Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Sanjaya Apresiasi Sradha Bhakti Krama Jebaud Belayu Dalam Laksanakan Yadnya

BALIILU Tayang

:

Ngaben Banjar Adat Jebaud
NGUPASAKSI: Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M., saat hadir ‘’ngupasaksi’’ Karya Ngaben lan Nyekah Bersama Banjar Adat Jebaud, Desa Adat Belayu, Desa Beringkit, Kecamatan Marga, Kamis (7/12). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Sebagai umat Hindu, sudah merupakan keharusan kita untuk menjalankan Tri Rna sebagai suatu kewajiban dan bentuk rasa syukur yang kita kembalikan kepada Tuhan, para Dewa dan Leluhur kita, yakni dengan pelaksanaan Karya Panca Yadnya sebagai Sradha Bhakti. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M., saat pihaknya hadir, Ngupasaksi dalam Karya Ngaben lan Nyekah Bersama Banjar Adat Jebaud, Desa Adat Belayu, Desa Beringkit, Kecamatan Marga, Kamis (7/12).

Pagi itu, Bupati Sanjaya didampingi oleh para Penglingsir Puri Marga, salah satu anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda beserta para OPD terkait dan Kabag di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat dan unsur Forkopimcam Marga. Dalam kehadirannya, pihaknya mengakui kekagumannya terhadap soliditas warga dalam menggelar karya. Hal tersebut sebagai komitmen Pemerintah atas timbal balik yang diberikan warga Desa Adat Belayu dalam menjaga kekompakan dan saling bersinergi dengan pemerintah.

Upacara yadnya ini dikatakan sangat memberikan dampak positif dalam pembangunan Tabanan secara keseluruhan. Dalam kegiatan yang digelar tersebut, sebanyak 65 sawa Ngaben disertakan dengan biaya yang dibebankan masing-masing sawa sebesar 6,8 juta. Diikuti juga Ngelangkir sebanyak 18, dengan biaya 1 juta/sawa, 1 diri Ngelungah dengan biaya 1 juta dan juga dikuti oleh 57 orang Metatah dengan biaya 500 ribu per orang dan 30 peserta Metelu Bulanan dengan biaya 300 ribu per orang.

“Saya di Pemerintah Kabupaten Tabanan memberikan apresiasi dan penghargaan kepada tokoh-tokoh saya di sini, manggala karya yang sudah menjalankan sebuah tradisi yang memang sudah diturunkan oleh para leluhur dari jaman dahulu, tentang ritual-ritual yang kita miliki. Pasti sebagai umat Hindu, tidak terlepas dari adanya ritual Panca Yadnya ini. Tidak pernah kita lepas, dari lahir sampai mati kita akan dihadapkan pada ritual, baik Dewa Yadnya, Pitra Yadnya, Rsi Yadnya, Manusa Yadnya lan Buta Yadnya, tidak pernah lepas dan wajib kita lakukan,” ujar Sanjaya saat itu.

Baca Juga  Tanah Lot Art & Food Festival #6 Resmi Dibuka

Karena umat Hindu sangat meyakini di dalam sastra, kitab suci dan lainnya yang terhubung, bahwa sebagai Umat Hindu saat dilahirkan membawa hutang yang disebut dengan Tri Rna. Sehingga, hutang yang dimaksudkan itu berupa kewajiban yang harus dikembalikan lagi. Kewajiban membayar bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa, Dewa-dewa dan Leluhur. Maka perlu diadakan pengabenan ini, wujud bhakti kita kepada Ida Leluhur begitu juga metatah dan lainnya yang selaras dengan visi dan misi di Kabupaten Tabanan, Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

Bagi Sanjaya, hal tersebut juga masih berkaitan dengan tema HUT Kota Tabanan yang ke-530, Paduraksa Jayaning Singasana yang artinya bagaimana kita memadukan rasa saling asah asih asuh antara pemerintah dan masyarakat. Saling toleh (lihat) dan saling mengayomi. Itulah dikatakannya tujuan kita di Tabanan dengan sebutan Tabanan Era Baru untuk mencapai Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani. Sebab itu, pihaknya hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan doa restu, terhadap karya yang telah dijalankan dengan penuh kekompakan dan rasa tulus dan ikhlas.

Di kesempatan yang sama, I Nyoman Sutapa selaku ketua panitia yang juga mewakili masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Pemerintah yang hadir Ngupasaksi, demi kelancaran Karya Agung yang dilaksanakan. “Terima kasih kepada Bapak Bupati sudah datang. Atas nama panitia dan masyarakat, saya ngaturang suksema ring manah, sudah hadir dalam karya kami. Dumogi apa yang sudah diberikan Bapak Bupati bisa meringankan beban masyarakat sareng sami. Saya juga memohon maaf apabila masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan karya,” ujar Nyoman Sutapa. (gs/bi)

Baca Juga  Bupati Sanjaya Gerak Cepat Gelar Rakor Lintas Sektor, Tindak Lanjuti SE Gubernur Bali No. 4/2023 

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Sasar Tiga Kecamatan di Tabanan, Aksi Sosial TP PKK Serahkan Bantuan Sosial

Published

on

By

Tim Penggerak PKK Provinsi Bali menggelar Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di tiga desa di Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7)
AKSI SOSIAL: Tim Penggerak PKK Provinsi Bali saat menggelar Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di tiga lokasi di Kabupaten Tabanan, yakni Desa Bangli, Kecamatan Baturiti; Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel; serta Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, pada Jumat (17/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Tabanan, baliilu.com – Tim Penggerak PKK Provinsi Bali kembali turun ke masyarakat melalui Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi dengan memberikan bantuan kepada 150 warga di tiga lokasi di Kabupaten Tabanan, yakni Desa Bangli, Kecamatan Baturiti; Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel; serta Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, pada Jumat (17/7).

Bersinergi dan berkolaborasi dengan TP PKK Kabupaten Tabanan serta perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, TP PKK Provinsi Bali menyerahkan bantuan sosial berupa 4.500 kilogram beras, 300 krat telur, dan 300 kotak susu kepada masing-masing 30 lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, balita, dan kader PKK di ketiga lokasi tersebut.

Selain itu, di setiap lokasi aksi sosial juga diserahkan bantuan berupa 50 paket Gemarikan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, 10 paket sembako oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Bali, paket susu kepada masing-masing 10 balita dan ibu hamil oleh PD IBI Bali, 20 paket multivitamin untuk masing-masing 10 balita dan lansia oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali, 50 pak telur serta 1.000 bibit cabai oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, serta 50 bibit pohon oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali.

Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, mewakili Ketua TP PKK Provinsi Bali, menyampaikan bahwa kegiatan Bergerak dan Berbagi merupakan salah satu program kerja TP PKK Provinsi Bali. Tujuannya adalah menggerakkan dan memperkuat sinergi berbagai pihak untuk membantu masyarakat, khususnya lansia, balita, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan kader PKK di seluruh wilayah Bali.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Apresiasi Yadnya Krama Gubug dan Batuaji Kerambitan

“Ini adalah bentuk perhatian Ketua TP PKK Provinsi Bali. Kami berharap para penerima dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pelaksanaan Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di Kabupaten Tabanan tidak terlepas dari sinergi antara TP PKK Provinsi Bali, TP PKK Kabupaten Tabanan, dan pemerintah daerah setempat. Kolaborasi tersebut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tepat sasaran, serta benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Aksi sosial ini merupakan wujud sinergi antara TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK Kabupaten Tabanan. Berkat kerja sama yang baik, pendataan penerima manfaat hingga penyaluran bantuan dapat terlaksana dengan baik sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya, menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Provinsi Bali atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Tabanan melalui Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh TP PKK Provinsi Bali. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat Tabanan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan di daerah lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Sosial PPPA Provinsi Bali, A.A. Sagung Mas Dwipayani, menyosialisasikan keberadaan Sekolah Rakyat di Bali kepada masyarakat yang hadir. Ia menjelaskan bahwa anak-anak usia sekolah yang belum memperoleh kesempatan bersekolah, baik karena keterbatasan kuota maupun kondisi ekonomi keluarga, dapat mendaftar sebagai peserta didik di Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem.

Selanjutnya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Putu Sumardiana, mengajak masyarakat untuk gemar mengonsumsi ikan. Menurutnya, kandungan protein pada ikan lebih tinggi dibandingkan sumber protein hewani lainnya.

Baca Juga  Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Tabanan, Wujud Dukungan Pemerintah untuk Masyarakat

“Asupan ikan sangat penting karena mengandung protein sebesar 17–25 persen yang berperan penting dalam mendukung kecerdasan dan perkembangan fungsi otak,” ungkapnya.

Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi kemudian ditutup dengan peninjauan pelayanan kesehatan gratis oleh RS Bali Mandara, vaksinasi rabies gratis oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, serta demonstrasi memasak oleh anggota PKK setempat yang didukung Bali Chef Community dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Provinsi Bali. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Pangdam IX/Udayana Pimpin Panen Raya TNI di Tabanan

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melakukan panen raya bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Tabanan.
PANEN RAYA: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melakukan panen raya bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Desa Adat Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7/2026). (Foto: Pendam IX)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui Panen Raya Bersama TNI yang dipimpin Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Desa Adat Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Panen Raya Serentak Tebu, Padi, dan Kedelai yang dipimpin secara daring oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto dari Kabupaten Malang, Jawa Timur. Panen raya dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia sebagai bentuk sinergi nasional dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan.

Secara nasional, panen raya meliputi panen tebu yang didampingi TNI Angkatan Udara di delapan lokasi, panen padi yang didampingi TNI Angkatan Darat di 31 lokasi, serta panen kedelai yang didampingi TNI Angkatan Laut di empat lokasi. Kegiatan tersebut mencerminkan kolaborasi nyata seluruh matra TNI dalam mendukung peningkatan produksi pangan nasional.

Melalui kegiatan ini, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya penguatan sektor pangan secara terpadu, mulai dari peningkatan produksi, pendampingan kepada petani, hingga hilirisasi hasil pertanian agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam arahannya, Presiden juga menekankan bahwa keberhasilan ketahanan pangan merupakan hasil kerja gotong royong seluruh komponen bangsa. Pelibatan TNI dan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan menunjukkan bahwa kedua institusi tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan negara, tetapi juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat serta memiliki tanggung jawab bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di Bali, kegiatan Panen Raya Kodam IX/Udayana dihadiri Forkopimda Provinsi Bali, Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Asrendam IX/Udayana, para Asisten Kasdam, LO TNI AL, LO TNI AU, para Dan/Kabalakdam IX/Udayana, Forkopimda Kabupaten Tabanan, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta kelompok tani.

Baca Juga  Bupati Sanjaya di Kaba-Kaba: "Jalani Yadnya dengan Tulus Ikhlas"

Dalam sambutannya, Pangdam IX/Udayana menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga panen raya dapat terlaksana dengan baik.

“Keberhasilan panen hari ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi semua pihak. Untuk itu saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat yang terus berkomitmen menjaga produktivitas sektor pertanian,” ujar Pangdam.

Pangdam menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada petani, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan-lahan produktif guna meningkatkan hasil pertanian.

Lebih lanjut, Pangdam mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan inovasi dan teknologi modern.

“Kedepan kita harus berani berinovasi. Optimalisasi teknologi pertanian, penggunaan benih unggul seperti Merah Cendana, pengelolaan irigasi yang baik, hingga manajemen pascapanen yang tepat harus terus kita dorong agar hasil pertanian semakin meningkat, berkualitas, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi petani,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Pangdam berharap Panen Raya Bersama TNI tidak hanya menjadi simbol keberhasilan musim tanam, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong-royong dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri Bila Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato usai memimpin panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
BERIKAN PIDATO: Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Malang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Presiden bahkan menyatakan bahwa apabila diperlukan, anggaran pertahanan dan kepolisian dapat dikurangi untuk memastikan kebutuhan dasar rakyat terpenuhi.

“Kita harus hilangkan kelaparan. Kita harus hilangkan kemiskinan. Kemiskinan, apalagi kemiskinan ekstrem harus kita hilangkan. Insyaallah kita akan hilangkan. Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien. Bila perlu, anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi, untuk menghilangkan kemiskinan,” tegas Presiden dalam pidatonya usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026.

Presiden menyampaikan bahwa langkah efisiensi tersebut menjadi bagian dari upaya besar mempersiapkan masa depan Indonesia di mana Indonesia diproyeksikan sebagai salah satu negara terbesar di dunia pada 2045–2050. Menurut Presiden, cita-cita Indonesia menjadi negara maju hanya dapat terwujud apabila generasi muda saat ini benar-benar dipersiapkan dengan baik.

“Jadi anak-anak yang sekarang umur 10 tahun, yang di SD, dia nanti 25 tahun lagi dia 35 tahun, dia intinya bangsa Indonesia. Jadi kalau kita sekarang tidak urus anak-anak itu, dia bagaimana akan menjadi negara keempat terbesar di dunia?” ujar Presiden.

Dalam konteks tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan negara tidak hanya ditentukan oleh pertahanan dan keamanan dalam arti sempit, tetapi juga oleh kesejahteraan rakyat. Menurut Presiden, rakyat yang kuat, sehat, dan sejahtera merupakan fondasi utama pertahanan nasional.

“Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Kalau ada yang macam-macam sama bangsa Indonesia, seluruh rakyat, seluruh rakyat akan membela bangsa ini. Makanya dari sekarang TNI dan Polri di tengah-tengah rakyat, di tengah-tengah petani dan nelayan,” kata Presiden.

Baca Juga  Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima, Bupati Sanjaya Tinjau MPP dan Semarakkan Giat Meliang-liang

Presiden juga menyampaikan apresiasi terhadap peran TNI dan Polri yang telah membantu masyarakat melalui berbagai program nyata, termasuk pembangunan jembatan dan penyediaan titik air. Menurut Presiden, kesulitan rakyat harus menjadi perhatian bersama seluruh unsur negara.

“Hari ini saya bangga, hari ini saya bahagia. Saya sungguh bahagia dan saya sungguh merasa terharu. TNI bangun berapa ribu jembatan, Polri juga, berapa ribu titik air. Kita atasi, kesulitan rakyat kita atasi,” ungkap Presiden.

Menutup pidatonya, Presiden menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan milik rakyat, sehingga keberadaannya harus selalu diarahkan untuk membantu rakyat dan mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat.

“Ini Indonesia, TNI, Polri milik rakyat, kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI, Polri harus mengatasi kesulitan rakyat,” pungkas Presiden. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca