Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Anggaran Kesehatan di Perubahan APBD Badung 2023 Naik Jadi 15 Persen

Ketua DPRD Badung Putu Parwata: Pemerintah Badung Serius Mendorong Agar Masyarakat Badung Sehat dan Sejahtera

Loading

BALIILU Tayang

:

paripurna
PIMPIN RAPAT: Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat memimpin Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Badung bertempat di Ruang Sidang Utama Gosana Kantor DPRD Badung, Selasa (15/8). (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung Putu Parwata menyampaikan anggaran kesehatan yang sesuai ketentuan diatur 10 persen, pada Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2023, dinaikkan menjadi 15 persen.

Hal itu dikatakan Putu Parwata selepas memimpin Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Badung, dengan agenda penyampaian penjelasan Bupati Badung terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Badung tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023, Ranperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penguatan Program Bidang Adat, Budaya, dan Keagamaan dan Rancangan Peraturan Kepala Daerah tentang Penjabaran Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023 bertempat di Ruang Sidang Utama Gosana Kantor DPRD Badung, Selasa (15/8).

Putu Parwata menyebutkan, setelah kami cermati penjelasan Bupati Badung memang apa yang disampaikan itu adalah 20,33 persen untuk pendidikan tetapi yang naik mandatorinya adalah program kesehatan menjadi 15 persen.

parwata
Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakil Ketua Wayan Suyasa dan Made Sunarta saat memberikan keterangan pers. (Foto: gs)

Artinya, lanjut Parwata, Pemerintah Kabupaten Badung serius untuk memberikan dorongan agar masyarakat Badung sehat dan sejahtera. Dengan diberikannya hampir Rp 700 miliar untuk pembangunan infrastruktur dan Rp 20 miliar untuk pemberdayaan masyarakat. Ditambah Rp 25 miliar untuk penguatan pertanian, jadi ini berimbang.

Di sektor pariwisata dianggarkan Rp 18 miliar itu didorong untuk melakukan satu promosi supaya sustainable tourism ini bisa terjadi di Badung. ‘‘Itu yang disampaikan. Oleh karena itu, kami berharap khususnya Dinas Kesehatan ini dengan rumah sakitnya betul-betul bisa memfasilitasi kesehatan masyarakat. Karena ini menjadi tanggung jawab kita bersama,‘‘ ujar Parwata.

Lebih jauh Parwata memaparkan, penjelasan Bupati Badung dalam Perubahan APBD 2023 nampaknya sangat signifikan. Pendapan asli daerah Rp 6,4 triliun lebih. Ini sebagai lonjakan yang luar biasa yang didukung oleh sektor pariwisata. Kemudian postur berikutnya pendapatan daerah Rp 7, 5 triliun dan toal APBD Rp 8,4 triliun.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri HUT Ke-43 ST. Putra Segara Banjar Seseh

Oleh karena postur yang disampaikan oleh Bupati Badung dari Perubahan APBD 2023 sebanyak 77 persen digunakan untuk pembangunan yang ada di Badung, maka kami berharap konsistensi masing-masing OPD akan melaksanakannya dengan sungguh dan serius untuk kemajuan Badung.

Sementara itu, Bupati Giri Prasta mengatakan proses penyusunan rancangan perubahan APBD maupun rancangan penjabaran perubahan APBD tahun 2023, sudah berada dalam tahap pemulihan ekonomi yang semakin membaik dan diharapkan menjadi instrumen efektif dalam menjaga perekonomian. Sedangkan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penguatan Program Bidang Adat, Budaya, dan Keagamaan, dikatakan bahwa dalam upaya menjaga kesucian dan keharmonisan alam beserta isinya, serta untuk mewujudkan kehidupan masyarakat sejahtera dan bahagia lahir batin sesuai dengan prinsip yang mengadopsi filosofis kehidupan dan kearifan lokal masyarakat Bali yaitu Tri Hita Karana.

“Hari ini kita menyampaikan Ranperda penguatan adat agama tradisi seni dan budaya termasuk juga pembahasan APBD perubahan tahun 2023. Saya kira ini yang harus kita lakukan bersama-sama antara pemerintah dan legislatif, ini muara yang kita inginkan hanya satu, yaitu membuat krama Badung sejahtera dan bahagia,” ujarnya.

Hadir para rapat paripurna tersebut Ketua DPRD Badung bersama Wakil Ketua, Wayan Suyasa dan Made Sunarta serta segenap anggota DPRD Badung, Bupati Badung Giri Prasta bersama Wakil Bupati Ketut Suiasa, seluruh jajaran Forkopimda Kabupaten Badung, Sekretaris Daerah I Wayan Adi Arnawa beserta seluruh Pimpinan Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, Pimpinan Instansi Vertikal di Wilayah Kabupaten Badung, para Direksi Perusahaan Daerah Kabupaten Badung, Tenaga Ahli DPRD dan Fraksi DPRD Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Demer: Bali Siap Menjadi Wajah Baru Investasi Global Indonesia

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur.
KUNKER: Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026). (Foto: dpr.go.id)

Surabaya, Jatim, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih menilai Bali memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui implementasi Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (UU PFII). Menurutnya, regulasi tersebut akan menjadi instrumen penting untuk menarik investasi langsung dari luar negeri (foreign direct investment/FDI) yang berdampak luas terhadap perekonomian nasional, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai gerbang investasi global.

“Pada prinsipnya kita sangat memerlukan sekali yang namanya foreign direct investment atau investasi langsung dari luar negeri, di mana itu nantinya akan menjadi sebuah kekuatan baru dalam perekonomian kita, untuk pertumbuhan kita, dan juga untuk Bali pada khususnya,” ujar Demer, sapaan akrabnya, di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026).

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan, kehadiran pusat finansial internasional di Bali akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Selain membuka peluang penyerapan produk-produk dalam negeri, kawasan tersebut juga diyakini mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja serta mendorong masuknya investasi ke berbagai daerah yang memiliki potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

“Banyak hal nanti produksi yang akan diserap oleh kawasan daripada International Finance Center itu, dan juga tentu sumber daya manusia kita akan terserap. Bahkan investasinya tidak hanya di Bali, tetapi meluas ke seluruh Indonesia yang kaya akan potensi sumber daya alam maupun manusia,” jelasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Lebih lanjut, Demer menekankan bahwa pengembangan pusat finansial internasional harus menjadi momentum untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Pulau Dewata. Ia mengingatkan agar kawasan tersebut tidak kembali terpusat di wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan), melainkan diarahkan ke Bali Utara, Bali Timur, atau Bali Barat.

Baca Juga  Fraksi Partai Golkar DPRD Badung Mohon Anggaran Hibah dan Pokir Dapat Direalisasikan

“Pertumbuhan di Bali saat ini tidak merata, hanya di selatan saja. Saya minta financial center itu keberadaannya jangan di kawasan Sarbagita, tetapi mengarah ke wilayah Bali Utara, Bali Timur, dan Bali Barat agar tercipta pertumbuhan yang berkualitas,” tegasnya.

Menurut Demer, pemerataan investasi juga harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur strategis. Ia menilai kapasitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sudah mendekati batas maksimal sehingga diperlukan bandara baru untuk mendukung mobilitas pelaku bisnis dan wisatawan mancanegara.

“Kapasitas Bandara Ngurah Rai saat ini sudah sangat penuh, sehingga perlu segera ada airport baru untuk menunjang pergerakan bisnis dan wisatawan internasional. Dengan daya tarik pariwisata serta reputasi Bali di kancah dunia, saya sangat optimistis kawasan finance center ini akan dipercaya oleh para pelaku bisnis internasional,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Kedua Lovina Festival, Gemarikan Jadi Daya Tarik Pengunjung

Published

on

By

Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian kuliner olahan ikan laut Gemarikan di Pantai Tasik Madu, Lovina, Buleleng.
Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian Gemarikan. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Setelah resmi dibuka oleh Bupati Buleleng kemarin, Hari kedua Lovina Festival digelar Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang menyediakan 500 porsi makanan dari olahan ikan bertempat di Pantai Tasik Madu Lovina. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (Distankan) Kabupaten Buleleng Gede Melandrat, Sabtu (25/7).

Kadis Melandrat lanjut menjelaskan bahwa rangkaian Lovina Festival hari kedua menyediakan kuliner laut yaitu olahan ikan berupa bakso, sate, ikan panggang sebanyak 500 porsi dengan tujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar gemar makan ikan laut, karena seperti diketahui gizi ikan laut itu sangat tinggi.

“Ini upaya promosi kita untuk perbaikan gizi masyarakat utamanya anak-anak, ibu hamil dan orang tua, karena kandungan gizi protein ikan laut sangat baik bagi tumbuh kembang anak dan tentu dapat mencegah stunting,” ujarnya.

Kadis Lingkungan Hidup ini menambahkan, tema Lovina Festival sekarang selaras dengan aktivitas bahari wilayah Buleleng yang memiliki garis pantai terpanjang. Dengan potensi laut yang dimiliki berlimpah, melalui kegiatan inilah kita mengajak seluruh masyarakat untuk gemar makan ikan laut beserta olahannya.

Salah satu pengunjung bernama Sri Yulianti mengatakan acara Lovina sangat keren, konsepnya sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dengan berbagai inovasi.

Disinggung terkait menu gemarikan, Yuli mengakui sangat suka dengan olahan ikan laut terutama sate.”Masakan Bali sangat suka, karena bumbunya, sate ini sangat menggoda dengan bumbunya enak banget pasti,” imbuhnya.

Di akhir Yulianti menilai suasana Lovina saat ini sudah tertata dengan baik, menurutnya kawasan ini sangat bagus terutama saat sunsetnya, keren sekali. Ia berharap event Lovina Festival makin bagus lagi kedepannya. (gs/bi)

Baca Juga  Dua Anggota DPRD Badung Hadiri Pujawali Pura Linggih Hyang Bhagawan Penyarikan Desa Adat Kuta

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya Sampaikan Duka Mendalam atas Peristiwa di Juwuk Legi, Baturiti

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati Dirga.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wabup Dirga. (Foto: dok)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa yang terjadi di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, yang mengakibatkan hilangnya nyawa salah seorang warga.

“Sebagai Bupati Tabanan, sekaligus sebagai bagian dari masyarakat Tabanan, saya turut prihatin dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kehilangan satu nyawa adalah duka bagi kita semua. Doa dan simpati kami menyertai keluarga yang ditinggalkan serta seluruh pihak yang terdampak,” ujar Sanjaya.

Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan, keamanan, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat yang selama ini menjadi kekuatan Tabanan.

Di tengah suasana duka, Bupati Sanjaya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

“Indonesia adalah negara hukum. Sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi adat, etika, dan nilai-nilai susila, mari kita bersama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Berikan ruang kepada aparat yang berwenang untuk bekerja secara profesional sehingga nantinya dapat menghasilkan keputusan yang adil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sebagai wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga telah menyiapkan santunan bagi keluarga korban yang terdampak sebagai bentuk tali kasih. Santunan tersebut merupakan ungkapan empati dan perhatian pemerintah kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.

Bupati Sanjaya berharap seluruh masyarakat Tabanan tetap menjaga persatuan, saling menghormati, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif, sehingga proses hukum dapat berlangsung dengan baik dan kehidupan bermasyarakat kembali berjalan dalam semangat kebersamaan, kedamaian, dan saling menghargai. (gs/bi)

Baca Juga  Dua Anggota DPRD Badung Hadiri Pujawali Pura Linggih Hyang Bhagawan Penyarikan Desa Adat Kuta

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca