itu, Ketua Umum DMI Kota Denpasar, H. Mardi Soemitro, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh kerukunan antarumat beragama di Kota Denpasar.

Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar elemen masyarakat dengan mengedepankan nilai menyama braya, serta semangat Islam Rahmatan lil ‘Alamin yang mengedepankan kasih sayang dan kedamaian tanpa membedakan suku, ras, dan agama.

Lebih lanjut disampaikan, peran dewan masjid tidak hanya terbatas pada kegiatan ibadah, namun juga diharapkan mampu berkontribusi dalam mendukung program pemerintah, pelayanan umat, serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Pengelolaan masjid ke depan hendaknya berlandaskan empat pilar, yakni sebagai Baitullah, Baitul Maal, Baituttarbiyah, dan Baitul Muamalah,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Ditunjuk Jadi Tuan Rumah, FKH Unud Terima Kunjungan Panitia 72nd IVSA Symposium

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

3 Desa di Nusa Penida Jadi Sasaran Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” TP PKK Provinsi Bali

Perkuat Pemberdayaan Keluarga, Edukasi Pengelolaan Sampah, dan Pencegahan Stunting

Loading

Published

on

By

TP PKK) Provinsi Bali melaksanakan aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di tiga desa di Kecamatan Nusa Penida
SERAHKAN BANTUAN: Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster menyerahkan sembako saat menghadiri aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di tiga desa di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, pada Jumat (17/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Klungkung, baliilu.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali melaksanakan aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di tiga desa di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, pada Jumat (17/4).

Adapun tiga desa yang menjadi sasaran kegiatan tersebut yakni Desa Bunga Mekar, Desa Batukandik, dan Desa Suana.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, dalam sambutannya menyampaikan bahwa TP PKK terus bergerak aktif mendukung program pemerintah melalui berbagai aksi nyata di masyarakat. Fokus utamanya adalah memberdayakan perempuan, meningkatkan kualitas keluarga, serta menyukseskan pembangunan daerah.

Putri Koster menjelaskan bahwa salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Bali saat ini adalah penanganan masalah lingkungan, khususnya sampah, melalui pengelolaan berbasis sumber.

Penanganan sampah dari rumah tangga dilakukan melalui pemilahan sampah menjadi organik, anorganik, dan residu. Pengelolaan yang efektif melibatkan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle), pengolahan sampah dapur menjadi kompos, serta penyediaan tempat sampah terpisah guna meningkatkan efisiensi daur ulang dan mengurangi volume sampah ke TPA.

“Di Nusa Penida jangan sampai ada sampah yang menumpuk seperti di TPA Suwung. Untuk itu, kita harus bisa menyelesaikan sampah dari sumbernya, mulai dari rumah tangga. Nusa Penida sebagai daerah wisata harus dijaga keindahan alamnya dengan baik,” ujarnya sembari mengajak masyarakat mendukung kebijakan kepala daerah.

Di sisi lain, Putri Koster juga menyoroti gangguan kesehatan pada anak-anak atau generasi muda yang seharusnya dapat dicegah sejak masa kehamilan. Untuk itu, ia mengajak masyarakat meningkatkan konsumsi ikan guna mencegah stunting.

“Ikan merupakan sumber protein yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak guna memaksimalkan fase tumbuh kembangnya. Ikan juga mengandung omega-3 yang sangat penting bagi perkembangan otak. Konsumsi ikan sangat direkomendasikan karena kaya protein dan zat gizi penting yang mendukung perkembangan kognitif, daya ingat, serta kesehatan mata dan jantung,” ungkapnya.

Baca Juga  Dalam Rangka Pembudayaan Mutu Lulusan Dokter Hewan, FKH Unud Gelar Workshop Revisi Pedoman PPDH

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung, Ny. Eva Satria, menyampaikan terima kasih kepada TP PKK Provinsi Bali atas pelaksanaan aksi sosial di Kecamatan Nusa Penida.

“Terima kasih kepada Ibu Ketua TP PKK Provinsi Bali yang telah menyerahkan bantuan kepada masyarakat kami di Kecamatan Nusa Penida,” ujarnya.

Di masing-masing desa tersebut, diserahkan berbagai bantuan, antara lain 50 paket Gemarikan yang berisi 1 kg ikan tuna bluefin, 1 kg ikan nila, dan 1 kg ikan kembung; 10 paket sembako yang terdiri atas beras 10 kg, minyak goreng 2 pcs, gula pasir 3 kg, kopi bubuk 2 bungkus, serta makanan ringan.

Selain itu, diberikan pula paket susu SGM Explor 150 gram (@2 kotak) kepada 10 balita dan paket susu SGM Bunda 150 gram (@2 kotak) kepada 10 ibu hamil. Bantuan lainnya berupa paket multivitamin untuk balita dan dewasa, 50 pak telur (@40 butir), 1.000 bibit cabai, 25 bibit jambu kristal, 25 bibit nangka, serta buku resep kuliner olahan kue dan pangan lokal dalam rangka kegiatan aksi sosial tahun 2026.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan layanan cek kesehatan gratis dan demo memasak yang menghadirkan Bali Chef Community.

Selain melaksanakan aksi sosial, TP PKK Provinsi Bali juga melakukan kunjungan ke tempat pengolahan rumput laut menjadi kerupuk yang diproduksi oleh Sarining Segara Semaya di Banjar Semaya, Desa Suana, Nusa Penida, Klungkung.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali Ny. Seniasih Giri Prasta, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Kusuma Surya Putra, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali Putu Sumardiana, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Nyoman Gede Anom, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Provinsi Bali Sagung Mas Dwipayani, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali Tri Arya Dhyana Kubontubuh, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Sunada, Direktur Utama Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM) I Gusti Ngurah Putra Dharma Jaya, serta Camat Nusa Penida I Kadek Yoga Kusuma. (gs/bi)

Baca Juga  Jajaki Kerja Sama, FKH Unud Terima Kunjungan Elanco Animal Health Indonesia

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ribuan Umat, Menko PMK dan Gubernur Koster Serukan Harmoni di Tengah Kebisingan Global pada Dharma Santi Nyepi 1948

Published

on

By

Dharma Santi Nyepi
DHARMA SANTI NYEPI: Gubernur Bali Wayan Koster mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam acara Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra,Taman Budaya Art Center Denpasar, Jumat (17/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam acara Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra,Taman Budaya Art Center Denpasar, Jumat (17/4). Kegiatan yang dihadiri sekitar 5.500 umat tersebut menjadi puncak rangkaian Hari Raya Nyepi sekaligus momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi, dan menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Bali.

Acara diisi dengan dharma wacana (siraman rohani), pertunjukan seni budaya, serta hiburan musik yang memperkuat nuansa spiritual sekaligus kebersamaan. Selain digelar secara nasional di Bali, Dharma Santi juga dilaksanakan di berbagai daerah seperti Sulawesi Selatan, Papua Selatan, dan Sumatera Selatan sebagai bentuk perayaan serentak umat Hindu di seluruh Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Isyana Bagoes Oka, Ketua Umum PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya, anggota DPR RI dan DPD RI dapil Bali, serta jajaran Forkopimda Provinsi Bali dan tokoh masyarakat Hindu dari berbagai daerah.

Dalam sambutan yang disampaikan secara virtual, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Dharma Santi merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai persaudaraan, toleransi, dan persatuan bangsa.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Republik Indonesia, saya mengucapkan selamat merayakan Dharma Santi Tahun Baru Saka 1948 kepada seluruh umat Hindu di tanah air,” ujarnya.

Presiden juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan hidup dan keharmonisan dalam keberagaman sebagai kekuatan utama bangsa Indonesia. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menghidupkan semangat gotong-royong serta nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Prodi Magister Kedokteran Hewan FKH Unud Raih Status Unggul dari LAM-PTKes

“Kita adalah bangsa besar yang rukun dalam perbedaan. Berbeda tetapi tetap satu. Kita harus terus saling menghormati, saling mendukung, dan saling mengasihi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden mengajak umat Hindu untuk senantiasa mengamalkan ajaran Tri Hita Karana sebagai fondasi menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam menjaga persatuan nasional.

Menko PMK Pratikno dalam sambutannya menyoroti tantangan kehidupan modern yang dipenuhi “kebisingan” informasi. Ia menilai derasnya arus media sosial dan informasi digital seringkali membuat masyarakat kehilangan ruang untuk hening dan refleksi diri.

“Kadang kemarahan lebih cepat daripada kebijaksanaan, ketersinggungan lebih cepat daripada pengertian,” ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai Nyepi seperti amati geni, amati karya, dan amati lelungan sangat relevan untuk membangun pribadi yang lebih tenang, reflektif, dan bijaksana. Ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan di tengah meningkatnya bencana alam seperti banjir dan kebakaran hutan di berbagai wilayah.

Sementara itu, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menekankan bahwa Dharma Santi bukan sekadar perayaan, melainkan momen kembali pada keheningan diri. Ia mengaitkannya dengan ajaran dalam Bhagavad Gita tentang karma yoga—bertindak tanpa keterikatan pada hasil.

Acara ini menjadi penutup rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dengan mengusung semangat Vasudhaiva Kutumbakam—satu bumi satu keluarga—yang diharapkan semakin memperkuat kerukunan umat beragama serta kesadaran kolektif menjaga bumi sebagai rumah bersama.

Usai acara, suasana hangat dan penuh antusiasme terlihat di area pelataran Taman Budaya Art Center Denpasar. Gubernur Wayan Koster menjadi pusat perhatian para peserta yang berebut kesempatan untuk berfoto bersama. Dengan ramah, ia melayani permintaan swafoto dari masyarakat, tokoh adat, hingga generasi muda. (gs/bi)

Baca Juga  FKH Unud Terima Kunker Tenaga Kependidikan FKH Unair Surabaya

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca