Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Eksekutif dan Legislatif Tabanan Sepakati Dua Ranperda Dibahas Sesuai Mekanisme Berlaku

BALIILU Tayang

:

pemkab tabanan
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menghadiri Rapat Paripurna tentang Pemandangan Umum Fraksi DPRD, Rabu (23/11), di aula rapat kantor DPRD Kabupaten Tabanan. (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menghadiri Rapat Paripurna tentang Pemandangan Umum Fraksi DPRD terhadap pidato pengantar terkait dua (2) Ranperda Eksekutif dan Pendapat Bupati Tabanan terhadap Pidato Pengantar terkait dua (2) Ranperda Inisiatif, Rabu (23/11), di aula rapat kantor DPRD Kabupaten Tabanan.

Sidang saat itu, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga didampingi oleh para Wakil Ketua DPRD Tabanan. Turut hadir, Wakil Bupati Tabanan, jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda, para Asisten dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, perwakilan instansi vertikal dan BUMD di lingkungan Pemkab Tabanan serta para awak media.

Terkait Pemandangan Umum Fraksi atas pidato pengantar Bupati yang disampaikan pada Selasa, 22 November 2022, bahwa semua Fraksi di DPRD sepakat membahas dalam rapat kerja sesuai dengan mekanisme yang berlaku dua Ranperda tersebut. Diantaranya, Ranperda tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Daerah, dan Ranperda tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Seperti yang disampaikan Fraksi PDI Perjuangan melalui I Nyoman Arnawa, mengatakan, menyetujui dibahas lebih lanjut sesuai dengan mekanisme di Dewan. Pihaknya juga menyinggung tentang permasalahan sampah yang hingga saat ini belum teratasi secara tuntas, juga memandang perlu adanya perbaikan gedung Kantor Dinas Lingkungan Hidup. “Maka untuk itu, Fraksi PDI Perjuangan mengusulkan untuk meningkatkan kinerja agar dibangun gedung/ kantor baru yang penganggaran dan pelaksanaannya di tahun 2023,” ujar Arnawa.

Begitupun juga Fraksi Partai Golkar, melalui pemandangan umumnya yang dibacakan oleh I Wayan Gindra menyatakan menyutujui untuk dibahas lebih lanjut. Pihaknya menegaskan sangat perlu dilakukan pembentukan organisasi sesuai Ranperda tersebut, karena dirasakan memberikan banyak manfaat. Sedangkan Fraksi Nasional Demokrat melalui, I Gusti Ngurah Sanjaya, juga mengatakan sepakat. Dimana, pihaknya sangat mengapresiasi dengan klasifikasi BPBD Tabanan ditingkatkan menjadi tipe A.

Baca Juga  Kolaborasi dengan Krama, Bupati Sanjaya Hadiri Upacara Pitra Yadnya Krama Payangan Medi

Sementara, Bupati Sanjaya dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada para Dewan terhormat yang telah mengambil peran membantu Pemerintah Daerah menyiapkan regulasi untuk mendukung pelaksanaan Pemerintahan Daerah dengan menginisiasi kedua Ranperda tersebut. “Untuk itu, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dewan atas kedua Ranperda Inisiatif ini. Hal ini menunjukkan adanya keterbukaan dan sinergitas diantara kedua lembaga penyelenggara Pemerintahan Daerah,” ujarnya.

Bupati Sanjaya sangat berharap, kedua Ranperda ini dapat dibahas dengan sungguh-sungguh dengan Perangkat Daerah terkait dan melibatkan peran serta masyarakat, sehingga baik dari aspek teknis pembentukan maupun secara substansi dapat memenuhi azas pembentukan peraturan daerah. Khususnya, agar Peraturan Daerah yang dibentuk dapat diimplimentasikan atau dilaksanakan, berdaya guna dan berhasil guna untuk mendukung terwujudnya Tabanan Era Baru Yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pemkab Tabanan Tinjau Korban Kebakaran di Pujungan, Salurkan Bantuan dan Imbau Warga Waspada

Published

on

By

Wabup Dirga Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Pujungan
SERAHKAN BANTUAN: Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, mewakili Pemerintah Kabupaten Tabanan dan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyerahkan bantuan korban kebakaran rumah milik I Kadek Suardika dan kandang ayam milik I Made Darma Wiguna di Banjar Dinas Tibudalem, Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Jumat (9/10). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, mewakili Pemerintah Kabupaten Tabanan dan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya turun langsung meninjau lokasi kebakaran rumah milik I Kadek Suardika dan kandang ayam milik I Made Darma Wiguna di Banjar Dinas Tibudalem, Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Jumat (9/10). Kunjungan tersebut menjadi wujud perhatian pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak musibah sekaligus memastikan kondisi di lokasi kejadian.

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Dirga meninjau langsung kondisi rumah yang terbakar serta menyerahkan bantuan kepada korban. Ia juga melihat lokasi kandang ayam milik I Made Darma Wiguna yang mengalami kebakaran dengan kapasitas kandang mencapai 24.000 ekor. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kelian Dinas Tibudalem, Perbekel Pujungan, Bendesa Adat Pujungan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tabanan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan.

Mewakili Bupati Sanjaya dan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Wabup Dirga menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warga serta mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya memasuki musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran. Ia mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi rumah aman sebelum bepergian, termasuk memeriksa kompor dan memastikan dupa setelah kegiatan persembahyangan benar-benar padam.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada, terutama pada musim kemarau. Sebelum meninggalkan rumah, pastikan tidak ada sumber api yang masih menyala, baik dari kompor maupun dupa setelah mebanten, serta jangan membuang puntung rokok sembarangan,” tegasnya.

Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga yang terdampak, sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran. Wabup Dirga juga mengajak masyarakat agar senantiasa memperhatikan keselamatan lingkungan dan memastikan setiap potensi sumber api telah ditangani dengan baik, sehingga risiko kebakaran dapat diminimalkan dan keamanan bersama tetap terjaga. (gs/bi)

Baca Juga  Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Gandeng Puluhan Penggiat Kuliner Tabanan di Pameran Bali Bangkit 2022

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Jawab Pandangan Fraksi DPRD atas Ranperda APBD 2027, Bupati Sanjaya Tekankan Optimalisasi Pendapatan dan Pemerataan Pembangunan

Published

on

By

Bupati Sanjaya Jawab Pandangan Fraksi DPRD Tabanan
JAWABAN BUPATI: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dalam penyampaian Jawaban dan Penjelasan Bupati atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Tabanan pada Rapat Paripurna ke-15 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026, Jumat (9/10) yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Tabanan. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Penguatan pendapatan daerah dan pemerataan pembangunan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027. Hal tersebut disampaikan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dalam penyampaian Jawaban dan Penjelasan Bupati atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Tabanan pada Rapat Paripurna ke-15 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026, Jumat (9/10). Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Tabanan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Arnawa.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri oleh jajaran anggota DPRD Kabupaten Tabanan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tabanan, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, para Asisten Sekda, staf ahli dan kepala bagian di lingkungan Setda Kabupaten Tabanan, pimpinan perangkat daerah terkait, pimpinan instansi vertikal, serta undangan lainnya.

Sebelum menyampaikan jawaban atas berbagai pandangan yang disampaikan, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada fraksi-fraksi DPRD yang telah memberikan masukan, pertanyaan, dan saran terhadap Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027. Pemandangan umum tersebut sebelumnya disampaikan oleh Ni Made Suryani dari Fraksi PDI Perjuangan, I Ketut Budi Adnyana dari Fraksi Golkar, serta I Wayan Wiryadana dari Fraksi Gerindra. Berbagai masukan tersebut selanjutnya ditanggapi dengan merangkum poin-poin yang memiliki substansi serupa.

Terkait postur APBD Tahun Anggaran 2027, Bupati Sanjaya menjelaskan bahwa pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp 2,15 triliun lebih, yang terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 951,1 miliar lebih dan pendapatan transfer sebesar Rp 1,19 triliun lebih. Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp 2,132 triliun lebih, meliputi belanja operasi sebesar Rp 1,74 triliun lebih, belanja modal sebesar Rp 133,62 miliar lebih, belanja tidak terduga sebesar Rp10,8 miliar lebih, serta belanja transfer sebesar Rp 242,15 miliar lebih. Berdasarkan postur anggaran yang disampaikan, terdapat surplus anggaran sebesar Rp 18,23 miliar. Rincian dan total belanja tersebut perlu dipastikan kembali berdasarkan dokumen resmi Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027.

Baca Juga  Wujudkan Tabanan Era Baru, Bupati Tabanan Konsisten Jalin Kolaborasi Lintas Sektor

“Terkait sektor pendapatan daerah, dapat kami sampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabanan berkomitmen memaksimalkan pendapatan asli daerah dengan strategi menggali potensi baru dan digitalisasi pelayanan guna menjaga transparansi dan akuntabilitas. Penagihan piutang pajak dilakukan melalui upaya jemput bola oleh tim yang melibatkan aparat penegak hukum, serta bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali dalam menyosialisasikan program pemutihan pajak kendaraan bermotor kepada masyarakat,” ujar Sanjaya.

Mengenai fokus pembangunan daerah, Bupati Sanjaya menegaskan komitmen pemerintah untuk melaksanakan pembangunan secara merata dengan prinsip Menata Kota, Membangun Desa. “Anggaran belanja daerah diarahkan pada sektor-sektor prioritas, khususnya program strategis yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat serta sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana dalam mewujudkan Bali Era Baru, guna mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM),” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya juga menyampaikan capaian Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) KPK Kabupaten Tabanan Tahun 2025 yang memperoleh skor 94,79 dengan kategori sangat baik. Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. “Tidak hanya itu, pada tahun 2026, KPK menghibahkan Barang Milik Negara berupa tanah seluas 2.000 meter persegi kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan yang direncanakan untuk mendukung ketahanan pangan dan penguatan ekonomi masyarakat,” jelas Sanjaya.

Menutup penjelasannya, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh fraksi DPRD atas dukungan serta masukan terhadap Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027. Pihaknya berharap seluruh pandangan yang disampaikan dapat menjadi bahan penyempurnaan dalam proses pembahasan selanjutnya, sehingga Ranperda tersebut dapat diproses sesuai tahapan dan mekanisme yang berlaku serta mampu mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tabanan. (gs/bi)

Baca Juga  Meriahkan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Libatkan Puluhan IKM/UMKM Tabanan

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Jelang Tumpek Wayang, Pemprov Bali Gelar Aksi Bersih Sampah Serentak

Kumpulkan 3,56 Ton Sampah di Mangrove Pesanggaran

Loading

Published

on

By

Aksi Bersih Sampah di Mangrove Pesanggaran
AKSI BERSIH: Pemerintah Provinsi Bali bersama jajaran Forum Forkopimda, instansi vertikal, pemerintah daerah, akademisi, komunitas lingkungan, dan unsur masyarakat menggelar aksi bersih sampah plastik di kawasan hutan mangrove Pesanggaran, Indonesia Power, Denpasar, Jumat (9/10/2026). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, pemerintah daerah, akademisi, komunitas lingkungan, dan unsur masyarakat menggelar aksi bersih sampah plastik di kawasan hutan mangrove Pesanggaran, Indonesia Power, Denpasar, Jumat (9/10/2026). Kegiatan yang dilaksanakan sehari menjelang Hari Tumpek Wayang, Sabtu (Saniscara Kliwon Wayang), 10 Oktober 2026, tersebut berhasil mengumpulkan sekitar 3,56 ton sampah.

Aksi bersih sampah plastik yang berlangsung pukul 07.00–10.00 WITA tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak di kabupaten/kota se-Bali dalam rangka memperingati Hari Tumpek Wayang. Kegiatan difokuskan pada pembersihan sampah plastik di kawasan hutan mangrove dan lingkungan sekitarnya sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memitigasi potensi banjir akibat penumpukan sampah pada saluran air, drainase, dan sungai.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari jajaran Forkopimda Provinsi Bali, antara lain unsur TNI, Polri, Kejaksaan, dan lembaga peradilan, hingga perangkat daerah di lingkungan Pemprov Bali. Unsur TNI dan Polri yang diundang mencakup Kodam IX/Udayana, Polda Bali, Korem 163/Wira Satya, Lanud I Gusti Ngurah Rai, serta Lanal Denpasar. Keterlibatan lintas sektor tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat gerakan bersama menangani persoalan sampah plastik di Bali.

Dari unsur pemerintahan, kegiatan turut melibatkan jajaran perangkat daerah Pemprov Bali, instansi vertikal terkait lingkungan hidup dan pengelolaan sumber daya alam, serta Pemerintah Kota Denpasar. Dukungan di tingkat wilayah mencakup unsur Kelurahan Pedungan, Pemogan, Sesetan, dan Serangan, serta Desa Adat Pedungan, Pemogan, Pesanggaran, dan Serangan. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar juga dilibatkan untuk mendukung penyediaan personel dan kendaraan pengangkut sampah.

Baca Juga  Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Gandeng Puluhan Penggiat Kuliner Tabanan di Pameran Bali Bangkit 2022

Partisipasi juga melibatkan kalangan akademisi dan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi, antara lain Universitas Udayana, Universitas Warmadewa, Universitas Mahasaraswati Denpasar, Universitas Pendidikan Nasional, Institut Seni Indonesia Bali, Politeknik Negeri Bali, dan Universitas Dhyana Pura. Selain itu, sejumlah komunitas pemerhati lingkungan, seperti Sungai Watch, Bersih-Bersih Bali, Eco Bali, Malu Dong, Plastik Detox, Trash Warrior Bali, serta berbagai komunitas peduli sungai dan lingkungan, turut menjadi bagian dari unsur yang dilibatkan dalam gerakan ini.

Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, I Made Dwi Arbani, menyampaikan bahwa aksi bersih sampah tersebut merupakan upaya bersama untuk mengurangi pencemaran lingkungan, khususnya akibat sampah plastik. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah mitigasi terhadap potensi banjir yang dapat dipicu oleh penumpukan sampah di saluran air dan sungai. Melalui kolaborasi pemerintah, aparat, dunia pendidikan, komunitas lingkungan, dan masyarakat, penanganan sampah diharapkan dapat dilakukan secara lebih luas dan berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan juga menjadi bagian dari implementasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Sejalan dengan kebijakan tersebut, peserta diwajibkan membawa botol minum guna ulang (tumbler) masing-masing untuk mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai. Peserta juga membawa perlengkapan kebersihan secara mandiri, seperti penjepit sampah, sarung tangan, dan karung, serta bertanggung jawab memastikan sampah yang dikumpulkan siap diangkut ke tempat penanganan selanjutnya.

Dari pelaksanaan aksi bersih sampah di kawasan mangrove Pesanggaran, berhasil dikumpulkan sebanyak 3.559,53 kilogram atau sekitar 3,56 ton sampah yang tertampung dalam 777 karung. Sampah yang terkumpul kemudian disiapkan untuk diangkut menggunakan kendaraan pengangkut sampah. Capaian tersebut menunjukkan besarnya tantangan penanganan sampah sekaligus pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga kebersihan kawasan pesisir dan ekosistem mangrove.

Baca Juga  Kolaborasi dengan Krama, Bupati Sanjaya Hadiri Upacara Pitra Yadnya Krama Payangan Medi

Melalui momentum peringatan Tumpek Wayang, aksi bersih sampah ini diharapkan semakin memperkuat kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Gerakan serentak tersebut juga menjadi pengingat bahwa penanganan sampah memerlukan tanggung jawab bersama dan perubahan perilaku secara berkelanjutan, mulai dari pembatasan penggunaan plastik sekali pakai hingga pengelolaan sampah dari sumbernya, guna mewujudkan Bali yang bersih, sehat, dan lestari. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca