Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Aksi Sosial Posyandu Provinsi Bali “Membina dan Berbagi” di Kabupaten Badung

BALIILU Tayang

:

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mendampingi Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali Nyonya Putri Suastini Koster saat Aksi Sosial di Kabupaten Badung.
AKSI SOSIAL: Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mendampingi Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Nyonya Putri Suastini Koster, saat Aksi Sosial di wilayah Kabupaten Badung, Selasa (4/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mendampingi Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Nyonya Putri Suastini Koster, dalam pelaksanaan Aksi Sosial bertema “Membina dan Berbagi” yang digelar di wilayah Kabupaten Badung, Selasa (4/8).

Kegiatan berlangsung secara berturut-turut di Kelurahan Abianbase, Kecamatan Mengwi, dan Desa Selat, Kecamatan Abiansemal, sebagai bentuk penghargaan tulus serta dukungan nyata bagi para kader posyandu yang berdedikasi menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan dasar dan pemberdayaan di tingkat masyarakat.

Dalam rangkaian penuh kehangatan ini, bantuan kebutuhan pokok dan pendukung kerja disalurkan kepada seluruh kader yang hadir. Sebanyak 78 orang kader dari Kelurahan Abianbase dan 60 orang kader dari Desa Selat menerima paket lengkap berisi 30 kilogram beras, 2 keranjang telur, 2 kotak susu, serta majalah panduan Posyandu bagi setiap orang. Penyerahan dilakukan secara simbolis sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian tanpa lelah, ketulusan, dan konsistensi kader dalam melayani lingkungan masing-masing setiap harinya.

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Nyonya Putri Suastini Koster, dalam arahannya menegaskan peran strategis Posyandu yang tidak hanya terbatas pada pelayanan kesehatan semata.

“Posyandu menjadi mitra utama Pemerintah Desa maupun Kelurahan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, serta peningkatan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan keselarasan peran tersebut dengan standar pelayanan yang berlaku melalui Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, yang menetapkan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, meliputi: pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman serta ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat. Hal ini menegaskan Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan yang berperan luas dan menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat.

Baca Juga  HUT Ke-22 DWP secara Virtual, Ny. Rasniathi Adi Arnawa Ajak Anggota Bangun Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Nyonya Putri Suastini Koster beserta jajaran Posyandu Provinsi Bali atas perhatian istimewa, kehadiran langsung, dan kepedulian yang diberikan kepada kader di wilayah Badung.

“Kehadiran dan perhatian ini menjadi penyemangat luar biasa bagi kami semua. Para kader posyandu adalah pilar utama kesehatan dan kesejahteraan keluarga serta masyarakat, yang bekerja tulus, ikhlas, dan penuh semangat ngayah tanpa mengenal lelah demi mewujudkan keluarga Badung yang sehat, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan “Membina dan Berbagi” memiliki makna mendalam, bukan sekadar penyaluran bantuan materi. Melalui momen ini, terjalin silaturahmi yang erat, kesamaan visi dan persepsi, serta peningkatan kompetensi dan semangat pengabdian antar kader. Sinergi kuat antara tingkat provinsi dan kabupaten menjadi pondasi utama untuk terus memajukan pelayanan Posyandu yang merata, berkualitas, berkelanjutan, dan benar-benar menyentuh hati setiap lapisan masyarakat.

Turut hadir mendampingi Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait di lingkup Pemprov Bali dan Pemkab Badung, Camat Mengwi, Plt. Camat Abiansemal, aparat Desa/Kelurahan, serta tokoh masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Taman Nusantara Gianyar 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Toleransi dan Karakter Generasi Muda

Published

on

By

Asisten Administrasi Umum Setda Gianyar I Ketut Pasek Lanang Sadia membuka kegiatan Taman Nusantara Kabupaten Gianyar 2026 di Aula SMP Negeri 1 Tegallalang.
BUKA TAMAN NUSANTARA: Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia, membuka kegiatan Taman Nusantara Kabupaten Gianyar Tahun 2026, Senin (3/8), di Aula SMP Negeri 1 Tegallalang. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia, membuka kegiatan Taman Nusantara Kabupaten Gianyar Tahun 2026, Senin (3/8), di Aula SMP Negeri 1 Tegallalang. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini diikuti oleh 80 siswa SMP negeri lintas agama dari seluruh Kabupaten Gianyar sebagai upaya memperkuat nilai toleransi, kebangsaan, dan karakter generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Gianyar sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam memperkuat sinergi lintas agama serta membangun kerukunan di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar yang diwakili Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, Gusti Putu Ngurah Adnyana, mengatakan Taman Nusantara merupakan terobosan Pemerintah Kabupaten Gianyar di bawah kepemimpinan Bupati Gianyar untuk mewujudkan fungsi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan watak dan peradaban bangsa.

“Melalui Taman Nusantara, kami ingin membangun generasi muda yang memahami bahwa keberagaman adalah kekuatan bangsa. Pendidikan harus mampu menanamkan nilai toleransi, persatuan, dan saling menghormati sejak dini sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Taman Nusantara Tahun 2026 mengusung tema “Melalui Taman Nusantara Gianyar Kita Bina Kerukunan Antar-umat Beragama dalam Rangka Membangun Sumber Daya Manusia Unggul dan Berkarakter Menuju Indonesia Emas 2045”. Sebanyak 80 siswa SMP negeri dari berbagai agama di Kabupaten Gianyar mengikuti kegiatan ini dengan harapan terbangun pemahaman yang lebih baik tentang keberagaman sehingga tercipta toleransi yang semakin kuat di tengah masyarakat.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia, yang membuka kegiatan tersebut mengatakan keberagaman merupakan kekayaan sekaligus kekuatan bangsa Indonesia yang harus terus dijaga.

Baca Juga  HUT Ke-22 DWP secara Virtual, Ny. Rasniathi Adi Arnawa Ajak Anggota Bangun Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Menurutnya, Indonesia dirajut dari berbagai suku, agama, ras, dan budaya yang membentuk identitas bangsa. Keberagaman tersebut ibarat sebuah lukisan indah yang tersusun dari berbagai warna. Namun apabila tidak dikelola dengan arif dan bijaksana, keberagaman juga dapat menjadi celah yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memecah belah persatuan bangsa.

“Saya merasa bangga melihat kehidupan masyarakat Kabupaten Gianyar yang harmonis dan penuh toleransi. Kondisi ini tidak terlepas dari peran tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen masyarakat yang terus mengampanyekan bahwa perbedaan adalah sebuah keindahan dan anugerah Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menghadirkan Taman Nusantara sebagai media pembinaan generasi muda lintas agama. Selama lima hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan materi dari narasumber yang berasal dari FKUB, Kodim, Polres, akademisi, BNN, dan psikolog mengenai sejarah perkembangan agama di Kabupaten Gianyar, wawasan kebangsaan dan bela negara, bahaya narkoba, pembinaan karakter, serta penguatan nilai-nilai toleransi.

Ia berharap para peserta mampu memahami ajaran agamanya masing-masing dengan baik sekaligus memiliki penghormatan yang tinggi terhadap pemeluk agama lain.

“Semua agama mengajarkan kebaikan. Perbedaan agama hanyalah jalan yang berbeda, namun memiliki tujuan yang sama, yakni mewujudkan kehidupan yang damai dan sejahtera. Jika pemahaman ini tertanam kuat sejak dini, maka akan tumbuh generasi yang memiliki keyakinan yang kuat terhadap agamanya sekaligus menjunjung tinggi toleransi kepada sesama,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Pasek Lanang Sadia mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan Taman Nusantara untuk menambah ilmu, memperluas pergaulan, dan menjadi pelopor kerukunan di sekolah masing-masing.

Baca Juga  PKK Badung Dorong Peran Generasi Muda Dalam Kartini Sustainability Forum 2026

“Saya berharap anak-anak sekalian dapat menjadi contoh dalam membangun persaudaraan lintas agama. Jadikan pengalaman selama mengikuti Taman Nusantara sebagai bekal untuk menebarkan nilai toleransi, persatuan, dan semangat kebangsaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

123 Regu SD Perebutkan Hadiah Puluhan Juta Rupiah, Wabup Supriatna Tekankan Disiplin dan Sportivitas

Published

on

By

Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna membuka lomba gerak jalan 8 kilometer tingkat SD di GOR Bhuana Patra Singaraja.
LOMBA GERAK JALAN: Sebanyak 123 regu tingkat Sekolah Dasar (SD) mengikuti lomba gerak jalan 8 kilometer dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, di GOR Bhuna Patra Singaraja, Selasa (4/8). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Sebanyak 123 regu tingkat Sekolah Dasar (SD) mengikuti lomba gerak jalan 8 kilometer dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, di GOR Bhuna Patra Singaraja, Selasa (4/8). Pada ajang tersebut, panitia menyiapkan total hadiah senilai Rp 58,5 juta untuk para pemenang.

Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna yang membuka dan melepas Gerak Jalan SD dalam sambutannya mengatakan gerak jalan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda melalui disiplin, semangat belajar, dan jiwa kebangsaan.

“Saya mengingatkan kepada segenap generasi muda agar mampu mengembangkan diri melalui proses belajar dan disiplin yang dilandasi dengan semangat dan Jiwa 45. Mari kita satukan gerak dan langkah dalam membangun agar cita-cita bangsa, yaitu masyarakat adil dan makmur, dapat tercapai,” kata Supriatna.

Pihaknya juga mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan. Menurut dia, semangat kebersamaan yang tumbuh melalui kegiatan tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya Buleleng yang sejahtera berlandaskan Tri Hita Karana.

Sementara itu, Ketua Panitia Putu Ariadi Pribadi mengatakan lomba gerak jalan 8 kilometer tingkat SD tahun ini mengusung tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur serta diikuti 123 regu. Seluruh penyelenggaraan kegiatan dibiayai melalui APBD Kabupaten Buleleng Tahun 2026.

“Lomba gerak jalan 8 kilometer tingkat SD tahun ini diikuti 123 regu. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Putu Ariadi Pribadi.

Adapun rute lomba dimulai dari GOR Bhuwana Patra menuju Jalan Ngurah Rai, Jalan Pramuka, Jalan Diponegoro, Jalan Erlangga, Jalan Imam Bonjol, Jalan Veteran, Jalan Pahlawan, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Ahmad Yani, Jalan Dewi Sartika Selatan, Jalan Udayana, dan finis kembali di GOR Bhuwana Patra pintu barat.

Baca Juga  HUT Ke-22 DWP secara Virtual, Ny. Rasniathi Adi Arnawa Ajak Anggota Bangun Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Untuk diketahui, total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp 58,5 juta. Juara I memperoleh piala tetap, piagam, dan uang pembinaan Rp 15 juta, juara II Rp 12,5 juta, juara III Rp 10 juta, sedangkan juara harapan I, II, dan III masing-masing menerima Rp 8 juta, Rp 7 juta, dan Rp 6 juta. (gs/bi)

 

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bendera Merah Putih 100 Meter Membentang, Bupati Sanjaya Kobarkan Semangat Nasionalisme di Tabanan

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Parade Singasana Merah Putih di Taman Perjuangan Singasana dalam rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI Kabupaten Tabanan.
HUT RI: Bupati Tabanan hadiri Parade Singasana Merah Putih sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Kabupaten Tabanan Tahun 2026 yang berlangsung di Taman Perjuangan Singasana, Selasa (4/8). (Foto: bi)

Tabanan, baliilu.com – Semangat nasionalisme membentang nyata di Taman Perjuangan Singasana, Selasa (4/8), ketika Bendera Merah Putih sepanjang 100 meter dibentangkan dalam Parade Singasana Merah Putih sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Kabupaten Tabanan Tahun 2026. Di tengah lautan masyarakat yang memadati kawasan tersebut dengan penuh antusias, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya hadir membuka secara resmi parade yang menjadi simbol persatuan dan kebanggaan terhadap Tanah Air.

Sebelum parade dimulai, Bupati Sanjaya bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Tabanan mengawali rangkaian dengan penancapan Bendera Merah Putih. Selanjutnya, pembukaan acara ditandai dengan pelepasan balon, yang mengiringi dimulainya Parade Singasana Merah Putih dalam suasana penuh semangat kemerdekaan.

Antusiasme masyarakat Tabanan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI tampak dari ramainya Taman Perjuangan Singasana oleh warga yang hadir menyaksikan jalannya parade. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Tabanan yang mewakili Ketua TP PKK, Wakil I Ketua DPRD Kabupaten Tabanan mewakili Ketua DPRD, perwakilan Danrindam IX/Udayana, jajaran Forkopimda, Sekda Tabanan beserta Ketua DWP, para Asisten Setda, perangkat daerah dan kepala bagian di lingkungan Setda Tabanan, para direktur instansi vertikal, serta para peserta parade.

Parade diawali dengan penampilan 70 orang Paskibraka yang membawa semangat Merah Putih, dilanjutkan Drumband Poltrada dan momen utama berupa pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 100 meter. Bentangan Sang Saka yang melintasi kawasan parade menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia lahir melalui pengorbanan yang besar.

Bupati Sanjaya menegaskan, pembentangan bendera tersebut bukan sekadar atraksi dalam rangkaian perayaan kemerdekaan, melainkan memiliki makna mendalam sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah mengantarkan Indonesia menuju kemerdekaan. “Pembentangan bendera 100 meter, sebagai pengingat bahwa negara kita di hari kemerdekaan RI ke-81 dimerdekakan oleh para pejuang kita,” ujar Sanjaya.

Baca Juga  Ketua TP PKK Badung Gelar Temu Wirasa dengan PKK dan Kader Posyandu Sibanggede

Menurutnya, semangat kemerdekaan di Tabanan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi diwujudkan melalui berbagai rangkaian acara yang melibatkan masyarakat dan mengangkat keberagaman budaya. “Dengan ucapan syukur kami dan terima kasih, dengan berbagai macam acara. Bukan hanya bentangan bendera 100 meter tetapi semua budaya kita tampilkan,” lanjutnya.

Semangat tersebut kemudian diterjemahkan dalam rangkaian parade yang menampilkan keberagaman Nusantara. Parade pakaian Nusantara diiringi Baleganjur SMP Negeri 1 Tabanan, disusul parade pakaian profesi oleh TK Bhayangkari Tabanan. Kemeriahan juga hadir melalui penampilan Drumband TK Saraswati Tabanan, TK Santa Maria Immaculata Tabanan, SD Saraswati Tabanan, SD Negeri 8 Banjar Anyar, hingga Drumband SMP Negeri 2 Tabanan.

Tidak berhenti di sana, Parade Harmoni Nusantara Jayaning Singasana turut mempertemukan berbagai simbol budaya, mulai dari naga, barongsai, barong bangkung, hingga Tari Woleka dan Gandrung. Kehadiran komunitas sepeda ontel melengkapi parade, memperlihatkan bagaimana perayaan kemerdekaan dapat menjadi ruang bersama untuk merayakan budaya, kreativitas, sekaligus kebersamaan masyarakat Tabanan.

Bagi Bupati Sanjaya, keberagaman yang ditampilkan dalam parade menjadi pesan penting bahwa Indonesia merupakan bangsa besar yang dibangun dari berbagai latar budaya dan suku. “Kita sebagai negara besar harus saling menghormati budaya suku dan persatuan,” tegasnya, seraya menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman.

Sanjaya juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara serta seluruh pihak yang telah terlibat dalam menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Tabanan. Ia menilai rangkaian kegiatan yang dimulai sejak 4 Agustus tersebut menunjukkan besarnya semangat gotong-royong masyarakat Tabanan. “Di Tabanan selalu diawali dengan kemeriahan dan semangat serta gotong-royong, apalagi dalam menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81,” ungkapnya.

Pihaknya menambahkan, semangat tersebut sekaligus menjadi bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada para pejuang bangsa. “Kita patut bersyukur dan berterima kasih khususnya kepada para pejuang Republik Indonesia yang telah memerdekakan Republik ini. Bukan hanya dengan tetesan air mata, jiwa ragapun dipertaruhkan untuk memerdekakan bangsa Indonesia, patutlah kita bersyukur dan berbangga,” kata Sanjaya.

Baca Juga  TP PKK Badung Gelar Rapat Kerja Program Kegiatan Tahun 2026

Mengusung tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, Sanjaya berharap momentum kemerdekaan menjadi penguat komitmen bersama untuk menjaga kedaulatan, memperkuat persatuan, menghadirkan keadilan serta mewujudkan kesejahteraan. “Tujuan kami di Pemerintah Kabupaten Tabanan bagaimana kami dengan Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat semuanya, menjaga persatuan dan kesatuan di Tabanan,” jelasnya. Semangat tersebut, menurutnya, sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tabanan menuju Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca