Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

ACS Bali Resmi Dibuka di KEK Kura Kura Bali

Membawa Pengalaman Ratusan Tahun dalam Pendidikan Holistik ke Serangan

Loading

BALIILU Tayang

:

Cambridge International
Kampus ACS Bali yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, Pulau Serangan, secara resmi memulai kegiatan belajar mengajar untuk tahun ajaran 2025/2026 pada Senin (28/7). (Foto: Hms ACS Bali)

Denpasar, baliilu.com – ACS Bali yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, Pulau Serangan, secara resmi memulai kegiatan belajar mengajar untuk tahun ajaran 2025/2026 pada Senin (28/7). Dengan pengalaman di bidang pendidikan selama hampir 140 tahun, ACS Bali membawa tradisi yang kuat dalam membentuk kepribadian siswa yang unggul, baik secara akademis, maupun sebagai pemimpin yang berkarakter dan peduli terhadap kehidupan sekitar.

Didirikan pada tahun 1886 di Singapura, ACS telah berkembang menjadi salah satu institusi pendidikan yang bergengsi di Asia. Institusi ini telah berkontribusi dalam melahirkan generasi pemimpin, pengusaha dan penggerak komunitas yang mumpuni. Banyak dari mereka yang berhasil melanjutkan studi ke berbagai universitas ternama di dunia, termasuk Oxford & Cambridge di Inggris serta Ivy League di Amerika Serikat hingga institusi terkemuka lainnya di Asia dan Australia.

“Dimulainya tahun ajaran di ACS Bali menandai terwujudnya sebuah visi, yaitu memberikan ruang untuk menjadi pusat pembelajaran di dalam kawasan ini,” ucap Tuti Hadiputranto, Presiden Direktur PT Bali Turtle Island Development (BTID), pengembang dan pengelola KEK Kura Kura Bali di Pulau Serangan.

Manajemen BTID meyakini bahwa para siswa ACS akan memperoleh pelajaran berharga yang mencakup nilai pengabdian, kesederhanaan, dan tanggung jawab. Nilai-nilai ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa dalam menghormati sesama serta menjaga hubungan yang harmonis dengan lingkungan sekitar.

“ACS Bali merupakan tempat sempurna yang memberikan kesempatan pada setiap pelajar untuk berkembang secara akademis dan keimanan juga terinspirasi dengan kekayaan budaya, alam, hingga kehidupan masyarakat di Pulau Bali,” lanjutnya.

Kampus ACS Bali tahap I menempati lahan seluas 3 hektar di kawasan Kura Kura Bali, dilengkapi dengan fasilitas utama yang mencakup ruang kelas, perpustakaan, aula olahraga, 12 laboratorium, serta kantin berkapasitas hampir 300 orang. Area ini akan berkembang hingga 4,8 hektar dalam beberapa tahun mendatang. Rencana pengembangan ke depan mencakup kolam renang, asrama murid, dan ruang kelas baru yang dirancang dengan memadukan warisan budaya dan keindahan alam Bali sesuai kebutuhan pendidikan modern. Lokasi dari kawasan ini sangat strategis dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 20 menit dengan Bandara Internasional Ngurah Rai, sehingga mudah diakses oleh keluarga dari berbagai wilayah.

Baca Juga  Sekda Dewa Made Indra Bersama Ribuan Runners Lari 5K di Bali International Trail Run 2025

Pada tahun ajaran ini, ACS Bali membuka Kelas 1–5 dan Kelas 7, serta akan menambah jenjang setiap tahun hingga Kelas 12, dengan lulusan International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP) angkatan pertama pada tahun 2029. Kurikulum yang digunakan menggabungkan program Cambridge International untuk Kelas 1-10 dan International Baccalaureate (IB) untuk Kelas 11-12 dengan pendekatan khas ACS yang menekankan pengembangkan karakter, kepemimpinan, dan pengabdian masyarakat. ACS Bali juga telah merencanakan program kolaborasi dengan komunitas sekitar, Desa Serangan. Dalam upaya ini, para siswa akan berpartisipasi dalam kegiatan budaya bersama anak-anak setempat, mendukung mata pencaharian berbasis laut melalui kegiatan layanan masyarakat, serta mempelajari ekologi pesisir bersama warga Serangan. Semua kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan pembelajaran dan keterlibatan komunitas yang terintegrasi di sekolah.

“Orang tua yang memilih ACS bukan semata karena kualitas akademiknya,” ucap Rob Burrough, Executive Principal ACS Bali. “Mereka memilih ACS juga karena sekolah ini membentuk generasi muda yang ulet, tangguh dan berkarakter kuat yang melengkapi keunggulan akademik kami.”

Rob Burrough, seorang pendidik berpengalaman asal Selandia Baru dan dekat dengan komunitas ACS, sebelumnya memimpin ACS International di Singapura selama delapan tahun dan memiliki banyak pengalaman kepemimpinan di berbagai sekolah di Singapura, Kenya dan Selandia Baru. Keluarga yang bergabung dengan ACS Bali berasal dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Denmark, Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, Selandia Baru, Rusia, Singapura, Filipina, dan Inggris. Staf pengajar di sekolah ini juga datang dari berbagai latar belakang negara seperti Australia, Inggris, Singapura, dan Indonesia. Beberapa orangtua murid menilai pendekatan holistik ACS menjadi keunikan utama.

“Keluarga kami menghargai keunikan dari pengalaman yang mengintegrasikan kehidupan sehari-hari dan pembelajaran yang tidak melupakan akan budaya Bali. Kami percaya hal ini akan membantu anak-anak mendapatkan edukasi terbaik dan menjadi individual yang baik,” ucap ibu Prami, salah satu orang tua murid ACS Bali yang telah bergabung tahun ini. “Saya berharap sekolah ini akan menjadi ruang yang menyenangkan untuk anak-anak, dan menjadi tempat mereka berkembang – terutama dengan adanya lingkungan yang memadai. Lebih penting lagi untuk kami, ketika melihat anak-anak pulang sekolah bahagia.”

Baca Juga  Pemkot Gelar Denpasar Cambridge Up Skill 2024

Tahun ajaran baru di ACS Bali diwarnai dengan sambutan hangat dari para siswa dan keluarga mereka, perkenalan guru, serta berbagai aktivitas pengembangan komunitas yang mencerminkan nilai-nilai ACS yaitu saling menghormati, melayani dan menjunjung tradisi. KEK Kura Kura Bali mendukung sekolah ini dengan memfasilitasi infrastruktur yang memadai, termasuk sistem keamanan untuk memastikan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. KEK Kura Kura Bali yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 2023, merupakan prototipe transformasi Bali dari pariwisata massal menuju pariwisata berkualitas yang berbasis pada pengetahuan, keberlanjutan, dan komunitas.

Dalam lima tahun ke depan, kawasan ini akan menghadirkan marina internasional, pengembangan area komersial dan perhotelan, vila, serta berbagai investasi di bidang pariwisata berkualitas dan industri kreatif. KEK Kura Kura Bali dengan penuh antusias menyambut dan mendukung ACS Bali sebagai bagian dari ekosistem pendidikan berkelas dunia di kawasan ini. Sekolah ini membawa visi, harapan, dan tujuan. Di tempat ini, generasi muda dibekali untuk menghadapi tantangan masa kini dan masa depan, dengan berlandaskan tradisi dan inspirasi dalam berkontribusi aktif. The best is yet to be. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Ikuti Presentasi Validasi IPKD, Jaya Negara Pastikan Pengelolaan Keuangan Berorientasi Kesejahteraan Masyarakat

Published

on

By

jaya negara
IKUTI PRESENTASI: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mengikuti kegiatan Presentasi Validasi Data Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) Tahun Anggaran 2024 Tahun Ukur 2025 yang dilaksanakan secara daring dari Kantor Walikota Denpasar pada Kamis (18/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengikuti kegiatan Presentasi Validasi Data Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) Tahun Anggaran 2024 Tahun Ukur 2025 yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri secara daring dari Kantor Walikota Denpasar pada Kamis (18/6). Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memastikan kualitas tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Pelaksanaan Validasi IPKD tersebut turut menghadirkan Validator yakni Akademisi Universitas 11 Maret, Surakarta, Sutaryo dan Pimpinan Redaksi Kompas TV, Alexander Wibisono. Tampak mendampingi Walikota Jaya Negara dalam kesempatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ida Bagus Alit Adhi Merta, Kepala Inspektorat Kota Denpasar, Ni Ketut Dewi Ratih Purnamasari, Kepala BPKAD Kota Denpasar, Ni Putu Kusumawati, Kadis Kominfos Kota Denpasar, Gde Wirakusuma Wahyudi serta OPD terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jaya Negara menegaskan bahwa Pemerintah Kota Denpasar terus berkomitmen memperkuat tata kelola keuangan daerah sebagai fondasi utama dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pengelolaan keuangan daerah tidak hanya berfokus pada aspek administrasi dan kepatuhan terhadap regulasi, namun juga harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program-program pembangunan yang tepat sasaran.

“Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Melalui keterbukaan informasi, masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya pembangunan sehingga setiap program dan penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut dijelaskan, berbagai upaya telah dilakukan Pemkot Denpasar dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, mulai dari penguatan proses perencanaan pembangunan yang melibatkan partisipasi masyarakat, pelaksanaan anggaran yang efektif dan sesuai ketentuan, penyusunan laporan keuangan yang tepat waktu, hingga optimalisasi publikasi informasi keuangan daerah melalui platform digital.

Baca Juga  Pemkot Gelar Denpasar Cambridge Up Skill 2024

Jaya Negara mengatakan, keterbukaan informasi publik menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Dengan akses informasi yang semakin mudah, masyarakat dapat mengetahui arah kebijakan pembangunan sekaligus ikut mengawasi pelaksanaan program yang didanai melalui APBD.

“Transparansi dan akuntabilitas merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik. Karena itu, kami terus mendorong seluruh perangkat daerah untuk menjaga kualitas pengelolaan keuangan yang profesional, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Dalam presentasi tersebut juga dipaparkan sejumlah indikator pembangunan yang menunjukkan tren positif di Kota Denpasar. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Denpasar pada tahun 2025 tercatat mencapai 85,63. Sementara itu, tingkat kemiskinan berada pada angka 2,16 persen, pertumbuhan ekonomi mencapai 6,11 persen, dan tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 1,41 persen.

Menurut Jaya Negara, capaian tersebut tidak terlepas dari pengelolaan keuangan daerah yang semakin baik, sehingga mampu mendukung pelaksanaan program pembangunan secara optimal dan berkelanjutan.

“Capaian yang diraih saat ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah. Transparansi bukan hanya kewajiban administrasi, tetapi juga bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, kita dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar,” tegasnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Denpasar juga terus menjaga kualitas pengelolaan keuangan melalui penyusunan laporan keuangan yang sesuai standar serta mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan sebagai wujud konsistensi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Ke depan, Jaya Negara menegaskan bahwa Pemkot Denpasar akan terus memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan guna meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan inovatif.

“Melalui berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kota Denpasar optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan menuju Denpasar Maju,” ujarnya. (eka/bi)

Baca Juga  Sekda Dewa Made Indra Bersama Ribuan Runners Lari 5K di Bali International Trail Run 2025

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa Saksikan Pementasan Calonarang Duta Badung di PKB 2026

Published

on

By

Calonarang
HADIRI PEMENTASAN CALONARANG: Bupati Wayan Adi Arnawa, bersama Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri langsung Pementasan Parade Calonarang Duta Kabupaten Badung dalam Pesta Kesenian Bali XLVIII Tahun 2026 di Kalangan Ayodya, Taman Budaya, Denpasar, Selasa (16/6/). (Foto: Hms Badung)

Denpasar, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri langsung Pementasan Parade Calonarang Duta Kabupaten Badung dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Acara tersebut berlangsung di Kalangan Ayodya, Taman Budaya (Art Center), Denpasar, pada Selasa (16/6/).

Turut hadir mendampingi Bupati, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung I Gede Sukadana beserta jajaran terkait, para seniman, tokoh masyarakat, serta ratusan pecinta seni Calonarang.

Bupati Adi Arnawa menyatakan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan penuh pemerintah daerah kepada para duta seni Badung yang berlaga di PKB 2026, mulai dari masa persiapan hingga pentas. “Meskipun hari ini bertepatan dengan Hari Raya Penampahan Galungan, kami tetap hadir untuk memberikan semangat agar Duta Kabupaten Badung bisa tampil maksimal sesuai kemampuan terbaik mereka,” ujar Adi Arnawa di sela-sela acara.

Ia berharap PKB tidak hanya menjadi ajang hiburan dan kemeriahan tahunan, tetapi juga berfungsi sebagai ruang edukasi sekaligus pelestarian seni budaya Bali. Menurutnya, sektor pariwisata Badung dan Bali pada umumnya hidup dari basis budaya yang kuat, di mana seni menjadi pilar utamanya.

“Kita patut bersyukur PKB menjadi wadah bagi para seniman untuk terus berkarya sehingga khazanah seni kita tidak akan pernah putus. Sebagai bentuk perhatian nyata, selain dukungan moral, kami juga memberikan bantuan finansial tambahan di luar anggaran resmi dari Dinas Kebudayaan,” tambahnya.

Pada malam tersebut, Duta Kabupaten Badung menampilkan Reksadana (Pergelaran) Calonarang dari Sanggar Seni Majelangu, Banjar Padang, Desa Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara. Pergelaran kali ini mengangkat lakon “Geseng Waringin”. Kisah yang berlatar di Kerajaan Dirah ini menceritakan tentang pernikahan Mpu Bahula dengan putri Ni Calonarang, Ratna Manggali. Di balik pernikahan tersebut, terdapat siasat besar dari Mpu Baradah yang mengutus Mpu Bahula untuk mengambil lontar sakti Nicarya Lingga milik Ni Calonarang guna dipelajari demi menegakkan kedamaian. (gs/bi)

Baca Juga  Pemkot Gelar Denpasar Cambridge Up Skill 2024

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa Tinjau Kesiapan Duta PKB Badung 2026

Published

on

By

Latihan menari
TINJAU SESI LATIHAN: Bupati Wayan Adi Arnawa meninjau langsung sesi latihan penari dan penabuh Duta Kabupaten Badung untuk Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Senin (15/6). (Foto: Hms Badung

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meninjau langsung sesi latihan penari dan penabuh Duta Kabupaten Badung untuk Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Kehadiran Bupati bersama Ketua TP PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa ini menjadi suntikan motivasi bagi para seniman muda yang tengah bersiap menuju ajang seni budaya paling bergengsi di Bali tersebut. Peninjauan dilakukan di dua lokasi berbeda pada Senin (15/6) malam.

Lokasi pertama adalah latihan Parade Gong Kebyar Anak-anak oleh Sanggar Tari dan Tabuh Rajapala di Banjar Basangkasa, Seminyak, Kuta. Di sana, peserta mematangkan tiga materi, yakni Tabuh Kreasi Pepanggulan “Bayung Bidak”, Tari Kreasi Penyambutan “Adnyaswari”, serta Tari Dolanan “Jong Jang Sir”. Lokasi kedua adalah uji coba lomba Tabuh dan Tari Bapang Barong di Pura Dalem Padonan, Desa Tibubeneng, Kuta Utara.

Bupati Adi Arnawa mengapresiasi dedikasi para pembina, pelatih, dan seniman muda yang terlibat. Ia menilai kemampuan teknis dan kekompakan peserta sudah berkembang pesat. Namun, ia menekankan pentingnya penguatan ekspresi dan penjiwaan karakter agar pertunjukan mampu menyentuh emosi penonton. “Perlu diingat bahwa kalian tidak hanya tampil untuk diri sendiri atau kelompok, tetapi membawa nama besar Kabupaten Badung,” ujar Adi Arnawa.

Bupati mengingatkan bahwa keindahan seni tidak hanya bersumber dari suara gamelan, melainkan kesatuan utuh dengan ekspresi wajah dan penghayatan para pemainnya. Ia juga menyoroti aspek tata panggung, kualitas tata suara, dinamika gerak, serta kekuatan karakter, terutama untuk penari Bapang Barong yang dituntut tampil energik dan dinamis.

Selain unsur estetika artistik, faktor kesehatan dan stamina juga menjadi catatan penting Bupati demi menjaga performa puncak saat pementasan. “Kunci utama dari penampilan seperti ini adalah disiplin, fokus, kekompakan, dan stamina. Sebagus apapun program latihan yang dibuat, kalau saat tampil kondisi fisik tidak fit dan kesehatan terganggu, semuanya bisa buyar,” tegasnya.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Kembali Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge University Press & Assessment-English

Ia memastikan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendukung kelestarian seni budaya sebagai pilar utama pembangunan daerah yang berbasis pariwisata budaya. “Pemerintah Kabupaten Badung memiliki komitmen yang sangat kuat terhadap pelestarian seni dan budaya. Kita menyadari bahwa Badung adalah daerah pariwisata yang berbasis budaya,” tambahnya.

Apresiasi atas dukungan pemerintah daerah disampaikan oleh perwakilan Sanggar Rajapala, I Ketut Widia Astika, serta Perbekel Tibubeneng I Made Kamajaya. Mereka sepakat bahwa kesempatan menjadi duta daerah merupakan kehormatan besar sekaligus ruang belajar strategis bagi generasi muda untuk mencintai seni tradisi Bali.

Turut hadir mendampingi Bupati dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gede Sukadana, anggota DPRD Badung I Wayan Sandra dan I Gede Suraharja, jajaran Camat Kuta dan Kuta Utara, Lurah Seminyak, Perbekel Tibubeneng, serta tokoh adat setempat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca