Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

PARIWISATA

Dampak KTT G20, Menparekraf: Tidak Hanya Dirasakan oleh Nusa Dua, juga Seluruh Ekosistem Pariwisata

BALIILU Tayang

:

sandi
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno. (Foto: gs)

Nusa Dua, Badung, baliilu.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan penyelenggaraan KTT G20 di Bali memberi dampak positif bagi sektor pariwisata. Di kawasan Bali Selatan misalnya peningkatan okupansi hotel sangat signifikan.

Dari data, Sandiaga Uno melihat terutama di kawasan Nusa Dua tingkat penghunian kamar hotel sudah mencapai angka 100 persen. Di sekitar kawasan Nusa Dua sudah mencapai sekitar 80 persen dan di kawasan Bali Selatan mencapai 70 persen. Kalau rata-rata seluruh Bali meliputi Bali Utara, Bali Barat, dan Bali Timur kita melihat di angka 55 sampai 60 persen.

’’Ini menunjukkan bukan hanya dirasakan oleh satu lokasi di Nusa Dua, tetapi juga dirasakan oleh seluruh Bali, seluruh ekosistem pariwisata karena penyewaan kendaraan juga sangat penuh, UMKM penjualannya naik sampai 3 kali lipat dan lapangan kerja juga tercipta,‘‘ ujar Menparekraf Sandiaga Uno selepas mengunjungi Digital Transformation Expo (DTE) sebagai side event KTT G20, Selasa, 15 November 2022 di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung-Bali.

Sandiaga lanjut menyebut penyelenggaran KTT G20 sekaligus menjadi bagian dari penciptaan 1,1 juta lapangan kerja baru di tahun ini dari sektor pariwisata.

Terkait kekhawatiran masyarakat bahwa pariwisata Bali akan menurun lagi usai gelaran KTT G20, Sandiaga Uno mengatakan kuncinya adalah keberlanjutan penyelenggaraan event-event berkelas dunia. Setelah ini kita akan menyelenggarakan pose event untuk Global Tourism Forum, yang akan berlangsung selama dua hari. Lanjut ada World Cup Ispot selama 10 hari. Dimana kita akan melihat mata dunia memandang Bali lagi karena di Bali dilakukan pertandingan piala dunia tentang Ispot yang mengundang lebih dari 150 negara. Awal tahun depan juga ada beberapa kegiatan skala dunia dan puncaknya World Beach Games.

’’Selama kita bisa mengawal momentum ini dengan menghadirkan event berskala dunia, dan ini juga kita mengundang bukan hanya pemerintah tetapi dunia usaha ikut berpartisipasi. Dan kami sangat  optimis kami bisa mengawal bangkitnya pariwisata dan ekonomi kreatif terutama lapangan kerja.‘‘ ujar Sandiaga Uno.

Baca Juga  Wabup Suiasa Dampingi Menparekraf pada Acara Kelana Nusantara

Dikatakan, semasa pandemi Covid-19 para pekerja parekraf sempat nganggur selama dua tahun. Dengan kegiatan ini mereka kembali bekerja memiliki penghasilan dan kesejahteraan yang meningkat dan kehidupannya semakin baik.

Di tengah penyelenggaraan KTT G20, Sandiaga Uno mengakui wisatawan tidak ke wilayah Nusa Dua selama KTT G20. Ia merekomendasikan untuk mengunjungi desa-desa wisata yang banyak sekali menjadi venue side visit G20. ’’Saya memberikan beberapa opsi, ada Desa Penglipuran Bangli, Desa Wisata Undisan, Desa Wisata Jatiluwih, ada Desa Wisata Ekasari Jembrana, Serangan di Denpasar yang menampilkan banyak sekali daya tarik dan juga di Buleleng ada Pemuteran yang sekarang tengah berlangsung Pemuteran Music Festival,’’ ujarnya.

Jadi, ungkap Sandiaga Uno, wisatawan akan merasakan bukan hanya sun see and seen yang digemari para wisatawan, tetapi 3 S-nya bertambah lagi menjadi cerenity, spiritualilty dan sustainability. ‘’Kami tawarkan lagi holistik experience, pengalaman yang menyeluruh dan akan meninggalkan pengalaman yang menarik. Sehingga mereka akan bercerita kepada sanak keluarga, kepada kerabatnya untuk berwisata di Indonesia khususnya di Bali,’’ ucapnya.

Pada kesempatan itu, Sandiaga Uno juga mengungkapkan bahwa penyajian Digital Transformation Expo yang diselenggarakan oleh Kemenkominfo bekerja sama dengan dunia usaha sangat luar biasa dalam penciptaan platform 4 juta lapangan kerja baru untuk di 2024.

‘’Saya melihat tidak ada jalan lain, kita harus mengikuti sebuah keniscayaan, bekerja sama dengan dunia usaha besar-besar seperti Meta dan WIR untuk mempromosikan secara gencar pariwisata kita,’’ ucap Sandiaga seraya menyebutkan kondisi pariwisata tahun ini sudah mulai pulih lagi, naik 12 peringkat dan sekarang sudah ada dalam fase pemulihan yang cukup pro fast dan momentum ini harus kita kawal. (gs/bi)

Baca Juga  Kapolda Bali Cek Pengamanan Venue Pertemuan 29th ASEAN Socio-Council Community di Hotel Sofitel Nusa Dua

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWISATA

Hadiri BBTF Ke-12, Gubernur Koster Dorong Penguatan Pariwisata Indonesia di Tengah Tantangan Global

Published

on

By

buka bbtf
BUKA BBTF: Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri sekaligus turut membuka secara resmi gelaran Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) ke-12 yang berlangsung di Hotel The Westin Resort Nusa Dua, pada Kamis (28/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri sekaligus turut membuka secara resmi gelaran Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) ke-12 yang berlangsung di Hotel The Westin Resort Nusa Dua, pada Kamis (28/5). Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana, perwakilan Menteri Luar Negeri RI yang diwakili Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ketua BBTF 2026 sekaligus Ketua ASITA Bali, I Putu Winastra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BBTF tahun ini mengusung tema Redefining Indonesia’s Gastronomy Journey: A Celebration of Taste, Culture, and Sustainable Heritage. Ia menegaskan BBTF bukan sekadar ajang business matching antara buyer dan seller, melainkan platform strategis untuk membangun kepercayaan pasar, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan membuka peluang bisnis nyata bagi industri pariwisata Indonesia.

Tahun ini, BBTF diikuti 407 buyers dari 44 negara dan 286 sellers, yang menjadi bukti tingginya kepercayaan dunia internasional terhadap Bali dan Indonesia sebagai destinasi unggulan di tengah dinamika global.

Sementara itu, Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan BBTF sebagai salah satu travel fair terbesar dan paling strategis di Indonesia. Menurutnya, penyelenggaraan BBTF merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah bersama seluruh pelaku industri pariwisata untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan mancanegara di tengah tantangan krisis global, ketidakpastian geopolitik, serta perubahan tren perjalanan dunia.

Ia menegaskan, ajang ini menjadi momentum penting untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia, memperluas jejaring pasar internasional, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional. (gs/bi)

Baca Juga  Wabup Suiasa Dampingi Menparekraf pada Acara Kelana Nusantara

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

PARIWISATA

Dorong Bali Jadi Pusat MICE Dunia, Gubernur Koster Tekankan Standar Berbasis Budaya dan UMKM Lokal

Published

on

By

gubernur koster
AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi jajaran pelaku pariwisata yang tergabung dalam Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) di Jayasabha, Denpasar, Rabu (27/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan Bali telah memiliki posisi kuat sebagai pusat pertemuan internasional dunia atau meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE). Untuk itu, ia mendorong pelaku industri pariwisata dan pemangku kepentingan MICE di Bali membangun standar penyelenggaraan yang berkarakter, berbasis budaya Bali, sekaligus memberi dampak nyata bagi pelaku ekonomi lokal.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat menerima audiensi jajaran pelaku pariwisata yang tergabung dalam Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) di Jayasabha, Denpasar, Rabu (27/5).

“Bali sudah secara de facto menjadi pusat meeting internasional. Selama ini begitu banyak pertemuan dunia diselenggarakan di Bali karena fasilitas kita kuat, SDM siap, keamanan dan kenyamanan VVIP terjaga,” ujar Koster.

Menurutnya, kekuatan utama Bali bukan hanya pada fasilitas ballroom, convention center, dan hotel berstandar internasional, melainkan budaya Bali yang unik dan tidak dapat ditiru daerah lain secara instan.

Ia mencontohkan keberhasilan Bali menjadi tuan rumah berbagai agenda dunia seperti G20 dan World Water Forum yang menghadirkan puluhan ribu delegasi dari ratusan negara. Dalam forum internasional tersebut, khususnya World Water Forum, Bali dinilai unggul karena mampu memadukan fasilitas modern dengan konsep budaya dan filosofi lokal seperti Sad Kerthi, Danu Kerthi, serta sistem subak.

“Kita jangan terlalu terbawa arus luar karena branding Bali sudah sangat kuat. Yang menjadi nilai jual utama adalah budaya Bali,” katanya.

Koster meminta BaliCEB merumuskan standar MICE khas Bali agar memiliki identitas dan karakter berbeda dibanding destinasi lain di dunia.

“Organisasi silakan rumuskan standar MICE di Bali yang unik supaya punya identitas. Kontennya harus orisinal, dipikirkan dan diurus dengan benar sehingga semua penyelenggara punya acuan,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Dampingi Presiden Joko Widodo, Saksikan BWF World Tour Finals

Selain memperkuat identitas budaya, Koster juga menekankan pentingnya keterlibatan UMKM lokal dalam setiap kegiatan MICE di Bali, mulai dari transportasi, dekorasi hingga souvenir.

“MICE harus mampu mendukung UMKM lokal Bali. Bangkitkan spirit kelokalan agar dampaknya lebih optimal terhadap pelaku ekonomi Bali,” tegasnya.

Ia juga memastikan persoalan sampah dan kemacetan yang selama ini menjadi sorotan wisatawan akan terus dibenahi secara bertahap guna memperkuat daya tarik Bali sebagai destinasi global.

Ratusan Pelaku Industri Gabung BaliCEB

Sementara itu, Ketua Umum Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) Ketut Jaman mengungkapkan minat pelaku industri pariwisata Bali untuk bergabung dalam organisasi tersebut sangat tinggi.

“Sudah ratusan yang ancang-ancang bergabung dengan MICE ini. Kita ingin Bali menjadi pusat MICE dunia,” ujarnya.

Menurut Ketut Jaman, Bali memiliki ratusan fasilitas MICE dengan sekitar 30 ballroom berkapasitas di atas 200 orang yang tersebar di berbagai kawasan pariwisata.

Pelantikan pengurus BaliCEB dijadwalkan berlangsung pada 5 Juni mendatang di kawasan The Meru, Sanur. Organisasi tersebut menargetkan Bali menjadi destinasi utama penyelenggaraan meeting internasional yang jumlahnya mencapai ribuan agenda setiap tahun di berbagai negara.

Selain itu, BaliCEB juga menyatakan komitmennya mendukung program pungutan wisatawan asing melalui sosialisasi kepada peserta dan penyelenggara event MICE di Bali.

“MICE sangat membantu tingkat hunian hotel maupun kunjungan ke daya tarik wisata di Bali,” kata Ketut Jaman. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

PARIWISATA

Peringkat Satu Top Destinasi Pariwisata Dunia, Gubernur Koster: Bali Tetap Kuat Meski Digoyang Isu Sampah, Macet dan Sepi

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster mengalungkan bunga menyambut wisatawan yang datang ke Bali saat Tahun Baru 2026. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster gembira dan berterima kasih kepada semua stakeholders dan masyarakat yang terus aktif menjaga kualitas pariwisata Bali. Kerja keras semua pihak diapresiasi dunia. Bali Indonesia baru saja meraih peringkat 1 World’s Best Destination 2026, dalam ajang bergengsi Travelers’ Choice Awards: Best of the Best oleh TripAdvisor. Bali di posisi teratas, melampaui sembilan destinasi kenamaan dunia lainnya seperti London, Roma, Hanoi, Paris, New York (NY) hingga Dubai. 

Penghargaan dunia ini diakui Koster bahwa Bali tetap kuat dengan pariwisata berbasis budaya, tradisi, seni dan alam meskipun sering digoyang dengan isu sampah, macet dan sepi.

“Bali di posisi nomor 1 dari 10 Top Destinasi Pariwisata Dunia. Bali menempati posisi tertinggi di dunia sepanjang sejarah. Digoyang dengan isu sampah, macet, sepi dan lain ternyata tak bisa menggoyahkan posisi Bali,” kata Gubernur Koster, Jumat, 16 Januari 2026.

Tak hanya dianugerahi peringkat satu Top Destinasi Pariwisata Dunia oleh TripAdvisor, Bali juga diakui global dalam berbagai kategori lainnya seperti diakui sebagai peringkat pertama Honeymoon Destination. kemudian masuk Top 10 Cultural Destination, Top 10 Solo Travel Destination, Top 20 Trending Cities. 

Berikut ini data dan fakta Top 10 World’s Best Destinations Travelers’ Choice Awards Trip Advisor dan Bali Indonesia berada di posisi pertama. Setelah itu disusul urutan kedua London, Britania Raya, dan ketiga Dubai, Uni Emirat Arab, keempat Hanoi, Vietnam, kelima Paris, Prancis, keenam Roma, Italia, ketujuh Marrakesh, Maroko, kedelapan Bangkok, Thailand, kesembilan Kreta, Yunani dan sepuluh New York, Amerika Serikat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bupati Giri Prasta Dampingi Presiden Joko Widodo, Saksikan BWF World Tour Finals
Lanjutkan Membaca